Song of Phoenix

Song of Phoenix (思美人)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

思美人 Song of Phoenix 2017 E19-22
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[VIKI Version] Perfectly synced for all versions. || Follow IG: @sultan_khilaf_sub :)

Tags

other
Published on: 2017-06-07
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Nyanyian Phoenix

Episode 19

Air mata terus turun ke segala arah. Memikirkan dirimu sarat dengan duka dan kegelisahan. - Xiang Jun (Tuan dari Xiang) dari buku "Sembilan Nyanyian" karya Qu Yuan

Kau sudah menjadi terlalu dekat dengan Qu Yuan.

Lalu kenapa?

Apa kau mengabaikan perkataanku? Kau harus tahu ini gila.

Kita tidak di jalan yang sama seperti mereka.

Aku tahu sekali bagaimana para bangsawan itu!

Mereka bisa melakukan apa saja untuk mendapat kekuasaan dan keuntungan.

Itulah bagaimana ibumu--!

Ayah, apa yang terjadi pada ibuku?

Tak ada.

Aku bilang, para bangsawan adalah orang yang dibenci ibumu.

Jangan berpikir bahwa orang-orang dengan kekuasaan dan status

sungguh memperlakukanmu dengan baik jika mereka melakukannya sementara waktu.

Mereka bersikap baik padamu hari ini, tapi bagaimana besok dan seterusnya?

Aku tahu tentang kau dan Tuan Qu.

Apa kau tahu apa status yang dimiliki keluarga Qu, Jing dan Zhao di Negara Chu?

Ayah! Qu Yuan berbeda dari orang lainnya!

Ya, dia berbeda sekarang.

Kenapa? Karena dia masih muda.

Dia masih belum tahu manfaat kekuasaan.

Setelah dia merasakan manfaat kekuasaan, akankah dia masih seperti itu?

Ayah.

Perkataan ini sudah barada di hatiku cukup lama.

Aku tak pernah memberitahumu karena aku takut akan menghancurkan impianmu.

Tuan Qu adalah burung bangau di antara awan . (Seorang yang mulia dan luar biasa)

Banyak putri bangsawan berebut untuk menikahinya!

Sekalipun kau berlari lebih kencang,

melompat lebih tinggi, kau tak bisa menandingi mereka.

Kalau begitu aku akan biarkan dia mengejarku!

Kau!

Memang kenapa jika dia mengejarku? Tidak boleh?

Bagaimana perkembangan wajib militernya?

Yang Mulia! Kita jauh dari target.

Setelah berhari-hari, hanya kurang dari 5.000.

Bukankah aku sudah bilang? Setiap keluarga harus memiliki satu orang yang bergabung dengan tentara.

Kurang dari 5.000? Apa ini artinya Negara Qin kita yang besar memiliki kurang dari 5.000 rumah tangga?

Yang Mulia, kau tidak tahu. Setelah berita tersebar luas,

banyak yang melarikan diri.

Orang-orang ini hanya peduli dengan nyawa mereka!

Mereka tak peduli dengan Negara Qin! Betapa menyedihkan!

Yang Mulia.

Yang Mulia berpikir tentang kerajaan, tapi rakyat memiliki pemikiran mereka sendiri.

Yang Mulia tidak bisa menggunakan pandanganmu sendiri untuk meminta orang-orang.

Lalu menurutmu, apa yang harus kita lakukan?

Para penduduk yang melarikan diri harus dihitung dan dibawa kembali.

Itu tentunya baik. Hanya saja, setelah kita membawa mereka kembali,

mereka tetap akan mencari cara untuk kabur.

Yang Mulia! Orang-orang yang pergi ke negara lain di masa lalu, kita tidak mempedulikan mereka sama sekali.

Kali ini, menurutku, mari kita kejar para penduduk yang kabur itu,

dan bunuh mereka semua!

Meskipun kita mengejar sampai ke perbatasan, kita tak bisa biarkan mereka pergi ke negara lain!

Tentu saja, membunuh mereka itu mudah. Tapi karena sudah sampai seperti ini...

Jenderal, jika kita membuat tentara kita berpakaian seperti tentara Chu untuk membunuh mereka, bukankah itu seperti membunuh dua burung dengan satu batu?

Ide bagus!

