The first 200 lines.
Untuk meja tiga, s'il vous plaît! (Tolong)
Lezat.
Matilah!
Apa itu?
Bendera itu! Dia musuh!
Jangan lari! Tangkap dia!
Ken! Lewat sini!
Cepat!
Tunggu!
Ini hanya mimpi, kan? Sialan.
Siapa kau?
Apa maksudmu? Aku Mihara.
Dan aku? Siapa namaku?
Kenapa aku di sini?
Mungkinkah, kau kehilangan ingatanmu?
Namamu Ken.
Ken?
Hei! Siapa kalian?!
Kau tak apa-apa?
Pergi! Kau harus hidup.
Hidup dan... Kembalilah ke era Heisei.
Dasar bodoh.
Pasir yang bagus.
Hei! Kau tak apa?!
Subtitles & Resync By Super Saiyan Terjemahan By Siberian
KOKINYA BANG ODA NOBUNAGA
[Episode 1: Chef Era Heisei kembali ke Era Negara Berperang?! ]
Orang ini berat sekali.
Jangan menyentuhku. Aku laki-laki!
Hah?
Ah, maafkan aku.
Kau masih hidup?
Orang ini...
Kau sudah sadar?
Ya.
Aku...?
Kenapa aku di sini?
Itu... karena kau menyentuh bokongku.
Benarkah?
Itu sebuah kesalahan. Maafkan aku.
Ini karena salah ujimaru!
Aku Natsu. Rumahku dekat sini. Ayo.
Ujimaru?
Apa itu?
Ini pasir besi. Bahan untuk membuat katana.
Aku pria yang akan menjadi pandai besi terbaik di ibu kota.
Tadi aku sedang di sungai untuk mengambil pasir.
Kau sendirian?
Tak punya teman?
Kau harus berumur panjang.
Siapa namamu?
Mungkin... Ken.
Mungkin Ken, nama macam apa itu?
Pakaianmu aneh. Dari mana asalmu?
Maaf, tahun berapa ini di kalender Nasrani?
Kau baru saja menyebut belut sebagai ujimaru, kan?
Di era Negara Berperang mereka menangkap Ujigawa di Kyoto...
Dan kini kami menyebutnya unagi.
Jadi ini Kyoto pada Era Negara Berperang?
Era Negara Berperang? Apa maksudmu?
Aku terlempar ke sini dari Era Heisei.
Hah?!/ Jadi...
Aku datang dari tahun 2013!/ Tenanglah!
Aku tak paham apa yang kau bicarakan.
Apakah kepalamu terbentur?
Lagi pula siapa kau ini sebenarnya?
Aku?
Aku...
Entahlah. Aku tak ingat.
Tapi aku ingat kota di Heisei. Gedung tinggi, lalu lalang kendaraan...
Kau tahulah, masyarakat berteknologi informasi canggih.
Tapi aku tak bisa mengingat sedikit pun...
Apa yang kulakukan di sana atau dimana...
Dan bagaimana caraku hidup.
Apa yang terjadi? Apakah ini mimpi?
Kenapa aku kehilangan ingatanku?
Apa kau juga lupa dengan orang tua dan saudaramu?
Ya.
Lezat.
Apa kau mengingat sesuatu?
Wajah seorang wanita muncul di ingatanku.
Wanita seperti apa?/ Wanita cantik.
Siapa itu? Istrimu?
Entahlah.
Jadi kesimpulannya.
Namamu Ken, kau dari desa yang bernama Heisei.
Dan kau terlibat pertarungan...
Kepalamu terbentur dan lupa segalanya.
Bukan begitu./ Tak apa-apa!
Hal terpenting saat ini adalah bersabar.
Kau akan segera mengingatnya.
Tidak. Selain kehilangan ingatanku...
Aku melintasi waktu ke Era Negara Berperang.
Ini kemenangan bagi pasukan kita.
Oyakata-sama.
Yoshinari, Kaede, apa kau melihat Saru?
Apa kau tahu bagaimana cara memakai kimono?
Siapa kau?! Jangan masuk seenaknya!
