The first 200 lines.
Frohe Weihnachten, artinya selamat Natal.
Hai teman-teman ini aku, Tracey Wise.
Sebelum merayakan Natal di AS, aku ke Danau Lucerne, Swiss.
Kau bisa bermain ski, dan menikmati Pegunungan Alpen yang menakjubkan,
atau tinggal di sini dan menikmati Glühwein tradisional Swiss.
Jika cuaca buruk,
kau bisa merayakan Natal yang nyaman di Swiss.
Ingat, kau bisa lebih sering berwisata bersama Travel Wise.
PANGGILAN TAK TERJAWAB PESAN SUARA
Kau tak bisa dihubungi lagi.
Rapatku di Paris batal, jadi aku kembali ke Amerika lebih awal.
Jadi, mari kita coba berlibur. Melakukan wisata ajaibmu itu.
Itu Chloe, rekan kerjaku di sini.
Aku seharusnya berada di Brew Michelle atau semacamnya,
tapi sepertinya aku tersesat.
Sampai nanti.
SELAMAT DATANG DI B&B SILVER PEAK ADA KAMAR KOSONG
Frohe Weihnachten, artinya Selamat Natal.
Hei, ini aku, Tracey Wise.
Sebelum merayakan Natal di AS, aku singgah ke Danau Lucerne, Swiss.
Kau bisa bermain ski, menikmati Pegunungan Alpen,
atau tinggal di sini dan menikmati Glühwein tradisional Swiss.
Ibu, Bibi, ada yang mau kutunjukkan.
Jika cuaca tak bersahabat,
kau bisa merayakan Natal ceria di Swiss.
- Kau bisa berwisata bersama Travel Wise. - Bersama Travel Wise.
Itu slogannya. Karena namanya Tracey Wise.
Ya.
Manis juga, tapi apa hubungannya dengan kita?
Mungkin dia akan mengulas B&B itu.
Kau pikir selebritas akan datang ke Silver Peaks, Vermont?
Ya, Bibi, kenapa tidak?
Dia sudah pernah ke Fiji, Phoenix, Montreal, dan Arizona.
Kenapa tak Silver Peak? Natal saat yang tepat.
Namun, apa tujuannya, Graham?
Kita butuh konsumen, bukan blogger undangan.
Tepat sekali, Bu.
Ini Natal pertama Park View Hotel dibuka, dan tak ada tamu yang menginap di sini.
Halo.
Ayolah, Barb. Kau lahir di rumah ini, sama sepertiku.
Atau kau lupa kita bersaudari?
Maksudku, jika sebagian kecil saja pengikutnya menginap di sini,
dampaknya besar bagi kita.
Untuk pengikutku yang berpikir hidupku glamor,
lihatlah, aku mendekorasi rumah kue jaheku
dengan ditemani pacarku yang sedang mengerjakan Excel-nya.
Kalian harus menghargai malam nyaman yang kalian punya.
Sampai jumpa lagi. Ingat, kau bisa sering berwisata jika bersama Travel Wise.
Liburan romantis.
Mari undang Tracey dan pacarnya ke sini untuk liburan musim dingin romantis.
Cokelat panas dekat perapian, jalan-jalan di salju,
dan makan malam yang romantis.
Ya.
Itu ide yang bagus.
Akan kukirimi dia pesan.
Minta dia bawa teman lajang yang manis untuk Graham.
KEDAMAIAN
"Kami ingin mengundangmu dan Mark
untuk liburan akhir pekan romantis di B&B Silver Peak."
Sebentar!
Ke mana wisatamu berikutnya?
Kau tak akan percaya ini. Aku diundang
ke sebuah B&B indah di Silver Peak, Vermont.
Kau harus melihatnya.
Pemiliknya, Sarah dan Graham Cooper
mengundangku dan pacarku untuk liburan romantis.
Ini bagai takdir,
karena Mark dan aku berdiskusi atau bertukar pesan suara,
tentang pertemuan saat Natal dan...
Ayolah, jangan seperti itu.
Apa? Jadi, kau akan pergi ke Vermont dengan Merger dan Akuisisi Mark. Selamat.
Kapan kau akan mendukungku? Sudah setahun kami berpacaran.
Ya, tapi pada saat itu kau baru bertemu dia selama tiga bulan.
Menurutku tiga bulan lebih.
Kau hanya menyukai asumsimu soal Mark, tapi bukan yang sebenarnya.
Apa maksud ucapanmu itu?
Di atas kertas? Dia sempurna.
Tampan, berpendidikan, dan punya karier yang bagus.
Bepergian untuk bekerja, jadi dia paham hidupmu itu.
Ya, dia juga pria yang baik.
Dia memang pria yang baik, tapi apakah baik saja sudah cukup?
Aku mau kau merasa bahagia, terinspirasi, dan cinta mendalam.
Aku ingin kau memiliki hubungan cinta yang indah,
bukan yang sekadar bagus.
Bagaimana jika kesamaan utama kalian hanyalah jarak terbang?
Aku sudah mengutarakan pendapatku.
Jika Mark pilihanmu, aku akan mendukungmu.
Aku ingin kau bahagia.
- Kau tahu itu, 'kan? - Tentu saja. Kau teman yang luar biasa.
- Kau juga punya malaikat kecil. - Dia seperti malaikat saat sedang tidur.
Dia selalu begitu.
Tidurnya teratur.
