The first 200 lines.
Ada es krim?
Kau mau?
Tidak, terima kasih.
MENGENKRIPSI
PENCARIAN BASIS DATA
MENCARI BASIS DATA
Hei.
Hei.
Maaf. Aku…
Bagus Richard memilihmu.
Kau layak untuk itu.
- Aku hanya… - Aku tahu.
Begini, aku tak akan mengganggumu. Ya?
Kau tak harus begitu.
Pak Presiden, warga Inggris menderita
atas serangan siber berbahaya yang meningkat.
Mereka pikir agen kita terlibat
dalam serangan salah satu peretas Suriah di London.
- Apa itu benar? - Tentu tidak.
Kami sewa agen luar agar DGSE tak terlibat.
Kau melindungi DGSE, Didier?
Segi baiknya, jika dia ditangkap, kita bisa menyangkal semuanya.
Sejauh ini aku belum melihat banyak hasil.
Di mana kau menemukan "agen" ini?
Melalui Telkis, firma Alain Dumas.
Dan siapa dia?
Dumas itu legenda DGSE yang pensiun dan membuat firma keamanan swasta.
Menurutku kita harus bekerja sama dengan agen Inggris, Pak.
Jelas tidak. Orang Suriah menghubungi kita dahulu.
Aku tak paham kenapa kita harus mencegah Prancis atas manfaat ini.
Karena serangan mereka ditujukan terhadap Inggris dahulu.
Mungkin juga Eropa dan Prancis.
Jika begitu, kujamin agen "Inggris",
seperti katamu, tak membantu kita. Mereka akan membela diri
seperti biasa.
Bagaimana posisi mereka soal keamanan siber?
Mereka masih termasuk perlindungan keamanan siber UE, bukan?
Ya. Mereka menandatangani persetujuan kerja sama.
Jadi beres.
Ya? Terima kasih, Bu Saint Roch.
Selamat siang, Pak Presiden.
Operasi pembersihan besar dijalankan di London setelah penghalang Thames macet,
menyebabkan banjir terburuk di ibu kota sejak lebih dari seabad.
- Baik. - Ratusan gedung bersejarah…
Tuan putri.
Ini untukmu.
- Ada Coca Cola? - Oh, tidak…
Bagaimana dengan, "Ayah yang terbaik. Terima kasih membuatkan bekal." Tidak?
Terima kasih, Ayah, membuatkanku bekal.
Kim, nikmati karyawisata sekolahmu.
Hei, Kim.
Terima kasih, Alison.
Sampai jumpa. Sampai nanti.
Baiklah.
Aku bukan bayi.
Kemarilah.
Ya, ayo.
Kau selalu jadi bayiku.
Lihatlah wajahmu.
ALKOHOL PERLU BANTUAN? TEMUKAN PERTEMUAN ANDA!
GEREJA METODIS BRICK LANE LONDON 08.00
Hai. Selamat datang.
Silakan, di mana saja yang membuatmu nyaman.
Baik.
Baiklah.
Jadi, namaku Martin, dan aku pemabuk.
- Hai, Martin. - Hai, Martin.
Pagi.
Jadi, kita mulai dari mana pekan ini?
Siapa yang mau bercerita?
Simon, mau mulai denganmu?
Baik. Hai.
Jadi, terakhir kita bertemu, kurasa katamu kau kesulitan.
Ya. Hai.
Bagaimana kau menemukanku?
Aku selalu tahu di mana kau.
Tak terlalu sulit menemukanmu, ya?
Tetapi jangan cemas, aku tak ke sini untukmu. Ini cuma kebetulan.
Jadi, kau mau apa?
Walid Hamza.
- Katakan di mana dia dan aku menghilang. - Kenapa?
Kau berutang budi kepadaku, benar?
Kau mau bunuh dia? Kulihat fotonya. Kau memukulinya habis-habisan.
Apa dia mati? Tidak? Nah.
- Aku harus panggil polisi saat ini. - Memang.
Kita tak bisa tetap di sini.
- Masuk. - Itu undangan?
Hei, itu bukan jawaban. Ayo.
- Aku bukan tak suka dia, hanya… - Tetapi?
Dia sangat berbeda.
Dia mengabaikanku dahulu.
Sikap dinginnya hanya di permukaan. Serius.
Beri dia peluang, ya?
- Ibu berkata dia tak mau menikahimu. - Hei.
Ibumu tak pernah berupaya untuk mengenal Alison.
Baik, jika Ayah bisa berjanji ada manusia asli di baliknya.
Siapa yang melahirkanmu?