Bagus! Ketika saatnya tiba, aku, Raja Qin,

akan menyambut sendiri orang-orang itu untuk kembali ke rumah!

Ikuti dari dekat, jangan tersesat!

Negara Chu di depan sana!

Semuanya bergegaslah!

Semuanya ikuti dari dekat! - Cepat!

Cepat!

Bukankah itu tentara?

Jenderal, mereka semua rakyat Qin.

Apa kita benar-benar harus membunuh mereka?

Untuk mencapai tujuan lebih besar,

kita tak boleh peduli bahwa mereka rakyat kita sendiri.

Ya Tuan! - Ingat,

biarkan beberapa dari mereka tetap hidup.

Tentara! Bunuh bersamaku!

Cepat mundur!

Jangan panik! Jangan takut!

Jenderal! Kami datang untuk meminta perlindungan!

Bunuh!

Yang Mulia.

Sayang.

Apa aku terlalu berdarah dingin?

Berpikir jauh di masa lalu, leluhurku Fei Zi

baik dan memelihara kuda

jadi Kaisar Zhao Xiao memberikannya tanah Qin ini. (Penguasa Dinasti Zhou ke-8, sekitar 880 SM)

Sejak itu, keturunan negara Qin dan Xirong (suku-suku barat)

terus-menerus dalam perang.

Banyak raja gugur di medan perang.

Jika tidak ada negara Qin, bagaimana mungkin ada kemakmuran masa lalu di Dataran Tengah?

Tapi kini, mereka tidak hanya memandang rendah kita,

mereka juga menimbulkan masalah berulang kali di dalam perbatasan kita.

Negara Chu kemudian juga sering melancarkan perang dengan Qin.

Wilayah Qin di masa lalu diperoleh melalui perang!

Ayahanda dulu berkata untuk mempertahankan kebanggaan Qin di masa lalu

aku harus menampar wajah negara-negara lain.

Yang kuinginkan adalah dunia!

Yang kuinginkan adalah kebanggaan Qin kita di masa lalu.

Aku ingin balas dendam untuk leluhurku!

Aku ingin balas dendam untuk pejuang-pejuang setia yang telah gugur!

Sayangnya orang-orang hanya ingin menjalani kehidupan sederhana mereka.

Aku khawatir mereka melupakan balas dendam itu sejak lama.

Aku ingin mereka mengingatnya!

Akan datang hari saat aku akan membiarkan semua negara lain membayar kita kembali secara eksponensial.

Lumayan.

Adik memang sangat pandai. Hanya dalam beberapa hari,

kau mampu melakukan tarian berseni seperti itu. Kau benar-benar bekerja keras.

Aku takut mengecewakan tujuan baik Kakak,

jadi aku berlatih setiap hari. Aku tidak berani bersikap malas.

Yang Mulia suka menonton pertunjukan, terutama tarian seperti itu.

Mengingat bahwa di masa lalu, memang melalui tarian Selir Zheng memenangkan perhatian Raja.

Tapi melihat tarianmu hari ini,

teknik dan bentuk tubuhmu lebih unggul dibandingkan dia.

Hanya saja pakaianmu...

Aku sibuk menciptakan tarian,

jadi aku lupa membuat pakaian menari.

Tak apa-apa. Aku akan memberikannya untukmu.

Qiu Lu. Cepat suruh seseorang mengukur Selir Tian

dan pesankan beberapa pakaian menari. - Baik.

Terima kasih, Kakak!

Aku menyukaimu.

Wajar saja, aku berharap kau layak mendapat pujian dan perhatianku mulai sekarang.

Kau mengerti?

Terima kasih, Yang Mulia.

"Kumpulan Ratusan Rempah-Rempah"

Krim pencerah seperti giok ini benar-benar bagus.

Yang Mulia sekarang memiliki kulit lebih putih daripada salju, cantik dan menawan.

Kau pasti akan menjadi bintang dalam pesta ulang tahun!

Tapi keduanya sama-sama menggunakan teknik kecantikan dan pemutih kuno,

bagaimana bisa Yang Mulia bisa lebih cantik daripada Permaisuri?

Krim pencerah seperti giok ini memutihkan dari dalam,

jadi, tentu saja memberikan efek lebih merata dan meresap.

Kau dapat mengatakan hal seperti itu di sini.

