Release info

Hey My Pro My Mountain Girl Season 1&Season 2
A Commentary by Saixixifans1
Iqiyi

Tags

other
Published on: 2020-03-02
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Hey Pro! My Mountain Girl

Selanjutnya kita persilakan pemenang kali ini,

Milly untuk naik panggung menerima penghargaan.

Sekali lagi kita berikan tepuk tangan untuk pemenangnya.

1, 10, 100, 1000, 10.000,

20000.

Ada apa ini?

Aku jelas-jelas mengatur alarm jam 8:30,

kenapa jam 9:30 baru berdering?

Gawat, gawat.

Pertandingan akan segera terlambat.

Milly!

Ranran, telur itu kamu goreng terlalu lama,

lain kali kamu goreng yang lebih lembut.

Aku ada urusan buru-buru, aku pergi dulu.

Sekarang persilakan staf kami untuk membagikan penghargaan.

Bagaimana, tidak kesakitan kan?

Bagus.

Juara pertama tentu saja mengagumkan,

tapi juara terakhir yang tidak pernah menyerah

juga sangat dihormati.

Terima kasih.

Tapi, aku tidak bisa menerima sarung tangan ini.

Hei, sedang apa kalian? Cepat serang menara.

Cepat... Sudah berkelompok...

Sedang apa kalian?

Apa kabar, ini adalah koper Tuan Shen Mo.

Halo, Shen Mo.

Kenapa koper kamu...

Kamu sudah tiba di Beijing?

Aku ada di resort ski, nanti pergi mencarimu.

Kenapa kamu tidak beritahu aku,

biar aku pergi menjemputmu.

Rumah... rumah sangat bersih,

sangat bersih, sangat bersih.

Kamu tenang saja.

Milly, katakan sejujurnya,

sejak kapan kamu mencari pacar secara diam-diam?

Omong kosong apa?

Masih pura-pura.

Sarung tangan ini model cowok.

Saat aku terjatuh di pertandingan hari ini,

sarung tanganku hilang.

Ada orang baik lihat tanganku terluka

dan memberikan sarung tangan ini kepadaku.

Kamu anggap aku anak kecil?

Kakak yang mana begitu baik hati,

memberikan sarung tangan yang begitu mahal

kepada orang tak dikenal?

Sepasang harganya ribuan CNY.

Ribuan CNY?

Apakah ini palsu?

Ini pasti asli.

Jika aku tahu ini sarung tangan yang begitu mahal,

aku tidak akan menerimanya.

Sungguh benar orang tak dikenal.

Jika memang orang tak dikenal,

kalau begitu tidak dapat dikembalikan kepada pemiliknya.

Bagaimana kalau kita menjualnya di internet untuk bayar uang sewa?

Tidak bisa.

Tidak mau berikan.

Cukup.

Berikan sarung tangan padaku.

Momoku.

Kamu sudah seharusnya mandi.

Tadi sedang berolahraga.

Sudahlah, sudahlah.

Kamu jangan setiap kali datang

Seperti manajer hotel yang memeriksa kebersihan.

Kamu tahu aku ada rinitis,

harus jaga kebersihan setiap saat.

Iya...

Tuan muda Shen jauh-jauh datang dari Inggris kemari,

orang yang begitu terhormat datang ke tempat ini,

harus dilayani

dengan standar yang sama dengan hotel bintang lima.

Setiap hari ada pembersihan dalam rumah,

tidak akan biarkan satu butir demu mendekatimu.

Kejadian tak terduga, kejadian tak terduga.

Tidak disangka kamu orang yang begitu kotor,

masih bisa masak makanan yang begitu enak.

Minum anggur kamu saja.

Bukan aku ingin mengatakanmu,

kamu bekerja di Inggris juga tidak senang,

kenapa tidak kembali lebih awal?

Tidak ingin kembali.

Di luar negeri masih bisa lakukan hal yang ingin dilakukan diri sendiri,

setelah kembali...

Sebenarnya aku sangat iri padamu,

setelah lulus kuliah,

bisa melakukan hal yang ingin kamu lakukan.

Tidak hanya kamu,

kedua sahabat di asrama kita juga sama,

hanya aku saja.

Kamu ini orang kaya yang tidak tahu penderitaan orang miskin.

Kamu sepenuhnya tidak tahu

kesulitan kami sebagai pengusaha.

Jika aku punya orang tua seperti ayah dan ibumu...

Oh ya,

aku bilang kamu sungguh tidak berencana pulang mengunjungi paman?

