Release info

강남 스캔들 Gangnam Scandal EP104 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-04-23
Downloads: 19
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 104"

Apa yang kalian lakukan?

Ini masalah keluarga yang serius.

Aku sangat penasaran, Jin Bok.

Aku ingin bicara dengannya sendirian.

Jika aku melihat kalian menguping, aku tidak akan memaafkan kalian.

Minumlah.

Sepertinya kamu bukan ingin meminta maaf.

Kenapa kamu kemari?

Aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu.

- Apa itu? - Apa kamu sungguh

tidak ingat apa-apa?

Soal apa?

Apa maksudmu?

Apa mungkin,

ini tentang kebencian ibumu terhadapku?

- Ya. - Akulah yang ingin tahu

ada apa ini.

Setelah mendengarnya dari Seo Jun, aku memikirkannya baik-baik,

tapi aku sungguh tidak tahu.

Pada tahun aku dilahirkan,

kamu melakukan perjalanan bisnis bersama ibuku ke Tiongkok.

Kapan kamu lahir?

Sudah 30 tahun lebih sekarang.

Apa kamu serius ingin aku mengingat apa yang terjadi saat itu?

Kamu begitu mabuk saat itu

hingga hampir tidak bisa mengingat apa pun besoknya.

Apa?

Bagaimana bisa kamu tidak mengingat apa pun

setelah menghancurkan kehidupan seorang wanita?

Apa maksudmu ibumu?

Maksudmu

aku menghancurkan hidup ibumu? Aku?

Apa mungkin

maksudmu soal ibumu

terluka parah setelah dipukuli oleh pencopet?

Pencopet?

Pelakunya bukan pencopet.

Kalau begitu

apa rumor itu benar?

Rumor apa?

Banyak rumor mulai menyebar

setelah kami kembali dari perjalanan bisnis itu.

Dalam perjalanan bisnis itu, ibumu pergi di tengah malam

dan pulang dengan bibir berdarah.

Dia bilang dia diserang oleh pencopet

ketika dia pergi membeli air, jadi, aku percaya kepadanya.

Tapi kemudian, aku mendengar rumor bahwa dia diperkosa oleh makelar

atau dia menang tender dengan tidur bersama seseorang.

Ada begitu banyak rumor.

Apa maksudmu

kamu tidak terkait dengan itu?

Itu tidak masuk akal.

Itu semua salahku.

Itu terjadi kepadanya

karena aku mengajaknya dalam perjalanan bisnis itu.

Apa itu

kebencian yang kamu maksud selama ini?

Bukankah

kamu pelakunya, pak?

Apa maksudmu?

Apa? Apa kamu serius?

Jangan bilang...

Jangan bilang kamu kira aku yang melakukan itu kepada ibumu.

Aku tidak pernah melakukan itu! Kamu pikir orang macam apa aku ini?

Kamu pikir aku mempekerjakan ibumu selama 30 tahun

setelah aku melakukan hal macam itu kepadanya?

Itu sebabnya kamu mengkhianatiku?

Dari siapa kamu mendengar ini?

Hubungi ibumu sekarang dan tanyakan kepadanya tentang itu di depanku.

Panggil Bu Hong sekarang! Suruh dia segera datang ke sini!

Beraninya kamu...

Beraninya kamu menuduhku seperti itu.

Tolong beri aku waktu.

Aku akan membereskannya.

Apa?

Kamu pasti mencoba

membuatku lengah dan mencuri dariku seperti ibumu.

Tapi tidak akan kubiarkan kamu membodohiku lagi.

Bawa ibumu ke sini dan suruh dia berlutut.

Jika kamu lakukan itu,

kamu hanya bisa melampiaskan amarah kepadanya.

Apa? Apa katamu?

Kami sudah menempuh jalur hukum untuk mengambil perusahaan,

hingga kamu tidak akan bisa mendapatkannya kembali.

Apa?

Beraninya kamu menganggapku bodoh!

Apa kamu pikir aku tidak akan bisa memenjarakanmu?

Aku masih sangat berkuasa!

Aku akan

membereskannya.

Bagaimana persisnya kamu akan melakukan itu?

Bagaimana kamu mengharapkanku memercayaimu?

Jika Ayah tidak bisa memercayainya, maka hidup Ayah sia-sia.

Seo Jun.

Bangunlah, Se Hyun.

Entah apa yang terjadi, tapi itu bukan kesalahanmu.

Apa yang kamu tahu?

Aku percaya kepadanya.

Se Hyun, jangan pendam sendiri. Ceritakan semuanya kepadaku.

Seharusnya kamu tidak terlibat.

Tentu aku harus terlibat. Ini tentang kamu dan ayahku.

