Justice High

Justice High (공수도)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Justice High 2019 HDRip
A Commentary by MOVIEC21

Tags

other
Published on: 2025-12-05
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Yang Chae-young... Yang Chae-young!

Yang Chae-young... Yang Chae-young!

Yang Chae-young... Yang Chae-young!

Dasar sok tahu! Rasakan itu!

Siapa yang mengatakan itu?

Dasar kurang ajar.

Kembali ke tempat duduk kalian!

Jangan hanya berdiri di sini seperti itu.

Ayo.

Hei, Yang Chae-young.

Senang kau pindah sekolah?

Jangan menjelek-jelekkan aku.

Hati-hati saat kau keluar di malam hari...

Kau mengejutkanku.

Aku baik-baik saja.

Kau sudah berjanji tidak akan memukulku lagi.

Jangan ceritakan soal perkelahian kita.

Yang benar saja.

Tepati janjimu!

SMA Kehakiman

SMA Kehakiman

Aku di sini.

Di sini tenang, bukan?

Ini pekan ujian kami.

Hei, oper...

Tembak! Gol!

Chae-young mengikuti ujian tengah semester pekan lalu, bukan?

Ya.

Karena ini pekan ujian kami...

Dia bisa bergabung dengan kami mulai pekan depan.

Baik, Bu.

Tolong jaga Chae-young.

Baru-baru ini kami mengalami kekerasan di sekolah.

Di sini agak kacau...

Dan semua orang masih agak trauma.

Ada perkelahian hebat di sini pekan lalu...

Yang berakhir dengan seorang siswa diskors.

Pak Yang, tolong awasi Chae-young.

Tentu saja...

Ada beberapa perundung...

Yang terus mengganggunya.

Dia seharusnya mengabaikan mereka...

Mereka hanya terlibat pertengkaran kecil.

Tidak ada yang perlu dicemaskan, Bu.

Ayah tidak perlu menjelaskan semuanya.

Apa? Apa ayah bilang kau salah?

Ayah tidak pernah mengatakannya, bukan?

Pikirkanlah. Sekolah ini juga punya perundung.

Daripada menghadapi mereka...

Kau selalu bisa memilih untuk mengabaikan mereka.

Maksud Ayah aku harus mengabaikan mereka?

- Tidak, maksud ayah... - Ayah.

Jika kita membiarkan mereka sekali saja...

Kita memberi mereka izin...

Untuk menindas kita.

Saat orang dewasa mengabaikan perundung...

Mereka secara tidak langsung mengizinkan itu terjadi.

Ayah bersumpah jika kau berkelahi lagi, ayah akan...

- Lagi? - Chae-young...

Panggilan alam.

Tapi Ayah sudah buang air tadi.

Pergilah jalan-jalan. Lima menit saja.

Kita tahu Ayah akan butuh setengah jam!

- Aku akan pergi berbelanja! - Tentu, silakan.

Ulangi ucapanmu. Apa katamu?

Jika aku membantumu menyontek...

Itu akan memengaruhi nilai orang lain.

Itu tidak adil bagi mereka.

Apa? "Tidak adil"?

Masih ada yang mengatakan itu?

Kau sungguh bodoh, ya?

- Kau... Bodoh! - Hei.

Minggir.

Kemarilah.

Kubilang kemari.

Jong-gu, kami memintamu dengan baik-baik.

Beraninya kau menolak kami.

Dasar pelit.

Kau terdengar seperti orang tua.

"Kau harus adil pada semua orang yang mengikuti ujian."

Sial! Kau meminta masalah!

Kau pikir aku tak tahu?

Apa ini?

Tapi bagaimana dengan murid-murid lainnya?

Apa maksudmu?

Hei, apa? Bicaralah.

Tidak adil bagi mereka yang belajar giat!

Sial. Dia mengejutkanku.

Telingaku berdengung. Apa yang harus kulakukan?

Dasar bajingan!

Astaga, bukankah kau jujur?

