The first 200 lines.
Aku percaya dengan Holden Caulfield, dan buku itu.
Dan apa yang dikatakan buku itu untuk generasi hilang dari orang-orang munafik.
Kami sudah menangkap Mark David Chapman, di jalan 55 utara Kukui...
...K-u-k-u-i Hawaii, atas pembunuhan John Lennon.
Kalau kau mau tahu...
Maksudku, kalau kau mau aku menceritakannya untukmu...
Akan kuberitahu.
Tapi hal pertama yang mungkin ingin kau ketahui adalah cerita ayahku...
...dan apa yang ia perbuat pada ibuku dan keluargaku.
Masa kecil terkutuk. Tapi aku takkan menceritakanmu soal itu.
Cerita itu tidak penting. Tidak lagi.
"BAB 27"
Aku hanya ingin menceritakan padamu apa yang menimpaku selama Natal kemarin.
3 hari itu di New York City.
Dengar.
Kau tahu bebek-bebek itu, yang ada di Central Park?
Apa?
Bebek. Yang sedang berenang di danau Central Park. Kau tahu?
Kau mau kesana?/ Tidak.
Ya, mungkin aku mau kesana. Tapi pada musim dingin saat danaunya beku, kemana mereka pergi?
Kau bilang apa?
Apa yang terjadi pada mereka? Bebek-bebek itu? Kemana mereka pergi? Dimana mereka sekarang?
Kau sedang becanda, 'kan?
Tak mungkin kau bicarakan bebek denganku!
Baiklah kawan, sebenarnya kau ini mau kemana?
Aku tak menyadarinya pada saat itu, tapi...
...tempat itu dipenuhi oleh orang-orang mesum dan bodoh. Sangat membuatku sedih.
Sungguh.
Tak ada yang tahu apa yang terjadi di kamar itu, apa yang terjadi padaku.
Holden.
Di bulan desember itu, aku keluar dan jalan beberapa blok ke utara.
Sangat dingin saat itu. Tak ada matahari. Tak ada angin.
Tak ada apa-apa.
Aku pergi ke "Dakota"
Apartemen aneh ini berada di sisi barat Manhattan.
Seperti keajaiban datang dari "Wizard of Oz".
Rumah si hebat dan kuat.
Pasti kalian menunggu seseorang, ya?
Apa John ada di rumah?
Entahlah.
Dia ada di suatu tempat di New York City.
Astaga! Aku tak percaya bisa berdiri di sini!
Memang!
Kalian harus paham, aku penggemar Beatles sejak kecil, dan John...
...yang paling jenius diantara mereka.
Kau suka album barunya?/ Dia merilis album baru?
Ya, bodoh!/ Sebentar, aku pernah membacanya, judulnya...
"Double Fantasy"
Luar biasa, sangat nyata./ Sangat sempurna.
Aku tahu. Aku datang jauh-jauh dari Hawaii untuk mendapatkan tanda tangannya.
Kau harus beli albumnya dan meminta John menandatanganinya.
Ya, tentu. Pasti kubeli.
Dia akan menyukainya.
Hei, Jude, kita jadi pergi, 'kan?/ Ya...
Ya.
Maaf, aku Mark.
Mark Chapman.
Aku kemari untuk menemui John Lennon.
Setelah aku pergi dan menuju jalan Broadway. Aku mau membeli album baru John Lennon.
Mahal pastinya.
Tapi aku tak peduli. Aku selalu senang saat memikirkan album itu sampai sekarang.
Dulu aku menyukai Beatles. Aku masih menyukai Beatles.
Sumpah demi Tuhan, aku masih menyukainya.
Terkadang aku merasa musik Beatles dibuat hanya untukku.
Kau membelinya!
Lihat? Dimana mereka berdiri. Terlihat tidak asing?
Ya tuhan./ Ya.
Itu di sini!
Mereka berdiri di sini! Tepat di sebelah sana!
John berdiri di sini!
Sedangkan Yoko berdiri di sini.
Cukup keren, ya?
