Release info

Vampire in the Garden NF id
A Commentary by furosty
Netflix Retail

Tags

other
Published on: 2022-05-16
Downloads: 8
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 153 lines.

SERIAL NETFLIX

Aku tak bisa… Belum waktuku untuk pergi.

Kita akan baik-baik saja.

Pasti ada surga menunggu kita, entah di mana.

Tidak…

Aria, jangan pergi!

Tim B, mulai infiltrasi. Tim A, jalan sudah aman.

Cepat. Ini bukan pelatihan, Momo.

Maaf.

Baik, ayo maju!

Pancing keluar para vampir dalam bayangan.

Kenapa kalian terus mengusik kami?

Tembak!

Mirena!

Kerja bagus. Aku yakin masih ada yang lain.

Cari mereka dan bunuhlah.

Terima kasih.

Kumohon kepadamu.

Aku belum digigit.

Terima nasibmu sekarang, daripada berkeliaran malam hari

sebagai pengisap darah.

Momo…

- Ayo pergi. - Ya.

Aman!

Aman!

Vampir?

Jangan bergerak! Letakkan itu.

Mungkin ada yang dengar.

Hentikan itu!

Momo!

Kenapa tak kau tembak?

- Dia hanya anak kecil. - Omong kosong!

Kita tak punya peluang berhasil setelah obatnya mulai bekerja.

- Lapor. Area telah… - Maaf.

Bagus. Kumpulkan semua sumber daya dan mulai kembali.

Sial. Hentikan bunyi berdenting ini.

Mirip tangisan vampir.

Suatu musim dingin, dahulu kala…

vampir mendadak muncul, membawa wabah.

Karena banyaknya darah,

mereka berlipat ganda dalam waktu singkat.

Ras manusia tak sebanding dengan kekuatan mereka yang hampir abadi.

Tak lama kemudian, sebagian besar wilayah kami direnggut.

Jadi, kami berkumpul di kota kecil dan membangun tembok cahaya.

Di sana, kami saling melindungi, berharap meningkatkan peluang selamat.

Vampir mengintai di tiap bayangan.

Karena takut memancing indra mereka yang peka,

musik dan bentuk budaya apa pun yang kita kenal,

kini dilarang keras.

Hidup kami telah berjalan seperti ini, tanpa ada pilihan lain.

Operasi malam akan segera dimulai.

Anggota kru harap segera kembali ke pos masing-masing.

Bagaimana bekas luka telingamu?

Tak apa-apa.

Pastikan dibersihkan saat pulang.

Ya. Terima kasih.

Aku tahu harus bekerja lebih giat untuk menyelesaikan tugasku.

Kau sungguh berbakat bekerja dengan tanganmu.

Apa yang kau curi? Tunjukkan!

Maaf.

Momo.

Ini.

Kau dapat dari mana?

Kubawa kembali. Ini rahasia kecilku.

- Boleh untukmu, Momo. - Sungguh?

Ya. Tolong perbaiki, karena aku ingin dengar.

Baiklah.

- 10687. - Ya!

Komandan ingin menemuimu.

Dimengerti.

10687 di sini.

Melapor sesuai perintah.

Ini perintah.

Kau dipindahkan ke kantor kepala eksekutif.

Mulai besok, kau melapor ke sana.

Aku mulai andal di posisiku kini. Bisa tetap di sini.

Manajemen limbah bukan tempat tepat untuk lulusan akademi militer.

Aku menugaskanmu posisi buruh rendahan dahulu

karena posisi kantoran untuk taruna tak akan disetujui.

Paham?

Ya. Aku akan melapor sesuai perintah mulai besok, Komandan.

- Jadi… - Aku dengar rumor

putri komandan sempat ragu menembak vampir.

Namun, gadis itu masih kecil!

Apa sepadan dengan mempertaruhkan nyawa rekan?

Lihat ini.

Perang ini terus berlanjut akibat vampir.

Kota kita di ambang kehancuran.

Masa hidup makin pendek seiring berkurangnya sumber daya.

Jika tak bunuh, kita dibunuh. Perang satu-satunya pilihan.

Paham?

Hentikan, Fine.

- Aku tak bisa lagi. - Omong kosong.

Kita baru mulai.

Kurasa itu kesayangan Lady Fine saat ini.

Dia plin-plan. Aku yakin dia akan segera bosan.

Lihat, dia abaikan tugas sebagai ratu, kerjanya hanya berdansa.

Sungguh tercela.

Fine.

Tidak. Astaga.

Tunggu di sini. Aku akan cari udara segar.

Sempurna.

Lady Fine.

Jangan. Tunggu giliranmu.

Kudengar Kaum Hangat berencana melakukan invasi massal dalam waktu dekat.

Kami mengumpulkan pasukan untuk merencanakan serangan balasan.

Namun, pasukan kami kurang. Kami harap kau ikut bertarung.

Sudah lama kita tak jumpa dan kau mau bicara soal ini?

Hari ini kami kehilangan sekutu di luar kota.

Kita harus lumpuhkan prajurit Hangat sebanyaknya.

Dengan cara apa pun.

Sudah kubilang aku tak tertarik.

Warisan apa yang mau kau tinggalkan

jika semua hal indah di dunia kau hancurkan?

Bukan kita yang memulai perang. Melainkan kaum Hangat.

Sama saja.

Jangan lihat barangku tanpa izin.

Kau sama sekali tak peka.

Kurasa kau masih tak minum darah.

Mau berapa lama lagi kau mau hindari masalah?

- Bukan urusanmu. - Ini urusanku!

- Kau di bawah pengawasanku… - Fine, sudah selesai istirahatnya?

Minum ini.

Kau pun tak akan bisa mengendalikan diri tanpa darah.

Yang kuinginkan, Fine,

adalah kau menjadi dirimu lagi.

Dirimu sesungguhnya.

Sudah cukup.

Sungguh menyentuh.

Ya.

Kami menemukan sarang vampir di pegunungan utara.

Pasukan E sudah diutus ke sana.

Agak terburu-buru, bukan?

Sulit kubayangkan akan berhasil.

Mohon perhatiannya.

Obat ini populer di antara mereka.

Meningkatkan kemampuan fisik, walau berisiko kematian.

Ini cara untuk melakukan serangan bunuh diri.

Dengan metode ini, hampir 100 dari mereka telah mengorbankan nyawa.

Artinya mereka cukup putus asa untuk memakai taktik ekstrem.

Kita harus segera serbu sarang mereka dan tuntaskan ini.

Kudengar kau mengangkat putrimu untuk posisi kantoran.

Rupanya, dia lulus pelatihan militer dengan sangat baik.

Kau pasti bangga punya anak seperti itu. Aku iri.

Tak perlu menyanjung, Wakil Komandan.

Lebih penting lagi, kudengar kau menyusun rencana

untuk melumpuhkan vampir dengan senjata baru.

Kukagumi upayamu mencari pujian tambahan.

Namun, sudah tugasku untuk mengeliminasi mereka.

Tetaplah di bidangmu, ikuti arahanku.

Terima kasih kerja kerasnya.

Tak usah formal.

Selesaikan kerjamu dan pulanglah.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left