Release info

청춘월담 Our Blooming Youth S01E19 1080P AMZN WEB-DL DDP2 0 H 264-XEBEC
Our Blooming Youth S01E19 AMZN WEB-DL
A Commentary by YoungJedi
Episode 19 [1:05:29] (AMZN WEB-DL)

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2023-04-10
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

PARK HYUNG-SIK

JEON SO-NEE

PYO YE-JIN

YUN JONG-SEOK

LEE TAE-SEON

MASA MUDA KITA YANG MEREKAH

DRAMA INI ADALAH KISAH FIKTIF

SEMUA KARAKTER, ORGANISASI, LOKASI, INSIDEN, DAN AGAMA

DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF

ADEGAN YANG MELIBATKAN HEWAN DIBUAT DENGAN PROPERTI DAN EFEK VISUAL

Apakah kau baik-baik saja dan tenteram?

Ada longsor di sini belum lama ini karena hujan lebat.

Pelayanku menemukan

batu peringatan yang terbawa turun yang bukan milik keluargaku.

Batu peringatan?

Bukankah itu nisan?

Bagaimana nisan keluarga lain bisa ke pemakaman keluarga Min?

TAKDIR NEGARA

PERINTAH TAK BOLEH DILANGGAR TANAH RAJA

Tempat batu peringatannya terkubur tidak biasa.

Menurut ahli geomansi, tanah itu diperuntukkan bagi raja.

Jadi, sudah dijanjikan diberikan kepada Baginda.

Seseorang membangun tempat berdoa keluarga di tanah keramat seperti itu?

Kalau seseorang membangun tempat berdoa di tanah raja,

mereka berusaha menaikkan anak mereka ke takhta.

Siapa yang akan melakukan hal macam itu?

Namun, yang mengejutkan, pemilik batu peringatan itu

adalah Song Su-cheon yang meninggal pada 25 Juni, Tahun Naga.

Apakah kau ingat nama itu?

Itu nama lengkap Song

yang digantung di Sungnyemun sepuluh tahun yang lalu.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Yang Mulia, apakah kau tahu

yang terjadi di Gaeseong terkait dengan para pencuri Byeokcheon?

Seperti tertulis pada batu peringatannya,

putra Song Su-cheon, Song Hyeon,

yang lahir pada 9 Maret, Tahun Ular, masih tetap hidup.

Apa… Ini mustahil.

Ada apa, Yang Mulia?

9 Maret, Tahun Ular…

Putra Song Su-cheon…

Kau tahu itu tanggal lahir siapa?

Kalau ini benar,

apa yang akan kita lakukan?

Dahulu sekali, seorang anak laki-laki bernama "Hyeon" lahir.

Ayahnya seorang pandai besi

dan ibunya seorang gisaeng, wanita penghibur.

Apa ini?

Sudah kubilang jadikan ini tajam.

Untuk siapa belati kecil itu?

Itu bukan urusanmu. Tajamkan saja.

- Kalau kau akan bunuh diri, jangan. - Itu bukan urusanmu.

Kau harus tetap hidup.

Sekeras apa pun bekerja, aku tak bisa terbebas dari utangku.

- Jadi, apa gunanya hidup? - Berapa utangmu?

Kudengar keluargamu sudah menabung selama beberapa generasi.

Namun, apakah kau sungguh mau memakai milik leluhur

untuk membuat seorang gisaeng jatuh hati padamu?

Tidak.

Akan kubayar utangmu, jadi tetaplah hidup dan pergi.

Aku hanya mau melihat orang secantikmu

meninggalkan tempat ini.

Aku sungguh-sungguh.

Aku…

tak sepadan dengan uangmu.

Ayahku menjualku senilai lima karung barli saat aku berusia enam tahun.

Jangan melakukan hal yang bodoh

karena kecantikanku.

Aku tahu kau berhati baik.

Aku hanya tak mau melihat dunia di mana orang-orang baik mati.

Aku mau membantu orang baik hidup.

Astaga! Ya, ampun!

Tangkap ayamnya.

Apa yang terjadi?

Astaga.

Sudah lama tidak ada acara bahagia. Kalian harus adakan pesta besar.

Ayam ini kabur dari rumah Park.

Jagalah dan kembalikan kepadanya dengan utuh.

Pastikan dia tak terluka!

Astaga, pengantin macam apa yang tak tulus?

Apakah kau mau menikah tanpa berdandan?

Ini hari paling bahagia dalam hidupmu.

Berdandanlah, diperlakukan dengan baik, dan hidup bahagia.

Astaga, kau sungguh cantik.

- Selamat atas pernikahan kalian. - Astaga.

Mirip seperti kastanya dari jauh.

Ya, ampun.

Pernikahan tak bisa tanpa minuman keras.

Kulihat kau memasukkan air ke situ di sumur.

- Jangan bilang-bilang. - Apa yang kalian lakukan?

Mempelai prianya menunggu tak sabar!

Kapan mereka akan punya malam pertama jika begini?

