Release info

어쩌다 마주친, 그대 My Perfect Stranger E16 END 230620 HDTV-NEXT
A Commentary by surya_27895
Ripped from VIU, Resync for NEXT ver. EP16 (RT 01:03:05)

Tags

HDTV
hdtv
HD
Published on: 2023-06-20
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode Terakhir"

Hei, bukankah itu mobil yang rusak waktu itu?

Astaga. Kamu sudah memperbaikinya.

Ya.

Astaga. Baguslah.

Kamu pasti mau pergi. Hati-hati di jalan.

Sampai jumpa.

"Baterai, dua persen"

Sekacau apa

situasi kita sekarang?

Entahlah. Aku belum pernah mengalami ini.

Apa kita akan terjebak di sini seumur hidup?

Apa itu artinya kita tidak bisa pulang?

Tidak.

Jangan khawatir. Aku hanya perlu memperbaiki ini. Aku bisa.

Aku bisa memperbaikinya.

Aku bisa memperbaikinya. Aku bisa melakukannya.

Ayo pulang sekarang.

"My Perfect Stranger, Episode 16, Orang Asing Sempurnaku"

Aku tidak berpikir

perlu menanyakan ini kepadamu

karena keberadaan mesin waktu

tidak masuk akal sejak awal.

Tidak masalah siapa yang menciptakannya.

Bahkan jika itu keluar dari lampu Jin,

aku tidak akan membesar-besarkannya.

Kamu tidak menciptakannya, bukan?

Lalu dari mana kamu mendapatkannya?

Aku menemukannya begitu saja.

Kamu menemukannya begitu saja.

Kamu kebetulan menemukan

mesin waktu.

Kamu menemukan mesin waktu begitu saja.

Kamu menemukan mesin waktu begitu saja.

"Selamat telah menjadi tuan rumah Olimpiade Seoul 1988"

Hyung Man.

Jangan panggil dia dengan namanya seperti itu.

Aku tidak mau bicara denganmu. Silakan pergi.

Pergi!

Maafkan aku.

Aku sungguh minta maaf.

Ini salahku.

Aku salah membesarkannya.

Karena aku tidak bekerja dengan baik,

kamu harus kehilangan putrimu yang berharga.

Aku tahu

apa pun yang kukatakan tidak bisa menghapus rasa sakit

atau menghiburmu.

Selama sisa hidupku,

aku akan hidup dalam penebusan dosa.

Aku tidak akan pernah hidup tenang bahkan untuk sesaat.

Aku akan menjalani hidupku dalam penderitaan.

Maafkan aku.

Kamu pikir bisa melakukan itu?

Kamu

sungguh berpikir bisa menjalani sisa hidupmu dalam penderitaan?

Pasti.

Aku akan hidup menderita.

Aku sungguh minta maaf.

Aku ingin bedebah itu

dan keluarganya hidup menderita

dan disiksa seumur hidup mereka.

Aku tahu betapa sulitnya bagi seorang ayah

untuk mengungkap kejahatan putranya,

tidak peduli

betapa kejinya itu.

Terima kasih sudah melakukan itu.

Astaga.

Begini,

aku senang setidaknya kita punya rumah untuk kembali.

Bagaimana kalau kita mabuk hari ini?

Lagi pula, kita tidak bisa menyelesaikan apa pun hari ini.

Selamat menikmati. - Terima kasih.

Kukira dia sudah memperbaiki semuanya. Namun, ternyata tidak.

Tidak semuanya buruk.

Bahkan jika aku kembali sekarang,

mungkin aku harus mulai bekerja.

Setidaknya selagi di sini,

aku tidak perlu memasang alarm pukul 06.30, 06.35, dan 06.40.

Aku tidak perlu mendengar alarm dengan interval lima menit.

Tidak semuanya buruk.

Aku bisa lebih sering bersama ibuku.

Serta aku bisa menghirup lebih banyak udara segar ini.

Lalu belut panggang hanya dua dolar.

Kamu bahkan tidak punya dua dolar.

Maksudmu, aku sendirian sekarang?

Aku tahu kamu punya uang.

Sebenarnya, aku kehabisan uang yang kubawa.

Aku tidak berencana tinggal selama ini.

Aku tidak berencana terjebak di sini.

Lotre.

Kamu tidak mengingat nomor lotre yang menang?

Bagaimana menurutmu?

Sial.

Kamu teliti tanpa alasan jelas.

Tidak apa-apa.

Kita berdua sehat.

