The first 200 lines.
Hei! Apa-apaan?
Lepaskan aku!
Apa yang... Apa-apaan!
Serius, lepaskan aku!
Tidur.
Hei. Apa yang terjadi?
Ke mana kau membawaku?
Tunggu! Tunggu, berhenti! Tolong! Tolong!
Siapa kalian?
Bersiaplah. Kita akan cukup kesulitan dengan yang ini.
Berhenti. Berhenti, tolong!
Tidak, tolong! Apa yang kau inginkan dariku?
Apa yang kau inginkan dariku?
Bicara denganku! Tolong!
Hei!
Halo?
Sial!
Hei! Hei, tunggu, kembali!
Bisa aku... - Tidak!
Tidak!
Tolong?
Bagaimana jika aku ingin ke toilet?
Apa...
Oke...
Tidak lapar?
Baiklah.
Hei, tunggu, tolong! Tidak, kembali! Aku akan makan!
Sial!
Aku tak bisa menjangkaunya.
Sial.
Tolong! Tolong!
Tidak!
Halo?
Halo?
Keparat.
Halo? Halo?
Terlalu. Anjing yang nakal tak mendapat sarapan.
Benar-benar kacau.
Penugasan: Kandang Anjing 1. Hari: 3.
Subjek: 5407.
Aktivitas: Menyebabkan kegaduhan dan membuang makanan.
Respon: Tingkatkan sedatif 10%.
Bersihkan kandang dan subjek.
Apa-apaan?
Apa ini seharusnya mandi?
Apa yang kalian inginkan dariku?
Apa yang kau inginkan dariku?
Hari: 5. Subjek: 5407. Aktivitas: Tetap melawan.
Respon: Tingkatkan ke kalung pencekik.
MK III Kalung Pencekik.
Mekanisme Pengunci Internal. Indikator Status.
- Pengunci Eksternal (Butuh Gembok). - Kantung Pencekik.
Bersikap baik.
Hanya berjalan.
Bersikap baik.
Hanya berjalan.
Tidak! Anjing nakal!
Tidak! Anjing nakal!
Tidak! Anjing nakal!
Hari: 7. Aktivitas: Berusaha kabur. Agresi meningkat.
Respon: Mengenalkan Subjek 5399.
Keparat.
Hei.
Halo?
Aku bisa mendengarmu.
Kau tahu kau mendengkur?
Aku tidak mendengkur.
Kau mendengkur, tapi tak apa.
Mendengarkanmu beberapa hari terakhir,
Itu pertama kalinya aku tak merasa sendiri...
...sejak semua ini dimulai.
Beberapa hari terakhir?
Aku tak sadarkan diri selama itu?
Kau tahu ada ruangan lain seperti ini?
Setidaknya ada dua.
Aku melihatnya saat mereka membawaku masuk ke sini.
Mereka pikir aku pingsan, tapi tidak.
Kau tahu mereka juga memberi obat makanan kita?
Aku berhenti memakan itu dari beberapa hari lalu.
Aku tahu itu terdengar gila, tapi ini tempatnya.
Kau tahu kita di mana?
Kelihatannya di semacam rumah jagal.
Menurutmu apa yang mereka inginkan dari kita?
Aku tak berencana di sini cukup lama untuk mencari tahu.
Aku setuju denganmu.
Siapa namamu, bocah gila?
Adam.
Adam.
Aku Lisa.
Dan jangan tersinggung,
Tapi aku tak yakin 100% bahwa kau bukan semacam bagian...
...dari imajinasi perubahan overaktif dan kemungkinan pengaruh kimia sekarang,
Jadi aku butuh sedikit bukti tentang keberadaanmu.
Aku hanya ingin melihatmu.
Aku di ujung lorong.
Lihat? Aku nyata.
Kau tak tahu betapa menyenangkan melihat wajah bersahabat.
Tidak, menurutku kau memang bersahabat.
Jangan dimakan!
Itu membuatmu patuh. Membuatmu halusinasi.
Tolong!
Aku mau kau tetap sadar.
Aku tak mau melalui ini sendiri.
Pertama,
Aku sangat sadar.
Kedua, kau sebaiknya makan sesuatu.
Kau hanya membuat dirimu lemah.
