Release info

Coffee Prince 1st Shop E10 KOR 070731 HDTV 720p XviD
A Commentary by prameshwari2004
[VIU Version] Sync by me

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
XviD
HD
Published on: 2017-02-21
Downloads: 52
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

COFFEE PRINCE

Subs VIU

Jangan makan larut malam.

Tapi aku hanya makan nasi rumput laut.

Bisa belikan aku, kak?

Kau memanggilku kakak hanya kalau mau sesuatu, dasar rubah.

Ya, baiklah.

Halo.

Apa kabarmu?

Aku mengirimu pesan.

Kenapa tidak menjawab?

Maaf.

Soal apa?

Hari itu...

Kau pasti kaget.

Aku sedikit merasa bersalah soal itu.

Kita lupakan saja?

Aku tak gampang lupa.

Kalau begitu, pura-pura lupa saja?

Kenapa kita harus begitu?

Supaya kita bisa berteman lagi.

Teman?

Kau hanya ingin berteman?

Ya.

Kau dengarkan kata-kataku, belikan banyak makanan.

Kurasa aku sedikit egois.

Tidak. Lebih baik jujur

daripada pura-pura baik padaku.

Dan dengan ini, aku takkan punya harapan palsu.

Hey, setidaknya teman baikku kembali.

Aku senang sekali.

Kau harus makan sesuatu.

Perutmu berbunyi.

Aku tak begitu lapar barusan.

Tapi, kurasa bertemu denganmu mengembalikan seleraku.

Aku tak pernah mengalami hari seperti ini dimana aku tak merasa lapar.

Mungkin hari satu-satunya dalam hidup Go Eun Chan.

Bos-ku bilang untuk tidak datang bekerja lagi.

Sepertinya ia marah.

Menakutkan sekali.

Kukira semuanya berjalan baik di antara kami.

Dan aku hanya tak mengerti dirinya.

Maaf. Kurasa sudah jadi kebiasaan menceritakan ini.

Sepertinya aku punya perasaan pada bos-ku.

Tidak, aku jatuh cinta padanya.

Kau kaget?

Tidak. Aku sudah menebaknya.

Kukira Nn. B jatuh cinta dengan Tn. A.

Segalanya pasti menjadi rumit sekarang.

Karena Tn. A masih berpikir kalau Nn. B adalah pria.

Kau tak berencana memberitahunya?

Kurasa lebih baik dekat dengannya sebagai pria

daripada ditolak sebagai wanita.

Ayo makan.

Kutraktir untuk merayakan persahabatan kita yang telah diperbarui.

Kau mau makan apa? Hamburger? Pizza?

Apa saja boleh. -Apa saja?

Sesuatu yang enak.

Sesuatu yang enak?

Han Keol.

Han Keol, ada apa?

Masuklah.

Kau pindah, Han Keol?

Duduklah.

Kemana?

Kau jarang makan?

Aku tak boleh bertanya?

Mau?

Eun Chan uring-uringan semenjak kau pergi.

Dan sepertinya timbangannya turun.

Lebih baik kalau kau tidak bertanya-tanya.

Han Keol.

Han Keol.

Kurasa...

Aku jatuh cinta padanya.

Go Eun Chan. -Chan-ku?

Han Keol. Aku juga mencintai Eun Chan.

Dia membuatku gila.

Sial. Aku tak tahu lagi apa yang terjadi.

Apa Eun Chan tahu soal ini?

Bagaimana aku bisa tahu?

Tak masalah. Aku akan segera mengakhiri ini.

Sial.

Sebaiknya makan daripada menatap HP-mu.

Si badut Min Yeob tak mau telepon.

Bagus. Itu yang kau mau.

Ampun, apa-apaan kau menyodok-nyodok makanan ke mulut seperti itu.

Aku harus makan supaya bisa bekerja.

Makan pelan-pelan.

Ha Rim, apa kita harus tambah meja sebab pelanggan lebih banyak sekarang?

Ampun, kenapa Han Keol tak mau menjawab telepon?

Kenapa bos belum datang? Dia sakit?

Kafenya laris.

Apa dia marah dengan kita?

Hey, Go Eun Chan.

Han Keol sudah beberapa hari tak masuk kerja.

Kau tak khawatir dengannya?

Dia juga akan ke Amerika dalam sebulan ini.

Taruh disini.

Kita harus bekerja keras walau bos tidak datang,

begitu kan?

Apa? Karena dia juga mau berhenti?

Setelah semua yang dilakukan Han Keol untukmu,

kau cuma bisa bilang, "Dia juga mau ke Amerika?"

