Specials

Release info

비켜라운명아 It'sMyLife EP121 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-04-24
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

Apa Kandidat C ada di sini?

Ya, aku di sini.

Apa?

Halo.

Aku Choi Si Woo, akan mengambil alih tanggung jawab sebagai CEO.

Ini konyol.

Pak Choi saat ini bagian dari Hyunkang,

cucu mendiang Pak Ahn Seok Ho dan...

Aku sudah mengundurkan diri dari Hyunkang

dan melamar sesuai aturan.

Kurasa tidak ada alasan untuk mendiskualifikasiku.

Adakah alasan

aku tidak boleh dipilih?

Tidak, bukan begitu, tapi...

Aku

telah terpilih melalui pemilihan yang adil oleh para pemilik saham.

Pak Jo, Anda akan menentang keputusan

dari para pemilik saham kita?

Aku akan bekerja keras demi masa depan Hyunkang yang lebih baik

selama masa jabatan yang telah dipercayakan kepadaku.

Jika aku melakukan kesalahan,

tolong jangan ragu menegurku.

Duduklah.

Cuacanya sangat bagus, bukan?

Ya, ini benar-benar musim semi sekarang.

Aku mengundurkan diri

dari posisiku sebagai CEO hari ini.

Hatimu pasti terasa hampa.

Sebenarnya, aku merasa lega.

Selama beberapa hari senang, tapi kamu akan merasa hampa.

Aku punya teman. Untuk apa aku merasa cemas?

Apa?

Aku ingin menghabiskan sisa hidupku

bepergian bersamamu,

menonton teater,

dan berjalan bersama.

Kamu tidak mau itu?

Astaga. Kenapa aku tidak mau?

Itu suatu kehormatan bagiku.

Ayo samakan langkah kita dan berjalan bersama.

Dengan begitu, kita akan bisa melihat pemandangan yang sama.

Ya.

Kenapa mereka berpegangan tangan?

Dia berpura-pura santun, beraninya dia!

Sepertinya dia mata keranjang.

Tapi

senyuman Sun Ja

secantik bunga yang mekar.

Ini pasti kali pertamaku dalam 30 tahun

melihat Sun Ja

tersenyum sangat lebar

seperti itu.

Hei, Kalian. Kalian sangat keren tadi.

Apa itu bagus?

Bukan sekadar bagus, tapi terbaik.

Ide siapa itu?

Ide Nam Jin.

Pak Ahn dan anggota timnya sangat berusaha keras.

Mereka mengirim SMS dan surel kepada para pemegang saham,

meminta mereka menghadiri rapat sampai larut malam.

Terima kasih, Nam Jin.

Itu bisa terjadi karena kalian memercayaiku.

Itu sebabnya kamu memintaku keluar dari kantor Pak Jo.

Ya.

Itu membuat adiknya kakek lengah

dan membuat pekerjaan kita jauh lebih mudah.

Semoga kalian bekerja bersama dan memimpin Hyunkang dengan baik.

Pak Ahn, bisakah kamu pertimbangkan lagi keputusanmu?

Tidak bisa.

Bisnis apa yang akan kamu kelola?

Kamu bisa melakukan apa pun di perusahaan ini.

Astaga, kamu ini.

Kamu mencoba mencuri ide bisnisku dengan licik.

Tidak bisa.

Coba apa pun yang kamu mau. Aku akan mendukungmu.

Tidak. Aku akan melakukannya sendiri kali ini

meski aku jatuh dan gagal.

Lihat saja.

Aku bisa mengambil alih Hyunkang dalam 10 tahun.

Baiklah. Aku akan waspada.

Si Woo dan aku akan mampir ke ruangan Pak Jo.

Kenapa kalian mau ke sana?

Ini yang ibuku ajari.

Katanya kita harus bisa menghibur orang yang baru kita kalahkan.

Apa ini?

Saat kalian sudah tidak sibuk,

berlayarlah. Kalian bahkan tidak berbulan madu.

Astaga.

Astaga. Man Seok, aku terharu.

Dia perhatian sekali.

Lupakan, Nak. Kamu tidak punya uang sebanyak itu.

Aku punya cukup uang.

Ibu Tiri memberiku uang saku juga.

Apa? Sungguh?

Astaga. Itu tidak seberapa.

- Ayo. Kamu akan terlambat. - Baik.

Ayah tidak bisa diam di sini. Ayah akan mengantarmu.

Jangan. Ayah, aku tidak mau Ayah ikut.

Jika aku melihat Ayah di sana, kurasa aku akan menangis.

