The first 200 lines.
Apa-apaan itu?
Ayolah, angkat dagumu.
Apa kau setakut itu?
- Kau... - Aku tidak bisa mendengarmu, bicara lebih keras!
Kau secuil sampah yang bahkan tak bisa didaur ulang!
- Bong Soo. - Senior.
- Apa kau baik-baik saja? - Tolong selamatkan aku.
Episode 6
- Bong Soo. - Ya?
Di sana terlalu berisik, bukan?
Ya, cukup berisik.
Naluri reporterku memberitahuku untuk tidak kehilangan kesempatan ini.
- Jadi bersiap-siaplah. - Apa? Bersiap?
Di mana kunci mobil?
- Kunci mobil? Ini. - Kita akan berlari ke arah mobil.
Kau harus berlari ke sana secepat kilat dan menghidupkan mobil
dan aku akan ke sana secepat mungkin dan mengunci pintu dari dalam.
dan kita berlomba keluar dari sini. Siap?
Tapi bisakah kita bertukar peran?
Mungkin kau harus mengemudikan mobil dan aku harus bersiap untuk keadaan darurat.
Menurutmu, kenapa aku membawamu ke sini jika aku punya SIM dan memulai ini?
- Ah... - Siap?
Siap.
- Berangkat. - Berangkat!
Berangkat!
Kami akan keluar sekarang, dan aku mau kau bersihkan jalan untukku.
Jangan lakukan itu! Tidak, jangan lakukan itu!
Jangan berpikiran untuk menggores mobilku!
Hentikan itu.
Tunggu.
Apa maksudmu, membersihkan jalan? Lalu bolehkah aku menabrak mereka?
Terserah!
Hentikan ini semampu kalian, tapi jangan menggores mobilku sedikitpun.
Berikan kunci mobilmu padaku!
Hey, sergap meraka!
Bukankah itu mobil Bae Sang Soo?
Apa kau melihat itu? Itu Bae Sang Soo, kan?
Pak, tolong bawa kami ke polisi! Beberapa orang... Maksudku, gangster...
Mereka mencoba membunuh kami.
Kenapa denganmu, Bong Soo? Apa kau terluka?
Hey, kenapa ini?
Tunggu. tunggu.
Ini tengah hari dan kau menyerang orang dengan senjata mematikan?
Siapa bajingan ini?
Kau cukup berani. Teruskan saja.
- Bajingan kau... - Hey.
Halo, Detektif Yoon.
- Apa yang membawamu ke sini? - Justru itu yang mau kutanyakan.
Apa yang kau lakukan disini? Hah?
Wow, apakah ini orang-orangmu?
- Kau detektif? - Ya, aku detektif.
Namaku Yoon Dong Won, dan aku kepala penyelidik Cyber Crime.
Bagiku, kau seolah mau melapor sesuatu ke polisi.
- Aku punya beberapa pertanyaan. - Itu...
Bong Soo. Bong Soo?
Ke mana dia pergi?
Di mana dia sekarang?
Dae Yong menuju jembatan sekarang.
Beloklah di persimpangan, dan pergi ke arah gudang.
Dae Yong, kau dengar itu?
Mati kau.
Hey! Hentikan mobilnya!
Berhenti!
Aku di depan gudang, lalu di mana dia?
Ke mana aku harus pergi? Haruskah berhenti? Atau terus berjalan?
Ah, kenapa tak ada yang menjawabku?
Hey! Brengsek kau!
Siapa kau?
- Apa kau wanita? - Hyung!
- Apa? - Kapan kau akan sampai di sini?
- Kenapa kau belum ke sini? - Apa yang dia katakan?
Diam! Diam, diamlah.
Ah, dasar.
Sudahlah jangan buang-buang tenaga.
Aku akan pergi setelah mengatakan beberapa hal.
- Kau... healer, kan? - Bingo.
Seperti yang kudengar.
Kudengar kau selalu muncul di sekitar reporter perempuan itu, jadi benarkah itu?
Benar.
Apa ini?
Apa kau dan gadis itu...
Kenapa kau berkata dengan kasar seperti itu?
Alasan kenapa aku muncul di sekitar reporter perempuan itu...
karena aku menggunakan reporter perempuan itu sebagai umpan.
- Umpanmu? - Agar aku bisa bertemu denganmu diam-diam seperti ini.
Aku telah belajar dari mengikuti kalian.
Kalian tampak sangat tertarik padanya.
Jadi aku mengikutinya selama beberapa hari.
Dan lihat ini.
- Aku bisa menyergapmu seperti ini. - Hey...
Jika kau sangat ingin bertemuku denganku, maka kau bisa langsung ke kantorku.
Apa yang sedang kau lakukan?
Ini ponselmu sehari-hari.
- Hey! - Jangan ketawa!
Dan lihat bagaimana bersihnya ini, ini pasti untuk menghubungi klien VIP?
Apa kode sandinya?
Apa kau pikir aku akan memberitahumu?
Dasar, kau ini...
Mari kita lihat. Sebuah potret saat diborgol.
Aku akan mengupload ini ke website perusahaanmu.
Aku yakin orang-orangmu akan menyukai ini.
Judulnya 'Ditangkap oleh healer.'
Hey!
- Kau tak boleh menulis begitu! - Jaga pandanganmu ke depan.
Jaga pandanganmu ke depan. Ke depan.
Aku bisa mendapatkan kode aksesnya, tapi aku terlalu malas untuk membuang-buang waktu.
Dan foto yang kuambil...
Haruskah ku-upload ke situs pelanggan website SS Guard?
Kode.