Hei, pergilah!/ Diam!
Bocah tukang teriak.
Aku seperti ini. Karena lelah berlari-lari.
Kau sebaiknya berada di sisiku.
Hei! Kau punya sesuatu untuk dimakan?
Tidak ada.
Menjijikan! Apa ini makanan manusia?
Makanan itu enak selama bisa membuatmu kenyang, kan?
Bukankah itu, ujimaru?
Hei, bocah. Izinkan aku makan ini.
Makan saja jika kau mau. Aku tak bisa masak.
Masak?
Masak.. masak...
Ada apa?
Mau apa kau?!
Biar aku saja.
Bodoh! Apa yang kau lakukan?!
Dengar. Kau harus potong ujimaru kecil-kecil, dibuat sate...
Dan panggang di perapian.
Aku tahu. Mereka mulai membedah belut...
Hanya pada era Edo.
Hah? Kenapa dengan orang ini?
Entahlah.
Miso.
Garam.
Cuka.
Natsu-san, mana kecapnya?
Kecap?
Mereka masih belum memilikinya?
Hei, apa yang orang ini sedang lakukan?
Sudah kubilang aku tak tahu.
Aku tahu cara memasak.
Tapi kenapa? Siapa aku?
"Ujimaru bawang panggang, lobak kering dengan miso dan..."
"Paella akar burdock istimewa."
Paella? / Hidangan Spanyol...
Hidangan seperti nasi dari Barat.
Aromanya lumayan enak.
Hei kau, cicipilah untuk mengetes racun.
Aku?! Aku tak mau.
Kau merencanakan sesuatu?/ Rencana apanya?
Natsu-san, tolong makanlah.
Aku tak paham dengan rasa dan sejenisnya...
Jadi? Bagaimana rasanya?
Lezat!
Aku tak pernah memakan ujimaru...
Yang tak bertulang!
Apa? Ini lezat sekali!
Ken, kau ahli memasak!
Bukankah kau seorang koki dari sebuah kastil?
Koki?
Sialan! Jadi kalian menemukanku?
Jangan datang saat aku sibuk makan!
Aku akan jadi lawanmu!
Njir.
Lari!
Jangan lari! Tangkap mereka!
Itu mereka!
Awas!
Perempuan?
Singkirkan!
Kau sedang apa? Lari!
Ah, kamvret!
Jadi tak ada yang bisa kulakukan, hah?
Ken atau semacamnya!
Aku senang bisa memakan hidang lezat di akhir hidupku.
Terima kasih banyak!
Nobunaga!
Oda... Nobunaga?
Tolong maafkan aku.
Tolong ampuni nyawaku!
Hentikan!
Bodoh! Apa yang kau katakan pada Oyakatsu-sama?
Ah, tidak...
Tapi kau tak harus membunuhnya, kan?
Itu menurutku.
Seperti itulah perang.
Saru. Siapa itu?
Saru?
Pria yang dipanggil Saru oleh Nobunaga...
Toyotomi Hideyoshi?
Apakah kau musuh?
Dia seorang koki.
Koki?/ Ya, Ken adalah...
Ahli memasak yang bisa buat hidangan yang lezat.
Orang tuaku dan adikku bekerja tanpa makan dan minum...
Dan tak mengetahui hidangan lezat di dunia ini...
Mereka ikut berperang dan meninggal dunia.
Aku ingin mereka merasakan masakan Ken.
Aku hidup demi mereka juga. Aku tak boleh kalah.
Rasanya selezat itu.
Saru, apa kau memakannya juga?
Ah, itu...
Kau memakannya, kan? Cepat akui saja.
Jawab!/ Aku memakannya!
Rasanya selezat layaknya itu bukan dari dunia ini.
Ken atau sesuatu, apa keyakinanmu?
Tak ada.
Bukan Tuhan atau orang tua sekali pun?
Aku lupa ingatan. Jadi aku tak punya keyakinan.
Bawa dia.
Tahun 1568, saat itu usia Oda Nobunaga 35 tahun.
No comments yet. Be the first to leave one.