Intertwined - First Season

Intertwined - First Season

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Intertwined S01E02-DSNP-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝔻𝕚𝕤𝕟𝕖𝕪 ℍ𝕠𝕥𝕤𝕥𝕒𝕣

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-02-07
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Selamat datang di Eleven O'Clock. Namaku Greta.

Allegra?

- Bu, aku… - Kita pulang. Tak ada alasan.

Aku ingin jadi "Ellie", tokoh di Freaky Friday, seperti Nenek.

Ibu tak mau lagi mendengarmu membahas Cocó.

Ibu!

SEBELUMNYA

Nenek. Terima kasih sudah datang.

Andai aku bisa mengubah keadaan.

Caterina. Jangan lelet.

- Itu keahlianku. - Ibu?

- Aku harus mampir toko video. - Cocó?

Laura. Dari mana kau?

LAURA TIDAK DI SINI

Maaf. Aku harus pergi.

Kau mau berdiri di situ seharian?

- Greta? - Kita saling kenal?

Hai, Sayang.

Jangan biarkan dia menang.

Peran "Ellie" harus menjadi milikmu.

Jangan kecewakan Ibu.

- Kau terluka? - Tidak, cuma tersandung.

Aku tak menyangka kau di sini.

Siapa kau?

Siapa kau?

Kalau aku bilang, kau akan mengira aku gila.

Kau harus dengarkan aku.

Kau tak tahu betapa pentingnya bagiku bisa ada di sini bersamamu.

- Pak Satpam! - Jangan.

Pak Satpam!

Ada apa? Hei! Kemari kau!

SEGERA HADIR

Galeri

Hei, berhenti!

Hei!

Berhenti! Jangan lari!

DISNEY INTERTWINED

Modal recehan jadi jutawan! Visi Misi Foya Foya, cuma di RECEH88

Permisi!

Kita di mana?

Kita di planet Bumi.

Bukan. Sekarang hari apa?

- Hari ini. - Tahun berapa?

2021.

Masih ada… pertanyaan?

Selamat pagi. Allegra?

Kau sudah bangun?

ACARA DI PORTLAND HANYA SATU PENAMPILAN!

Malam Bersama Cocó Sharp dengan Orkestra

Tiga puluh tujuh.

Enam puluh tiga. Dua puluh dua.

Tujuh puluh delapan.

Tujuh puluh sembilan.

Sembilan puluh empat.

Allegra Sharp?

Allegra?

- Dia tidak ada. - Tujuh.

Dia tak mungkin datang setelah kejadian di audisi pertama.

- Keluarga Sharp cukup menghebohkan. - Empat puluh dua.

Seperti yang ibumu selalu bilang, jangan mengumbar aib di muka umum.

Dua puluh enam.

Itu keahlian ibuku.

Aku harus berkonsentrasi.

- Kau yang terbaik. Tenang. - Tiga belas.

Apa? Memangnya aku terlihat gugup?

- Tidak. - Dua puluh enam.

Aku bahkan tak tahu harus mulai dari mana.

Kenapa Ibu tak pernah cerita dulu anggota Eleven O'Clock?

Dia baru membuka matanya!

Baiklah. Permisi, biar kuperiksa dia.

Tapi aku tak mengerti. Dia baru tersadar.

Ya. Itu normal di kasus seperti ini. Jangan khawatir. Dia sudah stabil.

Selain itu, pemulihannya cukup bagus dalam semalam.

Sudah kubilang, ibumu adalah wanita kuat. Dia selalu kuat.

Bukankah kau mestinya ada di teater?

Teater apa?

Eleven O'Clock. Audisi vokal.

Bagaimana kau tahu?

Itu mustahil. Ibu tak akan pernah mengizinkanku.

Selalu ada jalan.

Kau bersiaplah untuk audisi. Lainnya biar aku yang urusi.

Ibumu akan baik-baik saja. Jangan lewatkan peluang ini.

Lalu aku bertemu nenek buyutku, yang masih seusia nenekku,

dan nenekku masih seusia ibuku.

Ibuku masih seusiaku!

Keren. Sulit dipercaya.

Bagiku, Caterina terlahir 40 tahun.

Tidak, dan dia sangat berbeda.

Dia menyenangkan, percaya diri…

Perilakunya baik. Semuanya berbeda.

Baiklah. Andai ini benar, bagaimana kau bisa ada di sana?

Semua berawal saat aku memakai gelang ini.

Bagaimana, ya?

Itu tadi sangat bagus dan rapi. Suaramu merdu.

Satu-satunya masalah adalah saat akan memasuki chorus.

Suaramu bergetar, dan kurasa itu hal kecil yang mengganggu penampilanmu.

Tapi, bagus sekali.

Sofía,

penampil yang bagus tak akan membiarkan dirinya terpengaruh oleh emosi.

Bagiku, suara yang bergetar sama sekali bukan hal kecil.

Bagiku, itu merusak audisimu.

Baiklah. Suaranya memang sedikit bergetar,

tapi menurutku yang dia bawakan sangat kuat.

Bagiku, penampilanmu sangat bagus.

