Missing and Alone

Missing and Alone

Download Indonesian Subtitle

Release info

Missing And Alone 2021 720p WEBRip x264 AAC-[YTS MX]
A Commentary by Bandar1
No Resync

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
TS
YTS
Published on: 2022-06-25
Downloads: 36
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ayah?

Ayah! Ayah! Ayah! No, no, no, no, dad!

Ayah! Ayah! Ayah, ayah! Ayah...

Ada yang bisa menolongku?

Kumohon, kumohon, kumohon, Ayah!

Ayah!

Chloe?

Ayah! Ayah!

Maafkan aku, Ayah.

Ayah, maafkan aku.

Ayah. Ayah, maafkan aku.

- Ayah. Ayah. - Hei, Chloe.

Ayo, kita kembali ke ranjang.

Tidak. Tidak.

- Kita kembali ke ranjangmu. Ayo. - Tidak, dia butuh bantuan.

- Ayo, Chloe. - Tidak.

- Kau tak apa. Kau aman. - Tidak.

Sayang.

Dulu ketika kau kecil

Bertahun-tahun lalu

Ayahmu nyanyikan sebuah lagu untukmu

Dengan nada lembut dan rendah

Hanya sedikit ayunan

Dengan cara Irlandia lamanya

Dan kita akan berikan apa saja untuk mendengarnya bernyanyi

Lagu miliknya hari ini

Tenanglah jangan menangis

- Kita kehabisan jus. - Selamat pagi juga untukmu.

Maaf. Selamat pagi. Selamat hari Kamis.

Dan kau ingin telurmu seperti apa, Nyonya?

Itu lebih bagus.

Ya, baiklah.

Menilai dari tatapan itu,

Aku rasa aku tidur berjalan lagi?

Kau mengalami teror tengah malam.

Ibu harus hentikanmu dari memanjat keluar jendela.

Terima kasih. Di mana Ibu sembunyikan itu?

Di pintu kulkas,

Dimana anak-anak tak pernah berpikir mencarinya.

Cerdik.

Hei, ibu pikir kau sudah membaik.

Aku membaik.

Jangan panik karena sedikit tidur berjalan, oke?

- Akhir pekan ini... - Itu tepat setahun.

Aku tahu.

Ibu tadinya ingin menunggu untuk memberimu kejutan,

Tapi Ibu pesankan kita sedikit pelarian.

- Perjalanan spa? - Ya.

Kita bisa pergi setelah kau pulang sekolah besok.

Ibu tak kerja akhir pekan ini?

Ibu izin.

Ini penting untuk kita bersama. Untuk mengenang dia.

- Ya Tuhan! - Ibu!

Pernah dengar yang namanya privasi?

Janji pada ibu kau takkan melakukan sesuatu seperti itu.

Kau harus lihat seperti apa yang masuk ke IGD.

Itu tidak asli. Itu Photoshop.

- Apa? - Lihat?

- Kenapa dia melakukan itu? - Untuk mendapat penyuka lebih.

- Bisa antar aku sekolah? - Ada apa dengan mobilmu?

Aku kehabisan bensin, jadi aku...

Chloe, saat bensinmu tinggal seperempat,

- Isilah bensinnya. - Aku tahu. Maaf.

Kau tak ingin sedang berada di tempat terpencil,

Dan justru kehabisan bensin. Ya Tuhan...

Dia khawatir berlebihan.

Kau tak boleh beritahu dia.

Tapi aku tak mau berbohong.

Ini hanya 3 hari. Itu takkan jadi masalah jika dia tak tahu.

- Semua baik? - Ya.

- Semoga harimu indah. - Ibu...

Apa seseorang pernah meminta pertolongan padamu,

Dan kau ingin menolongnya, tapi kau tak yakin?

Apa?

- Lupakan saja. - Tidak, tolong, Chloe, beritahu ibu.

Tidak, sungguh. Itu bukan apa-apa. Itu faktor menstruasi.

Chloe, kau tahu kau bisa beritahu Ibu apa saja, 'kan?

- Aku tahu. - Jika kau tak ingin beritahu Ibu,

Bibi Ella-mu juga selalu di sana untukmu.

Dan dia jauh lebih keren dibanding ibumu yang sudah tua.

Semuanya baik. Terima kasih.

- Aku sayang Ibu. - Ibu juga menyayangimu.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Hai, Pete.

Kami bisa antar Chloe pulang...

...setelah latihan voli malam ini jika kau mau.

Itu akan sangat bagus. Terima kasih. Hei, bagaimana keadaan dia?

Jika dia terus bermain seperti saat ini,

Dia jelas akan mendapatkan beasiswa penuh.

Aku sudah temukan pencari bakat yang bertanya tentang dia.

Kau pasti sangat bangga dengan dia.

Itu benar. Begitu juga ayahnya.

Tapi aku khawatir dengan keadaan dia secara emosional.

Apa dia terlihat baik untukmu, sebagai pelatihnya?

Tahun pertama selalu berat. Setidaknya begitu untuk Mackenzie.

Kami kehilangan Julie, lalu dua bulan kemudian,

Aku mendapat pekerjaan ini dan kami pindah ke sini.

Itu berat di awal-awal. Mengamuk hal yang normal.

