Tokyo Vice

Tokyo Vice

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Tokyo Vice S01E07 Sometimes They Disappear 1080p HMAX WEB-DL DD5 1 x264-NTb
A Commentary by Vilanelle
Resync for HMAX

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
1080
Published on: 2022-04-21
Downloads: 186
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Berdasarkan memoir oleh Jake Adelstein

Tsutomu Makita.

Dia pekerja kargo di bandara yang digerebek anak buahmu bulan lalu.

Kupikir ini mungkin berkaitan.

Apa itu?

Baik!

Aku akan melakukannya! Aku akan menandatanganinya!

Selain pembayaran bulanan...

Kini kami akan menerimanya sebagai rekan pemilik kasino.

Kalian juga akan menyewa semua peralatan bermain dari kami.

Mengerti?

Ya.

Ingatkan aku, Pak Naito.

Siapa yang memberimu uang untuk memulai bisnis pertamamu?

Kau, Pak Ishida.

Ya, benar.

Namun...

Kau pikir bisa memulai bisnis baru tanpa kami.

Di dunia ini, begitu kau bersama kami...

Kau selalu bersama kami.

Lepaskan dia.

Ada masalah baru dengan teman kita dari barat?

Tozawa?

Apakah ada alasan yang membuat dia curiga...

Kita memberikan informasi untuk penggerebekan bandara itu?

Tidak. Namun, dia mungkin curiga.

Kita belum dengar apa pun sejak pertemuan itu. Kurasa dia paham.

Begitu rupanya.

Bagus.

Sato, beri tahu semuanya...

Tak ada yang boleh memberi Tozawa alasan untuk merusak perdamaian.

Atau mereka harus melapor kepadaku.

Baik.

Akan kupastikan dia menerima pesanmu.

Lagi-lagi Adelstein.

Setiap hari selama sebulan.

Aku akan mengurusnya. Terima kasih.

Kau mewawancarai montir itu?

Ya.

Satu kali, sebulan lalu, setelah penggerebekan.

Selain itu...

Dia dan belasan orang lain...

Yang bekerja di bandara. Pemeliharaan, petugas kebersihan.

Kenapa?

Adelstein mungkin dapat informasi dari Ishida...

Yang tak akan menyerahkannya jika dia tak berpikir itu benar.

Namun, tidak ada yang ditemukan dalam penggerebekan itu.

Benar, tapi bukan berarti tidak ada di sana.

Artinya?

Artinya...

Aku akan sangat menghargai bantuanmu.

Bantuan apa yang kita bicarakan?

Bu Maruyama.

Maaf.

Apa yang terjadi?

Entahlah.

Departemen Asusila mengadakan konferensi pers mendadak.

Itu saja.

- Itu saja? - Ya.

Ada perkembangan besar...

Dalam kasus Kaori Shoda...

Yang jasadnya ditemukan pada tanggal 13 November.

Pada pukul 09.00 pagi ini...

Detektif Miyamoto dari Departemen Asusila...

Melakukan penyelidikan narkoba rutin...

Dan menemukan bukti di apartemen tersangka...

Yang memberatkannya dalam pembunuhan Nona Shoda.

Tersangka sudah ditahan.

Akan ada detail lebih lanjut beberapa hari ke depan.

Sekian untuk saat ini.

Pembunuhnya kenal Nona Shoda?

Saat ini, tak ada pernyataan lebih lanjut.

Informasi itu terlalu sedikit.

Apa itu?

Apa kita akan pergi?

Hanya menjaga kota tetap aman.

Hei, Polisi Super! Koran terus meminta pernyataan!

Persetan dengan koran!

Hei! Miyamoto, Chiba, Sakita!

Ke kantorku.

Divisi Kejahatan Terorganisir meminta bantuan.

Tampaknya mereka telah susun kasus terhadap Shinzo Tozawa...

Selama berbulan-bulan...

Dan kini mereka merasa punya cukup bukti untuk melakukan penangkapan.

Kau bercanda.

Aku juga terkejut.

Aku baru bicara dengan Ohara.

Dia meminta departemen mana pun...

Yang memiliki informasi berguna untuk membaginya.

Bukti apa yang mereka miliki?

Mereka merahasiakannya.

Katagiri yang memimpin.

Jika kalian punya sesuatu yang bisa membantu memenjarakan...

Pedagang narkoba berengsek ini seumur hidupnya...

Aku sangat mendesak kalian untuk memberikannya kepada dia.

Mengerti?

- Aku mengerti. - Aku mengerti.

- Tolong letakkan di sana. - Ya, Bu.

Bagaimana menurutmu?

Ada pintu masuk barang di sini.

Bartender dan semacamnya.

Aku memikirkan tempat nyaman. Seperti ruang tamu.

Bunga di mana-mana, bilik rendah.

Aku sudah membeli semua mirasnya.

