Release info

Queen Seon Duk (2009) Complete 1080p WEB-DL AAC H 264-HoneyG
A Commentary by Rahpooyan

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Download Indonesian Subtitle Files for Mobile (62)
Choose the file for your episode
E01
Queen.Seondeok.E01.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 37 KB
E02
Queen.Seondeok.E02.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 45 KB
E03
Queen.Seondeok.E03.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 45 KB
E04
Queen.Seondeok.E04.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 43 KB
E05
Queen.Seondeok.E05.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 51 KB
E06
Queen.Seondeok.E06.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 53 KB
E07
Queen.Seondeok.E07.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 54 KB
E08
Queen.Seondeok.E08.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 48 KB
E09
Queen.Seondeok.E09.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 65 KB
E10
Queen.Seondeok.E10.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 48 KB
E11
Queen.Seondeok.E11.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 55 KB
E12
Queen.Seondeok.E12.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 59 KB
E13
Queen.Seondeok.E13.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 66 KB
E14
Queen.Seondeok.E14.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 50 KB
E15
Queen.Seondeok.E15.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 53 KB
E16
Queen.Seondeok.E16.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 55 KB
E17
Queen.Seondeok.E17.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 59 KB
E18
Queen.Seondeok.E18.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 53 KB
E19
Queen.Seondeok.E19.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 52 KB
E20
Queen.Seondeok.E20.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 52 KB
E21
Queen.Seondeok.E21.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 49 KB
E22
Queen.Seondeok.E22.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 52 KB
E23
Queen.Seondeok.E23.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 48 KB
E24
Queen.Seondeok.E24.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 38 KB
E25
Queen.Seondeok.E25.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 54 KB
E26
Queen.Seondeok.E26.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 54 KB
E27
Queen.Seondeok.E27.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 61 KB
E28
Queen.Seondeok.E28.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 54 KB
E29
Queen.Seondeok.E29.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 46 KB
E30
Queen.Seondeok.E30.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 51 KB
E31
Queen.Seondeok.E31.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 51 KB
E32
Queen.Seondeok.E32.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 58 KB
E33
Queen.Seondeok.E33.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 48 KB
E34
Queen.Seondeok.E34.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 50 KB
E35
Queen.Seondeok.E35.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 49 KB
E36
Queen.Seondeok.E36.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 49 KB
E37
Queen.Seondeok.E37.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 43 KB
E38
Queen.Seondeok.E38.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 65 KB
E39
Queen.Seondeok.E39.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 60 KB
E40
Queen.Seondeok.E40.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 59 KB
E41
Queen.Seondeok.E41.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 58 KB
E42
Queen.Seondeok.E42.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 56 KB
E43
Queen.Seondeok.E43.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 57 KB
E44
Queen.Seondeok.E44.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 56 KB
E45
Queen.Seondeok.E45.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 44 KB
E46
Queen.Seondeok.E46.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 45 KB
E47
Queen.Seondeok.E47.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 44 KB
E48
Queen.Seondeok.E48.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 44 KB
E49
Queen.Seondeok.E49.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 47 KB
E50
Queen.Seondeok.E50.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 49 KB
E51
Queen.Seondeok.E51.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 40 KB
E52
Queen.Seondeok.E52.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 60 KB
E53
Queen.Seondeok.E53.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 60 KB
E54
Queen.Seondeok.E54.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 47 KB
E55
Queen.Seondeok.E55.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 54 KB
E56
Queen.Seondeok.E56.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 43 KB
E57
Queen.Seondeok.E57.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 47 KB
E58
Queen.Seondeok.E58.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 46 KB
E59
Queen.Seondeok.E59.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 50 KB
E60
Queen.Seondeok.E60.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 50 KB
E61
Queen.Seondeok.E61.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 48 KB
E62
Queen.Seondeok.E62.2009.1080p.WEB-DL.AAC.H.264-HoneyG.srt 40 KB
Download Indonesian Subtitle
Translate with Pro
Show all subtitles
Published on: 2020-01-26
Downloads: 55
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ada masa ketika langit dan Bumi bersama sebagai kesatuan.

Dua matahari dan dua bulan menghiasi langit.

Satu matahari jatuh dan menjadi Bintang Utara.

Satu bulan jatuh dan menjadi tujuh bintang dari Bintang Biduk.

Bintang-bintang kecil menjadi bintang pujangga

dan bintang besar adalah bintang para raja.

Bintang terbesar dari semuanya turun ke bumi sebagai Kaisar Jinheung.

Dia mengubah negara kecil dan lemah seperti Silla, jadi kerajaan besar.

Kalian dari Baekje?