Lagi pula, ini toh audisi. Wajar bila kita gugup.

Terima kasih, Sofía.

Berikutnya.

Wow. Aku tahu soal halusinasi, tapi aku tak mengira itu nyata.

Pasti efek trauma dari kecelakaan.

Kau tak paham, Félix.

Itu bukan halusinasi. Ibuku dulu ada di Eleven O'Clock!

Jika ibumu dulu penampil di perusahaan itu, aku Peter Jackson.

- Dia sutradara film. Orka, cincin… - Lihat!

"Penerus Cocó Sharp".

Kenapa dia tak pernah cerita?

Entahlah, Allegra. Ini gila. Sangat gila.

Kau tak menyimak? Dia bilang, dia melihat ibunya!

- Terima kasih! - Sama-sama.

Pak, bisa tolong fokus menyetir saja? Kami terlambat.

Aku juga tak bisa berhenti memikirkan pertengkaran kami.

Andai kami tak bertengkar, kami tak akan mengalami kecelakaan…

Tidak. Dengar, itu bukan salahmu. Paham?

Aku selalu merasa kami sangat berbeda, tapi entahlah.

Mungkin aku salah.

Kau harus melihatnya di atas panggung, Félix. Dia luar biasa.

- Kau lihat yang kulihat? - Ada apa?

Aku melihat jalan padat, macet.

- Kita tak bergerak. - Bukan. Aku serius.

- Simpul di gelang terbuka. - Terbuka sendiri?

Kondisimu lebih buruk dari yang kukira.

Aku serius. Kau…

Pak, sepertinya kami turun di sini.

- Hei! - Aku sudah bayar di aplikasi.

Kau terlambat.

Tunggu! Kumohon!

Allegra.

Maaf. Aku terlambat.

Kami tak mau mendengar alasan. Kau harus tepat waktu.

Tak bisakah kau membuat pengecualian?

Di perusahaanku, kami tak membuat pengecualian.

Lagi pula, aneh sekali ibumu tiba-tiba berubah pikiran

setelah kehebohan yang dia buat di audisi yang lalu.

Ibunya mengalami kecelakaan.

Apa yang terjadi padanya?

Kami mengalami kecelakaan, dan dia dirawat di rumah sakit.

- Apa? - Tapi sekarang dia sudah membaik.

Dia masih di rumah sakit.

Aku turut prihatin. Sungguh.

Tapi tanpa izinnya, kau tak bisa ikut audisi.

Kurasa ini kondisi pengecualian.

Mungkin kita harus pertimbangkan memberinya kesempatan?

Tidak, Diego. Dia sudah mendapatkannya, tapi dia tidak datang.

Aku sungguh prihatin soal ibumu, tapi tidak bisa.

Aku setuju dengan Greta.

- Bagus! - Luar biasa.

- Menakjubkan. - Indah sekali.

Itu tadi…

Wow. Kau persis seperti nenekmu.

Persis seperti Cocó. Dengan sedikit spray rambut, tapi…

Kita mencari pemeran terbaik. Allegra jelas penyanyi yang luar biasa.

Tapi dia tak dapat izin dari ibunya.

Aku bisa tanda tangani lembar izinnya.

Astaga. Cocó Sharp ada di sini.

- Aku pasti sedang ada di surga, ya? - Terima kasih, Sayang. Cukup.

Cocó. Sedang apa kau di sini?

Aku di sini mewakili Caterina.

Selama dia di rumah sakit, akulah wali Allegra.

Caterina tak mau putrinya ikut audisi.

Tenang saja. Akan kupastikan dia menandatangani semua.

Begitu dia keluar dari rumah sakit.

Bagus. Masalah beres.

Tidak. Kita tidak boleh pilih kasih. Aturannya jelas.

Ayolah, Greta.

Maksudmu kau tak pernah melanggar aturan untuk meraih impianmu?

Baiklah.

Selamat, Allegra.

Kau beruntung.

Ada banyak waktu sebelum audisi terakhir.

Kita lihat apakah kau bisa meyakinkan Caterina.

Yang benar saja.

Tinta Ajaib

TARI KONTEMPORER

Entah apakah ini gen Caterina Sharp

atau kamarmu habis diterjang tsunami.

Bukan keduanya.

Aku buru-buru pergi, dan aku tak tahu harus pakai apa.

Terima kasih. Tanpa bantuanmu, aku takkan bisa lolos audisi.

Tak perlu berterima kasih.

Kau punya bakat terpendam.

Tapi dengan bantuanku, kau akan menjadi penampil hebat.

Aku yakin.

Siapa instrukturmu?

Mungkin aku kenal, dan kita bisa bekerja sama.

- Tutorial. - Apa?

Aku belajar sendiri dengan menonton video di internet.

Ibu tak pernah mengizinkanku ikut kursus. Kursus vokal, tari, maupun akting.

Kau mewarisi dedikasiku.

Semoga bakatmu juga.

Bakat menjadi sia-sia tanpa usaha, kerja keras, dan disiplin.

Eleven O'Clock selalu dikenal dengan satu hal:

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left