Kita tahu masa depan. Kamu tahu?

Kemungkinan besar kita akan kaya. Kita tidak akan miskin.

Namun,

bagaimana kamu bisa tidak sengaja menemukannya?

Menemukan koin 50 sen di jalanan bahkan tidak mudah zaman sekarang.

Itu juga membuatku bingung.

Bagaimana kamu bisa menemukannya?

Malam itu hujan deras.

Menyimpang dari jalur. Mengarahkan ke rute baru.

GPS rusak malam itu,

dan aku hampir tidak bisa melihat ke depan karena hujan.

Aku mengemudi tanpa tahu persis di mana aku berada.

Saat itulah aku menemukannya.

Di depan jalan lintas bawah.

Mobil itu di sana seolah-olah ditelantarkan?

Pintunya juga terbuka lebar.

Selain itu,

ada panduan pemilik yang menyuruhku

melewati jalan lintas bawah di depanku dan semacamnya.

Jalan lintas bawah di depanmu.

Kedengarannya seperti menunggu seseorang menemukannya.

Setelah kuingat kembali, bukan hanya itu yang aneh.

Hari saat aku menabrakmu.

Kamu ingat apa yang kamu tanyakan kepadaku? Tentang telepon itu?

Mobil ini tidak bisa menabrak.

Apa kamu menelepon?

Benar.

Bukankah kemungkinan besar akan menyebabkan kecelakaan

saat kamu melakukan hal seperti itu saat mengemudi?

Namun, apa yang aneh soal itu?

Sebenarnya aku

memang ditelepon hari itu.

Halo.

Apa?

Hanya kamu yang bisa menyelesaikan ini dari awal sampai akhir.

Apa?

Aku sangat bingung saat itu

hingga aku mengabaikannya, berpikir itu telepon acak.

Namun, sepertinya itu berasal dari seseorang

yang tahu soal ini.

Siapa dia?

Entahlah.

Kamu baik-baik saja?

Kamu tidak berjalan lurus.

Aku baik-baik saja.

Aku tidak bisa ditanggung asuransi di sini.

Itu terdengar tidak asing.

Aku baik-baik saja.

Jika aku mati di sini, keadaan akan sangat sulit.

Aku sangat tersesat saat itu,

tapi sekarang, sejujurnya aku tidak merasa tersesat.

Setelah aku bersama orang yang kusukai.

Jika...

Ini pengandaian.

Bahkan jika kita terjebak di sini selamanya

karena kita tidak bisa menemukan jalan kembali,

kurasa aku akan baik-baik saja,

selama aku bersamamu.

Benarkah?

Bagaimana denganmu?

Aku?

Kamu bahkan tidak perlu bertanya.

Tentu saja, aku tidak mau berada di sini.

Ini berbeda dari perkataanmu semalam.

Apa maksudmu?

Kamu bilang semua akan baik-baik saja.

Kamu bilang tidak apa-apa terjebak di sini selamanya

selama kamu bersamaku.

Kamu hampir melubangi belakang kepalaku dengan tatapanmu.

Kamu mengawasiku berjam-jam.

Aku hanya penasaran

untuk melihat apa semua baik-baik saja.

Kamu hanya penasaran,

tapi kamu menghela napas setiap kali aku tampak bingung.

Hanya aku yang serius, bukan?

Tentu saja, aku juga serius.

Namun,

akan lebih menyenangkan bersama pada tahun 2021,

menikmati kenyamanan modern.

Maafkan aku! Aku tidak akan melihat lagi!

Namun, bisa biarkan pintunya terbuka sedikit?

Baiklah, kalau begitu.

Baiklah. Aku akan kembali ke dalam.

Aku akan masuk.

"'Small Door'"

Kudengar novel ini sangat populer belakangan ini.

Benarkah? - Ya.

Kelihatannya menyenangkan. - Kelihatannya menyenangkan, bukan?

Kamu mau membacanya? - Tentu.

"'Small Door', novel panjang oleh Lee Soon Ae"

Terima kasih banyak. Datanglah lagi!

Terima kasih. - Tentu.

Aku membacanya,

dan ini menyenangkan.

Kamu penulis andal.

Bisa tanda tangani sampulnya nanti?

"Toko Buku"

Kamu sudah merasa lebih baik?

Ya, aku sudah lebih baik sekarang.

Orang gila itu. Dia seharusnya sudah tertangkap sejak lama.

Omong-omong,

kenapa kamu tidak ke sekolah setelah keluar dari rumah sakit?

Apa karena kami?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left