The first 156 lines.
Bukan dia.
Yang ini juga bukan.
Lha terus dimana, sih.
m 0 0 l -4476.25 0 l -4476.25 -20.125 l 0 -20.125 b 5 -19 7.875 -16 7.875 -10 b 7.875 -5.125 6 0 0 0
Hunter No Sekai
Now Watching
Ini pola yang mana, ya?
Shadow Garden S2
Episode #02
Hunter No Sekai
Now Watching
Aku yakin kalau bos terakhir ada di sini.
Kunjungi:
Apakah sebenarnya ini event pertarungan jumlah besar tanpa hadirnya bos?
Untuk jaga-jaga, sebaiknya aku melihat bagian bawah tanah.
Jika tidak apa-apa, akan kubawa emas yang tersisa, lalu pulang.
Waktu Kebangkitan
Cid!
Cid, kau di mana?
Nona Elizabeth?
Cid!
Siapa lu?
Crimson tidak ada di sini, peti mati juga tidak ada.
Apa yang terjadi di sini?
Walah, harus segera kembali ke kota lagi.
Claire, menghindar!
Cid...
Claire...
Tidak mungkin...
Nona Elizabeth.
Aku terlambat.
Claire!
Tolong hentikan, Nona Elizabeth!
Amankan!
Nona Elizabeth...
Kalian...
Bagaimana keadaannya?
Dia tak bernapas.
Namun, dia mungkin tak akan bertahan dengan pertolongan pertama saja.
Begitu?
Tapi, sepertinya kita tak akan bisa melarikan diri dengan mudah.
Tuan belum menunjukkan dirinya.
Itu berarti karena ada hal penting yang harus didahulukan.
Dengan kata lain, hal ini diserahkan kepadaku.
Aku tak boleh membiarkan sesuatu yang bisa membunuh Mbaknya Tuan.
Aku harus segera membereskan semua ini.
664, kau fokuslah pada penyembuhan.
665 dan 666, bantu aku!
Baik!
Ya!
Menahan dengan tubuhnya?
Aku gak bisa gerak.
Serangan tambahan!
Ini percuma.
Memang benar kalian itu kuat.
Akan tetapi, dia...
Dari dulu dia, tekanan darahnya sangat rendah.
Energi sihir ini...
Lebih besar daripada Nona Alpha.
Wah, wah, dengan tampangnya yang imut,
ternyata dia monster.
Aku tak boleh bertindak gegabah.
Jangan melakukan hal yang menyenangkan tanpaku!
Dia...
Juggernaut dari Menara Hitam.
Bangsat kau!
Si jancok itu...
Apa yang kau lakukan?
Bacot!
Lindungi Nona Claire!
Dasar taik!
Sialan!
Kenapa juga kau sengaja menerima semua serangan itu blok?
Berisik lu, Rubah pekok!
Sakit.
Sialan!
Kakiku patah, ya?
Dia sudah tak bisa digunakan.
Bagaimana dengan yang di sana?
Nona Elizabeth...
Masih belum...
Kau?
Tidak masalah.
Kalian baik-baik saja, ya.
Setelah menggunakan semua energi sihir itu, tapi dia tak terlihat kelelahan.
Bukan hanya itu, dia menyembuhkan diri setelah mencuri darah kita?
Tidak.
Dia makin bertambah kuat.
666, bawa Nona Claire dan lari dari sini.
Tidak, aku masih bisa.
Masih ada sesuatu yang harus kau lakukan, bukan?
Untuk saat ini, utamakan keselamatanmu.
Tak mungkin!
Dia bisa memanipulasi darah orang yang Kerasukan Iblis?
Yang dia lakukan seperti meludahi karunia dari Tuan Shadow!
Nona Claire?
Nona Claire!
Nona Claire!
Kau sudah sadar?
Kerasukan Iblis.
Gejala yang menjadi sumber dari kecemasanmu itu
sudah sembuh total sejak lama.
Karena dia mengetahui semuanya.
Sembuh total...
Kerasukan Iblisnya?
Sudah sembuh?
"Dia" siapa?
Kau seharusnya tahu sekali.
Aku tidak tahu...
Sebenarnya apa yang terjadi?
Jika dijelaskan dengan simpel,
sayangnya kau gagal dalam beradaptasi dan mengendalikannya.
Tak lama lagi tubuhmu akan membusuk.
Karena itu, aku akan sedikit meminjamkanmu kekuatan-
Jangan bercanda!
Aku tak mengerti apa yang kau bicarakan!
Ini di mana? Kau siapa?!
"Dia" yang kau maksud itu siapa?!
Pertanyaanmu banyak sekali, ya.
Jadi, ini adalah kegagalan dari pendidikan yang buruk, ya?
Ini akan menjadi agak panjang.
Apa kau tahu dengan evolusi?
Ini merupakan suatu hipotesis dari seorang peneliti.
Dahulu, manusia adalah monyet.
Monyet melewati tahun dan bulan untuk beradaptasi dengan lingkungan
dan kemudian menjadi manusia.
Kau bicara apa?
Apa hubungannya hal itu dengan keadaan sekarang?
Tapi, peneliti lainnya...
berkata bahwa makhluk hidup tidak beradaptasi dengan lingkungan.
Hanya monyet pintar yang bisa bertahan
di alam yang keras dan kemudian menjadi manusia.
Sudah kubilang, kau bicara apa?
Dengan kata lain, monyet itu tidak secara sendiri beradaptasi.
Hanya mereka yang kebetulan beradaptasi dengan alam yang kemudian berubah bentuk.
Lalu, dengan begitu...
Aku tadi sedang bahas apa, ya?
Mana kutahu.
Ah, iya.
Tentang adaptasi.
Dengan kata lain, sifat darah yang terpecah menjadi dua bagian pun
adalah hasil dari adaptasi.
Kerasukan Iblis dan Vampir Tetua.
Darah yang terbagi dua, ciri-cirinya pun terpisah secara jelas.
Kemudian kedua darah yang ada pada tubuhmu berusaha untuk beradaptasi.
Nasib buruknya, tubuhmu juga memiliki kualitasnya tersendiri.
Ditambah lagi nasib buruknya adalah
kau tidak mengetahui teknik untuk mengontrol semua itu.
Karena itu, darahmu mengamuk dan tubuhmu...
Walah...
Waktunya sudah tiba.
Tunggu dulu, barusan kau sedang mencoba menyampaikan sesuatu yang penting.
Apa ini?
Itu akan memberitahumu teknik untuk mengontrol kekuatanmu.
Jelaskan itu lebih detail lagi-
Aku tak punya waktu lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.