The first 200 lines.
"Direkam sesuai dengan kebijakan pencegahan COVID-19"
"Kelas akan dimulai!"
Aku menyuruh mereka menaruh kaca di sini.
Kenapa mereka tidak menaruh kaca di jendela kelas kita?
Memakai seragam musim panas terasa sangat menyegarkan.
- Hee Chul, kamu datang lebih awal. - Cuacanya panas sekarang.
- Hee Chul. - Hai, Hee Chul.
Hee Chul, sejak kapan kamu sebesar itu?
"Hai! HA, I!"
- Hai. - Senior Dong.
Hee Chul, kamu berotot.
Apa yang terjadi?
Hee Chul tidak bisa datang hari ini
dan karena aku senior kalian,
kupikir aku akan datang untuk meminjam tempatnya hari ini
dan mengikuti kelas bersama kalian.
Senior Dong, kamu tidak memakan Hee Chul, bukan?
Tentu saja tidak.
Jadi, Hee Chul tidak datang hari ini?
Tidak, Hee Chul tidak ada,
aku akan menggantikannya di kelas. Tidak apa-apa?
- Ya, tentu. - Kami menyukainya.
Tapi Senior Dong, bisa geser sedikit?
- Kenapa? - Mereka tidak bisa melihatku nanti.
Sekarang aku mengerti perasaan Soo Geun.
Kamu harus tahu perasaanku.
"Mengintip"
"Pindah ke sisi lain"
Sekarang aku mengerti kenapa Ho Dong selalu condong ke satu sisi.
Tapi aku tidak bisa pergi lebih jauh lagi.
- Kamu terlalu jauh. - Ini terlalu jauh.
- Mundur sedikit. - Baiklah, terima kasih.
- Benar. - Senior Dong.
"Murid pindahan masuk tanpa ragu!"
"Berjalan dengan cepat"
"Murid pindahan masuk tanpa ragu!"
Chae Jeong An, Jung So Min.
Kim Ji Suk, mereka datang.
Sudah lama sekali.
Hormat.
Mereka bertiga?
Apa yang menyatukan kalian bertiga?
- Kabar kalian baik-baik saja? - Baik.
Sudah lama sekali tidak bertemu.
Kami di sini dengan hati yang baru,
seolah-olah ini kali pertama bagi kami.
Kami pindah dari SMA Kami Kembali,
dan aku Berlin yang berapi-api, Chae Jeong An.
Aku adik yang manis, Jung So Min.
Aku si manis Ji Suk.
"Kim Ji Suk"
Selamat datang di Men on a Mission.
Kali terakhir, dia melakukan tarian Berlin.
- Benar. - Tarian Berlin-nya
menyebabkan kegemparan.
"Tarian Berlin membuat semua orang tertawa histeris"
"Dia menambahkan getaran dari tempat tidak dikenal"
Bagaimana reaksi orang-orang setelah episode itu tayang?
Reaksi mereka benar-benar eksplosif.
Aku belum pernah ke Berlin,
tapi orang bertanya benarkah mereka menari seperti itu di Berlin.
Saat itu, aku berlari seperti kuda liar,
melihat lurus ke depan.
Apa hubungan di antara kalian bertiga?
Kenapa kalian bertiga datang bersama hari ini?
Kami syuting satu drama bersama.
Tapi Ji Suk, maaf menyela,
tapi ini kali pertamamu kemari, bukan kembali?
Kapan kamu di sini sebelumnya?
Aku merasa seperti bermimpi sekarang.
- Karena... - Ya.
Meski ini jelas kali pertamaku di sini,
semua ini terasa sangat familier.
Aneh sekali.
Aku tidak tahu apa yang terjadi.
Ini deja vu.
- Aku seperti bermimpi. - Maafkan aku.
Rasanya aku juga menjawab kuis Tebak Siapa Aku.
Benar.
- Ji Suk selalu bersama kita. - Apa maksudmu?
Kamu mungkin tidak tahu,
tapi aku selalu bersama Men on a Mission.
- Lihat, dia ingat. - Dia ingat.
- Jadi, dia ingat. - Dari Episode 35
hingga Episode 175, aku ada di papan buletin itu.
- Tanda tanganku tergantung di sana. - Tapi sekarang tidak ada.
"Kuharap Men on a Mission menjadi sangat populer."
"Entah kita mengikuti irama dengan menampar lutut"
"Atau bermain 'Tebak Siapa Aku'"
"Dia selalu ada di sana"
Ji Suk selalu bersama kita.
- Benar. - Karena itu tidak canggung.
- Benar. - Dia bersama kita selama ini.
- So Min pernah ke sini. - Benar.
Saat kamu di sini kali terakhir, So Min,
kamu bilang aku pria idamanmu.
- Dia bilang begitu saat itu. - Jangan bohong.
- Dia ingat, jadi, itu pasti benar. - Dia jelas mengatakannya.
Itu satu-satunya hari dia berbohong.
Jangan bilang begitu.
Lalu siapa pria idamanmu sekarang? Sudah berubah?
Memang sudah berubah.
Syukurlah.
