The first 190 lines.
Manual translate by ~ ~ ~ Robandit ~ ~ ~ IDFL SubsCrew
P
Pl
Ple
Plea
Pleas
Please
Please
Please v
Please vi
Please vis
Please visi
Please visit
Please visit
Please visit h
Please visit ht
Please visit htt
Please visit http
Please visit http:
Please visit http:/
Target diperoleh.
Roger. Target dikonfirmasi. Tembak secepatnya.
Bunuh targetmu, Kopral.
Kalian punya masalah dengan waktu, tuan-tuan. Kunci TRS kalian dan cepat selesaikan.
TRS verifikasi target.
Bidik saja keparat itu dan tarik pelatuknya.
Aku dengar itu, Beckett.
Kami melihat ada musuh yang datang.
Jarak, 650 yard.
Kita mendapatkan angin 5 mil per jam, jarak menengah, datang dari Lima.
Mencoba untuk mengkonfirmasi target.
Tuan, detak jantung, pernapasan dan GSR Evers meningkat drastis.
Bagaimana dengan Beckett?
Tidak, tetap stabil. Terlihat seperti dia sedang tidur.
Kalian kehabisan waktu, tuan-tuan.
Tembak, Evers.
- Aku bisa mengenai sandera, Master Gunny... - Tembak saja.
Mundur.
Mundur, tuan-tuan.
Kau baik-baik saja, Master Gunny?
Sempurna. Sangat sempurna.
Status target. Target hancur.
Dia melakukan tembakan itu.
Aku tidak percaya. Dia melakukan tembakan sialan itu!
Permainan berakhir.
Posisi kalian hampir diketahui.
- Kalian diperintah untuk membatalkan misi. - Kami Kesatuan Penembak Jitu Marinir, Kapten.
Kami tidak membatalkan kecuali kami berhenti bernapas.
Kau tidak seharusnya melakukan tembakan itu. Begitu juga dengan orang lain.
Nah, aku menyelesaikan misiku. Pada masa-masaku dulu...
Persetan dengan masa-masamu!
Itu tadi adalah tembakan paling beruntung dalam sejarah tembakan beruntung!
Maaf aku merusak mainanmu, Kapten.
Tetapi jika seorang penembak jitu harus bergantung pada barang itu, dia akan mati.
Di luar sana bukanlah sebuah permainan. Yang terpenting 1 tembakan dan 1 mangsa.
Kau adalah resiko, kau tahu itu? Kau adalah sumber masalah...
yang, bagi seseorang, tidak ingin untuk mempertaruhkan dirinya...
Mulai bosan, bukan?
Aku tidak mengambil waktu minum berhargamu, kan?
Maaf Kapten, tuan, tapi ya, tuan, aku bosan. Dan ya, tuan, kau mengambilnya, tuan.
Aku tidak menyukaimu, Sersan Master Gunnery.
Dan aku tidak peduli tentang apa yang telah kau lakukan untuk Korps!
Kau gagal dalam tes kesehatan minggu depan, aku akan mengembalikanmu ke dunia nyata.
Dan itu janjiku.
Ya, tuan. Terima kasih, tuan.
- Siapa itu? - Ini aku. Buka pintunya.
Waktu yang tepat ...
Kau mendapatkannya? Katakan kau mendapatkannya ...
Siapa kau?
Hei ...
Dia pelanggan kaya. Banyak uang.
Dia oke, percayalah.
- Kau terlihat seperti polisi bagiku. - Sialan.
Dia bukan polisi. Dia akan meniduriku.
Kau juga akan meniduriku...
Ayolah, sayang ...
- Berapa harganya? - Dua puluh.
Dia bilang 15.
Dia asal bicara. Harganya dua puluh.
Bayar saja, demi apaan itu. Dia punya barang yang bagus.
Hanya anggota Cobra ...
Diam!
Berapa harganya. Ayo kita lihat.
Tenanglah! Letakkan pistolnya!
Mereka bilang mereka akan memenjarakanku!
Aku tak mau masuk penjara!
Dasar pelacur sialan!
Letakkan saja pistolnya!
Polisi ada di mana-mana!
Aku menangkapnya. Siapkan penembak jitu kalian.
- Selamat, Neil. - Hei, sobat.
Selamat.
Hei, bagus sekali, Neil, sobat. Bagus.
Bu, sudah waktunya.
Tidak, dia bilang dia akan ada di sini.
- Tidak apa-apa. - Aku bicara dengannya kemarin...
Ayo, orang-orang dari televisi ingin merekam kita memotong kue.
- Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi. - Oke.
Maaf, bu.
Ini lebih mirip kesempatan foto untuk kampanyedaripada pernikahan.
Kami memutuskan untuk melupakan pidato hari ini ...
karena adanya ketidakhadiran yang tidak dapat dihindari.
Jika Beckett yang sedang kaubicarakan, dia mungkin tersesat dalam perjalanan ke bar.
Yah, dia benar.
Tidak mungkin aku bisa melakukan ini tanpa meminum 2 gelas bir.
Sydney.
Kau tahu aku akan tiba.
- Aku yang diberi kehormatan? - Oke.
Sebenarnya, urusan seperti ini membuatku takut setengah mati.