Walid dan Samir Hamza bersepupu.
Mereka berhasil meretas peladen data polisi Suriah dan menghancurkannya.
Mereka juga menemukan rencana serangan teroris berikutnya di Inggris.
Serangan apa? Oleh siapa?
Kami tak tahu.
Mereka menghubungi kami untuk mengeluarkan mereka dari Suriah
- sebagai ganti informasi itu. - Siapa "kami"?
Kami. Prancis. Orang Prancis. DGSE.
Tunggu. Jadi kenapa Walid menusukmu jika kau harus membawa mereka ke Prancis?
Mereka pasti mengira kami mengkhianati mereka.
Mereka tak mau lagi bekerja dengan kami.
Kami pikir mereka di sini untuk bersepakat dengan orang lain.
Kataku kutemui mereka di tangga.
Itu mereka.
Coba cari dari teleponmu
agar kau bisa melihat York Minster.
Oh, dan kirim aku SMS saat kau kembali ke King's Cross, ya?
Baiklah.
Baik.
- Baik. Sampai jumpa, Ayah. - Baiklah.
Bersenang-senanglah.
Hei. Jangan nakal.
- Hei. Apa kabar kalian? - Hei. Ya, baik.
Kita akan tertinggal kereta? Pukul berapa ini?
Ayahku selalu bicara konyol.
Sebab aku tak tahu bagaimana pacarnya atau entah apanya…
Dia menyebalkan.
Hanya menyebalkan.
Apa ada yang belajar untuk ulangan?
Aku tahu di mana rencana serangan itu.
Aku perlu Walid agar bisa membacanya. Bukan untuk membunuhnya.
Cara membuka kunci USB itu hanya dengan sidik jarinya.
Jika kau tak percaya, ikut saja aku.
Pertama, kau harus menyerahkan diri.
Lagi?
Kau berani untuk mengatakan itu.
Sebagai agen DGSE, kau tak perlu takut.
Tak bisa begitu.
Dan kau? Bagaimana keadaanmu?
Keluarga dan semua itu. Suamimu, anak-anakmu?
Aku tak punya anak.
Dan aku pun tak menikah.
Sial.
POLISI
- Hai, Alison. - Shahina. Hei.
Begini, kurasa aku mungkin memeriksa Hamza.
Akhirnya dia dibawa ke mana?
Tunggu sebentar.
Dia… Dia di UGD St. Callum.
Kini kau pergi ke sana?
Alison?
Alison, kau di sana?
- Baik. Terima kasih, Shahina. - Baik.
Apa kau tahu ini zona dilarang parkir, Bu?
Sudah kukatakan. Maaf, Pak.
Maaf. Aku akan langsung pergi.
Ada apa?
Kita temui Walid?
Jelas tidak denganmu.
Gabriel!
Sial.
BIRO KONTRATERORISME, LONDON
Jadi dia memang anggota delegasi?
Ya, dan paspornya asli,
itu sebabnya mereka tak mau membatalkan imunitasnya.
Lalu bagaimana?
Nah, aku punya rencana lain.
Maaf.
Ya.
Apa mereka mencatat nomor mobilnya?
Baik, dengar,
utus beberapa tim untuk mencari area itu,
tetapi jika dia dilihat, jangan ditangkap. Paham?
Terima kasih.
Dia terlihat di Brick Lane.
Ini tentang apa, Detektif?
Tampaknya kau berusaha keras
untuk sekadar perkelahian di lift.
Kami pikir ini terkait dengan rencana teroris.
Pria ini, Walid Hamza,
dia belajar di Paris
saat ayahnya dibunuh di Damaskus oleh agen Suriah.
Dia kembali pulang.
Kami pikir dia mungkin direkrut ISIS.
ISIS?
Kemungkinannya sangat kecil.
Kenapa?
Dia Druze.
Lihat, dia memakai bintang Druze.
Dan Druze menentang Islam radikal.
Nah, setelah serangan, dia tak memakainya lagi.
Ya.
PUSAT KENDALI SINYAL REL KERETA LONDON
ATUR ULANG AKAN MENGUBAH SINYAL MENJADI HIJAU
KATA SANDI ADMIN DIPERLUKAN
ADMINISTRATOR
- Apa yang terjadi? - Ada yang masuk sistem.
Itu bukan aku.
Bagus, bagus.
Perhentian berikutnya King's Cross.
Pastikan Anda membawa semua barang Anda
- ketika meninggalkan… - Ya.
Ya, kucoba itu.
No comments yet. Be the first to leave one.