Ampun, kau membuntutinya kemana saja beberapa hari yang lalu...

dan sekarang dia tidak datang, kau melupakannya?

Apa lagi yang bisa kulakukan?

Apa aku harus berlutut dan memohonnya untuk kembali?

Teganya kau mengatakan itu?

Kenapa kau sangat tak berperasaan? -Aku tak melakukan kesalahan apa-apa.

Bos.

Kau datang.

Kau pasti sibuk, bukan?

Maaf tentang semuanya.

Bajingan, kau pergi begitu saja dan hanya menjauh selama tiga hari?

Kukira kau takkan datang kembali.

Keuntungannya naik?

Duduklah dan minum teh.

Kau mau mengatakan sesuatu padaku?

Aku harus mengatakan sesuatu supaya bisa minum teh bersamamu?

Duduklah.

Kau jadi kurus.

Terima kasih.

Sudah baikkan sekarang?

Hanya sedikit lagi sampai waktu tiga bulan berakhir.

Dan aku ingin menunjukkan pada nenek bahwa aku bisa bekerja dengan baik.

Kau semakin dewasa, Han Keol.

Kurasa kita harus menambahkan slush kopi pada menu.

Untuk musim panas. Bagaimana menurutmu?

Tak bisakah kau mempertahankan hubungan baik dengan Eun Chan?

Aku merasa sangat tak nyaman dekat-dekat kalian berdua.

Kurasa itu urusanmu.

Senang kau kembali, bos.

Pindahkan meja yang di dekat pintu masuk.

Menutupi pintu masuk.

Tentu.

Kau baik-baik saja?

Kau pucat...

Kau mau makan?

Bagaimana kalau kue? Kau tidak sarapan, bukan?

Aku tak apa-apa.

Dia melukai perasaanmu?

Kau pantas mendapatkannya.

Mereka berdua manis sekali.

Ada apa?

Bos pasti sakit keras.

Sepertinya begitu.

Oh, tidak! Dia akan memarahiku

kalau dia tahu aku memecahkan piring.

Jadi, kau akan ke New York?

Katanya artis-artis lain rela membunuh demi mendapatkan posisiku.

Dan itu membuatku marah.

Tadinya aku mau minta dia memakai artis lain selain aku.

Menurutku, dia takkan mendapat artis lain yang bertalenta sama sepertimu.

Mungkin itu sebabnya DK tak mau kehilanganmu.

Dia orang yang pintar.

Aku kaget kau memuji DK.

Kau sudah mengambil keputusan? Kau akan pergi?

Seharusnya aku bertemu DK dalam waktu dekat ini.

Dimana restoran Korea terbaik di Seoul?

Katanya dia mau bertemu di restoran Korea terbaik di Seoul.

Dia sangat tak bisa ditebak. -Kau mau pergi?

Pilihan pertama,

Aku pergi.

Pilihan kedua,

Aku menunggu.

Pilihan ketiga,

Aku tak pergi,

Aku tak menunggu.

Dan kita putus. Pilih.

Kenapa tak menjawab?

Bisakah kau berikan aku sedikit waktu?

Berapa lama?

Seminggu? Sepuluh hari?

Kurasa kau akan butuh waktu lebih lama dari itu.

Sulitkah untuk menemuinya saja? Apa maksudmu?

Terbaca dari wajahmu.

Dan kau bahkan tak mau memandang ke arah Eun Chan.

Kalau kau mau begitu, kau lari saja.

Lari tak menyelesaikan apa-apa.

Sebaiknya kau tak mengolok-olok aku soal ini nanti.

Hey bos, kau mau mengendarai skuterku?

Kau mau mengendarai skuterku?

Tidak.

Bagaimana nenekmu?

Bukan urusanmu.

Dan, aku tak mau kau dekat-dekat aku lagi.

Mulai sekarang, kau tak boleh ada dalam lingkaran satu meter dariku.

Kalau tak suka, kau pergi saja.

Kenapa dia jahat sekali padaku?

Ini Americano es-mu dan apel. Silakan menikmati.

Hai, Han Keol.

Mau pesan apa? -Satu iced mocca, tolong.

Iced mocca?

Hey, Go Eun Chan.

Bagaimana menurutmu tentang hubungan sejenis?

Aku tak memikirkan itu.

Lalu bagaimana dengan Han Keol?

Ampun, ini sudah abad 21.

Dan kalau kau suka seseorang, siapa peduli dan...

More Indonesian subtitles for Coffee Prince

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left