Masalah dengan tinggal di tempat kerja adalah kau tak tahu kapan harus selesai.
Menurutku, jika Tracey menginap di sini, mungkin di kamar ini, jadi harus sempurna.
Kunci ini sering sekali rusak.
Sayang, semoga kau tahu betapa Ibu menghargai
semua pengorbananmu untuk menjaga rumah ini.
Ibu tidak bisa tanpamu.
Ayahmu akan sangat bangga padamu.
Tenang, kita akan bawa rumah ini kembali ke masa kejayaannya.
Lagi pula, tak semua orang mau menginap di hotel baru, modern, dan termahal, 'kan?
Park View mungkin punya bak Jacuzzi di setiap kamar,
tapi apa mereka punya scone elderberry dan mentega madu?
- Tidak. - Tidak.
- Tidak. - Tidak.
Apakah ada di dapur?
- Ada. - Sekarang?
- Mentega? - Ya.
Sempurna.
Penelepon asing.
- Aku penasaran siapa. - Ayo cari tahu.
Annie.
Annie? Maaf.
Bisa bicara dengan Tracey Wise?
Ya. Halo, aku sendiri. Kau siapa?
Maaf. Kau pasti penasaran siapa yang tiba-tiba meneleponmu ini.
Namaku Sam Phillips. Aku Presdir Majalah Luxe Voyage.
Majalah Luxe Voyage?
Tracey punya semua edisimu.
Tidak semua dari 276 edisinya. Edisi liburan sulit didapat.
Aku senang kau penggemar Luxe Voyage,
karena aku penggemarmu.
Maaf, pesawatku akan segera terbang.
Aku meneleponmu karena ingin menawarkan...
sebuah audisi untuk menulis di Majalah Luxe Voyage.
Sam, ini sebuah kesempatan yang luar biasa untukku.
Aku kirim surel daftar propertinya. Silakan pilih, kita pesan kamar,
lalu tulis artikel. Jika cocok, kau akan kami rekrut purnawaktu.
Kami berikan akomodasi bintang lima, perjalanan internasional,
byline mingguan, dan gaji yang kompetitif.
Bagaimana?
Aku setuju.
Bagus sekali. Nanti kita bicara lagi.
Baiklah. Sam, kalau aku boleh tahu, kau mau pergi ke mana?
Kota kecil bernama Rovaniemi di Finlandia, dekat Lingkar Arktik.
Fins berkukuh merupakan daerah asal Sinterklas.
Cahaya Utara sungguh spektakuler.
Satu contoh dari banyak tempat yang bisa kau datangi kelak.
Aku kirim surel. Sampai nanti.
- Ini kejadian nyata, 'kan? - Ya.
- Ke mana dia mengirimmu? - Aku baca surelku dahulu.
Baiklah.
Ini dia. "Yang terhormat, Nn. Wise,
ini properti yang perlu kita evaluasi.
Fairfax, Virginia. Allentown, Pennsylvania.
Columbus, Ohio."
Kau tak mengunjungi rumah Sinterklas di perjalanan pertama. Bagus.
"Fort Lauderdale, Florida."
Astaga, di sana panas.
Astaga. Bicara soal takdir,
hotel terakhir adalah Park View Hotel di Silver Peak, Vermont.
Mengulas dua tempat di satu kota sekaligus berarti konflik kepentingan, 'kan?
Kau tak diminta menandatangani perjanjian khusus,
jadi mulailah dari Park View, lalu beralih ke B&B itu.
Itu bukan konflik kepentingan, tapi kenyamanan.
Tentu saja!
Jangan berisik.
Baik, Marcus. Ini roti lapis klubmu.
Kau mau kopi lagi, atau...
Hei, aku Jenny. Selamat datang di Max's.
Mau pesan apa?
Tadinya mau kopi, tapi aku pesan susu kocok minggu ini saja.
Itu susu kocok kue jahe bertabur remah biskuit.
- Itu lebih baik daripada kopi. - Cerdas.
Aku telah tiba di Silver Peak.
Singgah di restoran kecil yang indah ini.
Minum susu kocok kue jahe,
lalu ke Park View.
Aku bekerja di tempat yang salah.
Silakan.
- Terima kasih. - Sama-sama.
- Hai. - Hai.
Astaga.
Maaf, dia suamiku. Itu bukan sapaan standar di sini.
Sebaiknya jangan.
Dan, ini...
- Tracey. - Hai.
- Hanya mampir? - Mayoritas begitu.
Aku sengaja datang ke sini.
Kuharap kau tak menginap di Hotel Park View itu.
- Ya... - Sayang, dia boleh menginap di mana pun.
Kami teman keluarga pemilik B&B itu.
Kami memihak mereka.
- Ya, Graham sudah seperti saudara bagiku. - Tunggu, Graham Cooper?
- Ya. - Kau kenal?
- Tidak. - Siapa yang mengenalku?
Aku...
Astaga.
Maaf.
Kau Tracey?
- Graham? - Ya.
- Kalian saling kenal? - Tidak. Kukira kau lebih tua.
- Apa aku salah bicara? - Tidak, aku...
Pesanmu itu ditandatangani "Sarah dan Graham,"
jadi aku berasumsi...
- Sarah adalah ibuku. - Aku bingung.
- Kalian memang saling kenal. - Ya.
Tidak, hanya secara daring.
Ini Tracey Wise, blogger perjalanan.
Dia ingin mengulas B&B.
No comments yet. Be the first to leave one.