The first 200 lines.
Tidak, Ter.
Aku rasa survei daring tidak akan berhasil.
Beberapa anak bodoh hanya menjawab dengan asal.
Untuk kebijakan pengurangan pekerjaan rumah,
…aku rasa kita harus lebih mendetail.
Aku hanya butuh orang yang niat yang ikut ke kelompok diskusi.
Agar kita bisa melakukan sesi tanya-jawab.
Mm.
Kita akan bicara lagi nanti.
Jadi, apa yang akan terjadi?
Apa tesnya masih dibutuhkan?
Mengenai itu, sudah diurus.
Namun Jane…
…tidak akan menjadi mayor drum sekolah ini lagi.
Juga tolong,
…jangan biarkan ini terjadi lagi.
Ditambah lagi,
…Jane juga akan dihukum,
…karena sudah menyerang sesama murid.
Kau akan diskors selama dua minggu.
Kenapa kau tidak mengeluarkan aku saja?
Jane!
Aku tahu kau tidak terbiasa hidup di sini.
Namun selama masa skorsmu,
…kau harus memikirkan apa yang telah kau lakukan.
Ya, Pak.
Tidak ada yang serius, Sayang.
Semuanya sudah dikendalikan.
Ada masalah apa?
Aku akan menceritakannya setelah aku pulang.
Ibu tidak tahu mengenai tes urin.
Dia hanya tahu mengenai skorsnya.
Kau tidak perlu membicarakannya di rumah.
Apa yang kau lakukan, Ayah?
Aku tidak ingin ada di sini lagi.
Bukankah kita sudah membicarakan hal ini?
Jangan membuat lebih rumit.
Jane.
Aku akan menunggu di mobil.
Bagaimana, Jane?
Skors dua minggu.
Mm…
Yah…
Y…
Apapun yang ingin kau katakan, katakan saja.
Aku tidak ingin kau terlibat dalam masalah seperti ini lagi.
Bisakah kau tidak menggunakan narkoba lagi?
Mm.
Aku tidak akan menggunakannya lagi.
Kalau kau punya masalah yang bisa aku bantu,
…kau selalu bisa bercerita kepadaku.
Terima kasih banyak, Pang.
Aku harus pergi.
Mm.
Jane.
Sampai jumpa dua minggu lagi!
Bisakah kita membatalkannya, Grup diskusi ini.
Semua orang di Dewan Siswa sibuk dengan Hari Olahraga.
Mereka tidak akan punya waktu.
Non sudah mempromosikan kampanyenya, bukan?
Semester pertama hampir berakhir.
Bukankah seharusnya kita lebih cepat?
Kalau semuanya sibuk, aku akan melakukannya.
Bagaimana dengan Hari Olahraga?
Kau tidak akan melakukannya?
Tidak, aku tidak ikut. Aku tidak menyukainya.
Penuh dengan orang-orang palsu.
Benarkah?
Terima kasih.
Apa kau teman Kanompang?
Mm.
Kau ingin bergabung dengan diskusi untuk...
...membicarakan kebijakan pengurangan pekerjaan rumah?
Apa yang harus aku lakukan?
Kami ingin menggali lebih detail.
Menanyakan murid dari setiap tingkat.
Mungkin akan menghabiskan waktu 1 jam untuk wawancara.
Kau senggang siang ini?
Yah…
Kalau tidak, tidak apa-apa.
Aku ada rapat mengenai anggaran biaya bersama Tim Biru.
Aku rasa aku tidak bisa.
Maafkan aku.
Oh, tidak apa-apa.
Siapa namamu?
Oil.
Namaku Boss.
Mm.
Aku ingat kau.
Kalian ingin bergabung dengan diskusi mengenai...
...kebijakan pengurangan pekerjaan rumah?
Kalian senggang siang ini?
Maaf, aku sibuk.
Aku ada latihan pemandu sorak.
Aku harus membuat pom-pom. Maafkan aku.
Semuanya!
Selamat pagi!
Kau masih ingat kebijakan pengurangan pekerjaan rumah kita?
Sekarang waktunya!
Kita harus berjuang!
Pada pukul 4 sore ini, kami akan memulai grup diskusi.
Kami ingin kalian datang dan berbagi pengalaman kalian bersama kami!
Jadi, hei…
…kalau kalian tertarik,
…datanglah dan tulis nama kalian!
Di meja Boss di sana!
Juga rumahku di sini!
Selamat datang.
Tulis nomor teleponmu di sini juga.
Jangan lupa nomor kelasmu.
Oh, Dew mencari pemandu sorak!
Kalian semua.
Sebelum guru kalian datang, biar aku melihat kalian.
Terima kasih.
Yang mana?
Ini. Ini Ua.
Maukah kau berdiri?
Duduklah.
Temui aku siang ini.
Itu Jinny.
Jin.
Jinny.
Temui aku siang ini.
Hei, kalian.
Bisakah kalian berdiri?
Berdiri.
Siapa namamu?
Boss, Dewan Siswa.
Oh, ya? Tidak pernah dengan sebelumnya.
Lepas kacamatamu.
Bisakah kau menunjukkan Posisi Penjaga?
Aww.
Baiklah.
Tidak apa-apa.
Posisi Penjaga untuk pemandu sorak.
Seperti ini.
Naikkan tanganmu, luruskan tanganmu.
Cobalah.
Mm.
Baiklah, itu tidak apa-apa.
Kau bisa menurunkan tanganmu.
Terima kasih.
Dia lucu.
Dew.
Halo, Non. Di mana kau?
Boss,
…aku harus pergi membantu Kriang untuk mendirikan stand.
Kalau mereka ada di sana, hubungi aku lagi.
Oh, baiklah.
Baiklah, terima kasih.
Ini…
Kami bergantian.
Oh. Oke?
Oke.
Satu. Dua. Tiga.
Badai!
Matahari!
Kekuatan!
Tim Hijau, Sang Penakluk!
Satu, dua. Satu, dua, tiga. Satu, dua. Satu, dua. Satu.
Woohoo!
Kau hebat, Mali!
Bahasa Thailand-mu sempurna!
Woo!
Phao, kenapa kau suka bermain musik?
Yah…
Aku melihat orang lain bermain dan mereka terlihat keren.
Itu membuatku ingin bermain.
Jadi, orang lain bisa melihat bahwa aku kerena…
…seperti bagaimana aku melihat diriku sendiri.
Lalu kenapa kau keluar?
Yah…
Aku tidak begitu ahli.
Jadi…
…aku tidak begitu keren.
Bukankah kau bersenang-senang selama kau bermain?
Yah…
Ya, benar.
Kalau kau bersenang-senang, jangan berhenti!
Kau ingin main?
Aku akan main denganmu.
Apa?
Kau ikut?
Ayo.
Mali.
Ayolah.
Tunggu, tunggu. Semua botolnya jatuh sekarang.
Ayolah! Ke mana?
Ayo! Mali, ke mana kita pergi?
Tidak.
Ya, tolong.
Satu, dua. Satu, dua, tiga. Satu, dua. Satu, dua. Satu.
Halo. Halo.
Halo, apa ini Yodtana? Halo, siapa ini?
Halo.
Halo, bisa kau mendengarku?
Ini Boss.
Kami mengadakan grup diskusi hari ini.
Hei, aku tidak bisa mendengar apapun. Halo, bisa kau mendengarku?
Halo. Halo.
No comments yet. Be the first to leave one.