'V' dan 'satu'. Itu hubungkan jadi satu.
'V' dan 'satu'.
Oke, berhasil.
Hanya ada satu nama dalam daftar kontakmu? 'Pemilik?'
- Itu pacarku. Kenapa? - Rekaman ini...
Ya, ini dia. Beginilah cara untuk melakukan bisnis.
Selalu merekam percakapanmu dengan pelangganmu.
Dengan kata lain, untuk jaga-jaga.
Oke, mari dengarkan.
Hal pertama yang anda perintahkan pada saya...
Anda mengatakan untuk mencari Healer dan anda bilang untuk membereskannya.
Saya pikir dia memiliki hubungan dengan reporter itu.
Hey!
Kau tahu prinsip-prinsipnya bahwa kita pengusaha harus hidup.
Ya, benar. Tapi aku tak seperti itu.
Aku tak percaya omong kosong ini. Semua orang mencoba menghindari Healer.
Tapi kau mengancamku? Apa kau memang pengecut besar?
Apa kau tahu di mana Joo Yoon Hee berada?
Tanpa diragukan lagi, reporter Some Day tahu keberadaannya.
- Kami saat ini mengintai. - Bagaimana dengan Healer?
Sekarang kami sudah mendapat informasi ini. Saya akan mengurusnya segera.
Baiklah, lakukan. Hubungi aku setelah tugasmu beres.
Orang ini...
- Siapakah dia? - Kenapa?
Jadi kau mau mengancamku lagi?
Dia salah satu dari dua ini, bukan?
Apa kau ingin mengatakan siapa dia, atau haruskah kuhubungi dia secara langsung dan bertanya?
Aku juga akan mengirimkan fotomu yang barusan kupotret.
'Halo, aku Healer.'
'Aku sudah mendengar pesanmu dari pesuruhmu.'
'Kudengar kau ingin dia menyingkirkanku?' Bolehkah kukatakan begitu?
Maaf, aku sungguh minta maaf.
Bagaimana aku harus melakukan ini?
Apa aku mengancammu lagi?
Begitukah, Sang Soo?
Ya?
Ya.
Dia baru saja tiba di kantor polisi.
Jelas ini Joo Yoon Hee. Saya yakin.
Saya mengatakan pada semua reporter untuk meneruskan informasinya.
Pertama artikel akan di-upload ke semua situs internet.
Ini bukan kali pertama mereka melakukannya. jadi saya yakin mereka akan melakukan dengan baik.
- Ini. - Terima kasih.
Jadi... kau pergi ke rumah Presdir Hwang agar kau bisa menyelidikinya?
Ya, begitulah.
Dan aku menyaksikan Hwang Jae Guk memukul salah satu karyawan perempuannya.
- Dan aku hampir kolaps sendiri. - Apa ada banyak orang lain di sekitar?
- Apa kau tahu siapa mereka? - Oh, iya.
- Mereka pernah mencoba menculikku. - Menculikmu?
Salah satu dari mereka tampaknya selalu membawa-bawa mainan.
Aku yakin dia salah satu yang membuat masalah denganku terakhir kali.
Sebenarnya aku melaporkannya saat kejadian itu terjadi, tapi aku tak tahu siapa dia.
Tapi sekarang aku tahu, aku akan sangat menghargai jika kau bisa mengurusnya.
Karena kau berada di sana, aku anggap kau tahu alamat anak buah Hwang Jae Guk?
Bisakah seseorang menjamin perkataanmu padaku?
Ya, tentu saja. Juniorku bersamaku dan dia melihat semuanya.
- Dia bahkan dipukuli waktu itu. - Dia dipukuli?
Bagaimana dengan hasil tes medis?
Ah, itu...
Apakah dia yang menabrak mobilku dan kabur?
Ya, dia memang mudah ketakutan.
Dia punya kebiasaan melarikan diri saat dia ketakutan.
Bayangkan betapa takutnya dia telah melakukan itu.
Dengar, apa mungkin... kau tahu siapa Go Seong Cheol?
Siapa?
Kau tak mengenalnya?
Bisakah kau memberiku petunjuk?
Reporter Chae Yeong Sin... Kau yang menerbitkan artikel ini, kan?
Ya, benar. Itu artikelku.
Aku pergi bertemu Presiden Hwang agar aku bisa menulis artikel lanjutan.
Korban yang kau bicarakan dalam artikel ini, apakah dia Joo Yoon Hee?
Wow... naluri investigasimu menakjubkan.
Ini bukan karena kemampuanku yang luar biasa, tapi wanita ini baru saja digugat.
Hwang Jae Guk mengajukan gugatan terhadap dirinya.
Hwang Jae Guk, dasar sampah!
Dia menggugat Joo Yoon Hee? Kenapa? Untuk alasan apa?
Dia juga menggugat Harian Some Day.
Kau dan Editormu, kalian sedang digugat.
Maaf, tapi aku harus melakukan pencarian.
Permisi.
Permisi.
Berapa lama lagi kami harus menunggu?
Untuk apa?
Saya sudah bilang tadi bahwa kami di sini untuk memberikan kesaksian korban.
Anda harus menunggu dan bersabar.
[ Identitas tukang pemeras. Apa itu semua skema untuk memeras uang? ]
Permisi.
- Reporter Chae Young Sin? - Pak polisi...
Aku tidak sedang diinterogasi, kan?
Tidak, tidak seperti itu. Aku hanya punya beberapa pertanyaan...
Aku reporter Harian Some Day dan hubungi aku kapanpun jika kau punya pertanyaan lagi
No comments yet. Be the first to leave one.