Ada Pak Sopan dan Baik di sini.

Menjijikkan! Sialan!

Bodoh! Dasar bodoh! Bodoh!

Berhenti memukul kepalanya.

Bagaimana jika dia mati karena kita?

Dia membuat darahku mendidih.

Dia gemetar seperti daun.

Apa dia kencing di celananya?

Penyihir gila.

Turunkan celananya dan periksa sendiri.

Jangan konyol.

- Sudah cukup. - Apa kau jatuh cinta kepadanya?

Dia sudah tampak cukup menyedihkan.

Apa ini? Empat lawan satu.

Apa ini adegan dari film?

Hei, apa dia istrimu?

Dia merekam video.

Siapa kau?

Serahkan ponselnya sekarang juga.

Hei, bangun.

Dia mengabaikanku.

Hei! Serahkan, dasar penyihir.

Kau tuli? Berdirilah sekarang.

Apa kau gila?

Kau tidak dengar yang kami katakan?

Kenapa? Mau kutampar pipimu?

Sombong membuatmu mati, dasar bodoh!

Lepaskan aku!

Jangan cemberut.

Jika keriput, tamatlah riwayatmu.

Dasar penyihir!

Hei, minggir.

Kau yakin mau melakukan ini?

Astaga...

Dasar penyihir!

Kemari!

Dasar penyihir!

Di belakang...

Diam!

Kalian gagal ujian. Jadi, diamlah.

Duduklah.

Hei, Yang Jeong-hak!

Ya.

Kita punya murid baru.

Chae-young, perkenalkan dirimu.

Halo. Aku Yang Chae-young.

Mari berteman.

Bersikap baiklah kepadanya...

Dan buat dia betah di sini.

- Kalian dengar? - Ya.

Chae-young, silakan duduk di kursi kosong itu.

Ketua Kelas, apa jadwal pertama?

Sains. Baik, bagus.

Jadi, kau anak baru di kelasku?

Mau ke kantin? Aku yang traktir.

Ada kantin di...

Yang Chae-young, tunggu.

Hei, kemarilah sebentar.

Kemarilah. Sekarang.

Kenapa?

- Mendekatlah. - Lebih dekat?

Berpura-puralah tidak mengenalku.

Aku hanya ingin berterima kasih untuk kemarin...

Itu tidak perlu.

Kau menarik minatku...

Dengan ucapanmu soal keadilan.

Itu sebabnya aku ikut campur.

Jika kau ingin berterima kasih...

Menjauhlah dariku, ya?

Perusahaanku meninggalkanku.

Istriku juga meninggalkanku.

Pak, waktunya tutup.

Bar ini juga meninggalkanku.

Ini baru pukul 22.00!

Bar apa yang tutup sepagi ini?

Hei, ayo pergi...

Jangan kembali ke sini.

Ayo. Ayolah.

Kami tidak akan kembali ke sini.

Lepaskan. Ada yang ingin kukatakan.

Makananmu tidak enak. Aku...

Tidak mau membayarnya.

- Ayo. - Kau harus membayar makananmu.

Bu!

- Kau harus membayar... - Diam!

Aku tak akan membayarnya.

- Pak, kau harus bayar. - Jangan sentuh aku!

- Apa maumu? - Sudah cukup.

Apa ini?

Hei, perhatian!

Perhatian.

Perhatian! Jong-gu!

Perhatian. Hei, hentikan! Ayo.

Dasar anak nakal.

Seharusnya kita tidak kemari.

Ayo.

Hei! Anak baru!

Aku?

"Aku"?

Kau yang sombong.

Kau tidak melihat ini?

Jadi, kau benar-benar penyihir gila.

Kau memukul teman-temanku?

Aku hanya bertengkar dengan anak buahmu.

Anak buahku?

Kau bosan hidup, Jalang?

Kasar sekali.

Berikan saja ponselmu selagi aku masih bersikap baik.

Ponselku? Kenapa kau menginginkan ponselku?

More Indonesian subtitles for Justice High

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left