The first 167 lines.
Aku Izuku Midoriya.
Sejak masuk ke SMA U.A. jurusan pahlawan,
waktu sudah berlalu hampir sepuluh bulan.
Musim telah sampai di musim dingin.
Selain menjalani kelas seperti biasa di sekolah,
setiap minggu aku akan menghabiskan empat hari
di agensi Pahlawan No. 1 Endeavor
untuk menjalani studi kerja pahlawan dengan giat setiap harinya.
Kejadian yang selanjutnya ingin kuceritakan
adalah keseluruhan cerita
yang sangat menakjubkan
dan juga mengerikan yang terjadi saat aku studi kerja pahlawan.
Sejauh ini, sudah ada lebih dari 50 kasus yang menghasilkan korban.
Kumohon, bisakah Anda membantu kami menangkap pelakunya?
Kau ingin kami membantu menangkap pelaku grafiti itu?
Tolong bantu kami.
Aku menolak.
Kasus kriminal rendah setingkat ini hanya perlu ditangani oleh polisi.
Hanya saja, pelaku grafiti itu
penjahat yang menyebut dirinya Mr. Smiley, Quirk-nya sungguh terlalu kuat.
Quirk-nya terlalu kuat?
Dia punya Quirk yang seperti apa?
Selama melihat wajah Mr. Smiley,
entah kenapa
akan tiba-tiba mulai tertawa tanpa bisa berhenti.
Situasi macam apa ini sebenarnya?
Melihatnya bisa tertawa hingga pusing, selain itu parahnya sampai tidak bisa berdiri.
Bukan hanya itu, efeknya juga akan berlangsung selama dua jam lamanya.
Meskipun ingin menangkap Mr. Smiley,
orang itu akan dibuatnya tertawa dan dia bisa pergi dengan mudahnya.
Aku mengerti.
Lain kali saat patroli, aku akan memperhatikan pelaku grafiti itu.
Kalau begitu, mohon bantuannya.
Dasar.
Kenapa menyerahkan kasus yang membosankan seperti ini padaku?
Namun, grafiti yang dia gambar sungguh jelek.
Jadi, teroris seni ini mengira dirinya Banksy?
Bisa dengan paksa membuat lawannya tertawa hingga tak bisa dihentikan?
Quirk-nya sangat mirip dengan Ms. Joke.
Selama berusaha tidak melihat wajah pelaku
dan menangkapnya, bukankah sudah bisa?
Dasar sekelompok sampah, jangan mendiskusikannya dengan begitu serius.
Aku pulang dulu sebentar.
Tolong kalian yang pergi patroli.
Baiklah.
Ingin kita bantu dalam penangkapan pelaku kriminal semacam ini?
Pahlawan No. 1, kau dipandang rendah orang.
Benar.
Hanya masalah Paranormal Liberation Front saja sudah cukup membuat kepala pusing.
Ini...
Tak akan kumaafkan dia.
Endeavor.
Aku ingin mengerahkan semua orang untuk menangkap yang namanya Mr. Smiley itu.
Pelaku grafiti yang tak tahu diri.
Paham?
Baik.
Ada apa dengan Endeavor?
Sepertinya dinding rumah kami digambar grafiti secara sembarangan.
Itu dendam pribadi.
Diam.
Di sini Tim Kecil B.
Kami sudah menemukan pelaku grafiti dan akan segera menangkapnya.
Kita pergi.
Baik.
Seharusnya dia ada di sekitar sini...
Suara ini...
Kalian bertahanlah.
Kalian berpencar dan cari pelakunya.
Baik.
Orang itu tampak sangat mencurigakan.
Orang yang di sana...
Mr. Smiley.
Deku.
Apakah dia?
Jika diserang dari belakang, maka tak akan melihat wajahnya.
Mr. Smiley.
Musuh bebuyutan yang licik.
Makan jurusku ini... AP Shot.
Bagaimana?
Mr. Smiley.
Sepertinya selama menjaga jarak ini, Quirk-nya tidak akan efektif.
Di sini Shoto, aku sudah menangkap pelaku grafiti itu.
