Release info

오 나의 귀신님 Oh My Ghost E02 Subtitle Indonesia
A Commentary by seo_kangjoon
오 나의 귀신님 Oh my Ghost Episode 02 Subtitle Indonesia. please rate and enjoy!!!

Tags

other
Published on: 2015-07-10
Downloads: 46
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkan oleh andre0184 Commentary by Sbs_Hajina

Ah... senang bertemu denganmu.

Serahkan kuncinya. Berhenti main-main.

- Apa? - Serahkan kuncinya!

Kunci apa?

Benar-benar...

Dimana?

Orang ini, benar-benar!

- Chef! - Chef, kau tidak apa-apa?

Hei, kau sudah gila!

Mamang kau sudah keluar, tapi tidak bisa seperti ini!

Ada apa ini? Apa aku salah?

Apa dia mabuk? Hah?

- Tidak ada bau alohol. - Sebaiknya minta maaf pada chef sekarang juga.

- Minta maaf sekarang! - Chef?

Namanya Chef? Tapi, dia bukan orang asing.

Sudah cukup.

Serahkan saja kuncinya.

Kunci apa yang kau bicarakan dari tadi?

Oh... ini?

Bong sun, kau tidak apa-apa? Kau sakit?

Benar-benar, Na Bong sun. Kau luar biasa.

Bagaimana bisa kau lakukan hal itu?

Ah, tidak bisa begini. Sebaiknya aku keluar.

Hei.

Oh, kenapa ini?

Hei...

- Jika kebetulan kau merasuki... - Tunggu dulu...

tubuh yang gelombangnya sangat cocok...

Tidak mungkin.

Kau bisa terperangkap dan tidak bisa keluar.

Jangan-jangan... wanita ini?

Ah kampret...

Kampret?

Tidak, Aku harus keluar.

Dia bilang aku akan sulit keluar jika terperangkap.

Aku harus keluar dari tubuh ini.

Hei, hei! Kau tidak apa-apa?

Bong Sun! Bong Sun!

- Ada apa? - Dia pingsan. Dia pingsan!

- Bong Sun! - Bong Sun...

- Dia pingsan begitu saja? - Iya.

Hei, buat dia terlentang.

Pijat dia... pijat.

Bong Sun... Bong Sun!

Benar-benar...

Aku tidak tahu dia hanya pura-pura atau sungguhan.

Tetap saja, apa tak sebaiknya hubungi 911?

Nafasnya normal dan rona wajahnya sudah kembali.

- Sepertinya dia baik-baik saja. - Wow, aku hampir jantungan.

Apa dia menderita semacam penyakit?

Ah, ini buruk. Aku sudah sadar tapi

aku buka mata atau tidak ya?

Bukankah dia bilang dia susah tidur?

- Jadi ini karena pengaruh obat? - Mungkin saja.

Mungkin obat yang membuatnya terlelap?

Mungkin saja. Jika tidak, ini semua tak masuk akal.

Apa kau lihat cara dia jatuh tadi?

Ah, aku dalam kesulitan sekarang.

Sepertinya aku takkan bisa keluar dalam waktu dekat.

Oh... oh bagus.

Tempat ini seperti pemandian umum pria.

Sepertinya ini tidak buruk-buruk amat.

Oh, dia ngiler.

Apa dia mimpi?

Iya. Dia mimpi, mimpi!

Lupakan. Dia tidak perlu dibawa kerumah sakit.

Hei... bangun.

Aku lihat matamu sedikit terbuka. Sudah hentikan.

Ketahuan ya?

Aku tidak apa-apa... cuma sedikit malu.

Ini akan sakit saat terkena air.

- Apa yang akan oppa lakukan pada Bong sun? - Apa maksudmu?

Dia sudah menulis surat dan pergi.

Aku akan menyuruhnya pergi saat dia bangun.

Sepertinya dia tidak ingin pergi.

- Bukankah dia agak terpaksa? - Apapun itu..

Inilah yang terbaik untuk hidupnya.

Tidak, aku masih tidak percaya.

Jika kau memaksa seseorang sebelum dia siap..

wanita lemah seperti Bong sun dan aku, takkan bisa bertahan.

Ah, benar-benar.

Bong sun, kau tak apa-apa? Tidak perlu kerumah sakit?

- Kalian bicaralah? - Bicara tentang apa?

Mau kemana? Hei...

Hei, kau itu atlet atau apa?

Seperti Hopkido atau... lupakan.

Kau tidak apa-apa?

Tentang sebelumnya, sepertinya aku membuat kesalahan.

Apa? 'Sepertinya aku membuat kesalahan'?

Jadi, maksudku aku minta maaf.

Kondisiku sedang tidak baik saat ini. Sepertinya aku tidak begitu sadar.

Jadi aku harap kau mengabaikannya kali ini.

Duduklah.

- Na Bong Sun... - Iya?

Pasti tidak mudah bagimu membuat keputusan untuk pergi, kan?

Saat kau bilang untuk mengabaikan ini... maksudmu kau belum siap pergi?

Kau masih mau disini?

