My Home Hero (マイホームヒーロー)

My Home Hero (マイホームヒーロー)

Download Indonesian Subtitle

Release info

My Home Hero - S1 - E10 [1080p HEVC]
A Commentary by Popopupo1
Untuk releasan Nyaa, Judas, Asw, Anime Time, Jangan lupa berikan Ratings ya*Ig : @Sebastianus_Ariston20

Tags

1080
HEVC
Published on: 2023-06-07
Downloads: 27
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 121 lines.

Mungkin sisa hidupmu ikut berkurang juga, ya?

Ah... iya.

Kamu hampir mati karena dijebak sebagai pelaku, kan?

Anu, apa aku boleh pulang?

Boleh.

Diam di sini pun untuk apa.

Lupakan semua kejadian ini.

Tentu saja.

Aku pamit dulu.

Kyoichi.

Memang benar kamu tidak membunuh Nobuto

ataupun mengkhianati organisasi.

Kamu cerdas, mahir memasak,

dan anak yang berbakti pada orang tua.

Tapi...

kamu bertarung sendirian.

Karena itulah kami bisa menang.

Sebelum menyusup,

pergi dulu ke toko material untuk membeli tangga tali tambang,

kait besi yang besar, lantas ikat dengan kuat.

Selain penting untuk menyusup,

juga sangat berguna untuk lari.

Ibu harus menyusup ke apartemen 905.

Pakai tangga daruratnya untuk turun ke lantai 10.

Setelah itu, pakai dan turun lagi ke beranda apartemen 906.

Dan di sebelahnya adalah apartemen 905.

Lampu di sekitarnya tidak ada yang menyala.

Jangan pakai tangganya meski pintu daruratnya terbuka.

Karena bisa menimbulkan suara

kalau tangga yang di sana terbuat dari logam.

Setelah sampai di beranda, gunakan alat satunya lagi.

Pakai tongkat swafotonya

dan tempelkan penggaris 30 sentimeternya dengan selotip.

Pakai ini untuk melepas kait tangganya.

Lakukan sebaliknya

saat Ibu mau lari dan naik ke atas.

Aku harus hati-hati.

Di sebelahnya adalah apartemen 905.

Sudah sampai.

Di sebelah ruang tengah ada kasur.

Dan di sana ada lemari pakaian yang berisi brankas.

Pintu daruratnya masih terbuka.

Kalau ada penghuni yang tiba-tiba pergi ke beranda,

mereka pasti akan langsung menyadarinya.

Aku tidak bisa lama-lama di sini.

Kemungkinan besar brankasnya menggunakan sandi.

Sandinya adalah empat angka.

Kalau asal menebak, ada 10.000 kali kemungkinan.

Karena itu, aku ingin Ibu coba satu cara...

Senter yang ada di dalam paket barang bukti

adalah lampu ALS milik Kyoichi yang kita tukar dengan lampu palsu.

Saat dinyalakan, cahayanya bisa mendeteksi noda darah dan sidik jari.

Karena itu, nyalakan senternya ke brankasnya...

Lo? Lo?

Aku lupa harus pakai ini dulu.

Tombol yang selalu Kyoichi sentuh pasti akan menyala.

0... 3... 6... 8...

Dengan begini, 10.000 kali kemungkinannya...

berkurang menjadi 24.

Sisanya tinggal menebak secara acak.

0368.

Salah.

0386.

Bukan.

0638.

Salah.

0... 6...

Eh, kenapa? Tombolnya tidak bereaksi?

Aduh! Tidak.

Model ini tak terhubung ke perusahaan keamanan.

Tapi aku harus menunggu sepuluh menit setiap kali aku gagal mencoba tiga kali.

Masih ada 21 kali lagi percobaan.

Kalau semuanya dicoba...

21:3 = 7.

Tiap gagal, aku harus menunggu sepuluh menit, berarti totalnya 70 menit.

Kalau mencobanya satu per satu, waktuku takkan cukup.

Dewa, Buddha,

tolong bantu aku.

6308.

8036.

Kerangka pria yang menyakiti Reika...

Aku mohon...

Tolong bantu kami...

Terima kasih. Semuanya sudah berakhir.

Aku hanya mengarang naskah strategi pertempuran ini.

Protagonis sebenarnya adalah istriku.

Tapi masih ada satu hal...

yang harus kuselesaikan sendiri.

Kunci strategi yang hanya bisa diselesaikan olehku.

Gawat.

Hari aku tidak tidur dan kelelahan selama seminggu ini.

Sebelum pulang, aku mau istirahat sebentar.

Ke sinilah setelah geledah yang di sana.

Apa aku akan berakhir seperti ini?

Aku pasti akan merebutnya kembali.

Dasar bodoh.

Aku...

Aku tidak bisa mati sekarang!

Nanti kutelepon balik! Kyoichi!

Aku tidak boleh...

mati di sini!

Naik lift!

Baik.

Dasar bodoh!

Kalaupun pergi ke atas, bagaimana caraku lari?

Takeda, ke atas! Dia di atas!

Aku harus pergi ke mana?

Di mana si berengsek itu?

Kalau aku pakai ini, aku bisa langsung turun satu lantai.

Saat ini sedang tidak ada orang.

Jejaknya masih baru.

Di sini pun ada dua jejak baru.

Jangan-jangan...

Kita turun.

Si penyusup tidak masuk ke pintu ini.

Apa simpananku yang di sini masih ada?

Hasil jerih payahku hanya tersisa segini lagi, ya.

Apa dia lari ke apartemen sebelah?

Aku harus ke mana?

Aku harus pergi ke mana?

Naruse! Kalau dia sudah ke bawah, segera hentikan dia!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left