Release info

My Dear Lady EP01
A Commentary by JinHan_27

Tags

other
Published on: 2020-07-21
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 193 lines.

Aku Ling Xunxun,

29 tahun.

Yang katanya bunga sekolah

dari universitas terkenal.

Kutu buku yang cantik nan bijaksana.

Mempermalukan diri di depan teman.

Di saat ada tawaran pekerjaan,

aku malah melepaskan tawaran tersebut.

Setelah tamat langsung nikah,

menikmati hidup jadi ibu rumah tangga,

juga ada satu anak yang imut.

Sekarang hidup dengan senang.

Semua orang iri denganku.

Baiklah,

aku adalah Ling Xunxun.

Tapi hanyalah seorang bunga sekolah kemarin,

setelah tamat jadi gadis pengangguran.

Pernah mengira menjadi kebanggaan,

sekarang seperti ditampar kenyataan.

Suami selingkuh,

tanpa pikir langsung cerai,

tak mengambil uang sepeserpun.

Tapi setelah cerai baru sadar,

betapa bodohnya diriku.

Tak ada penghasilan,

bagaimana bisa ambil hak asuh anak?

Sementara tinggal di rumah teman,

memikirkan cara cari kerjaan.

Seperti orang yang baru lulus menunggu panggilan.

Mungkin lebih baik orang yang baru lulus,

tapi pilihan itu tergantung kita,

bertahan walaupun harus berlutut.

Aku akan mendapatkan kerjaan!

Mengambil kembali hak asuh anak.

Aku tak percaya itu!

Aku baru 29 setengah tahun.

Aku pasti bisa!

Eh maaf,

masalah ini tolong dirahasiakan.

Kau tanggung ya.

Hubungi asistenku.

Jangan ribet lagi,

Aku kasih dua ribu.

Anak ini salah paham denganku.

Mobil ini

sekitar 20 juta Yuan.

Tidak apa-apa.

Ada asuransi,

Asuransi baru kadaluarsa,

aku bayar ganti ruginya.

Aku hidupi kamu!

Kau baik sekali!

Tau gitu saat itu menikah denganmu .

Saat itu buta.

Sampai sekarang pun tak mau jujur.

Saya balik dulu.

Kamu..

Ini adalah cv temanku.

Lihat dulu

Apakah ada pekerjaan yang cocok untuknya?

Direktur Zhou

Kenapa CVnya lagi?

Sayangku Temanmu 7 tahun pengangguran.

Kau tidak kasih dia jadi kasir,

bagaimana membantumu?

Iya.

Dia itu lulusan universitas bagus,

jabatan tinggi tak mungkin rendahpun salah.

Zhou Quan

Tunggu dulu.

Aku numpang ya.

Ada interview.

Sudah bagikan 200 CV,

Satu panggilan pun tidak ada.

Pakaianmu cukup formal ya.

Bersiaga tiap saat,

mana tau ada panggilan

langsung meluncur ke sana.

Semangat yang tinggi.

Bagaimana?

Jadi hari ini kemana?

Bahas kompensasi.

Bajumu terlalu kusut,

kenapa tidak disetrika?

Kemarin sudah larut,

aku tidak menemukan setrika.

Aku tidak enak membangunkanmu.

Jadi...

Sok sungkan.

Sudah dulu ya.

Pergilah.

Terima Kasih.

Halo.

Apakah kasir ada orang?

Aku bukan orang ya?

Cari siapa?

Kasir

Aku cari asisten Wang.

Kamu Ling Xunxun?

Tunggu sebentar ya?

Sedang menemani bos interview.

Baik Tidak masalah.

Gaji tinggi sombong sekali.

Siaga 24 jam.

Saya lulusan S2,

malah menyuruh saya jadi pengasuh.

Apapun akan saya lakukan untukmu bos.

Pilihlah saya.

Perusahaan lagi cari ada posisi apa?

Kenapa seperti kontes kecantikan?

Bos ingin mencari asisten pribadi

yang siaga 24 jam

yang bisa mengurus rumah

dan mengurus kerjaan kantor.

Bukankah begitu baik?

Jadi kenapa menangis?

Kamu tidak ada kehidupan pribadi?

Kamu tidak berpacaran?

24 jam didedikasikan untuk dia seorang saja.

Tadi bukannya kamu sangat ingin pergi?

Saya hanya calon asisten.

Coba kamu pikir

Bos sangat ganteng dan kaya,

jika kamu mendapatkannya

bukankah sangat menguntungkan?

Dia hanya mau cari pengasuh

Kamu malah mau jadi nyonya bos.

Tapi anak itu beneran adalah bos.

Apakah masih ada yang interview?

Ada satu lagi.

Maaf

Saya kesini untuk membahas kompensasi.

Saya akan memanggilnya.

Beri aku kesempatan sekali lagi.

Kamu panggil apa?

Saya tinggal panggil.

Saya tanya namamu siapa?

Namaku Ling Xunxun.

29 tahun.

Habis tamat langsung nikah,

tidak pernah bekerja.

Kenapa melamar jadi asisten?

Asisten pribadi itu untuk melayani bos.

Selain menjadi sekretaris,

juga mengurus kehidupan sehari-harimu.

Pengalaman di keluarga sangat berguna

juga

sangat teliti dan bersabar.

Tidak pelupa,

sangat membantu

tahu buku panduan cara menjadi asisten,

isinya satu katapun tak kulupakan.

Saya menghargai kehebatanmu.

Tapi asisten yang saya mau

bukan hanya bisa hapal buku panduan.

Terima kasih nona Xun.

Direktur Cheng.

Direktur Cheng.

Ada apa?

Aku sudah menabrakmu.

Itu kepalamu yang keras

atau dadamu yang keras?

Kepalaku.

Seharusnya kamu bilang apa?

Maaf.

Keluarlah.

Direktur Cheng.

Direktur Cheng.

Aku telah menabrak mobil mewahmu.

Pulang baru sadar asuransi kadaluarsa.

Aku sudah tanya ahlinya,

Mereka bilang

biaya perbaikan mobil lima ratus ribu Yuan.

Aku baru cerai

tidak mengambil apa-apa.

Saya tidak ada cash sebanyak itu.

Jika

Anda kasih saya pekerjaan ini

saya akan berusaha menjadi asistenmu.

Karena saya lebih butuh pekerjaan ini,

Saya pasti akan berusaha.

Lagipula

Saya bekerja

sambil membayar hutang anda.

Ini namanya kemenangan bersama.

Kemenangan bersama?

Itu dari sudut pandangmu.

Bagi saya

ini namanya berbuat amal.

Maaf,

ceritamu kurang sedih

tidak menyentuh hatiku.

Kamu sekarang jadi asistenku

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left