Baiklah, Nak.

Terima kasih sebelumnya.

Bantu dia sampai dia pergi setelah melapor masuk.

Jangan khawatir.

Jaga dirimu, Seung Joo.

Jangan lupa makan.

Setelah menyelesaikan pekerjaan, kami akan berkunjung ke New York.

Kembalilah kapan pun kamu mau jika kamu merindukan ayah.

Ayah akan menunggu di sini sampai kamu kembali.

- Ya, Ayah. - Baik.

- Pergilah. - Aku akan pergi.

Baik.

Sampai jumpa.

Astaga. Dia berpura-pura polos

dengan ekspresi lugunya. Astaga.

Kita meremehkan Nam Jin.

Kita tidak bisa mundur seperti ini.

Kita harus mencari cara lain.

Tidak. Itu tidak akan mudah.

Si Woo mungkin akan menjadikan Nam Jin

direktur utama senior,

dan dia akan mengubah struktur Hyunkang dengan orang-orangnya.

Maksudku, pekerjaan kita dalam bahaya sekarang.

Ada apa?

CEO Choi Si Woo

dan Pak Ahn Nam Jin ingin bertemu dengan Anda.

Apa?

Nomor yang Anda tuju tidak aktif. Silakan tinggalkan pesan...

Seung Joo tidak menjawab?

Ya.

Apa dia mengeblok nomorku?

Kudengar Seung Joo bekerja di Minhan.

Kamu mau menemuinya?

Apa itu tidak apa-apa?

Jangan takut.

Ketulusan selalu menyentuh hati.

Jika dia melihat cinta tulusmu untuk Nam Jin,

dia akan menerimamu.

Ibu.

Seung Joo akan pergi ke Amerika.

Ke Amerika?

Kenapa?

Dia akan kuliah di sana. Pesawatnya berangkat sore ini.

Jangan terlalu sedih, Ibu.

Jika dua orang berjodoh, mereka akan bersama lagi.

Saat waktu berlalu

dan mereka sadar tidak bisa hidup terpisah,

mereka akan bertemu lagi.

Mau apa kalian kemari?

Kalian ingin kami meninggalkan perusahaan

karena kamu menjadi CEO?

Tidak akan ada yang berubah.

Pak Jo akan tetap menjadi direktur utama.

Anda juga akan tetap di posisi Anda.

Apa?

Pak Jo, karena Anda sudah mempelajari pekerjaan dari Bu Choi,

aku yakin Anda akan melakukannya dengan baik.

Tentu saja.

Setelah kupikirkan,

ada banyak hal yang kusesali kepada Anda.

Apa? Ada banyak hal yang kamu sesali kepadaku?

Apa sebenarnya maksudmu?

Sebagai cucu kakak Anda, kami meminta maaf

karena tidak mengurus Anda. Jadi, tolong jangan salah paham.

Aku tahu Anda mencemaskan masa depan Hyunkang lebih dari siapa pun.

Jadi, aku akan meminta saran Anda tiap membuat keputusan penting.

Selain itu...

Karena kamu menjadi CEO baru,

akankah Nam Jin menjadi direktur utama senior?

Tidak. Seperti janjiku, aku akan meninggalkan Hyunkang

begitu kolaborasi berakhir.

Apa?

Kamu akan meninggalkan Hyunkang?

Kurasa aku tidak cocok menjadi petinggi

di perusahaan besar seperti Hyunkang.

Aku juga punya ide bisnis hebat yang kusiapkan.

Kamu akan membuka bisnis sendiri?

Apa Bu Choi bilang dia akan

membiayai bisnis barumu?

Tidak. Tidak ada yang membiayaiku.

Kenapa kamu sangat gegabah dan membuka bisnis

tanpa ada yang membiayaimu?

Aku yakin dengan diriku.

Aku membuatmu sangat menderita.

Maafkan aku.

Pak Heo

mungkin terlihat pemilih, tapi dia sebenarnya perhatian dan baik.

Semoga kamu bahagia, Sun Ja.

- Astaga. - Benar. Aku sangat lega.

Cheol Sang. Kurasa aku sangat beruntung tahun ini.

- Kenapa? - Hari ini,

aku menemui Pak Heo

untuk mengatakan bahwa aku menemui reporter itu.

Tapi dia mengundurkan diri dari posisinya sebagai CEO.

Jangan membicarakan Pak Heo. Itu sangat membuatku kesal.

Omong-omong, kamu habis menangis?

Kenapa matamu sangat merah?

Apa maksud kalian? Aku tidak menangis.

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left