Specials

Release info

강남 스캔들 Gangnam Scandal E35 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-11
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 35"

Berapa banyak uang yang kamu butuhkan saat ini?

Kenapa kamu bertanya?

- Karena aku ingin memberikannya. - Maaf?

Ini tidak gratis untukmu karena kamu orang yang gengsi.

Jadi, aku akan memintamu untuk melakukan sesuatu untukku.

Apa maksudmu?

Apa kamu akan memintaku untuk melepaskan Se Hyun?

Aku tidak kekanak-kanakan seperti itu.

Lalu untuk apa itu?

Satu telepon dari Yoon Tae

akan cukup untuk membuat gadis itu dipecat.

Ditambah lagi, ayah dengar dia bukan pegawai yang kompeten.

Ayah ingin kamu memutuskan besok.

Silakan masuk.

Bukankah kamu seharusnya lebih tegas terhadap sekretarismu?

Bagaimana mungkin mereka berdua tidak ada di sini?

Ini jam makan siang.

Bagaimana denganmu? Kenapa kamu tidak makan?

Aku sibuk memikirkan sesuatu, jadi, aku tidak punya nafsu makan.

Sepertinya kamu menyalahkanku.

Hei, apa kamu serius?

Apa kamu benar-benar ingin menikah denganku?

Berapa kali harus kukatakan kepadamu?

Ini sama sekali berbeda dari menemanimu ke pesta dansa.

Apa kamu pikir aku bodoh?

Lalu apa maksudmu kamu tiba-tiba mulai menyukaiku?

Apa ayahmu menyuruhmu menjalani pernikahan simbiosis mutualisme?

Jadi, apa kamu memilihku dari semua kandidat yang ada?

Sudah kubilang itu tidak tiba-tiba.

Kenapa kamu tidak percaya padaku?

Aku sungguh menyukaimu.

Apa kamu tahu aku menangis setelah kami pindah keluar negeri

karena aku sangat merindukanmu?

Aku sering bertengkar dengan ayahku

agar aku bisa kembali ke Korea untuk menemuimu.

Dan aku pikir kamu tidak menyukaiku karena aku gemuk,

jadi, tahukah kamu betapa sulitnya mencoba menurunkan berat badan?

Kenapa kamu berteriak?

Aku memintamu untuk mengakui perasaanku padamu.

Seo Jun, aku Ji Yoon.

Aku Ji Yoon yang telah menyukaimu selama 17 tahun terakhir.

Astaga, jangan menangis.

Kenapa kamu menangisi hal seperti ini? Ini tidak seperti kamu.

Kamu ingin aku merayunya?

Kamu ingin aku merayu Direktur Eksekutif Choi? Kenapa?

Karena kita harus mencegahnya menikahi Ji Yoon.

Kenapa?

Ini untuk Se Hyun. Hanya itu yang perlu kamu ketahui.

Tapi tetap saja, ini salah.

Aku mungkin sangat membutuhkan uang,

tapi bagaimana kamu bisa melakukan ini?

Kamu memintaku untuk menipu direktur eksekutif.

Menipu?

Aku akan melupakan apa yang baru saja kamu katakan.

Jika tidak ada lagi yang ingin kamu katakan...

Aku akan bantu ibumu menerima imunoterapi sebanyak yang diperlukan

sampai dia sembuh sepenuhnya.

Kamu sangat kejam.

Aku akan mengembalikan uang yang kamu pinjam dari Seo Jun.

Aku akan mencari uang dan membayarnya sendiri.

Aku akan membeli rumahmu dan mendaftarkannya dengan namamu.

- Apa kamu akan terus bicara? - Pikirkan baik-baik.

Aku tidak memintamu

untuk berpartisipasi dalam kejahatan,

atau menikahi pria berengsek.

Yang aku minta kamu lakukan adalah untuk mempermainkan

hati Seo Jun yang sudah tergila-gila padamu.

Kenapa kamu menolak kesempatan ini untuk mendapatkan uang semudah itu?

Karena jika aku melakukan apa yang kamu minta,

aku membuktikan ketua benar bahwa memang wanita gila harta.

Tidak ada yang memintamu untuk mengambil uang dari Seo Jun.

Akulah yang menawarkanmu uang.

Apa yang kamu tidak suka? Ini kompensasi yang adil.

Terima kasih telah menawarkanku kesempatan yang luar biasa.

Tapi aku tidak bisa melakukan hal seperti itu.

- Maafkan aku, Pak. - Minta maaflah dengan benar.

Maaf?

- Se Hyun. - Kenapa kamu datang dari sana?

Apa kamu datang dari kantor ibuku?

- Ya. - Kenapa kamu bertemu dengannya?

Aku harus memberinya beberapa dokumen.

- Kenapa kamu terlihat seperti itu? - Apa?

Kenapa? Bagaimana wajahku?

Kamu terlihat seperti akan menangis.

Aku hanya menangis sekali. Jangan perlakukan aku seperti anak cengeng.

Aku selalu siap untukmu.

Apa ibumu sakit?

Tidak, tubuhnya merespons perawatan yang dia terima dengan baik.

Syukurlah.

Se Hyun, aku sudah lama absen dari kantor. Aku akan pergi.

Baik.

So Yu.

- Ya? - Berhentilah menutup perasaanmu.

Aku bilang jangan menyimpan sesuatu sampai itu meledak.

Baik.

Aku akan memperbaiki semua sikap burukmu.

