The first 143 lines.
Tembak!
Unit Dua bersiap!
Tembak!
Bagus, semuanya bersiap untuk gelombang keempat!
Angkatan udara musuh sudah menerobos lewat arah barat daya!
Kalau mereka berhasil tembus pertahanan di sini, Shinjuku bisa takluk!
Apa pun caranya, hentikan mereka!
Jangan remehkan Pasukan Pembasmi Iblis, vampir-vampir sialan!
Bersiaplah!
Hasilnya bagus, ya? Tepat sasaran!
Bukan hal yang patut dibanggakan, sebenarnya tadi itu kurang tiga meter ke kanan.
Selalu begitu. Yang penting sama saja, 'kan?
ku tak ingin semuanya mati terbunuh
I don't want nobody to get killed
ku kan menyertaimu, karena persiapanku sudah matang
I'll come and get you, I am always ready to fight
jadi jangan kaubawa seluruh tanggung jawab yang hanyutkan kita
so don't take all of the blame, we were all swept away
jangan pula kaupikul beban seperti biasanya
don't take all the weight, you always do
pasti ada suatu hal yang berada di luar kendalimu
there will always be something you cannot control
yang kan kita lewati, seiring datangnya penyelamatan dirimu
we will overcome, your salvation has begun
kekacauan pun tutup peringatan dan cahaya
no signs, no lights such a mess all over
jangan lepaskan harapanmu
don't kill your hopes
kau pun sadarkan siapa yang kubutuhkan
you make me realize who I need
tunggulah ku di sana, walau mereka terkadang berubah
I'll be there hold on, they'll change you somehow
sekarang, di manakah gerangan dirimu?
so where are you now?
kan kutemui dirimu saat fajar
I'll reach you by dawn
kala bayangan muncul
the shadows appear
dan ilusi terlahirkan
illusions are born
malaikat kegelapan yang kautemui tanpa sengaja
the fallen angels you run with don't know
mengubah rasa sakit jadi kemanusiaan dalam diri kita
it is our pain that makes us all human after all
hancurkan jajaran foto cokelat tua
torn old sepia photographs show
di mana panggilan menyeruak penuhi dunia rapuh kita yang berharga
our fragile precious world, must discard it, respond to the call
Para Vampir Menyerbu
Para Vampir Menyerbu
Cepat!
Di mana mereka?
Arah barat!
Padahal Shinjuku sudah seperti kota kedua untuk Pasukan Pembasmi Iblis Pemerintahan Jepang,
lalu bagaimana mereka bisa masuk?
Apa saja kerja Unit Pemusnah Vampir?
Apa yang terjadi?
Dari ribut-ribut ini saja pasti sudah tahu, 'kan?
Vampir sedang menye-
Sial! Ini sih, perang namanya!
Seperti yang letkol Guren bilang,
vampir di wilayah Kanto sedang berusaha hancurkan Pasukan Pembasmi Iblis Pemerintahan Jepang.
Sekarang!
Apa itu Mestika Pengutuk yang sama sepertiku?
Ah, itu penurunan versinya.
Mereka hanya gunakan Senjata Pengutuk, versi simpel dari Mestika Pengutuk.
Hoi!
Ke sini!
Pasukan, bersiap untuk bertempur!
Baik!
Kita juga ikut!
Yoichi, urus helikopternya!
Baik!
Bagian kami sudah beres!
Terima kasih atas bantuannya, saya sangat menghargainya.
Saya Kopral Nagai, dari Divisi 3 Unit Keamanan Shinjuku.
Kalian semua dari Unit Pemusnah Vampir, 'kan?
Tepatnya, dari Regu Rembulan Iblis.
Regu Rembulan Iblis?
Rupanya dewi fortuna masih di pihak kita.
Kalian, segera siapkan perlengkapan!
Baik!
Para vampir barusan terobos tembok lewat arah barat.
Saat ini, pasukan kami sedang hadang mereka, tapi kurasa takkan bertahan lama.
Ternyata keadaan di lapangan lebih parah dari perkiraan.
Benar, sekarang keadaan di sini seperti mimpi buruk.
Saya ingin kalian segera bantu tahan para vampir itu di wilayah barat.
Kalian tak perlu meminta, itu memang sudah tugas kami.
Lega mendengarnya.
Kopral Nagai, semua sudah siap!
Bagus, aku akan antar mereka ke garis pertahanan.
Penjagaan di sini kuserahkan pada kalian.
Siap!
Silakan naik.
Wah, wah, sudah dimulai, ya?
Mereka memang berniat hancurkan kita.
Nah, sekarang di manakah pemimpinnya?
Waduh, gawat!
Dia menyadariku dari jarak sejauh ini?
Maaf, Letkol Guren,
sekarang bukan saatnya bersantai.
Ya, bukan berarti aku sedang bersantai juga, kok.
Pasti selalu ada pemimpin yang berada di garis depan, 'kan?
Kalau aku benar, pasti akan ada vampir yang menyerang kemari-
Panjang umur. Mereka datang, Sayuri!
Kau telat, Mito!
Apanya yang telat?
Apa maksudmu memanggilku kemari mendadak begini?
Tn. Guren, kami sudah kembali.
Sepertinya sesuatu yang besar sudah dimulai.
Lalu, apa tindakan kita?
Unit Pemusnah tak bisa atasi mereka sepenuhnya.
Sip, semua anggota sudah berkumpul.
Shigure, bagaimana Yu dan kawan-kawannya?
Mereka berhasil bebaskan warga sipil dan sudah masuki Shinjuku.
Eh, cepat juga.
Kalau begitu, mereka juga bisa berpartisipasi dalam perang ini.
Apa pun yang tak sanggup membunuhmu, akan membuatmu lebih kuat.
Terutama di medan perang.
Oke, ayo kita beraksi!
Pemimpinnya ada di perempatan gang lima.
Mungkin alur perang dapat berubah kalau kita dapat kepalanya.
Sepertinya, kita diawasi.
Diawasi?
Ah, tidak. Aku hanya bicara sendiri.
Omong-omong, bagaimana Tokyo, setelah lama tak berkunjung?
Kenanganmu di sini mungkin tak begitu manis,
tapi apa kau tak merasa tersentuh dengan kenangan masa lalumu di sini?
Terlebih, kau bisa lihat Yu tersayangmu itu kembali di sini.
Apa kau tak ingin minum darah mereka, Mika?
Sebaiknya, kau minum selagi kita sedang berperang,
karena kita tak bisa langsung isap darah mereka di Kota Vampir.
Kau sendiri malah langgar peraturan itu dan isap darahku.
Ferid Bathory.
Jangan bersikap munafik di saat seperti ini, Mika.
Bukankah kau sendiri yang memintaku minum darahmu?
Ditambah, kau curi peta dan pistol dari vilaku.
Aku benar, 'kan?
Andai saja aku tahu saat itu sedang kau permainkan.
Apa?
Keluargaku terbunuh hanya karena permainan konyolmu.
Astaga, meski kau sekarang sudah jadi vampir, tapi kau masih marah soal hal di masa lampau?
Tidak, aku hanya marah pada diriku yang tak punya kekuatan untuk lindungi mereka.
No comments yet. Be the first to leave one.