The first 135 lines.
Kami bersamamu!
Ayo!
Ada sekitar 350 orang.
Hanya sekitar 100 yang tahu cara bertarung.
Nanti hitung jumlah tepatnya.
Apa kita serius mau lakukan ini, Bos?
Tuan bertekad melakukannya.
Kita tidak punya pilihan.
Mereka pasti gila.
Apa mereka pikir punya peluang melawan tentara raja?
Mereka semua punya utang pada Tuan.
Dia kumpulkan mereka dengan bilang akan hapuskan utang jika mereka bertempur.
Meski begitu, mereka takkan datang jika tahu musuhnya adalah raja.
Namun, sudah di sini, mereka tak bisa kembali
karena kebanggaan sebagai pria Nordik tak izinkan.
Ditambah, orang dalam jumlah besar merasa tak terkalahkan.
Itu membuatmu merasa bisa menang.
Itu taktik pintar untuk menunggu semua orang berkumpul
sebelum bilang musuhmu adalah raja.
Aku tak tahu Thorgil berpengalaman dalam perang.
Tuan bertekad melakukannya. Dia sudah punya tentara.
Tempat ini akan berubah jadi medan perang.
Sudah kubilang, 'kan? Kita harus tinggalkan ladang ini sekarang
atau akan terjebak di dalamnya, Thorfinn.
Aku tahu, tetapi…
Leif,
kita tak bisa tinggalkan Arnheid seperti ini
dan melarikan diri dari ladang ini.
Terima kasih banyak
sudah memedulikan orang sepertiku.
Kau sudah berubah, Thorfinn.
Awalnya, saat aku melihatmu, kupikir kau orang yang salah.
Kau tampak jauh lebih baik sekarang, Thorfinn.
Akhirnya aku bisa bertemu kau lagi. Aku tak bisa
meninggalkanmu dan kabur sendirian.
Pater, terjadi lagi!
Miringkan dia.
Jangan sampai dia tersedak apa pun yang buat batuk.
Pater,
apa memungkinkan untuk memindahkan Arnheid?
Tidak, kita harus hati-hati sekarang.
Begitu dia bangun, aku bisa lihat keadaannya,
tetapi saat ini,
jujur aku tidak bisa memastikan kondisinya.
Lebih lagi, aku khawatirkan bayinya.
Kita hanya bisa membiarkannya istirahat.
Setidaknya sampai dia sadarkan diri.
Satu hari…
Ayo tunggu satu hari dan lihat bagaimana kondisinya.
Kau serius?
Apa yang akan kau lakukan setelah itu?
Bos, cepat!
- Mereka sudah tiba? - Ya.
Di tempat yang aku tunjuk.
Itu lebih cepat dari perkiraanku.
Kirim pesan ke Tuan! Kami lihat armada di utara.
Tentara raja tiba di sini.
- Mereka tiba. - Itu mereka.
- Kita harus apa? - Pertama…
Bodoh! Jangan menembak tanpa izin!
Jelas itu takkan sampai pada jarak ini!
Pancing mereka lebih dekat lalu langsung…
Sial! Mundur!
Sial!
Bagaimana mereka bisa mencapai sejauh ini?
Menyebar dan kuasai area ini.
Beri jalan untuk Yang Mulia Raja.
Sepertinya Ketil ingin melawanku.
Kirim utusan, Wulf.
Kita akan berbaris di sini dan tunggu respons Ketil.
Ya, Yang Mulia.
Ini daratan yang bagus. Sia-sia menodainya dengan darah.
Berdasarkan alasan tersebut di atas, Raja Canute
memerintahkan Ketil pemberontak dan keluarganya
dianggap buronan selama sepuluh tahun mulai hari ini.
Dalam kondisi normal, kejahatan ini layak dihukum mati,
tetapi nyawa Ketil dan keluarganya diampuni
atas belas kasih dari Yang Mulia.
Terima hukumanmu dengan rendah hati.
Itu saja.
Jika tak mau mati, cepat lari ke negara lain.
Kami akan tunggu jawabanmu sampai besok pagi.
Kalian tidak berguna!
Bagaimana bisa mereka bisa masuk mudah ke pantai?
Pemberontakan? Pelanggaran hukum?
Jangan sombong padaku, Berengsek!
Aku kembali.
Thorgil! Bagaimana tentara Canute?
Mereka memasak di panci dan makan siang dengan santai.
Ada dua kapal perang dan dua kapal kargo.
Dan mereka mendirikan tenda tepat di tempat pendaratan.
Mereka punya kurang lebih 100 orang.
Seratus?
Ya, tak termasuk budak dan pelayan.
- Lelucon. - Dengar itu?
Itu kurang dari sepertiga tentara kita.
Canute sialan itu… Apa dia pikir kita akan
tunduk ketakutan begitu melihat raja secara langsung?
Daratan ini rumah bagi banyak pemberani yang tidak takut pada raja!
Ayo, kalian semua!
Siapa pun yang memenggal kepala raja akan menerima hadiah yang mereka pilih!
Ya!
Ya!
Gerombolan yang bahagia.
Seratus pria itu bukan prajurit biasa.
Yang mengelilingi tenda besar…
Itu adalah aristokrat raja.
Raja sungguh ada di sini?
Kita membicarakan penjaga kerajaan.
Mereka grup prajurit terkuat di Denmark.
Dan mereka mantan saudara seperjuangan Thorgil.
Jadi, maksudmu…
mereka semua sekuat Thorgil?
Bagaimana dengan pria lain dengan jubah putih?
Apa mereka lebih lemah dibanding penjaga kerajaan?
Apa? Kau tak pernah lihat mereka?
Mereka adalah Jomsviking.
Aku tak pernah lihat matamu terbuka selebar itu.
Kita tidak bisa menang.
Mereka jauh lebih kuat dibanding gabungan petani dan prajurit kita.
Mereka jenis orang yang hanya memikirkan perang,
dari pagi sampai malam.
Namun tampaknya Tuan perlu melawan mereka sekali untuk mengerti itu.
Jika kalian mau melarikan diri, silakan.
Raja Canute beri kita waktu untuk melarikan diri.
Apa yang akan kau lakukan, Bos?
Aku komandan. Bagaimana bisa melarikan diri?
Aku akan berusaha keras untuk lindungi sebanyak yang aku bisa
dari 350 orang bodoh yang terlalu percaya diri itu.
Kalau begitu,
kenapa kita tidak ikat keluarga Ketil lalu serahkan pada mereka?
Benar! Jadi, kita tidak harus berperang.
Kita akan ikat Thorgil juga?
Jangan jadi pengecut! Jika kita berdelapan, kita bisa.
Tidak, bukan hanya Thorgil.
No comments yet. Be the first to leave one.