- Mengamuk? - Aku terlalu berlebihan.

Terapisnya bilang sedikit amarah hal yang biasa.

Chloe juga menemui terapis selama beberapa waktu.

Aku bertanya-tanya jika mungkin dia sebaiknya memulai kembali.

Shannon, dia terlihat baik untukku.

Plus, dia aktif di olahraga, jadi dia memiliki penyaluran, benar?

Ya, aku harap begitu.

- Aku sebaiknya masuk. - Sampai jumpa, Pete.

Jangan khawatir. Dia anak baik.

- Ya. - Ya? Aku mau satu.

Ini jauh lebih baik dibanding pergi latihan.

Ayahmu akan membunuh kita.

- Ini. - Tidak, terima kasih.

Kau yakin?

Billy, jangan mendesak dia.

Jika dia tak mau, lebih banyak untuk kita.

Terima kasih.

Ini Mac. Aku tak disini. Jadi tinggalkan pesan.

Mackenzie Briana Brown,

Ini latihan ketiga yang kau lewatkan bulan ini.

Jangan pikir ayah takkan keluarkan putriku sendiri dari tim ini.

Kau dengar Ayah?

Ini Chloe. Sebutkan keperluanmu setelah...

Hai, Chloe, ini Pelatih Brown.

Ini tak sepertimu untuk tidak ikut latihan.

Apa Mackenzie memaksamu untuk melakukan ini?

Billy, berikan aku pisaumu.

- Kenapa? - Lakukan saja.

Kau terlihat seperti tak pernah melihat pisau sebelumnya. Rileks.

- Minum. Minum. - Minum. Minum.

Minum. Minum. Ya!

Latihannya lebih lama? Kapan kira-kira kau akan pulang?

- Hei. - Hai.

Pin yang keren.

- Wolf Cry State Park. - Pernah ke sana?

Itu tempat mendaki terbaik di Minnesota.

Aku dan ayahku sering ke sana.

Kau beruntung.

Gagasan ayahku tentang alam terbuka adalah...

...mengurungku di luar di akhir pekan untuk mengurus diriku sendiri.

Aku lupa tentang ayahmu. Maaf. Aku tak bermaksud...

Tak apa. Aku paham maksudmu.

Kita harus ke sana kapan-kapan.

Hei, Billy! Masih punya bir lagi?

Pelan-pelan, Mackenzie. Kita besok masih sekolah.

Kau yang bicara. Kapan terakhir kau masuk sekolah?

Mungkin aku hanya tak ingin menghadapi kekacauan mabukmu lagi.

Orang yang suka memaksa.

Aku rasa dia gugup didekatmu, karena dia menyukaimu.

Ya, kami berkencan beberapa kali, tapi dia terlalu banyak drama.

- Chloe? Kau disana? - Aku harus pergi.

Mackenzie, kau siap?

Belum. Billy, bagaimana dengan birnya?

Aku bisa mengantarmu pulang jika kau mau.

Kenapa kau merayu temanku tepat didepanku?

- Bisa kau tenang? - Mackenzie, dengar...

Mundur, Chloe!

Berhenti!

Chloe, kau yakin tak apa?

Ya, ini bukan masalah besar.

Billy, kau memukul perempuan sekarang? Ayolah.

- Dia yang memulai. - Mackenzie, masuk ke mobil.

Ayo. Pelan-pelan.

Mackenzie, ayah memintamu tunggu di mobil.

- Hei, ini. - Terima kasih.

Ayo, Chloe. Biar kuantar kau pulang. Oke?

Perlahan-lahan.

Ayah, kau tak mengerti!

Tidak, ayah sangat mengerti. Billy adalah masalah.

Dan kalian tak seharusnya bergaul dengan dia.

- Kalian dengar? - Pelatih...

Aku minta maaf melewatkan latihan,

Tapi tolong jangan beritahu Ibuku kepalaku terbentur.

Dia hanya akan khawatir.

Aku tidak minum alkohol, sumpah.

Benar. Karena kau begitu sempurna.

Sebentar, Chloe.

Mackenzie, itu tidak sopan. Minta maaf.

Maaf. Tapi tak menyesal.

- Dia mabuk. - Aku minum satu bir.

Aku sebaiknya masuk.

Terima kasih tumpangannya.

Dia beruntung bisa memiliki teman sepertimu.

Terima kasih sudah mencoba jadi pengaruh baik untuknya.

Itu memalukan.

Kau takkan pernah memiliki teman jika terus bertingkah seperti ini.

Kenapa ayah tak adopsi Chloe jika begitu menyayangi dia?

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Terjadi sesuatu saat latihan voli?

- Tidak. Kenapa? - Lalu ini untuk apa?

Aku hanya pusing.

Hei.

Hei. Kau sedang mengerjakan PR matematika?

Ya.

Aku minta maaf, oke? Tentang hari ini.

Aku tak bermaksud begitu.

Billy membuatku begitu gila.

Melihat kalian berduaan, entahlah, aku hilang kendali.

Aku takkan melakukan itu kepadamu.

Aku bahkan tak ingin pergi ke sana hari ini,

Tapi aku melakukan itu untukmu, ingat?

Aku tahu. Dan dia jelas tidak tertarik.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left