The first 192 lines.
-*** Source by Luis Subs ***--
Jauhkan ember berisi air itu dariku. Akan kubunuh kau.
Untuk apa itu, bajingan?
Ya, bagus sekali! Ambil dua, ambil dua, ambil dua!
Hentikan! Ayah, dia nakal.
- Peter yang mulai! - Bukan, kau pembohong!
- Kau yang mulai. - Bukan aku.
Baiklah, tidak usah bertengkar.
Dia memulainya.
Sepertinya itu menyenagkan. Boleh aku mencobanya, Yah?
Mungkin dalam beberapa tahun, jika kita bisa membeli perahu bermotor.
Bisakah kita pergi ke perkemahan "one summer"? Aku yakin mereka akan menunjukkanya kepada kita.
Yah...aku tak yakin.
Bertahanlah, dolore! Kau melakukanya dengan bagus!
Bisakah kita berhenti sekarang?
Hei, Craig. Boleh aku yang pegang kemudinya?
Yang benar saja, Mary Ann. Kau tahu aku tidak bisa melakukan itu.
Jangan seperti itu. Aku tahu cara mengemudi ini.
Ayahku punya yang lebih besar dari ini.
Ya, dan Ayahmu akan memberiku pekerjaan begitu aku dipecat?
Bisa tenang? Tidak ada yang akan melihat kita di sini.
Jadi kalian pikir itu lucu, ya? Dasar serangga kecil!
Ayolah.
Baiklah.
Super!
Tapi hanya satu menit.
Jangan terlalu cepat!
Hey John, kita harus pergi bertemu Dokter.
John! Sudah hampir jam 4:30. Dokter akan segera datang!
Ayo, anak-anak. Dokter Thomas akan segera datang.
- Bibi Martha datang? - Apakah Ricky datang juga?
Ayah rasa Ricky menghabiskan akhir pekan dengan Ayahnya.
Kau terlihat seperti pemain ski yang bungkuk! Bisa kau tegakkan badanmu?
Belok! Belokkan perahunya!
- Dia bilang apa? - Entahlah.
Hey!
Ada perahu!
Hentikan perahunya. Sialan! Belok!
Putar rodanya!
- Tidak bisa! - Berikan kemudinya!
John!
Oh Tuhan!
Seseorang tolong! Selamatkan mereka!
Selamatkan mereka dengan perahu! Ya Tuhan, kita baru saja menabrak mereka berdua.
Oh Tuhan.
Seseorang bantu mereka. Tolong.
Bantu mereka! Tolong! Mereka akan mati, aku tahu itu! Tolong!
Cepat! Bantu mereka! Tolong bantu mereka!
Oh Tuhan, kita baru saja menabrak mereka berdua.
Cepat, anak-anak. Kita tidak ingin ketinggalan bus.
Astaga. Ayolah anak-anak.
Richard. Angela. Sudah selesai kalian rupanya.
Lihatlah apa yang Ibu lakukan. Ibu sudah menyiapkan beberapa bekal kalian...
...untuk perkemahan. Ibu baik kan?
Tidak ada keripiknya?
Tentu saja saja. Ibu menaruhnya di tumpukan paling bawah.
Ibu yakin itu.
Angela, tidak ada sesuatu yang ingin kau bawa?
Kami harus pergi, Bu. Nanti bisa terlambat.
Tentu saja sayang. Kalian tidak ingin ketinggalan...
...busnya kan?
Tidak, Ibu yakin kalian tidak akan ketinggalan bus.
Ayo, anak-anak. Mari jalan.
Sekarang apa?
Sepertinya Ibu melupakan sesuatu. Tapi apa ya?
Oh, Ibu ingat. Sudah kuduga Ibu akan lupa.
Ibu terus mengingatnya. Bahkan, Ibu mengikatnya di sekitar...
Sekitar jari Ibu, supaya Ibu tidak lupa.
Lihat?
Dan Ibu tidak lupa. Kalian lebih baik contoh cara ini.
Kalau begitu apa?
Oh, sebentar! Ibu akan segera kembali!
Dia mulai lagi.
Ini dia! Ibu sudah menandatanganinya.
Ibu baik kan?
- Apa ini? - Itu tes fisik kalian.
Kita tidak bisa pergi ke perkemahan tanpa tes fisik, kan?
Tapi jangan bilang-bilang kalau Ibu yang memberikanya.
Ibu takut mereka tidak akan menyetujuinya.
Meskipun mereka tahu bahwa Ibu seorang dokter.
Tidak peduli apa yang mereka lakukan, aku tidak akan pernah bilang.
Oh...anakku tersayang.
Saatnya berangkat.
- Sampai jumpa. Bu - Sampai jumpa, sayang.
Ibu harap kalian bersenang-senang. Tapi tentu saja kalian akan bersenang-senang.
Jagalah sepupumu, Richard!
- Sampai jumpa. Bu - Sampai jumpa, sayang.
Lihatlah anak-anak itu. Di tempatku biasanya mereka disebut 'daging segar'.
Membuatmu ngiler, kan?
Artie. Mereka terlalu muda untuk memahami apa yang ada di pikiranmu.
Ben, tidak ada yang namanya terlalu muda.
Kau saja yang terlalu tua.
Ahh! Ricky, apa kabar?
- Paul, senang melihatmu. - Kau menang?
