The first 146 lines.
Pikirkanlah.
Karakternya bahkan mirip denganku.
Hei, aku mengarang karakter yang merupakan tipe idealku...
Apa maksudmu
Aku tipe idealmu?
- Tidak. - Benar.
Tidak.
Aku benar!
Benar, bukan? Karakter yang mirip denganku merupakan tipemu, Nona Seo.
Tidak mungkin! Ini berdasarkan Cha Seung-won!
Begitu rupanya, Cha Seung-won.
Aku serius!
Itu tidak meyakinkan.
Ayolah.
Apa maksudmu? Cha Seung-won? Tidak mungkin.
Baiklah. Kau memang terlihat seperti karakter itu sekarang.
Sudah kuduga. Jadi, kau mengakuinya.
Ya, kau tampak seperti anak SMP sekarang.
Kau lupa kau bilang aku tumbuh menjadi pria baik?
Benarkah? Kapan aku bilang begitu?
Aku tidak ingat mengatakan itu.
Kau masih anak-anak.
Begitu rupanya. Apa kau akan seperti ini?
Astaga, Seung-yoo. Kau seperti anak kecil.
Tidak mungkin. Kau sudah cemberut?
Ini sebabnya aku tidak bisa bergaul dengan anak-anak.
Mereka terlalu kekanak-kanakan bagiku untuk...
Bagaimana dengan sekarang?
Apa aku masih terlihat seperti anak-anak?
Apa itu tadi? Tiba-tiba sekali.
Lee Hye-ryeong
Jangan jual mahal.
Apa yang kulakukan?
Bisa juga membingungkan bagi pria saat wanita melakukan itu.
Mereka ingin memastikan.
Apa? Apa maksudmu?
Maksudku kau tidak boleh membuat pacarmu bingung.
Apa? Pacar... Pacarku?
- Pacarku? - Sebentar.
Seung-yoo yang berusia 30 tahun agak misterius.
Astaga. Ran-ju.
Kau.
Kau.
Kenapa kau di sini?
Aku kembali.
Bersulang.
Apa yang terjadi?
Ah-young!
Ah-young!
Apa dia tutup hari ini?
Panggilan Anda tidak dapat tersambung. Anda akan dialihkan ke kotak suara
dan dikenai biaya setelah nada berikut.
Apa yang terjadi?
- Halo? - Ji-won, kau sudah hubungi Ah-young?
- Apa? - Ah-young.
Dia menutup kafenya hari ini.
Dia pasti pergi ke pasar pagi.
Dia tidak pergi ke sana lagi.
Di internet lebih murah.
Apa menurutmu terjadi sesuatu?
Dia tidak akan menutup kafenya tanpa memberi tahu kita.
Kau tidak berangkat kerja?
Aku akan meneleponnya.
Jangan khawatir dan pergilah.
Baiklah. Kirimi aku pesan nanti.
Astaga.
Apa yang terjadi?
Terserah.
- Seung-yoo. - Kau di sini, Nona Seo.
Ya, Pak Lee.
Kau bisa merujuk ke sini untuk rapat kita hari ini.
Proposal Film "Psycho Bride"
Baiklah. Terima kasih.
Ayo masuk.
Itu dia.
- Halo. - Halo.
- Aku Lee Seung-yoo dari SN Media. - Astaga, halo.
Kantormu dihias dengan indah.
Terima kasih.
Ini Pak Cha Do-hoon, sutradara "Psycho Bride".
Aku Cha Do-hoon.
Ya, aku Seo Ji-won.
"Dreamy World" oleh Lee Ran-ju
Halo?
Memang kau.
Aku khawatir kau mungkin memberiku nomor palsu.
Astaga.
Apa aku memberinya nomorku? Kapan?
Apa usia sepenting itu?
Kau pasti sudah gila, Ran-ju.
Usianya 24 tahun.
Astaga, ada apa dengannya?
Kenapa dia terus meneleponku?
Panggilan Anda tidak dapat tersambung.
Apa?
Lokasi pembunuhan pertama cukup signifikan,
jadi, aku ingin mempertahankannya. Mungkinkah?
Itu di luar negeri, bukan?
- Apa itu Swiss? - Ya.
Seperti yang kami sebutkan,
lokasi juga soal uang.
Semua itu bisa berubah selama proses adaptasi,
jadi, mari kita buat kesepakatan hak cipta,
dan bagaimana jika kita bahas detailnya lain kali?
Nona Seo?
Benar. Baiklah.
Jangan khawatir. Aku tidak akan membiarkan mereka merusak kisahmu.
Kalau begitu, bagaimana jika kita...
Kau yakin tidak apa-apa?
Apa?
Maksudmu kau akan merusak kisahmu demi uang.
Kami mempertimbangkannya saat kisah ini diadaptasi...
Itu ucapan penerbitnya.
Dan bukankah cerita ini terlalu provokatif?
Orang-orang dipukuli, ditikam, dan dibunuh.
Memangnya kenapa?
Mari potong itu.
Tapi ini kisah thriller...
Caramu menggambarkan cinta.
Cinta mereka sendiri tidak begitu.
Aku hanya memutuskan untuk membuat film ini
karena emosi lembut yang terbungkus di balik keprovokatifannya.
Kupikir senimanya tahu itu kekuatan terbesarnya.
Terima kasih atas pujiannya.
Apa itu terdengar seperti pujian?
Kurasa begitu. Kedengarannya seperti itu.
Hei, apa ini semua terjadi karena filmnya akan sukses?
Tentu saja. Mereka berdua bersemangat.
Ya, mereka bersemangat. Luar biasa.
Proposal Film "Psycho Bride"
Kerja bagus, semuanya.
Bagaimana jika kita keluar dan makan...
- Aku harus pergi. - Aku harus pergi.
Benar, bukan? Kalian semua sibuk. Tentu saja.
Astaga. Sampai jumpa lain kali.
Tunggu aku!
- Seung-yoo. - Kau di sini, Nona Seo.
Ayo masuk.
Bisa tunggu di sini sebentar?
Mari makan malam setelah aku turun.
Kerja bagus hari ini.
Lantai pertama.
Pintu menutup.
Apa aku membuatmu menunggu? Kita mau makan apa?
Pak Lee?
Bagaimana jika kita mencoba bersikap lebih profesional saat bekerja?
No comments yet. Be the first to leave one.