The first 200 lines.
"Tahun 1999"
Pada tahun 1999, teman dekat yang semuanya lahir pada tahun 1983
tinggal di Seoul Mansion, Seoul.
Astaga.
Itu pasti mereka!/- Ayo.
"Aku mencintaimu, Anthony"
Anthony!
Anthony!
Anthony!
Sa Jin Jin adalah penggemar berat Anthony.
Han Ah Reum adalah gadis berandal
yang manja.
"Hasil Ujian Tengah Semester"
Kamu mendapat berapa nilai A? Kamu luar biasa.
Jang Young Shim, siswi genius.
Astaga, ini cantik sekali./- Lihat ini.
Astaga./- Cantik sekali.
Lihat ini. Coba pakai.
Ini tampak bagus untukmu./- Itu tidak cocok untuknya.
Bagaimana menurutmu? Bukankah ini cantik?
Lihat yang ini.
Tidak, yang ini saja./- Bagaimana dengan ini?
Ini lebih bagus./- Tidak, yang ini lebih cantik.
Ini yang paling cantik.
Lalu Gong Ji Won, satu-satunya anggota pria di dalam kelompok.
Ibu, aku berangkat ke sekolah!
Sampai jumpa!/- Ah Reum rajin sekali.
Halo./- Halo, Ah Reum.
Tunggu!/- Young Shim makan lagi.
Cepat, Young Shim.
Astaga, kamu mengejutkanku./- Tunggu!
Kamu tidak perlu melakukan itu agar terlihat cantik.
Halo./- Halo, Jin Jin.
Halo./- Halo.
Ayo berangkat!/- Kita terlambat!
Cepat.
Aku hampir melupakannya./- Astaga, dia membuatku terkejut.
Jangan lupakan aku./- Seharusnya kamu lebih cepat.
Ji Won./- Ya, Pak?
Bisa lebih cepat?/- Jangan duduk di sana.
Ini./- Astaga.
Ji Won, kenapa kamu cemberut?
Berdirilah di samping mereka. Ayo.
Cepat. Ayo cepat.
Aku akan memotret kalian sekarang. Satu, dua, tiga.
Mereka menyebut diri mereka "Empat Bongo"
dan selalu bersama.
Nama itu berasal dari nama van yang mereka naiki
untuk mengantar dan menjemput mereka bersekolah setiap hari.
Suatu hari...
Anak-anak!
Di mana kita?/- Kita sedang menuju terowongan.
Terowongan apa?
Terowongan ajaib.
Ajaib?/- Ajaib?
Kalian tahu cerita Lee Mong Ryong?
Ya.
Dia pergi mengikuti ujian pegawai negeri di Hanyang
melewati terowongan itu.
Begitulah cara dia hidup bahagia selamanya dengan Chun Hyang.
Apa yang kamu bicarakan?/- Itu tidak masuk akal.
Begitu juga Cha In Pyo. Dia menikahi Shin Ae Ra
setelah melewati terowongan ini.
Tidak mungkin.
Tapi Romeo gagal.
Kenapa?/- Dia tidak bisa menahan napasnya.
Cinta akan menjadi kenyataan bagi mereka yang bisa menahan napas
hingga ujung terowongan ini.
Begitukah kematiannya?/- Tidak, bukan begitu maksudku.
Kutukan itu membuat cintanya gagal menjadi kenyataan.
Tidak mungkin.
Kamu pembohong.
Terowongan!
Astaga.
Saat itu, mereka tidak tahu
bahwa tidak bisa menahan napas
akan membawa kesialan.
Karena kutukan itu, tidak ada satu pun hubungan romantis untuknya.
Kutukan Bongo
mungkin merupakan alasan Jin Jin tidak pernah berpacaran.
Aku terlalu banyak membahas rumor yang tidak masuk akal?
Tidak, itu menarik.
Aku penasaran kenapa Sa Jin Jin
tidak pernah berpacaran.
Aku ingin lebih mengenalmu, Hee Jin.
Aku dengar kamu bisa memainkan alat musik.
Aku pemain selo.
Aku belajar di Konservatorium Tchaikovsky di Moskow
dan kini aku menjadi wakil presdir Orkestra Simfoni Hanyang.
Tchaikovsky?
Bukankah membicarakanku terasa membosankan?
Akan lebih baik jika kamu berusaha keras setiap hari.
Maestro selo, Rostropovich,
yang berlatih lima jam sehari mengatakan itu.
Rostropovich.
Rost...
Sulit sekali. Rostropovich.
Rostropovich.
Itu juga menjadi motoku.