Bertahun-tahun yang lalu, ayahmu memintaku untuk berjanji.
Bahwa, jika dia tidak bisa menghadiri hari pernikahanmu ...
Aku yang akan membacakan surat ini untukmu.
"Jika Beckett si Penggerutu yg membaca ini, itu artinya aku tidak selamat."
"Aku berharap surat ini sekarang sedang dibacakan di pernikahanmu."
"Aku hanya ingin memberitahumu kalau aku menyayangimu..."
"dan aku tidak mau mengucapkan apapun untukmu & mempelaimu selain semoga bahagia."
"Cintailah dia dan hargai dia selalu."
"Dan semoga kalian berdua hidup selama yang kalian inginkan..."
"Dan tidak pernah menginginkannya selama kalian hidup."
Neil, aku telah memegang ini untuk waktu yang lama.
Sekarang kupikir surat ini milikmu.
- Selamat. - Terima kasih, Tom.
Jocelyn dan Neil Finnegan.
Setiap aku melihat Neil, aku melihat pria yang tidak bisa dicapai Paul.
Aku sangat yakin ayahnya akan sangat bangga padanya.
Kau tahu, acara ini seperti sirkus.
Dia telah mengincar Gedung Putih, dan takkan berhenti sampai dia membawanya ke sana.
Dia adalah anak seorang pahlawan perang ...
Peringkat pertama di kelasnya di Annapolis, Harvard School of Government.
Menaiki tangga dunia politik dengan hidup yang jujur dan kerja keras.
- Sungguh, dia mendapatkan suaraku. - Suaraku juga.
Tanganmu gemetar. Sejak kapan ini terjadi?
Beberapa bulan yang lalu. Tidak apa-apa.
Mungkin, mungkin tidak. Kau harus singgah ke kantor dan biarkan aku memeriksanya.
- Tom, ayolah. - Oke.
Kami Penembak Jitu Marinir.
Satu-satunya waktu kami membatalkan misi adalah ketika kami berhenti bernapas, Pak.
Ini kesalahan yang sangat besar.
Selain yang biasanya, dia terus mendapat peringatan sejak kembali dari Eropa ...
sudah menjadi bahan pembicaraan.
Orang sakit jiwa sedikit mengganggu. Dan dia hanya ...
- Tua. - Usianya sama denganku.
Kita mungkin hanya punya satu kesempatan. Aku mau Beckett yang menanganinya.
Kau mengalami kerusakan saraf saat kau kehilangan jarimu.
Kondisi ini terus memburuk sejak itu.
Tendon digitorum...
ketika berfungsi normal, menekuk dan merentangkan jari.
Tapi di sini pada tangan yang rusak ...
Kau mengalami refleks yang tidak disengaja setiap saat.
Dan ini mungkin semakin sering terjadi dalam situasi stres tinggi.
Apa yang kulihat di sini, Thomas, juga terlihat gejala awal kelumpuhan syaraf.
Kau tidak bisa menjadi Marinir selamanya, kau tahu.
Ya, aku tahu.
Aku hanya berharap bisa bertahan sampai umurku 65.
Kau tahu, kau harus memikirkan apa yang akan kau lakukan dalam hidupmu.
Dan melakukan apa?
Kau harus bertemu dengan seseorang yang istimewa, kau tahu, menikah dan menetap.
- Mengapa kau tidak melakukannya? - Aku sudah melakukannya.
Tapi, aku kira beberapa tahun yang aku miliki bersama Paul sudah cukup.
Dan selain itu, kau tidak pernah melamarku.
Kita memiliki saat-saat bahagia, kita bertiga. Di Camp Lejeune, ingat?
- Syd... - Jangan.
Dia tidak kembali. Banyak pemuda yang tidak kembali.
Mengapa kau tidak keluar dari motel yang mengerikan itu dan tinggal bersamaku?
Sejujurnya, aku sudah hidup dengan kantong laut sepanjang hidupku.
Aku hanya punya beberapa minggu lagi dalam sesi pelatihan ...
lalu pihak korps langsung akan mengirimku bertugas.
Kalau begitu kau harus mengajakku makan malam kapan-kapan.
Aku sudah tidak berkencan selama 30 tahun.
Aku sangat menghargainya jika kau tidak memberitahu siapa pun tentang hal ini.
- Oke. - Terima kasih.
Sampai jumpa.
Dasar tentara.
Bunuh dia!
Bunuh dia!
Kegilaan.
Beckett, ayo pergi! Ayo kita pergi dari sini!
- Sial, mereka semakin dekat! - Terima saja!
Lindungi saja aku, Beckett.
Sial!
Finnegan!
Baringkan dia.
Kau akan baik-baik saja, Tommy. Kau akan baik-baik saja.
Selamat datang di terowongan, Tommy.
Tidak bisa melihat sama sekali.
Kau akan terbiasa. Di sinilah perang yang sebenarnya terjadi, bung. Ini, ambillah.
Apa itu?
Sebuah jimat. Kuambil dari seorang keparat beberapa hari lalu.
NVA keparat!
Kau tidak menjawab, Master Gun. Pintumu tidak terkunci.
No comments yet. Be the first to leave one.