Selama tiga tahun ini,

kamu setiap tahun pulang tepat waktu untuk membersihkan makam Anqi,

tapi tidak tinggal di sana.

Kamu dan paman seperti tak saling kenal.

Kamu bilang sekeluarga, buat apa?

Tunggu kamu sudah stabil di perusahaan,

kamu baru pertimbangkan urusan kamu sendiri.

Saya ingin menjalani jalan saya sendiri.

Jalan apa?

Bermain ski?

Itu hanya sebuah hobi,

apakah bermain ski bisa menghidupimu seumur hidup?

Saya dari kecil hingga dewasa,

setiap langkah semuanya mengikuti pengaturanmu, bagaimana hasilnya?

Karena pemilihan,

saya kehilangan semua yang saya miliki.

Berhenti kamu!

Kamu mau buat onar sampai kapan?

Sudah berapa lama hal ini berlalu?

Kamu ingin menyembuhkan luka hatimu, kamu ingin sakit hati, silakan,

tapi harus ada batasannya.

Apapun yang kamu lakukan, dia tidak akan kembali lagi.

Kamu tidak boleh karena dia, menghancurkan dirimu seumur hidup.

Kami berdua di dalam mobil yang sama.

Anqi tidak bisa kembali lagi,

kamu anggap saja saya sudah mati.

Buat apa pulang?

Mereka selamanya merasa diri mereka benar,

aku yang salah.

Seolah-olah semua orang di dunia ini hanya mendengarkan pengaturan mereka

baru bisa menghasilkan uang untuk hidup.

Tapi apakah uang bisa membeli kebahagaian?

Kamu tidak kurang uang, tentu saja tidak tahu

penderitaan kami sebagai programer

dan keinginan terhadap uang.

Kamu sudah kenyang?

Tidak mau makan, tidur dulu, mabuk pascaterbang.

Ranran, kamu bilang kenapa belakangan ini aku begitu sial?

Setiap kali selalu melewatkan pekerjaan dengan gaji tinggi dengan sempurna.

Aku bahkan bermain permainan

juga akan dihabisi musuh.

Kamu bilang apakah aku sedang sial?

Kamu cepat bantu aku lihat.

Ini lebih bagus warna abu-abu atau warna pink?

Warna pink.

Kalau begitu aku pilih warna abu-abu.

Dan yang satu ini...

Lebih bagus warna biru atau warna cokelat muda?

Tentu saja warna cokelat muda.

Pilih yang warna biru.

Oh ya,

kalau kamu tidak bisa mendapatkan pekerjaan,

jangan berharap padaku untuk membantumu bayar uang sewa dulu.

Tenang saja.

Kamu tidak pernah ada tabungan setiap bulan,

bahkan kurir juga tahu.

Datang ke Beijing dari tidak punya apapun hingga utang dimana-mana.

Aku ini namanya investasi pada diriku sendiri.

Kenapa laptopnya mati?

Kakak Honghao, perlu bantuan darurat.

Datang, datang.

Kenapa?

Silakan mulai pertunjukanmu.

Kalau begitu kamu tunggu sebentar.

Mari, makan apel dulu.

Kakak Honghao, untung kamu seorang ahli komputer,

di dalamnya ada banyak data penting.

Kamu tunggu aku sebentar.

Kamu pakai ini saja.

Harddisk laptop kamu sudah rusak,

terus dipakai lagi juga tetap akan mati.

Aku sekarang keluarkan data penting kamu dulu.

Tidak bisa, tidak bisa.

Kamu biasanya sudah sangat membantuku.

Laptop ini sangat berharga, aku tidak boleh menerimanya.

Kamu tidak perlu sungkan denganku.

Laptop ini, biasanya kamu pakai untuk internet,

main permainan, membuat dokumen,

seharusnya tidak masalah.

Kita semua adalah tetangga,

saling membantu sudah seharusnya.

Tetangga juga tidak boleh sembarangan menerima barangmu.

Jika kamu tidak pakai,

laptop ini juga tetap disimpan di dalam lemari.

Ambillah.

Terima kasih Kakak Honghao.

Tidak perlu sungkan denganku.

Rumahmu sangat rapi hari ini.

Apakah dulu sangat kotor?

Bukan juga.

Hanya saja kamu begitu tampan, dalam rumah...

Ini karena terlalu sibuk,

tidak sempat membersihkan rumah.

Sebenarnya ini adalah aku yang sebenarnya.

Angkat telepon dulu.

Halo.

Resort ski?

Tidak bisa, aku besok ada rapat penting.

Kamu tunggu sebentar, tunggu sebentar.

Kamu besok ada waktu tidak?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left