Mr. Smiley.
Shoto.
Mana pelakunya?
Dia melarikan diri.
Namaku adalah Mr. Smiley.
Seniman berbakat yang berkeliaran.
Orang-orang di dunia seni adalah pecundang yang tidak kompeten dan tak mengakui bakatku.
Demi membuat dunia melihat karyaku,
melihat apa itu seni yang sebenarnya,
aku yang seorang genius terhormat, terus berkarya siang dan malam.
Menyerahlah dengan patuh.
Mr. Smiley.
Tak ada seorang pun yang bisa menghalangiku berkarya.
Benar, tidak seorang pun...
Tak akan kuampuni kau, Mr. Smiley.
Harus bunuh orang itu.
Aku benar-benar malu di depan orang banyak.
Untung aku tidak menunjukkan wajahku.
Mr. Smiley…
Quirk-nya sungguh sangat mengejutkan.
Benar.
Meski hanya melihat bayangannya juga bisa terpengaruh oleh Quirk-nya.
Jika dia muncul di televisi akan menimbulkan kekacauan besar.
Sebenarnya harus bagaimana supaya bisa menangkapnya?
Hanya bisa mengandalkan esku dan apinya Endeavor.
Menyerangnya dari jarak jauh, 'kan?
Namun, ini akan merusak jalanan jika dilakukan di tempat yang banyak orang.
Harus mencari cara untuk mendekatinya dalam kondisi tidak tertawa.
Oh, iya...
Bagian logistik merespons panggilan dan datang membantu. Aku Mei Hatsume.
Kudengar kalian ingin meminjam robot disiplin diri dari kami?
Benar, Pak Power Loader.
Karena berkaitan dengan Quirk penjahat, jadi tidak bisa mendekatinya dengan mudah.
Aku juga sudah menduga hal ini, jadi aku menyiapkan ini.
Ini adalah kesayangan yang kubuat bersama dengan Pak Power Loader.
Robot Penangkap.
Anakku yang ke-280.
Mohon bimbinganmu.
Benda seperti ini bisa membantu apa?
Sedang apa kau, Barang Jelek?
Ini hanya pengujian fungsi, Manusia Bodoh.
Apa katamu? Barang sialan.
Mohon maaf.
Kalian sudah melihatnya, bukan?
Kesayanganku bisa menggunakan cara seperti ini untuk menangkap pelaku.
Hebat sekali.
Maaf, boleh pinjamkan robot ini pada kami?
Tentu saja boleh.
Kami membawanya kemari karena tujuan ini.
Tim Kecil D telah menemukan Mr. Smiley.
Midoriya.
Mohon bantuanmu, Saudara Robot.
Serahkan saja padaku.
Kau masih belum mau berhenti?
Mr. Smiley.
Tolong jangan ganggu aku berkarya.
Jangkauan jaring penangkap sekitar lima meter.
Mohon bantuanmu, Saudara Robot...
Sekarang waktunya.
Mr. Smiley.
Saudara Robot?
Bagaimana mungkin?
Quirk orang itu juga efektif terhadap robot?
Aku makin ingin membunuhmu.
Mr. Smiley.
Bakugo.
Prediksi dulu posisi lawan,
baru kerahkan Smash.
Cepat kemari.
Cepat tolong aku.
Mr. Smiley.
Midoriya.
Mr. Smiley.
Mr. Smiley.
Sialan.
Aku harus membakar orang itu jadi abu.
- Dia pasti akan mati. - Kau tenang dulu.
Anak kesayanganku dan Pak Guru.
Tolong jangan gunakan kata-kata yang bisa memicu salah paham.
Pak Guru.
Kenapa robot juga bisa terpengaruh oleh Quirk?
Kurasa mungkin setelah robotnya mengidentifikasi wajah Mr. Smiley,
salah satu sirkuitnya terpengaruh.
Dugaan ini didukung dengan fakta di mana semua fungsi indranya rusak.
Intinya, anggap saja robot juga tidak berguna.
No comments yet. Be the first to leave one.