Kalian menyedihkan.
Kami mau nonton film nanti. Halo?
Kau mau ikut?/ Apa?
Kami mau nonton film nanti. Kau mau ikut?
Tidak, aku benci film.
Mereka munafik. Sungguh. Lihat wajah aktornya, mereka selalu mengusap jidatnya,...
...bernafas dalam-dalam. Mereka tahu cuma akting, mereka tahu kemampuan mereka, dan mereka akan menunjukkannya padamu.
Tidak, aku tak tahan. Film bisa membuatku gila.
Membuatku sangat gila, kalau kau mau tahu.
Baiklah.
Aku bisa mengajak kalian makan malam. Kalau kalian mau?
Kalian suka masakan Jepang? Aku pernah ke Jepang.
Aku pernah pergi ke seluruh dunia./ Baik.
Setuju kalau begitu. Aku akan mengajak kalian makan malam di restoran Jepang.
Aku yang bayar.
Baiklah./ Dah.
Jangan lupa.
Aku menunggu dan menunggu, rasanya lama sekali.
Tapi tak ada yang terjadi. Tak ada yang datang.
Kurasa aku akan menunggu gadis-gadis itu, para fans. Tapi aku tahu mereka takkan kembali.
Tak ada satupun orang yang menepati janjinya.
Dingin sekali, sangat menakutkan.
Aku merasa seperti aku hilang tiap kali menyeberang jalan.
Aku terlalu lemah untuk dunia yang penuh rasa sakit, kebohongan dan kemunafikan.
Ada 2 orang homo di sebelah kamarku,...
...mereka sangat berisik, mereka mabuk dan tertawa,...
...seolah apapun yang mereka lakukan adalah hal terlucu di dunia.
Sumpah demi Tuhan, cuma aku orang normal di tempat kumuh itu.
Tolong aku, Iblis.
Bunuh mereka. Pergilah kesana dan tembak mereka.
...Jangan!
Tidur yang nyenyak, keparat!
Kau mencuri keperawananku. Paham?
Aku takkan mencumbumu dengan penis anjing! Tidak dengan penis anjing!
Dasar jalang jelek! Pelacur! aku tak tahan lagi.
Taksi! /Tidak, takkan lagi, paham? Aku takkan mencumbumu dengan penis anjing lagi!
Antar aku ke tempat yang nyaman. Hotel yang nyaman.
Yang tidak terlalu mahal. Yang nyaman saja.
Tak masalah.
Hei, kau mau berhenti dan minum denganku atau lakukan hal lain?
Aku punya banyak uang, aku yang bayar./ Tidak, aku tak minum malam ini.
Kau suka musik rock n roll?/ Ya.
Kau suka musik Beatles?/ Ya.
Asal kau tahu. Akan kubocorkan rahasia ini.
Aku ada sesi rekaman malam ini.
Bersama John Lennon dan Paul McCartney.
Mereka merekam album bersama. Mereka merekamnya selama 3 jam tanpa henti.
Aku yang merekamnya.
Mereka menemuiku, dan mereka bilang mereka menyukai hasil karyaku.
Bagiku, senang sekali rasanya karena John Lennon dan Paul McCartney mau...
...memuji hasil karyaku. Yang mereka ucapkan padaku...
...semuanya, semua itu...
...aku cuma ingin memberitahu kau itu.
Supir taksi itu memberitahuku kalau Jimmy Carter menginap di hotel ini. Bahkan saat ia jadi presiden.
Kata supir itu, si Jimmy lakukan itu agar masyarakat berpikir kalau ia sederhana.
Kurasa bodoh sekali. Seorang Presiden menginap di hotel sederhana ini.
Itu membuatku kaget.
Aku punya sedikit uang, tapi tak cukup untuk tinggal di hotel itu selamanya.
Uang sialan. Pada akhirnya selalu membuatmu depresi.
Sebentar lagi, dia akan meninggalkan rumahnya.
Jika dia tinggal di luar dan tak takut pada bayangannya...
...itu akan menjadi matahariku.
