The first 200 lines.
Baik. Begini situasinya.
Orang tuamu berlibur selama satu pekan.
Mereka tinggalkan kunci Porsche baru.
Apa mereka keberatan?
Tentu saja tidak.
Luar biasa.
Terima kasih.
Kebetulan aku tahu lagu itu.
Jadi, ada apa?
Ada orang terbakar di Taman Ramsett.
Kau diminta datang secepatnya.
Astaga.
Kuhabiskan musim panasku mempromosikan kebun binatang.
Karena burung beo berumur panjang,
kami mengadakan pesta ulang tahun ke-60 untuknya.
Karena simpanse sangat pintar,
kami merayakan kelulusan kuliahnya.
Mereka suka melempar kotoran,
kami kira mereka mau melempar topi.
Ternyata...
tetap saja.
Kebun binatang Pawnee baru membeli
dua penguin kaki hitam asal Afrika Selatan.
Tux dan Flipper.
Sebagai bentuk promosi untuk kebun binatang kami,
kami akan menikahkan mereka.
Karena mereka setia seumur hidup.
Tux, bersediakah kau menerima Flipper
sebagai istrimu?
Aku bersedia.
Dengan kuasa yang diberikan kepadaku
oleh Dinas Pertamanan dan Rekreasi,
aku sahkan kalian sebagai suami dan istri.
Paling tidak mereka sudah menikah.
Apa mereka membuat bayi?
Tidak. Mereka adalah penguin jantan.
Bisa diulang?
Tux dan Flipper penguin jantan.
Seharusnya kau menyebut mereka
sebagai suami dan suami.
Luar biasa.
Tapi...
cuacanya sangat cerah.
BALAI KOTA
Brendanawicz...
penyuka roti lapis.
Hentikan.
Jangan salah paham, itu biasa saja.
Aku tak bermaksud menggoda
dengan cara meninju lenganmu.
Ya, aku paham.
Kau sudah sangat jelas
bahwa sama sekali tak ada apa-apa antara kita.
Bagus.
Bisa berkumpul sebagai teman menyenangkan, 'kan?
- Ya, menyenangkan. - Ya.
Malam itu aku terpuruk.
Benar-benar terpuruk
ke dasar lubang dan terhantam batu.
Aku ingat terbaring sambil berpikir,
"Mungkin ada alasannya aku jatuh ke lubang
dan lajang."
Lalu aku berpikir bahwa aku butuh morfin.
Kudengar kau membahagiakan dua penguin jantan hari ini.
Kau cetak sejarah, Knope.
Aku suka, kau mengambil risiko.
Bukan mengambil risiko. Aku tidak sengaja.
Tampil beda. Kau keren.
- Aku tidak berbeda. - Ya, aku tahu.
- Tidak beda. - Aktivis sosial.
Bukan.
Penduduk kota ini tidak suka jika pegawai negeri menjadi aktivis.
Tahun lalu, petugas kebersihan ditahan
karena memakai gelang Livestrong.
Hei, Leslie.
Pemilik bar gay mengirimkan kue.
Ada bar gay di Pawnee?
Ya, The Bulge.
Lokasinya di belakang rumahku.
The Bulge itu bar gay?
Sia-sia aku datang ke sana.
"Leslie, hei, Nona..."
Dengan delapan "N".
"Terima kasih atas dukunganmu terhadap gay.
Kau hebat! Dari bocah-bocah di The Bulge."
Mereka menganggap itu gerakan politik?
Jangan makan kuenya.
Tom, ikut ke ruanganku.
- Itu juga ruanganku. - Terserah.
- Aku tahu kau bukan gay. - Memang.
- Tapi kau feminin. - Apa?
Kau memakai kaus warna persik dengan ular melingkar.
Baju ini ada di majalah Details.
Bajunya bagus.
Tetap saja. Jadi, apa menurutmu menikahkan penguin
menyatakan sesuatu?
Ya, pernyataan bahwa kau sangat kesepian, dan butuh hewan peliharaan.
Leslie, mereka juga mengirimkan kaus.