Hmm, yah... bolehkan.

Lalu, kenapa kau pergi?

Karena kata-kataku sebelumnya?

Iya, iya. Karena itu...

Baiklah, begini saja.

Kuberi waktu satu bulan. Buatlah keputusan setelah itu.

Apa kau mau mencurahkan hidupmu didapur atau tidak.

Oke, setuju sekali!

Kalau begitu kita sudah berbaikan dong, huh?

Pikiranmu memang sedang terganggu saat ini.

Ya ampun, pria itu kasar sekali. Meskipun lumayan tampan.

Ada apa dengan wanita ini? Apa yang harus aku lakukan?

Ini aneh sekali.

Aku tidak merasa asing didapur.

Wow...

Ah, ini magnet! Luar biasa.

Oh, ini. Aku benar-benar ingin mencobanya.

Wow!

Apa yang kau lakukan ditempatku?

Tidak pergi ketempatmu?

Tempatku? Dimana.. disini?

Sepertinya kau memang belum sadar.

Tempatmu... ditempat cuci piring!

- Tempat cuci piring. - Hei, Dong Chul.

- Dimana kau letakkan daftar tugas? - Digudang.

Sudah kubilang letakkan semua benda ditempatnya. Tidak pernah dengar ya?

Min soo, siapkan perlengkapan sekarang, biar nanti jam sibuk tidak repot.

Iya, Chef!

Dasar bedebah tukang perintah.

Hei, hei. Bong sun. Hitung berapa banyak seafood segar yang ada di kulkas.

Kenapa menyuruhku? Dia menyuruhmu kan?

'Dia menyuruhmu kan'?

Wanita ini pasti sudah gila? Hei Na bong sun!

Ya ampun.. Kenapa berteriak padaku?

Ada apa denganmu! Kau benar-benar sudah gila?

Tenanglah.

Ada apa denganmu?

Yah... bukan begitu..

Sepertinya aku belum benar-benar sadar saat ini.

Saya akan membasuh muka dulu.

Ya ampun, apa-apaan ini.

Seperti apa sifat wanita ini?

Paling tidak aku harus bersikap seperti dia.

Ah, aku tidak terbiasa.

Harusnya kau pakai yang lain. Yang ini talinya selalu lepas.

Iya benar. Pagi ini agak kacau.

Apa mau kuambilkan yang lain?

Tidak usah.

Kukira dia jahat, tapi dia baik pada adiknya.

Sepertinya memang tidak sejahat itu.

Kenapa berdiri disini? Kita sibuk. Kembali kesana!

Dia juga bukan orang baik. Aku harus menjaga pertahananku.

Meja 1 menunggu spesial mereka. Cepatlah.

Siapa yang membaca ini? Min soo, spesialmu sudah siap?

- Sudah siap. Cepat. Cepat!

Periksa apa airnya sudah mendidih.

Meja 3, dua spesial dan dua pasta kukus.

- Oke, mengerti! -Iya, Chef!

Ya ampun, tempat ini pasti sangat populer.

Tidak peduli berapa banyak kucuci, tidak ada akhirnya.

Kenapa aku menderita seperti ini?

Hei, Min soo, minggir.

Hei, Dong chul, kemari!

Iya, Chef!

- Hei, Cordon! - Iya?

- Siapkan garnish ! - Oke.

Na Bong sun, tidak lihat piring kotor menumpuk?

Iya, sedang kulakukan.

Ah, panas sekali disini.

Ya ampun...

Hei, Bong! Bisa minggir?

Aku semacam tak mau minggir.

Dia benar-benar sudah gila?

Oh my god!

- Hei, Na Bong! Bersihkan lantai ini. - Baik.

Sudah.

Hei, Na Bong Sun!

Tidak bisakah menyuruhku satu-satu? Apa? Sekarang apa?

Kau tak tahu kalau kau harus mengepelnya dengan kain kering?

Apa ini semacam balas dendam?

Kau sengaja membuatku jatuh?

Tidak mungkin.

Aku pasti akan mematahkan rusukmu jika aku berniat balas dendam.

Tidak mungkin cuma begini.

Hei, Na bong sun. Apa otakmu terluka?

Aku benar-benar terkejut.

- Aku sangat sibuk. - Hei.

Halo? Aku sedang bekerja saat ini, jadi..

Dimana?

Tidak masuk akal. Penyerangan apanya?

Wanita itu mengacau direstoranku

jadi aku medorongnya sedikit untuk mengusirnya.

Mana mungkin itu penyerangan?

Pak polisi, apa seperti ini disebut penyerangan? Begini?

Aku ada fotonya...

Tapi, dia melakukan pemeriksaan dan katanya harus dirawat 3 minggu dirumah sakit.

Rawat inap 3 minggu? Tidak masuk akal.

Hyungnim! Selamat malam.

Aku bicara dengan Eun hee. Apa yang terjadi?

Yah, ini.. ya ampun...

Benarkah? Oppa bagaimana?

Bisa aku bicara dengannya?

More Indonesian subtitles for Oh My Ghostess

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left