The first 193 lines.
Aku Ling Xunxun,
29 tahun.
Yang katanya bunga sekolah
dari universitas terkenal.
Kutu buku yang cantik nan bijaksana.
Mempermalukan diri di depan teman.
Di saat ada tawaran pekerjaan,
aku malah melepaskan tawaran tersebut.
Setelah tamat langsung nikah,
menikmati hidup jadi ibu rumah tangga,
juga ada satu anak yang imut.
Sekarang hidup dengan senang.
Semua orang iri denganku.
Baiklah,
aku adalah Ling Xunxun.
Tapi hanyalah seorang bunga sekolah kemarin,
setelah tamat jadi gadis pengangguran.
Pernah mengira menjadi kebanggaan,
sekarang seperti ditampar kenyataan.
Suami selingkuh,
tanpa pikir langsung cerai,
tak mengambil uang sepeserpun.
Tapi setelah cerai baru sadar,
betapa bodohnya diriku.
Tak ada penghasilan,
bagaimana bisa ambil hak asuh anak?
Sementara tinggal di rumah teman,
memikirkan cara cari kerjaan.
Seperti orang yang baru lulus menunggu panggilan.
Mungkin lebih baik orang yang baru lulus,
tapi pilihan itu tergantung kita,
bertahan walaupun harus berlutut.
Aku akan mendapatkan kerjaan!
Mengambil kembali hak asuh anak.
Aku tak percaya itu!
Aku baru 29 setengah tahun.
Aku pasti bisa!
Eh maaf,
masalah ini tolong dirahasiakan.
Kau tanggung ya.
Hubungi asistenku.
Jangan ribet lagi,
Aku kasih dua ribu.
Anak ini salah paham denganku.
Mobil ini
sekitar 20 juta Yuan.
Tidak apa-apa.
Ada asuransi,
Asuransi baru kadaluarsa,
aku bayar ganti ruginya.
Aku hidupi kamu!
Kau baik sekali!
Tau gitu saat itu menikah denganmu .
Saat itu buta.
Sampai sekarang pun tak mau jujur.
Saya balik dulu.
Kamu..
Ini adalah cv temanku.
Lihat dulu
Apakah ada pekerjaan yang cocok untuknya?
Direktur Zhou
Kenapa CVnya lagi?
Sayangku Temanmu 7 tahun pengangguran.
Kau tidak kasih dia jadi kasir,
bagaimana membantumu?
Iya.
Dia itu lulusan universitas bagus,
jabatan tinggi tak mungkin rendahpun salah.
Zhou Quan
Tunggu dulu.
Aku numpang ya.
Ada interview.
Sudah bagikan 200 CV,
Satu panggilan pun tidak ada.
Pakaianmu cukup formal ya.
Bersiaga tiap saat,
mana tau ada panggilan
langsung meluncur ke sana.
Semangat yang tinggi.
Bagaimana?
Jadi hari ini kemana?
Bahas kompensasi.
Bajumu terlalu kusut,
kenapa tidak disetrika?
Kemarin sudah larut,
aku tidak menemukan setrika.
Aku tidak enak membangunkanmu.
Jadi...
Sok sungkan.
Sudah dulu ya.
Pergilah.
Terima Kasih.
Halo.
Apakah kasir ada orang?
Aku bukan orang ya?
Cari siapa?
Kasir
Aku cari asisten Wang.
Kamu Ling Xunxun?
Tunggu sebentar ya?
Sedang menemani bos interview.
Baik Tidak masalah.
Gaji tinggi sombong sekali.
Siaga 24 jam.
Saya lulusan S2,
malah menyuruh saya jadi pengasuh.
Apapun akan saya lakukan untukmu bos.
Pilihlah saya.
Perusahaan lagi cari ada posisi apa?
Kenapa seperti kontes kecantikan?
Bos ingin mencari asisten pribadi
yang siaga 24 jam
yang bisa mengurus rumah
dan mengurus kerjaan kantor.
Bukankah begitu baik?
Jadi kenapa menangis?
Kamu tidak ada kehidupan pribadi?
Kamu tidak berpacaran?
24 jam didedikasikan untuk dia seorang saja.
Tadi bukannya kamu sangat ingin pergi?
Saya hanya calon asisten.
Coba kamu pikir
Bos sangat ganteng dan kaya,
jika kamu mendapatkannya
bukankah sangat menguntungkan?
Dia hanya mau cari pengasuh
Kamu malah mau jadi nyonya bos.
Tapi anak itu beneran adalah bos.
Apakah masih ada yang interview?
Ada satu lagi.
Maaf
Saya kesini untuk membahas kompensasi.
Saya akan memanggilnya.
Beri aku kesempatan sekali lagi.
Kamu panggil apa?
Saya tinggal panggil.
Saya tanya namamu siapa?
Namaku Ling Xunxun.
29 tahun.
Habis tamat langsung nikah,
tidak pernah bekerja.
Kenapa melamar jadi asisten?
Asisten pribadi itu untuk melayani bos.
Selain menjadi sekretaris,
juga mengurus kehidupan sehari-harimu.
Pengalaman di keluarga sangat berguna
juga
sangat teliti dan bersabar.
Tidak pelupa,
sangat membantu
tahu buku panduan cara menjadi asisten,
isinya satu katapun tak kulupakan.
Saya menghargai kehebatanmu.
Tapi asisten yang saya mau
bukan hanya bisa hapal buku panduan.
Terima kasih nona Xun.
Direktur Cheng.
Direktur Cheng.
Ada apa?
Aku sudah menabrakmu.
Itu kepalamu yang keras
atau dadamu yang keras?
Kepalaku.
Seharusnya kamu bilang apa?
Maaf.
Keluarlah.
Direktur Cheng.
Direktur Cheng.
Aku telah menabrak mobil mewahmu.
Pulang baru sadar asuransi kadaluarsa.
Aku sudah tanya ahlinya,
Mereka bilang
biaya perbaikan mobil lima ratus ribu Yuan.
Aku baru cerai
tidak mengambil apa-apa.
Saya tidak ada cash sebanyak itu.
Jika
Anda kasih saya pekerjaan ini
saya akan berusaha menjadi asistenmu.
Karena saya lebih butuh pekerjaan ini,
Saya pasti akan berusaha.
Lagipula
Saya bekerja
sambil membayar hutang anda.
Ini namanya kemenangan bersama.
Kemenangan bersama?
Itu dari sudut pandangmu.
Bagi saya
ini namanya berbuat amal.
Maaf,
ceritamu kurang sedih
tidak menyentuh hatiku.
Kamu sekarang jadi asistenku
No comments yet. Be the first to leave one.