Bagaimana kau mampu membeli semua ini?

Apa maksudmu? Aku menabung.

Aku sudah menabung selama dua tahun.

Pembangunnya bilang akan siap dalam beberapa bulan.

Jadi, akan terjadi, ya?

Ya, akan terjadi.

Namun, aku harus segera menghasilkan keuntungan.

Jadi, aku tahu bisa kulakukan dengan tim yang tepat.

Sam, kau tahu penghasilanku di Onyx.

Ditambah lagi, Duke tak menggangguku, jadi...

Ya, tapi kau tahu berapa pun yang pendapatan kita...

Pendapatan Duke lebih besar.

Dan dia pemilik yang licik. Aku tak akan jadi pemilik licik.

Bagaimana dengan ini? Aku akan menaikkan gaji mingguanmu.

Ditambah 25 persen komisi dan pembelian tambahan.

Ayolah.

Ini akan menjadi milik kita. Aku tak bisa lakukan ini sendirian.

Dengar, Sam. Maafkan aku. Sungguh.

Namun, bisnis baru terlalu berisiko.

Terlalu? Luna, tunggu.

Jika kau mau jadi Mama, jadilah Mama.

- Apa masalahmu? - Aku tidak menghakimi.

- Hanya saja... - Kau menghakimi.

Apa hubungan pacarmu dengan semua ini?

Bukankah dia Chihara-kai?

Kau pikir dia tak akan minta bagiannya...

Atau mengambil alih sepenuhnya?

Tidak, kami memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Ayolah, Sam.

Saat ini, kau pasti sudah tahu itu mustahil.

Saat ini? Apa aku melewatkan sesuatu?

Baiklah, itu bukan urusanku.

Sampai jumpa nanti malam.

Hai, ini Polina. Silakan tinggalkan pesan.

Saat mendengar suara manismu, aku akan meneleponmu kembali.

Pol, di mana kau?

Kau baik-baik saja? Kami merindukanmu.

Kami merasakan ketidakhadiranmu malam ini.

Bisakah kau bawa bokong seksimu ke sini sekarang?

Di sana kau rupanya!

Pak Hasegawa bilang Polina tidak ada di sini.

Jadi, dia dan teman-temannya akan pergi.

Baik. Ayo.

- Ayo. - Aku tak bisa melakukan ini.

Boga Bahari Panggang

Ini dia.

Ada kabar baru apa soal kelab itu?

Tak ada apa-apa.

Luna bilang apa?

Apa? Apa maksudmu?

Kau bilang akan menawarinya pekerjaan.

Ya.

Dia bilang akan memikirkannya. Kita lihat saja nanti.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Pol tak menjawab teleponnya seharian.

Dia tidak masuk kerja. Aku menelepon Miralina dan mereka bilang...

Mereka belum melihatnya sejak pekan lalu.

Mungkin dia ingin sendirian.

Kenapa?

Terkadang seseorang butuh waktu untuk berpikir.

Entahlah. Dia tidak begitu.

Bagaimana pekerjaanmu?

Sama saja.

Aku terkejut kau membalas teleponku.

Terutama setelah kisah kita di penggerebekan bandara.

Berita lama.

Bukankah operasi itu membuatmu diskors dua pekan?

Hidup itu lucu.

Satu pekan aku bertanggung jawab atas kekacauan di bandara...

Berikutnya aku jadi pahlawan karena menangkap pembunuh seorang gadis.

Shoda.

Kaori Shoda, 24 tahun. Tinggal sendirian di Jiyugaoka.

Mengoleksi bingkai kacamata antik, suka manga perempuan.

Kaori Shoda. Bukan hanya "seorang gadis".

Kau tahu banyak.

Aku tahu lebih banyak.

Bagaimana kalau begini?

Bayar makan siangnya dan kau bisa bertanya tentang kasusnya.

Benarkah?

Bicaralah sebelum aku berubah pikiran.

Aku bicara dengan orang yang bekerja di jalur perakitan Nona Shoda.

Mereka bilang pria yang kau tangkap adalah mantan pacarnya...

Sachihiro Jo.

Kau bisa konfirmasi itu?

Jika bisa, kau akan menjadi koran pertama yang dapat informasi itu.

Apa itu artinya benar?

Salah satu koleganya mengaku Nona Shoda mengeluh...

Beberapa kali ke kantor polisi lokalnya...

Bahwa Pak Jo menguntit dan mengancamnya.

Itu juga benar.

Jadi, kenapa tak ada yang menangkap sebelum dia membunuhnya?

Polisi tidak bisa melakukan penangkapan...

Untuk setiap keluhan soal orang aneh yang dimabuk cinta.

Dengan kata lain...

Perkataan wanita lebih tak penting daripada perkataan pria.

Kau benar. Itu sebuah masalah.

More Indonesian subtitles for Tokyo Vice

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left