Benar! Kami datang untuk membalaskan dendam Raja Sung!

Tangkap dia!

Yang Mulia!

Yang Mulia, maafkan kelalaianku.

Tidak.

Aku seharusnya mengindahkan saranmu.

Yang Mulia seharusnya tidak berkuda sendirian di daerah perbatasan.

Aku mohon berhentilah berkeliling dan kembali ke istana!

Tidak!

Tapi Yang Mulia...

Aku harus membawa Baek Jeong, pewarisku, ke puncak Gunung Bukhan

untuk melihat seluruh wilayah Silla.

Hanya Silla yang kamu lihat di bawah sana.

Lebih dari itu,

Silla memanjang ke Maeunryung dan Jalur Hwangchoryung di utara

dan ke Benteng Danghang di barat.

Ini berkat kalian semua.

Kalian telah memulai era baru untuk Silla.

Eul Jae.

Aku memujimu atas pemerintahan yang bijak.

Rahmat Yang Mulia melingkupi kami.

Dan Noribu, Se Jong,

kalian memberiku bimbingan dan telah memimpin prajurit kita.

Aku memuji kesetiaanmu!

Rahmat Yang Mulia melingkupi kami. - Rahmat Yang Mulia melingkupi kami.

Dan Mi Shil!

Ya, Yang Mulia!

Kamu telah memimpin Hwarang sebagai Wonhwa mereka

dan telah melatih bakat baru.

Seol Won!

Siap, Yang Mulia. - Dan Mun No!

Guru Besar Mun No sudah pergi ke Gunung Tengah

untuk melakukan ritual langit.

Mi Shil, Seol Won, Mun No, aku memuji jasamu pada negara ini.

Rahmat Yang Mulia melingkupi kami! - Rahmat Yang Mulia melingkupi kami!

Mulai hari ini, Silla adalah milik kalian.

Dengan kalian di sisiku,

aku bisa meraih impian yang terasa mustahil.

Rahmat Yang Mulia melingkupi kami!

Baek Jeong.

Kamu harus mewarisi takhta dan bermimpi lebih besar.

Kamu paham?

Baik, Yang Mulia.

Baiklah.

Selama orang-orang di sini ada di sisimu, kamu akan meraihnya.

Jika bukan berkat Yang Mulia,

kita tidak bisa memimpikan hari seperti ini.

Apa menurutmu begitu?

Tentu.

Dan bagaimana menurutmu aku bisa meraih semua itu?

Mana mungkin aku berani menilai aturan Yang Mulia?

Yang Mulia tidak apa-apa?

Aku tidak apa-apa.

Apa yang terjadi?

Akan kuperiksa, Yang Mulia.

Bukan apa-apa, Yang Mulia.

Saat masih muda, aku pernah membunuh harimau.

Semua orang tahu itu.

Aku membunuhnya dengan belati ini.

Kamu juga tahu itu?

Dengan belati kecil ini?

Aku tidak bisa menggores harimau dengan ini, apalagi membunuhnya.

Lalu?

Harimau itu menelan lenganku.

Jika aku mencoba melepaskan diri, lenganku bisa tercabik.

Tapi aku malah mendorong lenganku ke dalam mulut harimau.

Apa?

Dan kemudian kugorok tenggorokan harimau itu dengan belati ini.

Yang Mulia bisa membuat pertimbangan dalam situasi itu?

Aku hanya merasa marah.

Harimau itu sudah membunuh temanku.

Dan kemudian aku takut tidak ada yang memercayaiku

jadi, kukatakan bahwa aku memakai pedang untuk membunuhnya.

Yang menarik adalah menjadi raja itu

seperti membiarkan harimau menggigit salah satu lenganmu.

Terkadang harimau itu mungkin seperti Baekje.

Terkadang harimau itu mungkin seperti Goguryeo.

Dan terkadang, mungkin kaum bangsawan.

Aku mengingat peristiwa itu dalam setiap masa sulit.

Yang Mulia berani dan gagah.

Pasti itu alasannya Yang Mulia menjadi penguasa di zaman ini.

Jika hanya karena berani dan gagah, para jenderalku pun bisa melebihiku.

Kalau begitu,

mungkinkah karena Yang Mulia memiliki pertimbangan yang tepat?

Aku banyak membuat kesalahan dalam pertimbangan.

Kalau begitu

apa Yang Mulia percaya itu semua kehendak Langit?

Apa ada raja yang tidak diberkati oleh Langit?

Kalau begitu,

apa karena Yang Mulia rajin dan bersemangat?

Bukan itu!

Lalu?

Manusia.

Saat pertama menghadapi harimau, aku sendirian.

Tapi sejak hari itu, aku memiliki orang yang memercayaiku.

