The first 200 lines.
Orang dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional ada di sini untuk membahas masalah dinding kapal.
Baiklah, terima kasih.
Di sana.
Apakah menurut anda saya harus menggunakan algoritma?
Tidak.
Apakah anda ingin menunggu hasil spektrometer-nya?
Tidak.
Hai.
Hei.
Makan malam apa hari ini?
Kita akan makan malam di luar...
kita mungkin tidak akan kembali ke sini.
Baiklah.
Aku ingin saat bangun bersamamu...
Ny. Smith.
Setidaknya aku ingin lihat, dimana kau tinggal.
Aku tinggal di sini...
Tn. Smith.
Metro Divisi.
Tolong dengan Letnan Nunally.
Letnan Nunally baru akan datang jam 6 sore nanti.
Ada orang lain yang bisa membantu anda?
Tidak, tidak apa-apa, nanti saya akan menghubunginya lagi.
Terima kasih.
Hei.
Selamat sore, Ciro.
- Hai kau. - Ahh.
Kau pulang cepat.
Iya.
Tiba-tiba aku merasa...
ada keperluan mendadak.
Apa kau baik-baik saja?
Ah... Iya.
Mana pelukan untukku.
Kau tahu, aku melihatmu sedang tertidur...
kemarin malam.
Menyeramkan sekali.
Hah. Iya.
Ya, terkadang saat aku bekerja...
Aku mulai memikirkanmu...
dan aku merasa...
ini hanya pikiranku saja.
Ted--
sepert tamparan, rasanya menyakitkan...
aku merasa dibenamkan...
sementara seluruh keadaannya telah berubah, kau tahu?
Apa kau pernah merasa seperti itu padaku, Jen?
Aku tidak pernah memikirkan hal seperti itu.
Aku hanya...
mengutarakan perasaanku.
Kedengarannya itu bukan seperti perasaanmu.
Memangnya seperti apa perasaanku?
Kau merasa kau lebih pintar dariku.
Sehingga kau merasa lebih hebat dariku.
Sesungguhnya, sudah tidak tertolong.
Baiklah, mungkin ini saatnya untuk jujur.
Tidak.
- Tidak? - Tidak.
Baiklah.
Terserah.
Aku akan mengganti pakaian. Kemudian aku akan membuatkan makan malam.
Aku mencintaimu.
Aku tahu.
Apakah dia juga...
Ny. Smith?
Maafkan aku.
Tidak perlu.
Pengetahuan memang menyakitkan.
Aku sudah terbiasa akan hal itu.
Bukan berarti aku tidak akan mendapat kesenangan...
dibalik penderitaan itu, bukan.
Tn. dan Ny. Crawford?
Kalian baik-baik saja?
Semuanya baik-baik saja di dalam?
Apa anda melihat ada kejanggalan di sini?
Apa anda melihat ada sesuatu yang tidak biasa?
Tn. dan Ny. Crawford.
Tidak ada lagi?
Tidak. Tidak.
Flores, bagaimana kabarmu?
Sehat, sehat, sama.
Saksi matanya ada 1 orang, mungkin dia tukang kebun mereka.
Namanya adalah Ciro.
Hei kawan, ini Letnan Nunally.
Senang bertemu dengan anda.
Halo Pak.
Apa yang sudah kita ketahui?
Tn. Crawford?
Siapa ini?
Saya Letnan Robert Nunally.
Saya adalah juru runding sandera di kepolisian Los Angeles.
Tn. Crawford?
Baik.
Kalian berdua, ayo.
Tolong, anda saja.
Tn. Crawford?
Saya hanya ingin...
membuka pintunya lebih lebar, boleh?
Hai.
Hai.
Boleh aku memanggilmu Rob?
Tentu, silahkan kalau anda mau.
Banyak wanita penggoda di luar sana.
Tn. Crawford...
bagaimana kalau anda memberikan pistol itu dulu pada saya?
Dengan begitu saya bisa mendengarkan apa yang ingin anda katakan.
Bisa?
Apakah itu cara terbaikmu...Rob?
Bicaralah.
Begini saja. Kalau kau menaruhnya, aku juga akan menaruhnya.
Kita berdua sama-sama melepaskan senjata kita.
Kita turunkan senjata kita, kemudian melangkah ke depan.
Setelah itu kau baru bisa mendengarkan apa yang ingin kukatakan.
baiklah, aku ingin memintamu...
menaruh pistolmu dulu.
Setelah itu kau bisa memegang janjiku.
Kalau ada yang mengalah...
setelah itu kita akan memikirkan...
mengenai apa yang kau minta, ya?
Berakhir bahagia ya.
Tn. Crawford, tukang kebun anda mengatakan kalau Istri anda..
Namaku Ted.
Maaf.
Kau boleh memanggilku Ted.
Ted. Baiklah.
Ted.
Istri anda, apakah dia ada di sini?
Apakah dia baik-baik saja?
Aku rasa tidak.
Aku sudah menembaknya.
Anda menembak diri Istri anda sendiri.
Kejadiannya begitu cepat...
aku mengambil pistolku, kemudian aku menembaknya di kepala.
Aku tahu itu salah.
Apa kau mendengarkanku, Rob?
Yesus Kristus.
Dulu aku pernah belajar mengenai tempat...
dimana pembuluh femoralis berada...
berada di pangkal paha bagian atas.
Jadi kalau kau menaruh jarimu...
diatas rok-nya...
kau akan menemukan pembuluh itu.
Ayo! Ayo!
Lepaskan!
Kami sudah melihat korbannya!
Denyutnya masih ada.
Rob.
Bagus.
Kau baik-baik saja?
Aku ingin memeriksa kamarnya.
Kami sudah memeriksanya.
Iya, aku tahu.
Aku hanya ingin memeriksanya lagi.
Aku ingin tempat ini di jaga ketat..
sebelum kita menyerahkannya ke Jaksa.
Berhentilah teriak, Phil.
Aku menelponmu dengan sopan...
sekarang, kau berusaha mengambil kesempatan dariku.
Tidak.
Aku tidak mencoba menurunkannya ke tingkat C.
Berkas kasus terbuka ini tidak mengurangi fakta...
kalau klien-mu mencoba membunuh adik iparnya.
Kecelakaan di tempat golf.
Phil, pemilik salah satu tempat golf...
tidak ada kaitannya dengan golf...
dan kejadian itu terjadi di tangga...
setelah itu, ada kasus perjudian ilegal juga.
Aku akan menemuimu di pengadilan.
Bukan aku. Seseorang dari kantor ini yang akan menemuimu.
Kau bisa membahasnya dengan mereka.
Beachum.
Halo.
Tidak, bukan aku.
Iya.
Wooton Sims?
Wooton Sims?
Diam.
Catatan pendek tidak masalah.
Tidak masalah.
Dasi hitam? Baiklah.
Jam berapa?
Tidak masalah.
Sampaikan terima kasihku padanya.
Baik.
Berapa kali aku bilang baik?
Dasar berengsek!
Bagaimana kau bisa mendapatkan pekerjaan di Wooton Sims?
Bahkan aku saja tidak pernah diwawancara!
Anggap saja dia sedang tidak bicara.
Aku sudah 5 tahun berada di sini, Willy.
Aku atasanmu.
Aku lulusan USC, nilai sempurna.
- Aku perlu tuksedo. - Tuksedo?
Kau hanya omong kosong.
Tuksedo untuk malam ini. Bisa tidak?
Tentu saja.
Benarkah?
- Bisa bantu yang lain? - Tentu.
- Bisa kuberikan ini? - Iya.
Baik.
No comments yet. Be the first to leave one.