The Pond

The Pond

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Pond 2021 720p WEBRip x264-GalaxyRG
A Commentary by Bandar1
No Resync

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
Published on: 2021-02-23
Downloads: 19
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Senin

Kematian Virus. 1200. 390. 3100.

Statistik Kematian Kecelakaan

Apa Yang Mata Kita Tidak Tunjukkan

Sinar-Y. Sinar-X. UV. Inframerah. Gelombang-mikro. Radio

Mata manusia hanya mampu melihat 0.0035% dari spektrum elektromagnetik.

Itu sebabnya kita tak bisa yakin bahwa sesuatu ada atau tidak...

...hanya karena kau tak bisa melihatnya.

Skizofrenia dan Pengalaman Mendengar Suara

Di Amerika Serikat, suara bersifat keras dan mengancam.

Di Afrika dan India, itu lebih lunak dan menarik.

Selamat pagi.

Kau jaga!/ Tidak, kau yang jaga!

Pagi, Pak./ Pagi, anak-anak.

Di mana Gabrielle?

Di rumah. Aku akan ajak dia berikutnya.

Tolong lakukan itu./ Kami butuh dia.

Untuk bermain bersama kami.

Ini uangmu.

Bagaimana kerja?

Seperti biasanya.

Kau masih tak mau beritahu aku apa yang kau kerjakan.

Tidak.

Dan mungkin takkan pernah.

Jika aku memberitahumu, kau juga akan berpikir aku gila.

Kau tahu itu tidak benar.

Kau bisa percaya aku.

Tapi aku memang berpikir kau gila...

...saat kau ketiduran kurang dari semenit.

Bersalah.

Maaf, aku hanya penasaran.

Aku tahu.

Itu sebabnya kau murid favoritku.

Karena rasa penasaranmu.

Hanya itu alasannya?

Soal itu...

Apa kau akan tidur sekarang?

Mungkin.

Ayah!

Hei, ada apa?

Aku melihat dia, aku melihat dia!

Tenanglah, sayang. Siapa?

Apa yang terjadi?/ Aku melihat dia. Itu monster!

Tenanglah, Gaby, tenang.

Ingat yang ayah bilang. Dia tidak di sini.

Dia tak mungkin di mana-mana, benar?

Tapi dia datang padaku, dan...

Di mimpimu. Tapi apa yang kita katakan?

Siapa yang berwenang di dunia mimpimu?

Siapa ratunya?/ Aku.

Ini adalah dunia kita. Bukan dunia dia.

Dunia kita. Oke./ Benar. Oke?

Sekarang kembalilah tidur.

Jika kau melihat dia, bilang ayah akan menghajarnya...

...jika dia berusaha menakutimu lagi, oke?

Oke./ Baik, pergilah.

Mereka menghubungi hari ini.

Siapa?

Fakultas.

Mereka ingin tahu bagaimana keadaanmu.

Apa kau bilang mereka?

Jika kau baik-baik saja.

Apa menurutmu kita melihat keseluruhan...

...dari semua di sekitar kita di dunia?

Apa maksudmu?

Kita mengandalkan indra kita.

Penglihatan, pendengaran, perasa, penciuman, sentuhan,

Untuk mengalami dunia.

Tapi bisakah kita berkata dengan pasti,

Bahwa tak ada yang lebih di dunia...

...selain dari apa yang kita terima dengan indra kita?

Coba pikir,

Seperti apa rasanya untuk benar-benar melihat musik?

Bagaimana jika kita hanya belum mengembangkan indra...

...untuk menerima hal lain di sekitar kita?

Bagaimana jika kita kehilangan itu sejak lama...

Untuk merasakan sesuatu, hal-hal lainnya,

Melebihi cakupan imajinasi kita?

Kau memang lebih maju dari masa kita.

Aku tahu itu.

Selasa

Pagi yang dingin, bukan?

Kau tidak dingin?

Maaf membangunkanmu.

Jangan sentuh taliku.

Jangan sentuh itu.

Aku beritahu padamu ratusan kali, itu milikku, dan khusus untukku.

Jika kau begitu membutuhkannya, belilah sendiri.

Kau bodoh. Kau selalu bodoh.

Entah apa yang akan aku lakukan denganmu seharian.

Masyarakat Menghasilkan Ketakutan

Takut ditinggalkan dalam masyarakat. Tak berguna. Tak punya aktivitas.

Tak dikenali. Kepentingan. Diterima. Tidak tertarik dengan yang lain.

Takut sendirian. Tak ada yang menerima kita.

Tak mengikuti norma sosial atau melihat terpisah oleh mereka.

Tingkat Obesitas. 2200. 1750.

