The first 200 lines.
4 MILIAR ORANG
SATU BANGSA
SATU SEMANGAT
SATU KEYAKINAN
LEBIH BANYAK PENGIKUT DARI AGAMA APA PUN
Tak cuma olahraga.
KEYAKINAN ADALAH SEGALANYA MERAH TAK PERNAH MATI
LEBIH BANYAK BINTANG DARI HOLLYWOOD
Messi, Messi.
Bukan hanya tentang kemampuan hebat.
LEBIH BANYAK KEKUASAAN DARI POLITIK
Sepak bola adalah bahasa itu sendiri. Melampaui semua hambatan.
ENAM KISAH LUAR BIASA
CINTA
Saat bola di kakiku, kurasakan cinta mutlak.
KEBANGGAAN
Di lapangan bola, kami setara.
KEAJAIBAN
Leo terlahir seperti ini.
Messi.
KEYAKINAN
Perasaan merinding dan emosi, fenomenal.
PENEBUSAN
Sepak bola bisa membantu satukan komunitas.
KESEMPATAN
Kami dapat menjadi lebih besar dan hebat melalui sepak bola.
KEKUATAN SEMESTA...
Sepak bola adalah emosi, bukan permainan.
DARI OLAHRAGA TERFAVORIT DI DUNIA
Berasal dari dalam hati.
INI SEPAK BOLA
PENEBUSAN
Baiklah.
Baik! Selamat datang ke 91.1 Radio One.
Hari ini kami akan menyiarkan Liverpool vs. Newcastle United di Anfield.
Tim Jürgen Klopp terdiri atas
Loris Karius, mengenakan seragam nomor satu,
Virgil van Dijk, Andrew Robertson, Trent Alexander-Arnold,
Jordan Henderson, Alex Oxlade-Chamberlain...
Kami adalah Liverpool
Kami adalah Liverpool
Kami adalah Liverpool
Tim sepak bola terbaik di dunia Ya, kami yang terbaik
Kami berasal dari berbagai wilayah,
tetapi kami datang kemari sebagai wujud cinta
dan semangat kami untuk Liverpool.
Aku penggemar Liverpool selama 37 tahun.
Ya, aku masih kecil di desa.
Kami cuma dengar radio dan kadang baca majalah.
Rwandan Reds adalah klub penggemar Liverpool,
yang menyatukan para wanita, pria...
Semua jenis orang.
Selamat datang di Anfield untuk pertandingan Premier League
antara Liverpool dan Newcastle United.
Pemain favoritku sepanjang masa ialah Ian Rush, legenda Liverpool.
Mencetak sekitar 391 gol.
Itu sebabnya putraku juga kunamai Ian Rush.
Di depan, ada tiga serangkai Salah, Firmino, dan Mané,
66 gol di antara mereka.
Aku ingat
pernah putus dengan pacar pendukung Manchester United
karena aku penggemar Liverpool.
Seluruh penonton Anfield menyanyikan
lagu kebangsaannya, You'll Never Walk Alone.
Jika mendengarkan kata-kata dari You'll Never Walk Alone,
seperti kisah negara kami.
Itu sangat menginspirasi.
Di Rwanda, kau tahu sejarah negeri ini.
Beberapa dari kami tak memiliki orang tua maupun saudara,
Seragam Liverpool artinya sebuah keluarga.
Itu alasan aku suka Liverpool.
Liverpool!
Salah memasukkan gol, dan Liverpool memimpin pertandingan.
Sekali lagi, Mohamed Salah.
Kita tak bisa biarkan dia tidak dijaga seperti itu.
TAMAN NASIONAL AKAGERA RWANDA TIMUR LAUT
Pertama, mengendalikan bola. Kedua, menuntaskannya.
Gol! Ya!
Ini Liverpool. Ini Mohamed Salah. Skornya satu-kosong.
Setiap kali Liverpool menang,
kurasa ayahku, itu...
juga menonton dan mendukung Liverpool.
JOE PEMANDU WISATA
Di dataran ini, kita bisa melihat impala.
Perbedaan antara zebra adalah garis-garisnya.
Seperti sidik jari manusia.
Ada tiga ekor singa.
Jerapah hanya mengamati
untuk melihat niat mereka.
Mereka sedang berburu?
Jika kita melihat betapa indahnya Rwanda...
Menurutku, ini adalah Taman Eden.
Dalam bahasa kami, dikatakan bahwa...
"Tuhan memilih untuk tidur di Rwanda."
Namun suatu hari, Tuhan meninggalkan kami.
Kisah tentang Rwanda
dimulai sejak dahulu kala.
RUMAH SAKIT KING FAISAL KIGALI, RWANDA
Rwanda adalah sebuah negeri,
semua orang bicara dalam bahasa yang sama.
ALEXIS KETUA - RWANDAN REDS
Kami berbagi budaya yang sama.
Inilah Rwanda...
...negara yang luasnya dua kali lipat dari Belgia.