Kalian orang-orang yang paling aku sayangi.

Jangan bertengkar karena kesalahpahaman.

Bangun dan duduklah dengan benar.

Bagaimana tepatnya

kamu akan membereskan ini?

Tolong beri aku waktu.

Aku akan mengembalikan semuanya seperti semula.

Jangan biarkan dia membodohi Ayah.

Dia hanya berusaha mengulur waktu.

Dia pikir kita akan ajukan gugatan terhadap mereka,

jadi, dia hanya mencoba menghancurkan bukti.

Jangan tertipu, Ayah.

Dia persis sama dengan ibunya.

Tidak. Dia bahkan lebih buruk.

Katakan kepadaku

bagaimana kamu akan membereskannya.

Astaga, Ayah tidak perlu mendengarkannya.

Mereka sudah cukup sering membodohi Ayah.

Kenapa Ayah biarkan mereka melakukannya lagi?

Hei, keluar dari sini.

Ayah tidak akan tertipu trikmu dengan melakukan ini.

Kamu tidak bisa membodohinya dua kali.

Aku akan memastikan kalian dipenjara.

Jadi, nikmati kekuasaanmu saat kamu memilikinya.

Aku bertanya bagaimana kamu akan membereskannya.

Aku akan pertaruhkan

seluruh hidupku.

Apa?

Astaga, lihat betapa fasihnya kamu.

Meski kamu tidak pertaruhkan hidupmu,

aku akan memastikan hidupmu berakhir.

Ayah harus memberinya kesempatan. Aku mohon, Ayah.

Seo Jun, ada apa denganmu?

Ayah, tidak perlu dipikirkan.

Dia hanya mengecoh kita

agar kita tidak ambil langkah hukum.

Baiklah.

Aku ingin kamu mencoba membereskannya.

Ayah sungguh akan memercayainya lagi

bahkan setelah dikhianati oleh Hong Baek Hee?

Bisakah Ayah berpikir jernih?

Apa Ayah sungguh menderita demensia?

Se Hyun, bangunlah.

Apa yang terjadi?

Aku akan memberitahumu lain kali.

Mungkin tidak ada lain kali.

Aku merasa tidak enak karena telah berteriak kepadamu

tadi.

Jadi, aku sangat senang bisa bertemu denganmu lagi.

Aku tidak memintamu minta maaf.

Seharusnya aku lebih memercayaimu.

Aku malah bicara begitu kepadamu karena aku marah.

Ini masalahmu.

Kamu membuat pertarungan menjadi tidak berguna.

Tapi kamu harus menyadari dunia tidak hitam dan putih saja.

Aku selalu disebut kekanak-kanakan sepanjang hidupku.

Dan kamu mengatakannya lagi.

Tapi aku sedikit bertambah dewasa setelah sakit.

Jangan bicara seolah kamu sudah menyerah.

Aku belum menyerah.

Aku hanya menerimanya.

Jika tidak, aku pasti marah kepadamu sampai aku mati.

Dan aku tidak ingin melakukan itu.

Se Hyun.

Aku yakin ada cara agar kamu,

ibumu, dan ayahku bisa berbaikan.

Itu tidak mungkin.

Setidaknya satu dari kami harus...

Harus apa?

Sudahlah.

Aku datang ke sini karena tidak bisa menahan amarah.

- Yoon Tae, jangan lakukan ini. - Seo Jun, diam.

Kamu mungkin bisa menipu ayah mertuaku,

tapi kamu tidak bisa membodohiku.

Aku akan berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkanmu.

Aku sangat berharap kamu berhasil.

- Apa? - Aku sangat berharap kamu berhasil!

Lihat dirimu.

Kamu selalu bersembunyi di belakang ibumu,

bertingkah tidak tahu apa-apa padahal kamu sudah tahu.

Dan kamu selalu berusaha membodohi ayah mertuaku dan Seo Jun

dengan wajah polosmu itu.

Apa kamu pikir aku tidak tahu itu?

Kamu bahkan lebih buruk dari ibumu.

Kamu akan membuatnya disalahkan atas semua kesalahan.

Ibumu juga menjadi kambing hitam dari keserakahanmu yang menjijikkan.

Jangan sembarangan bicara.

Beraninya kamu!

Kamu baru saja mendorongku?

Kamu sungguh ingin memulai perkelahian?

Hentikan!

Aku bilang, berhenti!

Aku tidak bisa bangun dan menghentikan kalian.

Jadi, tolong berhenti.

Yoon Tae!

Aku sudah bilang kepadamu untuk tetap diam.

Apa kamu memperlakukanku seperti aku sudah mati?

Apa maksudmu?

Gangnam Scandal subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Gangnam Scandal

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left