Kau tahulah. Sama seperti biasanya.
- Ini sepupuku Angela. - Apa kabar'?
Dia orangnya pemalu. Kau tahu, pertama kalinya jauh dari rumah dan semua.
Dengar, aku harus mengantarnya ke pondok. Ku temui kau nanti, oke?
Baiklah.
Hei, Rick.
Tunggu sampai kau mendapatkan kejutan dari Judy!
Astaga.
Oh, ya?
Lihat saja nanti.
Aku dan Judy satu kelas musim panas lalu.
Kalian mungkin akan berada di pondok yang sama.
Ini semua pondok untuk gadis-gadis '.
Yang itu ruang pertemuan. Disebelahnya ada pondoknya Ronnie.
Dibelakangnya ada arena panahan. Itu dia!
Judy! Yo, Judy! Apa kabar'?
Benar.
Siapa pengecut itu?
Oh, itu Ricky.
Bukankah dia bocah yang kau jaga tahun lalu?
Ku rasa akku tidak lagi cukup baik baginya.
Ini dia Angela.
Jika kau butuh sesuatu, Aku akan berada di pondok no 19, di bawah ini.
Kedua dari bawah.
- Siapa mereka? - Hanya beberapa pemuda yang aku temui hari ini.
Bukankah mereka agak tua untukmu?
Apa kau tak tahu gadis lebih cepat dewasa daripada anak laki-laki?
Itu omong kosong dan kau tahu itu.
Ricky, aku tidak punya waktu untuk omong kosongmu sekarang.
Keparat. Dasar jalang.
Baiklah, semua. Mari kita tata semuanya....
...Sehingga kita bisa pergi dari sini.
Bagi kalian yang tidak tahu, namaku Meg.
M-E-G.
Ini Susie. Kalian punya masalah, mengadulah kepada Susie.
Paham? Oke? Capische?
Apa lihat-lihat?
Kau mau mengambil fotoku? Hentikan itu!
Kau pasti Angela. Ingat? Ronnie bilang ke kita.
Sepertinya kita punya pemenangnya di sini.
Benar sekali.
Diamlah.
Terima kasih atas usahanya.
Diamlah
Paham yang ku maksud, Ronnie? Dia bahkan belum menyentuhnya.
Angela, Meg bilang au belum makan semenjak kau tiba di sini.
Apakah itu benar?
Kau tidak akan mendapatkan jawaban dari yang satu ini. Dia belum bicara dalam tiga hari.
Begini saja. Bagaimana jika kita pergi ke dapur?
Lihat apakah kita bisa menemukan sesuatu yang kau suka. Setuju?
Aku akan membawanya ke dalam untuk bertemu Artie. Dia akan baik-baik saja.
Mungkin dia merasa rindu rumah.
Ayo, Angela.
Dia sudah mulai banyak bertingkah.
Ben, apa Artie ada? Artie, bisa minta waktunya sebentar?
Artie. Bisa tidak kalau tidak usah minum bir?
Tentu, Ron. Ada apa?
Aku ingin kau bertemu salah satu pekemah baru. Angela, ini Artie, kepala koki kami.
Halo Angela.
Bisakah kau urus itu, Ben? Tolonglah?
Seperti yang kau lihat, dia tidak banyak bicara.
Bahkan, dia juga bukan penggemar masakanmu.
Kau bisa menemukan sesuatu untuknya? Es krim atau yang lainya...
Telepon untukmu dan Mel, Ron.
Tolong aku. Suruh saja Mel yang mengangkatnya?
Bisa kan Artie? Sampai nanti.
Tidak masalah. Aku akan menemukan sesuatu yang dia suka.
Aku yakin kita bisa menemukan sesuatu yang menarik di dalam.
Kau tidak pernah tahu apa yang bisa kau temukan di sana.
Dimana sepupuku?
Ronnie membawanya ke dapur.
- Dia makan sesuatu? - Menurutmu?
Apa masalahnya, sih? Dia tidak makan, tidak berbicara, tidak melakukan apa-apa.
Kenapa kau terus menggangunya? Dia memang orangnya pendiam.
Jika dia lebih pendiam, dia akan mati.
Jadi Angela, melihat sesuatu yang kau suka?
Mungkin aku bisa membantumu memutuskan.
Kau mencari makanan manis kan?
Ya. Aku rasa punya sesuatu yang akan kau suka.
Hei, apa yang kau lakukan ?!
Tutup mulutmu, bisa?
Kau tidak melihat apa-apa! Mengerti? Tidak melihat apa-apa!
- Tentu. Apapun yang kau mau. - Sekarang keluar dari sini.
Hei, apa yang terjadi?
Ada apa ini?
Sepertinya aku menakut-nakutinya.
Aku kira begitu.
Ingin memeriksa air? Sepertinya sudah mendidih.
Sebaiknya begitu. Kita sudah merebusnya setengah jam. Sial!
- Berikan kursinya. - Ini dia, Sobat.
Sepertinya kurang beberapa menit lagi.
Akan ambil jerami sebelum makan malam. Kau ikut?
- Ya. Setelah aku merebus jagungnya. - Sampai nanti.
Sudah mendidih?
Nah begitu dong.
Keparat. Kau bisa membunuhku!
Sekarang menyingkir dari situ dan bantu aku turun.
Ayo, nak.
No comments yet. Be the first to leave one.