Tapi jika sampai terdengar oleh Permaisuri, jaga mulutmu.

Jangan khawatir, Yang Mulia. Aku bisa mawas diri.

Tapi kembali ke masalah ini, jika Yang Mulia juga akan menggunakan pil yang baru ini dan pil Taiji ,

maka selir lainnya tidak akan bisa mengalahkanmu!

Wanita dari Negara Chu semuanya sangat cantik.

Kau tidak boleh meremehkan mereka.

Bisa saja begitu, tapi pasti tidak seorangpun

yang lebih pandai daripada Yang Mulia.

Jika kita berhasil kali ini,

Raja pasti akan sangat menyayangimu.

Semuanya serang bersama-sama!

Yang Mulia!

Ayahanda. - Bagus!

Bangunlah.

Ayahanda, aku baru saja mencoba kemampuanku.

Kau memang anakku.

Kau tampak seperti aku waktu seusiamu.

Jika aku pergi ke medan perang, aku bisa mengalahkan sepuluh orang!

Kau cukup besar mulut juga!

Kakak.

Bagaimana kau bisa bertarung hanya dengan kekuatan semata?

Lalu apakah orang lemah seperti bulu bisa bertarung dalam peperangan?

Bertarung membutuhkan rencana dan menggunakan kepalamu.

Bercanda! Lihat, mereka tidak dapat mengalahkan aku walaupun menyerang secara bersamaan!

Kau membawa gulungan bambu ini sepanjang hari. Bisakah itu menangkis panah atau pedang?

Saat itu, kau sudah terbunuh.

Denang kekuatan semata, kau mungkin bisa mengalahkan 10 musuh, bertahan melawan 100 musuh.

Tapi bisakah kau bertarung melawan ribuan tentara?

Kau-!

Ji'er. Kau tidak boleh tidak sopan.

Bagaimana kau boleh bicara seperti itu pada kakakmu?

Menurutku, kedua pangeran benar.

Qin kita tidak saja membutuhkan keberanian dari ribuan orang,

kita juga harus baik dalam strategi intelijen.

Dengan begitu mereka dapat membantu Yang Mulia untuk menguasai dunia.

Yang Mulia, apa yang dikatakan Tuan Zhang memang benar.

Bagus. Karena kalian berdua memiliki kekuatan masing-masing,

di masa yang akan datang, saat kita berperang, kalian berdua harus bertanding menunjukan kekuatan masing-masing.

Mari kita lihat

siapa yang dapat mendapatkan kepala tentara Chu lebih banyak!

Ya, Ayahanda.

Ya, Ayahanda.

Kalian semua tinggal.

Perdana Menteri.

Yang Mulia. - Kemarin, seseorang melaporkan

bahwa jumlah warga yang melarikan diri sudah berkurang.

Ini berkat trik baik darimu.

Yang Mulia berlebihan.

Lihat. Itu juga sebuah trik yang baik.

Aku khawatir Xiong Huai tidak pernah membayangkan

bahwa dia sekarang sudah menjadi sebuah trik kita melatih pasukan Qin.

Yang Mulia! Jika aku bertemu Xiong Huai,

tidak perlu menggunakan panah!

Aku pasti akan menggunakan pedang untuk memenggal kepala Xiong Huai!

Alih bahasa dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @Viki

Tidak berguna! Idiot!

Lihat baik-baik!

Sifat pemarah Jenderal Wei sama sekali tidak berubah.

Dalam peperangan melawan Wei, Jenderal Wei adalah alasan utama keberhasilan kita.

Tapi jika menjadi terlalu sombong,

aku khawatir akan menjadi aib bagi orang yang berbakat.

Bai Qi!

Bai Qi!

Di mana Bai Qi?

Jenderal! Bai Qi tidak ada di sini!

Orang ini, selalu bilang bahwa dia ingin memimpin orang-orang dalam pertempuran.

Tapi dalam pemilihan pasukan hari ini, bahkan bayangannya saja tidak terlihat.

Kalau begitu jangan menyalahkan aku.

Berikutnya!

Bai Qi! Apa yang kau lakukan?

Kau berani datang terlambat saat pemilihan pasukan!

Kau terlalu berani! Enyah dari sini!

Song of Phoenix subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Song of Phoenix

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left