Sekilas Info. Badai Dahsyat Mara Menguat Menjadi Kategori 4.

Pandemi Virus

Selamat pagi.

Di mana Gaby?/ Apa dia ikut?

Tidak, tidak hari ini. Secepatnya.

Jangan khawatir. Besok. Aku janji.

Sampai jumpa, Pak.

Halo, temanku. / Pagi, Profesor.

Bagaimana kabarmu hari ini?

Sangat baik. Bagaimana kabarmu?

Baik seperti biasanya.

Aku menerima telepon dari fakultas kemarin.

Benar, aku meminta mereka untuk menghubungimu.

Apa yang bisa aku bantu, Profesor?

Kau tak menjawab panggilanku kemarin,

Jadi aku ingin periksa keadaanmu.

Maaf soal itu. Aku kelelahan.

Aku mengerjakan penelitianku seharian.

Bagaimana perkembangannya?

Bagus untuk sekarang.

Kita akan lihat.

Kau datang ke sana untuk istirahat.

Kau sebaiknya melakukan itu.

Aku ke sini untuk selesaikan pekerjaanku, Profesor.

Dan saat kau selesai, kau akan kembali?

Aku takkan kembali, Pak.

Aku harus memikirkan ini.

Aku sudah sedekat ini. Aku bisa merasakannya.

Itu takkan membawanya kembali.

Maaf?

Istrimu.

Dia sudah meninggal, Profesor.

Penelitianmu tak akan membawanya kembali.

Berhenti melakukan ini dan kembali kepada kami.

Murid-muridmu membutuhkanmu.

Dengan segala hormat, Pak, kau yang mengeluarkanku.

Maksudku bukan kau, tapi fakultas.

Mereka tidak mengeluarkanmu. Mereka menangguhkanmu, Profesor.

Itu sama saja bagiku. Aku tak peduli.

...mengeluarkanmu.

Siap?

Kau tahu jika papan catur lipat...

...ditemukan oleh seorang pendeta tahun 1125?

Sejak gereja melarang para pendeta bermain catur,

Dia sembunyikan papannya dengan membuatnya terlihat...

...seperti dua buku yang ditumpuk bersamaan.

Berarti ini permainan Iblis.

Jika kau percaya dengannya, maka, ya.

Bagaimana jika semua di sekitar kita adalah permainan,

Sama seperti yang ini?

Kita hanyalah aktor berlakon di panggung kehidupan,

Dan dunia ini adalah ilusi.

Tak ada yang benar-benar mati.

Tak ada yang benar-benar terluka.

Kau semakin hebat.

Aku tak sehebat kau, Profesor,

Tapi tetap saja aku memiliki gerakanku.

Kau hanya begitu sulit ditebak.

Kadang aku berpikir kau curang.

Aku tak sepandai itu bermain catur.

Itu benar. Tapi kau mungkin pandai bermain curang.

Aku bermain catur setiap hari bersama murid-muridku.

Mendapat banyak strategi dari mereka.

Mungkin kau juga belajar caranya curang.

Jika kau berpikir aku curang,

Lalu kenapa kau bermain catur denganku?

Aku berusaha mencari tahu.

Halo, temanku./ Apa ada yang lihat kapakku?

Aku tak bisa kerja tanpa kapakku.

Aku tak melihatnya.

Kau sudah selesai?/ Sudah.

Tapi sekarang aku tak bisa temukan kapakku.

Akan kubunuh para pencuri itu jika aku menemukannya.

Ini sebenarnya sangat bagus.

Kau bisa menjadi tukang kayu.

Tukang kayu?

Tukang kayu, aku?

Aku tak bermaksud menyinggungmu.

Anak-anak itu yang mengambilnya.

Aku jamin, aku akan bunuh mereka saat aku melihatnya.

Kau harus lebih berhati-hati dengan kapak itu.

Seseorang bisa terluka.

Begitu muda, begitu frustrasi.

Biarkan saja.

Bermain.

Apa?

Sekakmat.

Sungguh?

Mungkin yang berikutnya, temanku.

Kau selalu mengatakan itu.

Hanya saat aku menang.

Ini waktunya aku pergi.

Senang bermain denganmu.

Ya, ya.

Sampai besok.

Mungkin besok aku mengalahkanmu./ Mungkin.

Tanamannya mati lagi.

Mungkin kita melakukan kesalahan.

Abby, kau melihatnya.

Setiap tanaman yang Ayah bawa pulang, setelah beberapa lama mati akan layu.

Kali ini itu takkan terjadi, oke?

Kita akan buktikan itu tak ada kaitannya dengan dia.

Sama sekali.

Hei, kita akan carikan kau yang lain.

The Pond subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left