Kenapa ingin bertunangan dengan pria seperti aku yang berperilaku buruk?

Apa kamu menikmati makan siangmu?

Kami

bertunangan.

Hei.

Kamu sepertinya tidak terkejut.

Aku sudah mengira itu akan terjadi.

Selamat.

Kamu bilang kamu belum makan, bukan?

Mari kita pergi makan.

Waktu makan siang sudah berakhir. Aku tidak bisa makan sekarang.

Jam berapa jadwal Seo Jun berikutnya?

Pukul 15.00.

Kamu punya banyak waktu. Ayo pergi.

Sebaiknya kita makan apa?

Bagaimana dengan tempat yang kita kunjungi tempo hari?

Kenapa murung begitu?

Kita bahkan belum secara resmi memutuskannya.

Kenapa kamu memberitahunya bahwa kita bertunangan?

Aku akan menangis lagi.

Ini bukan sesuatu yang lucu.

Apa kamu tidak melihat wajahnya?

- Ada apa dengan wajahnya? - Dia tidak terkejut sama sekali.

Jika dia setidaknya memiliki minat terhadapmu,

dia akan sangat terkejut.

Aku sengaja melakukan itu untuk melihat reaksi So Yu.

Dengan hati-hati aku mengamati ekspresi wajahnya,

tapi dia sepertinya tidak terusik sama sekali.

Jadi, sudah waktunya bagimu untuk tidak main-main.

Kamu tidak ingin kehilangan Se Hyun, mentormu.

Dan kamu juga tidak ingin

kehilangan aku, wanita terbaik yang bisa kamu miliki.

- Sampai nanti. - Aku pikir kamu ingin makan siang.

Ini bukan kali pertama aku melihatmu mengejar sesuatu yang sia-sia.

Aku akan memberimu waktu untuk menenangkan hati yang hancur.

Kamu selalu merasa lebih baik dalam sehari.

Sampai jumpa, Tunanganku.

Kamu ingin aku merayunya?

Kamu ingin aku merayu Direktur Eksekutif Choi? Kenapa?

Karena kita harus mencegahnya menikahi Ji Yoon.

Ibu.

- Hei. - Ibu sudah bangun.

Apa yang Ibu lakukan? Apa Ibu akan pergi ke suatu tempat?

Tidak.

Ibu melihat beberapa pakaian mencuat ketika sedang berbaring.

Jadi, ibu memasukkannya kembali.

Kita sebaiknya makan malam apa?

Adakah yang Ibu inginkan?

Bukankah kamu akan pergi?

Aku pikir aku akan berlatih sebentar karena aku pikir Ibu sedang tidur.

- Kalau begitu kamu harus pergi. - Tidak apa. Aku bisa pergi nanti.

Kamu harus pergi.

Karena kamu menuju ke kantor,

bawakan teh jeruk untuk So Yu dalam termos hampa udara.

Dia selalu masuk angin dalam waktu ini.

Apa Ibu tidak apa-apa sendirian?

Tentu saja. Ibu akan tidur sedikit lagi.

Baik.

- Sampai jumpa. - Baik.

Sampai jumpa, Bu.

Keraguan berperan besar bila menyangkut masalah

antara pria dan wanita.

Ketika kita ragu seseorang akan mengkhianatimu,

maka orang itu akan mengkhianatimu, apa pun yang terjadi.

Ketika kita ragu dan berpikir dua orang tidak akan berpacaran,

mereka selalu berpacaran apa pun yang terjadi.

Apa maksudmu?

Apa kamu mengatakan kamu akan memecat So Yu?

Astaga, jika aku ikut campur dengan itu

dan malah bermusuhan dengan Seo Jun,

itu membuat situasi tidak nyaman karena kita adalah keluarga.

Dan orang yang memulai ini harus mengakhirinya.

Apa maksudmu aku harus memecatnya karena aku yang mempekerjakannya?

Kamu sangat cerdas.

Apa kamu tidak melihat kabar yang paling banyak dilihat

- di situs perusahaan? - Kabar yang paling banyak dilihat?

Direktur Eksekutif Choi membantu mendandani maneken itu

untuk pemilik toko yang lengannya cedera dan mengenakan gips.

Dan Sekretaris Eun ada di foto juga.

Foto itu?

Aku penasaran kenapa itu menjadi kabar yang paling banyak dilihat.

Seo Jun akan memiliki klub penggemar, Pak.

Benarkah?

Dia akhirnya mulai membangun

citra positif dengan bekerja keras sendiri.

Aku pikir itu akan merugikannya

jika ada rumor bahwa sekretarisnya diterima menggunakan koneksi.

Jadi, aku memikirkan apa yang harus dilakukan, Pak.

Tapi jika kamu harus memecatnya,

tidak perlu menunda itu.

Konon kita harus bertindak selagi masih ada kesempatan.

Kamu akan memanggilnya sekarang?

Cukup tegur dia dan pastikan dia tidak melakukan kesalahan.

"Bu Hong"

Ya, Bu Hong.

Nona Eun, kamu hanya perlu bekerja sampai hari ini.

Kamu tidak perlu datang kerja mulai besok.

- Tutup teleponnya. - Maaf?

Tutup teleponnya.

Sampai bertemu di kantorku.

Aku ingin kamu bertindak pintar dan memecatnya diam-diam.

Aku tidak pernah memintamu untuk memecatnya begitu saja.

Dia bukan orang yang berkeliling dan memberi tahu semua orang

Gangnam Scandal subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Gangnam Scandal

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left