One 2 Ka 4

One 2 Ka 4 (वन २ का ४)

Download Indonesian Subtitle

Release info

One 2 Ka 4 (2001) DVDRip
A Commentary by Robandit
http://bandit-iseng.blogspot.com --- (sorry no songs translation)

Tags

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
Published on: 2012-07-10
Downloads: 75
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Manual translate by ~ ~ ~ Robandit ~ ~ ~ love to share

Chambak sialan! Kau sudah kuperingatkan jangan tidur di depan tangga.

Aku kesakitan terus setiap pagi saat mau ke kamar mandi.

Sudah jam 9 pagi. Terlambat lagi.

Kalian akan terlambat ke sekolah dan Ayah akan terlambat ke kantor.

Lupakan, Ayah. Polisi selalu tidak tepat waktu.

Benarkah? Bagaimana kau bisa tahu? - Memang seperti itu di film-film.

Sayang, ini bukan sebuah film. Ini kehidupan nyata.

Dan kami polisi sangat pemberani! Memiliki nyali menghadapi setiap keadaan.

Ayahku seorang pahlawan di dunia nyata juga, kan?

Kau membasahi ayah lagi. Apa ini?

Bukan kau, Ayah. Aku ngompol. - Memangnya kenapa? Ayah menggendongmu.

Ayo cepat! Sudah terlambat ke sekolah. - Tapi hari ini sekolah kami libur.

Kenapa? - Hari ini ulang tahun kepala sekolah.

Mengapa tidak kau katakan sebelumnya? Ayah mengerti!

Dasar pembohong!

Chambak, bangun! Angkat telponnya.

Bangun, dasar kerbau!

Telponnya sudah berbunyi terus menerus selama satu jam. Kau tidak dengar?

Kapan kereta Frontier Mail berangkat?

Apa! Ini rumahku, bukan loket stasiun kereta api.

Dasar bodoh! - Jangan marah-marah denganku.

Kaulah yang bodoh. Kau menendangku dua kali pagi ini.

Kau memang pantas ditendang. Paham?

Mengapa kau tidak pergi saja? Sekarang sudah 7 bulan kau ada di sini.

Enam bulan! - Oke. Peduli amat!

Pergilah! - Aku akan pergi.

Aku akan pergi setelah menandatangani filmku.

Aku mendengar omong kosong ini selama 6 bulan. Mau tunggu berapa bulan lagi?

Tetapi apa masalahmu? Aku tinggal di sini tidak gratis.

Aku kan mengurus rumahmu. - Aku tahu apa yang kau lakukan.

Kau telah membakar 3 sprei dan 2 sarung bantal.

Setiap sudut rumah kau jadikan asbak.

Salahmu sendiri!

Kalau kau punya sedikit perasaan kau pasti akan membelikanku asbak.

Pasti akan menghemat uangmu. - Mengapa harus aku yang membelinya?

Aku tidak merokok! - Tetapi kalau ada tamu yang merokok?

Tembak! Tembak aku kalau berani!

Jangan tembak!

Aku setuju, kita dulu berteman.

Kita kuliah sama-sama. - Salah!

Biarkan aku selesai bicara.

Kau sudah menolongku dengan menyusahkanku. Tetapi kau malah minta imbalan.

Aku minta 500 dan kau hanya memberiku 300 quid.

Kau masih berhutang 200 lagi. - Apa gunanya?

Kau menyusahkanku selama 6 bulan Siapa yang akan membayarku untuk hal itu?

Aku tidak memerlukannya, karena aku sudah tidak bisa menerimamu lagi.

Ini rumahku. Aku ingin sendirian. Aku suka privasiku.

Tidak mungkin. Kau polisi, pelayan masyarakat.

Polisi tidak ditakdirkan punya kehidupan pribadi.

Sekarang aku akan mendapatkannya. Aku ambil kunci duplikat rumah ini.

Ketika aku pulang, kau sudah pergi dengan membawa barang-barangmu. Paham?

Sebaiknya tutup pintunya setelah kau pergi. Oke?

Apa yang kau inginkan untuk makan malam? Rendang atau kari?

Aku tidak mau apa-apa.

Apa perlu aku beli di restoran?

Aku akan membunuhnya suatu saat!

