The first 200 lines.
Liak, ApriLia ♥ EXO-L ♥
Dong Man! Sul Hee! Cepatlah!
Baiklah!
Dasar pemabuk. kau tidak mau bekerja?
Aku harus meliput berita.
Bukan begitu cara memakai dasi.
Ini jauh lebih trendi.
Sayang. Istriku.
Di sana agak kacau.
Apa?
Kim Il Sung dari Korea Utara mengatakan mereka akan melanggar
Perjanjian Nonproliferasi Nuklir, menyebabkan ketegangan.
Dengan KBC News, aku Baek Ji Yeon.
Sudah kubilang jangan mengatakan hal-hal yang tidak kumengerti.
Kita tidak bermain "News Time".
Bermain rumah-rumahan membosankan bagiku!
Tidak, ini asyik. Sangat seru.
Sayang, aku akan ke studio.
Anak-anak, saatnya makan dan ke Taman Kanak-Kanak.
Taekwondo!
Dong Man! kau membuat Sul Hee menangis lagi!
Kenapa kau terus merusak barang?
Ibu. Ae Ra memukulku lagi!
Maaf! Maafkan aku!
"Seoul 2017, Namil Villa"
Maafkan aku.
Lakukan ini untukku, mengerti?
Demi masa lalu kita.
Dasar wanita manja menyebalkan.
Terima kasih.
Bukan main.
Terima kasih sekali lagi, Dong Man.
Kau mau berimigrasi?
Aku ada perjalanan dinas pada akhir pekan ini.
Sampai jumpa.
Cari uang yang banyak, Sayang!
Sayang, buang semua itu.
Sayang? Jangan panggil aku "Sayang". Akan kubunuh Kau.
Baiklah, Sayang. Terima kasih.
Lihat wanita tidak tahu malu itu.
"Ronde 2, apa pun kata orang, kami punya jalan sendiri"
Mau ke suatu tempat?
Pernikahan teman sekelas. Bagaimana penampilanku?
Apa aku mirip wanita karier?
Apa ini menunjukkan, "Aku sangat sukses"?
Kau seperti Australopithecus.
- Apa? - Aku menyaksikan evolusi
dari hari ke hari berkatmu.
Bagaimana kau berganti pakaian secepat itu dalam sejam?
Apa aku secantik itu?
Jangan sok cantik. Aku belum makan.
Aku menyebalkan jika sok cantik, 'kan?
Aku juga punya dilema.
Aku bukan sok cantik. Aku memang terlahir cantik.
Aku bisa memukul wanita.
Tapi orang bilang aku sok cantik,
jadi, itu sulit bagi Ae Ra.
Dia sungguh menyebalkan.
Tunggu aku.
Hei. Pasti kau suka tas ini.
Kau masih membawanya.
Ya, ini sangat praktis.
Kau mau kubelikan jika ada model baru?
Kau mau belikan lagi Ae Ra tas?
Hentikan. Aku bilang hentikan. Hentikan itu!
Bagaimana kau bisa memiting wanita?
Bagaimana kau menemukan Grandpa's Tteokbokki?
Itu habis terjual dalam lima acara sejak peluncurannya.
Orang pikir aku gemuk karena makan segalanya,
tapi sebenarnya aku pemilih.
Kali pertama aku mencicipinya di Pasar Gyeongdong,
aku sangat menikmati dan merasa punya kewajiban.
"Rakyat negeri ini harus mencoba ini."
Luar biasa.
Kita menjual tteokbokki senilai 200.000 dolar
yang harganya 23.400 dolar per 100 bungkus.
- Sebanyak 200.000 dolar? - Ya.
Sungguh sukses besar.
Kalau begitu, komisiku...
Tentu saja, kau akan mendapatkannya.
Setelah dipotong pajak,
totalnya 195 dolar. kau akan mendapatkannya.
Kau sungguh aset perusahaan.
Terima kasih.
"Menanti Persetujuan"
"Tiket bioskop"
Menunggu di dekat lift 8 di lantai 1.
Liak, ApriLia ♥ EXO-L ♥
Taluk Kuantan, 24 Mei 2017
Aku memasukkan alat cukurmu di saku bagian dalam
dan sedikit uang untuk berjaga-jaga.
Sungguh?
Bagaimana bisa kau tidak berkemas untuk perjalanan dinas?
Terkadang kau lebih ceroboh daripada aku.
Kau begitu berani.
Kapan kau ke mejaku?
- Apa? - Kudengar "Yong Ja" sangat bagus.
"Yong Ja"? Apa itu sudah tayang?
- Apa? - Kapan?
- Ayolah. - Sungguh.
- Pak Kim. - Ya?
Kudengar "Yong Ja" sangat menyenangkan.