Jadi, saat aku menghadapi ancaman berikutnya,

ratusan sekutu menghadapi harimau bersamaku.

Dan saat hadapi harimau berikutnya, makin banyak orang yang bergabung.

Jadi, pada akhirnya, aku punya orang yang berani,

orang yang beruntung, dan orang dengan pertimbangan tepat.

Mereka semua bergabung denganku untuk melawan harimauku.

Bukan Langit yang menunjuk pemimpin negeri.

Tapi manusia.

Manusia yang memenangkan hati manusia lain akan mendapatkan dunia

dan menjadi penguasa zaman.

Yang Mulia mengajariku pelajaran penting lainnya.

Yang Mulia.

Yang Mulia!

Jangan bilang begitu, Yang Mulia!

Wasiat terakhir Yang Mulia? Yang Mulia harus bertahan hidup!

Hidupku sudah hampir berakhir.

Yang Mulia.

Catat perkataanku.

Pewaris takhtaku

adalah cucuku, Baek Jeong.

Dengan ini kutunjuk Eul Jae sebagai perdana menteri.

Dan sesuai dengan hukum,

Pangeran Geum Ryun

dan Penjaga Segel Mi Shil

akan dilepaskan dari posisi mereka.

Dan bersamaku, harus mengabdikan hidup untuk melayani Buddha.

Kamu tidak senang?

Begitukah?

Aku tidak berpikir begitu.

Jika Yang Mulia hendak meninggalkan dunia,

bagaimana bisa aku terus hidup dalam kemewahan dunia ini?

Kalau begitu, apa kamu akan menuruti perkataanku?

Akan kuabdikan diri pada Buddha dan menjalani sisa hidupku

untuk berdoa demi kedamaian dan kemakmuran Yang Mulia di akhirat.

Yang Mulia.

Kasim!

Yang Mulia!

Yang Mulia memanggilku?

Panggillah Eul Jae dan Pangeran Baek Jeong!

Baiklah,

Yang Mulia. - Tidak ada waktu lagi.

Baiklah, Yang Mulia.

Yang Mulia, Hwarang Seol Won ingin bertemu.

Izinkan dia masuk.

Baik, Yang Mulia.

Hwarang Seol Won telah dipanggil oleh Yang Mulia

dan hadir di depan Yang Mulia.

Aku telah memberikan wasiat terakhir kepada Penjaga Segel Mi Shil.

Yang Mulia, bagaimana mungkin?

Wasiat terakhir?

Itu tidak masuk akal!

Sebagai kepala pengawalku,

kamu dan Mun No

selalu berada di sisiku.

Jadi, kamu juga pasti mengetahui

alasanku tiba-tiba meninggalkan kuil dan kembali ke istana.

Yang Mulia.

Aku punya

perintah rahasia untukmu.

Mendekatlah.

Seol Won, terimalah titah kerajaan ini.

Hwarang Seol Won menerima titah kerajaan Yang Mulia.

Bacalah.

Yang Mulia, perintah apa ini?

Penjaga Segel

Mi Shil

tidak akan memegang teguh wasiat terakhirku.

Selama aku hidup,

Mi Shil adalah harta berharga bagi Silla.

Tapi setelah aku tiada,

Mi Shil akan menjadi dalang pengkhianatan.

Yang Mulia...

Bunuhlah Mi Shil!

Akankah kamu melakukannya?

Aku, Seol Won, akan korbankan nyawa demi jalankan perintah Yang Mulia.

Yang Mulia!

Tabib kerajaan sudah datang!

Aku tidak butuh dia! Tinggalkan aku!

Di mana Pangeran Baek Jeong?

Dia akan tiba. Pangeran akan segera tiba!

Segera bawa dia kepadaku!

Tapi Yang Mulia! Pertama, kesehatan Yang Mulia...

Tinggalkan aku sekarang! Bawa Baek Jeong kepadaku!

Baik, Yang Mulia.

Yang Mulia telah melihat segalanya.

Dialah raja terhebat yang pernah Silla miliki.

Dia tidak akan menjadi raja tanpa insting seperti ini.

Bagaimana langkahmu selanjutnya?

Apa yang harus ditakuti?

Silakan duduk.

Jika kamu begitu menderita,

mungkin kamu harus membunuhku, musuh Silla,

demi menjunjung harapan Yang Mulia.

Mi Shil! Bagaimana bisa kamu mengatakan itu meski bercanda?

Lalu, apa yang akan kamu lakukan?

Aku, Seol Won, telah berjanji menyerahkan diriku empat tahun lalu.

More Indonesian subtitles for The Great Queen Seondeok

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left