Dia sangat sayang padaku Anak nakal.

Kamu harus kerjakan PR-mu. Kamu kan mau jadi penari

Selain berlatih dengan giat. Tapi harus juga diimbangi dengan belajar.

Mengapa susunya tidak diminum?

Bolehkah susu ini kupersembahkan untuk Dewa Ganesh?

Mengapa? - Keajaiban! Dewa akan menerima susu ini

Aku cinta Dewa Ganesh. - Ayah juga, tapi kau tetap harus minum susu.

Dia sudah datang!

Lihat bagaimana cara deterjen bekerja.

Javed, cepat! - Resletingnya nyangkut.

Hati-hati. Kalau orang tahu, bisa sangat memalukan!

Bukan aku, tapi anakku.

Anak-anak adalah masalah.

Selesai!

Hari yang cerah, Javed. - Ayah memanggilmu ke atas.

Mengapa kalian harus berteriak? Ayolah.

Kau masih saja belum siap.

Apa yang terjadi? - Tidak ada. Aku terpeleset.

Benarkah? Tapi kamu sampai berguling-guling ke bawah.

Dasar anak setan!

Arun. - Maaf..

Mengapa kau tidak memasukkan mereka ke sekolah asrama?

Tidak akan! Mereka akan selalu tinggal bersamaku.

Hanya Tuhan yang tahu, mengapa ada orang punya anak sangat banyak!

Salah. Aku punya 3 anak. Yang satunya adalah anak sepupuku.

Dia berencana menitipkannya selama 3 bulan. Setelah 3 tahun, dia tidak menjemputnya.

Kalau begitu kirim saja anak ini pulang. - Sekarang sepupuku punya 2 anak lagi.

Jadi, aku berpikir untuk membawa mereka juga ke sini.

Ku pikir, memproduksi anak adalah tradisi keluargamu.

Kalau orang tuamu tidak pernah ada kau juga tidak pernah ada.

Beraninya kau menendangku!

Polisi hutan, turunkan aku. - Berani bilang aku polisi hutan!

Mengapa ada polisi hutan seperti itu? Dia selalu menghasutmu.

Jangan bicara seperti itu. - Dia ingin memisahkan kita.

Kami tidak mau ke sekolah asrama. - Tidak, sayang.

Tapi kalian harus tetap pergi ke sekolah.

Jaga dia.

Paman, apakah kamu polisi? - Ya.

Kalian polisi telah merusak negeri ini. - Hey, kau!

Hey, gendut!

Tolonglah beli kaset-kaset ini. - Sebegini banyak? Harus kuapakan?

Satu untukmu dan yang lain untuk pacarmu.

Javed bicara dengan siapa?

Pernahkah kamu mencoba untuk menyanyi? - Pasar musik sekarang lagi turun.

Kalau tidak, aku sudah merilis albumku bersama Daler Mehendi.

Mau dengar? - Tidak!

Javed.. Siapa dia?

Siapa lelaki tampan ini? Adikmu?

Dia seperti adikku. Masih bujangan. Sedang mencari seorang gadis untuknya...

...yang akan merawat dia. - Kalau aku bagaimana?

Aku mahir dalam memasak. Aku juga cukup taat beragama.

Tolong lepaskan. - Tidak akan.

Kami gadis punjabi punya pegangan yang kuat

Dia pilihan yang tepat. - Lepaskan.

Baiklah, akan kulepaskan. - Luar biasa.

Lihat, mukanya memerah!

Ayo pergi. Perempuan ini membuatku gila.

Sampai jumpa minggu depan, tuan. Bawa juga temanmu itu.

Lesung pipit yang bagus!

Siapa dia? Aku sering melihatmu bersama dia.

Lupakan gadis itu! Apakah arsip tentang K.K.V sudah siap?

Memangnya perlu diarsipkan? Semua tahu dia pengedar narkoba.

Tapi dia selalu lolos di setiap penggerebekan. Ada yang aneh.

Tapi kita butuh bukti untuk menangkapnya.

Aku ingin menangkap mereka lengkap dengan bukti.

Bukti-bukti itu! Hanya ada satu solusi. Tembak saja!

Tembak? Aku ingin menangkapnya hidup-hidup! Satu tamparan dan kau akan sadar.