Apa?
Orang bilang itu sangat seru
dan sulit mendapatkan tiketnya.
- Sampai jumpa. - Ayo.
Permisi. kau lupa kopermu.
Itu bukan milikku.
Pasti kau suka merah muda.
Apa dia "Pak Kim" yang disukai Ye Jin?
Ya, itu dia.
Tapi apa itu "Yong Ja"? Ye Jin memberinya tiket bioskop?
Kurasa begitu.
Ini buatan Jerman,
jadi, suku cadangnya sangat mahal.
Kau tidak melatih mereka?
Apa kau tidak tahu motornya akan rusak
jika saringannya tidak dibersihkan?
Sudah kukatakan padamu setidaknya seribu kali
untuk membersihkannya.
Kau lagi?
Kenapa kau selalu menyebabkan masalah?
Bukan aku. Ini bukan milikku. Ini miliknya.
Apa kau minum alkohol lagi semalam?
- Benar, tapi... - Lihat. Ini milikmu.
Kau sudah nyaris menjadi pecandu alkohol.
Lupakan saja. Kembali bekerja. Sekarang.
Selamat siang. Maaf.
Pak.
Bukankah ini mesinmu?
Kau tidak ikut wajib militer?
Kau bersikap seperti tidak pernah ikut wajib militer.
Kau sungguh mengecewakan.
Kau tidak mau? Berhentilah. Aku tidak akan mencegahmu.
Bersihkan itu.
Enyahlah!
Giliranmu sudah. Kini giliranku.
Ini kesempatan terakhir kita, jadi, aku yang harus melakukannya.
"Toko Alat Tulis Woori"
"Toko Alat Tulis Woori"
Minggir. Akan kuberikan satu ronde lagi.
- Kenapa kami harus menurut? - Kenapa?
Anak-anak ini. Baiklah.
Ambil ini. Puas?
Biar aku saja, mengerti? Lagi pula kalian akan dapat babak bonus.
Astaga. Dia sungguh sombong.
Itu dia.
Kau tidak lihat itu? Di sana tertulis "Dilarang menendang".
- Dia luar biasa. - Maaf.
- Hebat. - Lihat? Kalian kuberi satu ronde.
Bersenang- -senanglah.
- Tidak mungkin. - Bukankah dia manusia robot?
- Dia hebat. - Aku harus pemanasan.
"Kyung Koo"
Halo? Hai, Kyung Koo.
Sekarang? Aku sedang senggang.
Apa? kau ada janji kencan buta?
Kakiku yang malang.
Pernikahan apa yang diadakan begitu jauh dari kota?
Inilah mempelai wanita.
Dia terlihat begitu bahagia.
Gonta-ganti pacar selama SMA adalah latihan yang baik.
- Terima kasih. - Dia menikahi seorang dokter.
- Spesialis apa? - Bedah plastik.
Kudengar Choi Ae Ra akan datang.
- Di mana? - Apa dia mau datang?
Halo.
- Ae Ra. - Astaga, kau Ae Ra?
Lama tidak jumpa. Tidak kusangka kau akan datang.
Aku ingin datang lebih awal, tapi tadi sibuk.
Kami mengerti jika kau memutuskan untuk tidak datang.
- Ya. - Aku harus datang.
Aku sangat merindukan kalian.
- Bagus kau di sini. - Senang bertemu denganmu.
- Dong Man. - Kyung Koo.
- Cuaca hari ini bagus, 'kan? - Benar?
- Kita harus pergi. - Sekarang?
- Kita terlambat. - Maksudmu sekarang?
- Ayo cepat. - Begitu saja?
Aku datang atas permintaanmu, tapi bisakah aku tampil di sana?
Kau menggantikan seorang pria yang tidak datang.
Kami tidak minta macam-macam. kau hanya perlu berdiri.
Baiklah.
"Tidak ada tempat yang memiliki gunung, air jernih dan ini."
Apa yang kurang? Pertama, saluran air. Kedua, paviliun.
Ketiga, harga rumah.
Kita akan minta pendapat pemain nomor 12.
Menurutmu, apa jawaban yang benar?
Nomor satu terdengar agak takhayul.
Nomor dua... Itu...
Kurasa kata itu tidak cocok untuk televisi.
Apa maksudnya?
Kenapa kata itu tidak cocok untuk televisi?
Kurasa jawabannya nomor tiga, harga rumah.
Kukira pertanyaan ini dipilih untuk mencerminkan
situasi dan tren rumah saat ini.
Dia sangat pintar.
Kini harga rumah di Seoul tidak masuk akal.
Aku pilih nomor tiga.
Jawaban yang benar adalah...
No comments yet. Be the first to leave one.