Lihat, mereka mengirimkan kaus.
Ada kerah di bajuku.
Itu dia. Leslie!
- Hei. - Hei.
Ini pacarku, Derek,
dan ini Ben, pacar Derek.
- Hai. - Hei.
Tunggu. Ada apa?
- Apa maksudmu? - Apa hubungan kalian?
Derek gay.
Tapi Derek suka aku, dia juga suka Ben, dan Ben suka Derek.
Aku benci Ben.
- Tidak terlalu rumit. - Ya.
Tentu saja.
Aku tidak paham budaya anak muda.
Apa yang bisa kubantu?
Mereka sangat ingin menemuimu,
karena kau seperti pahlawan bagi mereka.
April.
Tolonglah, itu hanya penguin.
- Tidak. - Aku pegawai negeri.
Dan aku tidak boleh berpolitik.
Tapi yang kau lakukan itu luar biasa.
Belum ada politikus yang melakukannya.
Itu sangat berarti bagi komunitas gay.
- Ya... - Benar.
Karena besok malam kami mengadakan pesta di The Bulge,
ada yang ingin kami minta darimu.
Kami ingin kau menjadi tamu kehormatan.
Astaga!
Kami senang jika kau datang.
Kau harus datang.
Siapa yang membuat ini?
- Kami. - Bagaimana?
- Photoshop. - Apa?
Komputer.
Hei. Kenapa kau berdandan?
Ceritanya panjang.
Aku jadi tamu kehormatan di bar gay.
Kurasa pria gay mulai menyukaiku.
Entahlah, mungkin mereka menganggapku hebat.
Kau cantik, Kawan.
Ada yang akan tergoda malam ini.
Itu adalah obrolan terbaikku dengan Donna.
Leslie, ini Marcia Langman
dari Yayasan Masyarakat Untuk Stabilitas Keluarga.
Halo. Aku suka bajumu.
Terima kasih.
Kuharap kau ada waktu untuk membahas
masalah yang kemarin.
Aku tidak terkait kejadian ini, jadi...
Apa yang bisa kubantu
untuk anggota YMSK?
Begini,
kau bisa mengundurkan diri.
Jika kau mau.
Kau serius?
Saat kau menikahkan penguin gay
menggunakan uang pajak di tanah milik negara,
secara simbolis kau berpihak
kepada pernikahan gay.
Maaf, tolong tunggu sebentar.
Marcia, aku tidak bermaksud seperti itu.
Lalu untuk apa kau menikahkan penguin?
Karena aku yakin itu menggemaskan.
Dan benar saja.
- Leslie, kau sudah menikah? - Belum.
Belum, Marcia.
Segera. Mungkin.
Sudah ada rencana, tapi bukan sekarang.
Aku sedang tidak berkencan.
Sedang fokus pada karier, tapi...
Sudah kukira.
Jadi kau tidak mungkin paham,
jika ada pernikahan gay, makna pernikahan akan rusak.
Jadi pilihannya, batalkan pernikahannya
atau aku minta pengunduran dirimu di muka publik.
Kau tahu? Aku buta arah.
Untuk menuju tempat parkir,
apa belok kiri
- atau kanan? - Belok kiri.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Batalkan pernikahannya!
- Hei. - Hai.
Aku janji makan siang dengan Leslie,
tapi ternyata dia bekerja, jadi...
Malam itu, Mark dibawa ke rumah sakit tempatku bekerja.
Dia dirawat selama sepekan.
Kurasa saat kepalanya terbentur
ada bagian yang longgar,
karena sekarang dia baik.
Dan Andy, setelah putus
dia bilang akan pergi ke Kansas
untuk mendaki gunung.
Aku tidak tahu keberadaannya saat ini.
Kau sudah menonton dokumenter makanan itu?
Belum.
Kudengar itu bagus. Aku ingin lihat.
Ayo nonton bersama.
Apa? Ya, tidak.
Kurasa tidak bisa.
Itu seperti kencan.
No comments yet. Be the first to leave one.