Penampilan terbaiknya
adalah Cello Suite yang dia tampilkan
di depan reruntuhan Tembok Berlin.
Ada banyak penampil yang ahli,
tapi dia satu-satunya yang tampil dengan sisi humanisme.
Tunggu, itu salah.
Dia dan kamu menampilkan sisi humanisme.
Bersulang untuk kesehatanmu.
Kopilot itu?/- Bukan. Kenapa Jin Jin melajang?
Kutukan Bongo.
Lalu bagaimana dengan aku dan kamu?
Kenapa kita tidak pernah berpacaran padahal kita sudah menahan napas?
Kita belum menemukan jodoh kita.
Jangan memasukkanku ke kategori yang sama denganmu.
Kita tercipta untuk menjadi berbeda.
Dari kopilot itu?/- Bukan, dia menginginkan Jin Jin.
Dari kopilot itu?/- Bukan.
Dia menginginkan nomor telepon Jin Jin.
Dari kopilot itu?/- Sudah kubilang bukan.
"Undangan permainan"
Dari kopilot itu?
Aku sudah menjawab ya.
Kenapa dia mengirimkan itu kepadamu?
Itu pertanyaan paling mudah. Jawabannya sudah jelas.
Apa?
Dia mencoba membuatku gelisah.
Agar aku menghubunginya.
Kamu setuju atau tidak?/- Benar-benar tidak penting.
Kamu belum pernah berpacaran./- Aku ratunya melodrama.
Ini sebabnya mereka bilang kita tidak boleh menghabiskan
seluruh hidup kita dengan belajar di atas meja.
Pesan ini tidak sesederhana itu.
Benarkah?
Ini adalah notifikasi cinta.
Pendahuluan cinta.
Dengan kata lain, surat cinta.
"Cerita ketiga, Surat Cinta"
"Episode 5"
Sampai jumpa./- Sampai jumpa.
Sa Jin Jin.
Kamu belum pernah berpacaran?
Bagaimana mungkin?
Halo, Semuanya. Aktris terbaik di Korea.
Mari kita sambut Sa Jin Jin.
Halo.
Halo./- Hai, senang berjumpa denganmu.
Silakan sapa para pemirsa./- Halo, aku Sa Jin Jin.
Senang berjumpa dengan kalian.
Aneh sekali. Kenapa kamu tidak punya pacar?
Apakah kamu bohong?
Aku tidak berbohong.
Mungkin kamu tidak tertarik, tapi pasti banyak pria mendekatimu.
Benar.
Tapi aku
lebih suka menghabiskan waktuku bersama teman-temanku
dan menonton film tengah malam sendirian.
Wanita konyol itu.
Aku pikir ada pria luar biasa
yang dia sembunyikan dari kita.
Astaga.
Sayang.
Menurutmu dia bermasalah?
Kenapa berpacaran sangat sulit untukmu?
Aku pasti tidak pandai dalam hal itu.
Mungkin kamu belum siap.
Apa yang kulakukan dengan hidupku?/- Tidak, bukan begitu.
Kamu belum siap untuk menggila.
Jatuh cinta dengan orang lain
bukan sesuatu yang bisa kita lakukan jika kita waras.
Sa Jin Jin.
Kamu belum pernah berpacaran?
Bagaimana mungkin?
Berpacaran tidaklah mudah.
Sulit untuk memulainya.
Masa awalnya adalah waktu yang paling menyenangkan.
Jin Jin, apa yang menandakan
awal dari cinta?
Gong Ji Won?/- Gong Ji Won?
Ya./- Melegakan sekali.
Apa?/- Dia belum meninggal.
Kita berusaha keras menemukannya.
Kita bergabung di semua situs daring dan layanan media sosial.
Benar.
Kita tidak menemukan apa pun, jadi, mengira dia sudah mati.
Tidak ada cara untuk menemukannya.
Dia tidak punya saudara dan aku yakin ibunya tidak memakai internet.
Dia kembali ke Korea? Untuk apa?
Entahlah./- Di mana dia? Bersama ibunya?
Aku tidak tahu./- Apa pekerjaannya?
Tempat kerjanya di dekat sini?
Aku tidak menanyakannya.
Kenapa kamu tidak tahu apa-apa?
Kuharap wajahnya tidak menderita kesialan
seperti Jung Woo Sung.
Untungnya, tidak.
Apa lagi?/- Hei.
Kalian sedang bermain gasing?/- Apa?
Jangan berbasa-basi. Langsung ke intinya saja.
Hanya ada satu hal yang ingin aku ketahui.
Status pernikahan.
Aku tidak ingin tahu apa pun selain itu.
No comments yet. Be the first to leave one.