Tenanglah. Aku cuma bergurau.

Tolong dengar seniormu!

Kepemilikan apa yang kau bicarakan? Aku tidak tahu apa-apa.

Jangan bohong. Kemarin barang kami ada 6 kg yang kemudian hilang.

Kau menyembunyikannya di sini semalaman.

Pagi harinya, kau mengirimnya. Di mana?

Percayalah. Yang anda bicarakan tidak pernah terjadi.

Benarkah?

Arun, kau ikut denganku. Di mana Arun?

Berikan anak itu kepadaku!

Apa yang kau inginkan? - Aku memerlukan kendaraan polisi.

Yang memiliki sirene dan supir berseragam polisi.

Kalau tidak, anak ini...

Turunkan pistolmu! Akan kutembak kau. - Kau tidak akan menembak.

Kau salah. Kau juniorku. Patuhi aku.

Tapi bukan berarti apa yang kau katakan benar.

Berhenti bertengkar!

Ayo pergi dari sini! - Aku tidak akan pergi.

Pergi! - Jangan sentuh aku, atau...

Atau apa? - Tidak apa-apa...

Sekarang!!!

Ayo bergerak!

Dia mati!

Javed.. Apa ini...?

Ini bom waktu. Dan akan meledak... Ayo pergi dari sini!

Jangan keras kepala! Mereka tadi berdua.

Bukan! Cuma sendirian. Dia sudah mati! Yang di atas itu.

Jangan berdebat! Mereka berdua.

Kau sudah pikun, itu mengapa kau jadi bingung.

Hanya ada satu orang. satu orang lagi mana?

Dialah orang yang satu lagi itu.

Punya mata tidak?

Mobilku!

Kau bekerja untuk K.K.V.?

Kau siapa? Aku tidak mengerti.

Darimana asalmu?

!@#$%^&*()

Tidak semua polisi sabar seperti aku. Jawab pertanyaanku dengan benar.

!@#$%^&*()

JD...

Tidak perlu, JD. Biar aku yang menanganinya

Boleh aku mencobanya? Aku tahu bahasa Tamil.

Aku pernah bertugas di daerah selatan.

Jangan pukul aku. - Bisa bicara Hindi, eh!

Aku sudah bilang, tidak semua polisi seperti aku.

Beritahu kami semua yang kau tahu.

Jika aku bersaksi melawan K.K.V., apakah aku mendapat perlindungan?

Kenapa tidak? Percaya padaku.

Mengapa kau berteriak? Ada apa? Hari ini kan libur.

Apa yang begitu penting? - Kau akan tahu ketika sampai di sana.

Apa yang kau lakukan di sini? Pergilah! Bodoh!

Apa yang kau pegang? - Lobak!

Keluar! Mau kau bawa ke mana?

Tuan Javed memesannya. - Oke. Pokoknya jangan masuk.

Kita harus sedikit bersabar dengan anak-anak kecil di sana.

Apa? Untuk anak-anaknya juga? - Pergilah! Tidak ada untuk mereka.

Aku benci anak-anak itu!

Hei Arun.. Kau mandi tanpa rompi anti peluru?!

Ya... Hey, kau di dalam? Keluar. Tidak mau membiarkanku sendiri.

Kau masih di luar? - Ya.

Oke. Bagus.

Cepat! Kita terlambat untuk piknik.

Oh tidak...

Apa yang terjadi? - Paman Arun.

Kita harus mengusirnya kalau tidak pikniknya bisa berantakan.

Bagaimana caranya? - Aku ada ide.

Kita akan memberinya pelajaran.

Aku punya bedak gatal dari sekolah.

Selanjutnya acara garuk-garuk... setelah jeda berikut ini!

Apa-apan ini?

Kau Lupa? Hari ini ulang tahunku.

Oh tidak! Hari ini tanggal 23, ulang tahunmu.

23 Desember. - Bagaimana aku bisa lupa?

Aku sungguh-sungguh bodoh. - Tidak diragukan lagi.

Aku sebenarnya ingat... Kemaren aku ingat.

Tapi hanya Tuhan yang tahu mengapa aku melupakannya hari ini.

More Indonesian subtitles for One 2 Ka 4

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left