Ini.

Sekarang kedua mempelai akan saling memberi hormat.

Saat ibu anak itu mengetahui dirinya mengandung,

dia dan ayah anak itu

terpikirkan nama "Hyeon".

Agar anak itu bisa baik hati.

"Hyeon" yang berarti pikiran baik.

Itulah namamu.

Kenapa Ibu menceritakanku kisah itu?

Apakah Ibu mengenal anak itu?

Bila waktunya tiba,

ibu akan memberitahumu kisah lengkap

mengenai anak itu dan orang tuanya.

Untuk saat ini, ketahuilah saja itu.

Kalau ini benar,

bisa berarti pertumpahan darah lagi bagi istana.

Apakah kau sungguh berpikir anak Song

adalah dia?

Itulah waktu Pangeran Myeong-ahn lahir.

Yang Mulia,

kau harus tetap tenang.

Ini surat terakhir yang ditinggalkan oleh Min Ho-seung,

jadi tidak mungkin palsu.

Pikirkan keluargamu

dan lepaskan rasa sayang yang tak perlu.

KUKIRIMKAN INI SECARA RAHASIA, JADI TOLONG SELIDIKILAH

KUKUBUR BATUNYA DI BAWAH TUNGKU

Maksudmu Master Min mengubur

batu peringatannya di bawah tungku?

Kalau batu peringatan itu disingkap,

semua orang akan tahu siapa anak Song.

Itu kenapa keluarga Master Min dibunuh.

Sebelum meninggal,

Sim Yeong mencari-cari sesuatu di rumah itu.

Pasti batu peringatannya.

Pergilah ke Gaeseong

dan temukan batu peringatan itu.

- Ya, Yang Mulia. - Ya, Yang Mulia.

Sekembalinya kalian,

keadaan akan kacau di istana.

Kalau kau membawa batunya sebagai bukti,

- biar ayahmu yang menyimpannya. - Ya, Yang Mulia.

Kasim Go Sun-dol dari Istana Timur adalah putri Master Min, Min Jae-yi.

Kenapa Ratu memperlihatkanku ini

bila menurutnya itu hanya lelucon para dayang?

Kotak ini sungguh dibuka?

Apa isinya?

Yang Mulia!

Yang Mulia, kau tiba.

Bagaimana ini bisa terbuka?

- Di mana isinya? - Apakah ada sesuatu di dalamnya?

Kasim Go datang ke istana mencarimu.

Kotaknya terbuka sejak itu.

- Sun-dol mencariku? - Ya, Yang Mulia.

Dia sepertinya tergesa-gesa.

Dia melihat kotaknya, lalu berlari keluar, berteriak Putri Mahkota dalam bahaya.

Dia ke kediaman Putri Mahkota?

Yang Mulia.

Baginda, maaf memberitahukanmu ini,

tetapi Putri Mahkota dibunuh.

Dibunuh? Dia tewas?

Apa yang kalian lakukan?

Yang Mulia.

Lepaskan dia.

Tidakkah kalian tahu dia kasim Istana Timur?

Berani-beraninya kalian memperlakukannya seperti itu?

Katakan apa yang terjadi.

Yang Mulia, kami menjalankan perintah Baginda

untuk menangkap dan menahannya.

Menangkapnya? Kenapa?

Yang Mulia, Putri Mahkota telah dibunuh.

Dia juga sudah mengakui

kalau dia membunuhnya.

Mustahil.

Mengaku?

Katakan yang sebenarnya kepadaku.

Apakah kau membunuh Putri Mahkota?

Katakan yang sebenarnya! Kenapa kau membuat pengakuan palsu?

Itu benar, Yang Mulia.

Aku

membunuh Putri Mahkota.

Bagi yang punya telinga, dengarkan!

Aku bukan Go Sun-dol!

Hentikan!

Aku si pembunuh Gaeseong,

Min Jae-yi.

Aku membunuh seluruh keluargaku dan menyamar sebagai kasim

untuk membunuh Putra Mahkota

dan membunuh Putri Mahkota dengan belatiku.

Akulah pelakunya.

Perlihatkan belatinya kepada mereka.

Mereka akan tahu kalau belati

yang membunuh Putri Mahkota milikku.

Perlihatkan senjata pembunuhannya, belati itu.

Ini belatinya.

Benar.

Ada beberapa dayang yang melihat semuanya.

Mereka melihatnya berlari ke kediaman Putri mahkota

dan membunuhnya dengan belati ini.

Maaf, tetapi Baginda memerintahkan kami untuk menangkapnya.

Tak ada yang bisa kau lakukan.

Panggilkan Dayang Choi.

Karena dia mengurus Putri Mahkota,

minta dia bawakan kepadaku siapa pun yang bilang menyaksikan semua.

Ya, Yang Mulia.

Satu-satunya calon raja adalah Pangeran Ui-hyeon

yang kulayani sejak kecil.

Aku sedih tak bisa melihat Lee Hwan, yang membunuhnya, digulingkan.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left