Tapi kalau bayangannya menakutinya?/ Musim dingin akan bertambah 6 minggu!
Aku harus menjaga kastil itu tetap sejuk. Kumohon Pak, jangan membawanya. Jangan dulu.
Saat dia memberiku tanda, aku tahu aku akan bertindak.
Tanda apa, Pak?
Apa kabar Steve?/ Baik saja, darimana kau tahu namaku?
Kau tak mengingatku?
Sebulan lalu aku kemari. Dari Hawaii?
Aku kemari untuk menemui John Lennon?/ Tidak.
Baiklah...
Terakhir kali, aku tak berhasil.
Menemuinya, maksudku.
Tapi aku kembali.
Apa kau tahu, kalau John...
...ada di rumah?/ Kurasa dia sedang ke luar kota.
Boleh aku menunggu dan melihat-lihat?/ Silahkan saja. Tapi, menjauh sedikit.
Aku selalu memuja perkataan, nyanyian dan perbuatan baik yang dilakukan John Lennon.
Musik dan liriknya memberikanku semua yang kubutuhkan.
Apa yang sebenarnya kusukai dari sebuah lagu atau buku...
...jika sangat bagus. Maksudku jika penulisnya benar-benar berkata padamu.
Maka kau akan merasa bahwa merekalah teman terbaikmu...
...dan kau bisa menelepon mereka kapanpun kau mau.
Semua orang membutuhkan sesuatu. Ingin menemukan sesuatu.
Semua orang rapuh dan lemah.
Kau harus menemukan sesuatu untuk menyembuhkanmu.
Untuk memberikan apa yang kau butuhkan. Untuk membawamu...
...dan membuatmu utuh.
Aku membelinya karena artikel ini.
Ada lagi?
Ya.
Ini.
Aku akan segera menemuinya.
Aku membaca artikel soal John Lennon itu.
Dikatakan, ia selalu makan sushi dan sashimi...
...dan coklat "Hershey" dengan kacang almond. Dan ia mengisap rokok perancis.
Dan saat mereka menanyakan, mungkinkah the Beatles rujuk? Ia bilang...
...hanya karena sekumpulan orang bodoh gagal, bukan berarti dia harus disembah lagi.
Ia tak harus melakukan pekerjaan berat lagi.
Dia bilang, dia tak harus menunjukkan pada orang-orang apa yang baik lagi.
Dia sungguh mengatakan itu. Dan di dunia ini hidupnya mewah.
Bayangkan jika tak ada harta benda. Tapi si bajingan itu punya jutaan uang.
Kapal pesiar, peternakan, rumah pedesaan dan siapa lagi yang tahu apa yang dia miliki?
Dia berpaling dari semua orang.
Pengakuan yang luar biasa menurutku.
Aku mulai berpikir mungkin aku harus mencari pelacur malam ini.
Kalau-kalau aku tak bisa bercumbu lagi untuk waktu yang lama.
Kau punya wanita asing?
Wanita dari negara lain.
Aku tak mau dia banyak bicara.
Aku mau dia diam. Aku akan memberinya tip kalau dia tak bicara.
Kau tak perlu gugup.
Aku bukan orang aneh. Aku cuma ingin ditemani wanita malam ini.
Kurasa besok akan menjadi hari yang berat untukku.
Kau mau dipijat?
Lepaskan gaunmu dan berbaringlah di ranjang.
Bisa kita nyalakan radio?
Aku menyukai gaunmu.
Aku suka warnanya.
Beberapa hal sulit diingat.
Kini aku berpikir, saat wanita itu pergi...
...aku ingin bunuh diri.
Aku berpikir untuk melemparkan diriku ke jendela.
Aku mau menelepon ke Hawaii.
Baik, Pak. Tunggu sebentar. Dari siapa ini?/ Holden Caulfield.
Sebentar, Tn. Caulfield.
Apa ini kau?/ Hai.
Aku tahu, aku bilang aku takkan meneleponmu, tapi kau mengenalku...
No comments yet. Be the first to leave one.