Rwanda kemudian dijajah oleh Belgia.
Penjajah memisahkan kami menjadi beberapa kelompok etnis.
Penduduk Rwanda tersusun dari ras yang berbeda,
suku Hutu
dan suku Tutsi.
Hal ini menciptakan ketegangan.
Politiknya adalah memecah belah dan menguasai.
Namun, setidaknya mereka memberi kami sepak bola.
Koin dilempar untuk tentukan tim yang memulai di setengah babak,
dan pertandingan dimulai.
Kaki telanjang tendang bola dengan mudah.
Putra ketua mencetak gol untuk tim misionaris.
Kali pertama kulihat orang kulit putih main sepak bola
di pertandingan Liverpool.
Pada tanggal 15 Agustus 1987.
Beardsley.
Sebuah gol untuk Aldrige!
Sejak itu, kubayangkan kulit putih amat halus,
jadi memar bila disentuh.
Itu adalah cinta pada pandangan pertama. Tak ada cara lain untuk melukiskannya.
Dituntaskan secara cerdas oleh Peter Beardsley!
Liverpool memimpin.
Tempat ini bernama Mayaka Cinema Hall.
Tempat yang amat spesial.
Jika aku jadi anak baik di rumah,
ayahku membawaku ke sini dan menonton sepak bola.
Dia menyukai Liverpool.
Jangan sampai gagal.
Diluncurkannya dengan indah dan mudah ke gawang.
Lalu saat kami dapat gol,
semuanya, "Hore, Liverpool."
Liverpool adalah juara Eropa!
Sungguh menggembirakan!
Penalti Alan Kennedy membuat Liverpool memperoleh Piala Eropa keempat kalinya.
Ayahku menyukai Dalglish
sebagai pemain dan pemimpin yang bagus dalam pertandingan.
Ada Kenny Dalglish.
Dia pernah berkata, "Joe, semoga kau bisa seperti Dalglish."
"Suka main sepak bola?"
Kubilang, "Ya, aku bisa, Yah. Aku bisa seperti dia."
Ya, ayahku berharap aku bermain sepak bola.
Dia dibiarkan lolos begitu saja.
Bermain di sana melawan Kenny Dalglish, dan akhirnya digagalkan oleh Mark.
Itu adalah impian kami.
STADION NASIONAL KIGALI, RWANDA
RAYON SPORTS VERSUS MAMELODI SUNDOWNS
Rayon Sports, sebuah klub besar. Bandingkan itu dengan Liverpool.
BAPTISTA MANTAN PEMAIN - RAYON SPORTS
Rayon Sports bisa memberi kebahagiaan,
tetapi juga membuatmu kecewa.
Inilah masaku memulai karier.
Aku melakukan debut dengan tim ini.
Tim ini terdiri dari kedua suku,
Tutsi dan Hutu.
Di sinilah aku mendapat banyak teman.
Aku punya banyak kenangan.
-Kau tak termasuk yang ini. -Sungguh?
Mungkin saat aku di pelatihan.
AUXILE MANTAN PEMAIN - RAYON SPORTS
Kau ada di tengah,
dan aku ada di samping pelatih.
Namanya Maveke, bukan?
Ingat pertandingan Al-Hilal?
Bagaimana aku bisa lupa? Suasananya luar biasa!
Pertandingan itu amat penting karena
untuk memenuhi syarat babak akhir piala Afrika.
PEMENANG PIALA AFRIKA 1994
Dieudonné mengoper ke Baptista.
Baptista membawa bola.
Pertandingannya hebat, aku mengasah keahlian, menggiring bola.
Kau mengikuti seluruh pertandingan.
Itu kali pertama Rayon Sports mencapai tingkat ini.
Pertandingan itu jadi sejarah bagi kami.
Yang lebih penting,
pertandingan itu menyelamatkan hidup.
Itu menyelamatkan hidupku.
KEDIAMAN PRESIDEN HABYARIMANA
Presiden mengundang kami ke rumahnya.
Bahkan, aku memiliki foto kejadian itu.
Kemudian, Yang Mulia Presiden
bergabung dengan para pemain.
Mereka membuat foto kenang-kenangan.
Setelah itu, langit runtuh.
SETELAH RWANDA MERDEKA TAHUN 1959,
MINORITAS TUTSI MAKIN DISISIHKAN OLEH PEMERINTAH HUTU
TAHUN 1990, KEBENCIAN KEPADA TUTSI MENCAPAI TINGKAT EKSTREM.
Pada tahun 1990-an,
itulah saat ketegangan
memburuk dan semakin parah.
Pemberontak Front Patriotik Rwanda berkata akan memposisikan dirinya.
Kelompok etnisku
adalah Tutsi, kelompok minoritas.
Sebagian besar orang Tutsi ke luar negeri.
Ayah mengirimku ke Uganda,
untuk tinggal dengan bibiku.
Saat itu, aku masih muda. Tak paham apa yang terjadi.
No comments yet. Be the first to leave one.