Dan ketiga,
Kelihatannya kita didalam ini bersama-sama,
Jadi kita tak sendiri.
Kau benar.
Kita tak sendiri.
Berapa lama dia di sana?
Aku tidak tahu. Tapi ini bukan pertama kalinya aku melihat dia.
Mereka mungkin bertiga atau berempat.
Mereka hanya berdiri di sana dan mengawasi.
Persetan mereka!
Aku takkan beri mereka sesuatu yang layak dilihat.
Bagaimana bisa kau begitu tenang dengan semua ini?
Dengar, para bajingan ini menculik kita dari jalan,
Memaksa kita tinggal di bilik semen buruk ini,
Dan perlakukan kita seperti anjing.
Aku tak peduli apa yang mereka pikirkan.
Makan.
Makan!
Oke, firasatku tak enak soal ini. Kau sebaiknya makan.
Makan, sekarang!
Aku tidak mau.
Anjing nakal.
Tidak. Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak!
Hei! Tinggalkan dia sendiri.
Diamlah, keparat!
Kau anjing yang sangat nakal.
Tidak! Tolong, tolong, tolong, tolong!
Jangan macam-macam denganku.
Hari: 9. Subjek: 5407 & 5399.
Aktivitas: Keduanya ingin bersikap dominan. Jantan menolak makan.
Respon: Memisahkan betina hingga jantan tenang.
Adam?
Adam!
Tolong! Tolong!
Bajingan.
Kau banyak mengumpat.
Sial.
Mereka memindahkan kita.
Kau tak apa?
Aku baik.
Dengar, aku minta maaf mereka mentasermu.
Kau tak harus melakukan itu.
Kau tak harus membantuku, tapi terima kasih.
Ke mana mereka membawamu?
Aku tidak tahu.
Ruangannya lebih kecil dari ini.
Seperti sel isolasi.
Aku bermimpi sangat aneh.
Aku melihat mantan pacarku dari sekitar 3 tahun lalu.
Berapa lama aku pingsan?
Aku tidak tahu.
Apa itu sekitar satu jam atau satu hari?
Aku tak ingat kapan terakhir aku makan.
Aku merasa mulai kehilangan akal sehatku,
- Dan saat kau tak di sini, aku... - Adam.
Kita akan baik saja.
Aku janji.
Beritahu aku tentang keluargamu.
Aku bungsu dari tiga bersaudara.
Terpaut 8 tahun.
Kakakku pertama yang terburuk.
Aku ingat menyelinap masuk ke kamarnya sepulang sekolah.
Dia baru membeli PlayStation baru...
...dengan uang tabungannya dari bekerja selama musim panas.
Aku tahu dia belum akan pulang hingga malam,
Jadi aku menyelinap masuk, kelupaan waktu,
Lalu mendengar suaranya marah di pintu.
Dia pulang lebih cepat dari latihan futbol...
...lalu memukul tempurung lututku begitu keras hingga aku tak bisa jalan.
Aku harus mencengkeram karpet untuk merangkak keluarga.
Tapi itu setimpal.
Saudara laki-laki yang terburuk.
Ibuku selalu bekerja.
Dan kakakku menjagaku saat aku kecil.
Setelah dia mendapat SIM,
Dia bilang Ibuku akan menjagaku,
Tapi sebenarnya dia mengurungku di ruang bawah tanah,
Agar aku tak membuat masalah selama dia pergi.
Pernah sekali Ibuku pergi selama akhir pekan,
Lalu kakakku keluar, Jumat malam,
Dan baru pulang hingga Minggu tengah malam.
Ibuku tak temukan aku hingga besok paginya.
Kakakku yakinkan Ibuku,
Jika aku mengurung diri di rubanah saat malam.
Ibuku terus membiarkan kakakku menjagaku...
...selama beberapa tahun berikutnya.
Dan aku selalu berakhir terkurung di rubanah.
Aku tak bisa menyingkirkan perasaan...
...jika aku masih menunggu seseorang untuk menemukanku.
Kau yakin masih ingin memakan itu?
Dia baru saja menyentuh itu dengan tongkat 3 meter.
Kau hampir membuat lelucon.
Aku serius. - Ya, aku juga.
No comments yet. Be the first to leave one.