Tapi ini pertandingan yang adil,
karena Hee Chul digantikan oleh Senior Dong.
Kalian semua.
Apa maksudmu?
- Sekarang permainan yang adil. - Itu patut dicoba.
- Aku juga punya kesempatan. - Mari kita lakukan.
Aku beralih dari bagian bawah ke bagian atas sekarang.
Kamu masih di bagian bawah.
Kamu akan selalu ada di sana.
"Periksa fakta, dia masih di bagian bawah"
- Tapi... - Jadi, tipe idamanku berubah
saat aku datang ke acara ini sebelumnya.
- Saat itulah berubah. - Kamu pasti sangat membencinya.
Tidak, bukan begitu.
- Dia membenci Yeong Cheol. - Tidak, aku mencintai Yeong Cheol,
tapi ada teman lain yang sangat baik kepadaku.
"Teman lain sangat baik kepadaku"
"Kamu sangat baik kepadaku, tapi apakah kamu sudah melupakanku"
- Jika kamu terus menyanyikan ini... - Aku akan memberitahumu nanti.
Tapi
- Bukan sekarang, tapi nanti? - salah satu dari kami baik?
Berarti bukan aku.
Karena kamu tidak ada di sana.
- Bukan aku. - Benar.
- Senior Dong tereliminasi. - Aku tidak ada di sana.
Yeong Cheol tereliminasi.
Sebelumnya aku.
Tapi kembali ke topik,
kenapa kalian bertiga ada di sini hari ini?
Kita cepat sekali mengubah topik.
Kami bertiga syuting drama bersama.
- Benarkah? - Drama?
Drama JTBC baru yang tayang hari Rabu dan Kamis.
Kami semua membintangi "Monthly Home".
Judulnya "Monthly Home"?
- Ya, "Monthly Home". - Yoon Jong Shin penciptanya?
- Tidak. - "Monthly Home".
Tapi itu mirip dengan "Monthly Yoon Jong Shin".
"Monthly Home"
adalah majalah bulanan.
- Begitu rupanya. - Kami penyuntingnya
- dan dia presdirnya. - Benarkah?
Ini kisah pria dan wanita yang memiliki cara berbeda
dalam menilai rumah
dan orang-orang di sekelilingnya
Ini juga genre baru.
Ini soal real estat.
Ya, romansa cara menjadi pemilik rumah.
- Kedengarannya menarik. - Romansa real estat.
Kenyataannya, kalian semua punya rumah, bukan?
- Kamu punya rumah, bukan? - Ya, aku punya satu tempat tinggal.
Bukan rumah yang kamu tinggali. Kamu punya rumah, bukan?
Ya, aku memang punya rumah.
Kenapa kamu tidak bisa bilang dengan yakin bahwa kamu pemilik rumahmu?
Kamu tinggal dengan orang tuamu?
Memangnya tidak boleh memiliki rumah sendiri?
Jika sudah lama menjadi selebritas, kamu bisa punya rumah sendiri.
- Bukan itu alasannya. - Kami membahas kekayaan Jang Hoon.
- Kenapa tidak katakan dengan yakin? - Sulit untuk mengatakannya sendiri.
Itu karena aku belum lama membelinya.
Kamu seperti ini karena Hee Chul tidak ada di sini?
Aku belum terbiasa.
Tapi itu alasan untuk mengucapkan selamat,
karena dia membeli rumahnya saat drama kami dimulai.
- Selamat. - Tentu saja, selamat.
Selamat.
- Aku iri. - Luar biasa.
- Aku sangat iri. - Aku masih belum terbiasa.
- Kamu harus terbiasa dengan apa? - Karena sebelumnya aku tidak punya.
Mari kita lihat PPT mereka
agar bisa lebih mengenal mereka.
PowerPoint.
Hubungan.
Jeong An bilang teman yang mengecewakan baginya adalah Sang Min.
Sang Min dan Jeong An dekat?
- Benarkah? - Dia kolega juniorku.
- Kami pernah bekerja sama. - Dia dahulu senior yang dihormati.
- Menurut pendapatku... - "Dahulu"?
Dia kolega senior yang dihormati.
Tapi untuk memperjelas, saat aku datang ke sini empat tahun lalu,
aku memang bilang ada yang membuatku tidak nyaman,
seseorang yang kupanggil mantan kakak ipar bernama Sang Min.
"Rekan yang tidak diinginkan, mantan kakak ipar"
Salah satu dari kalian mantan kakak iparku.
"Hubungan mendalam dengan Sang Min"
Tapi tidak perlu tetap canggung.
- Benar. - Jadi, sat kudengar ada acara baru,
mencari pewara pendamping,
aku memutuskan untuk melakukannya bersama Sang Min.
"Mari lakukan ini dengan mantan kakak ipar"
- Dengan mantannya. - Ya.
Karena mantan kakak iparku yang memandu acara
yang merupakan acara audisi musik.
Karena Sang Min adalah Dewa Musik,
kupikir akan ada keuntungannya.
Kupikir aku akan belajar sesuatu dari bekerja dengannya.
- Benar. - Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.