The first 200 lines.
Kencan adalah pertemuan dua orang yang ingin bertemu satu sama lain.
Hanya bertemu dengan orang yang selalu bertemu tiap hari, Itu hanya aktivitas sehari-hari.
Hadiah?
Untuk hari Jum'at, aku tidak apa-apa.
Ayo kita kencan.
Ah, apa yang harus aku lakukan?
Inikah yang dinamakan cinta bersemi dikantor?
Tapi, jika aku gagal.. hal terburuknya adalah aku jadi pengangguran!
Tuhan, Budha..
Saat ini, untuk saat ini Tolong beri aku kebahagiaan.
Apa yang dia lakukan?
Kenapa kamu menatapku?
Karena aku melihat hal yang menakutkan.
Apa?
Celana dalam warna kuning.
Jangan menjemur celana dalam didepan toko.
-Apa kamu melihatnya? -Sangat jelas malahan.
Aku pikir nenek datang kembali kesini.
Jadi secara tidak langsung kamu mengatakanku seperti nenek-nenek, hah?
Aku langsung mengatakanmu seperti nenek-nenek!
Hah, cucu nenek mengerikan sekali, ya..
Halo.
Ya, aku hidup dengan aman.
Hah, bagasi telah dikirim kembali?
Ya, telah aku pindahkan.
Ya.. ya..
Aku pasti akan membayarnya kembali.
Hah, jemaah? Mereka bilang butuh aku untuk memperbaiki kuil?
Tidak, kenapa harus aku yang mengikuti biarawati Budha..
Dengar ya bu, aku bahkan memiliki pasangan yang mau aku ajak berkencan..
karena Ibu selalu menyuruhku memakai celana dalam untuk menghangatkan perutku.
Halo?! Halo?!
Maaf ibuku menggangu saja.
Rumahmu..?
Kuil. Jika aku tidak menikah, aku harus menjadi biarawati Budha disana.
Itu adalah kata-kata mereka untuk mengancamku sejak kecil.
-Walaupun kamu lahir di kuil, kamu suka daging, ya.. -Terima kasih untuk dagingnya.
Kenapa orang-orang menyukai orang sepertimu.
Daripada ngomongin itu, apakah kamu mendengar yang lebih penting dari percakapan ini?
Kamu tidak tahu?
Celana dalam?
Bukan itu! Kencan, sebuah kencan.
Jum'at ini, aku akan pergi kencan.
-Kamu akan pergi dengan celana dalam itu? -Ya.
Nampaknya si bodoh mulai menyiapkan pemanasan bodohnya..
Jika itu hanya main-main, hentikan saja.
Aku tidak main-main, aku selalu serius.
Serius?
Mendukung pria ganteng dari jauh, atau mendukung pria ganteng yang sudah dekat.
Maksudnya melayani tanpa dibayar?
Seperti harapanmu.
Shibata-san, maukah kamu memperingatkan Nakajima-san?
Tidak mungkin, aku masih orang baru disini.
Tidak masalah, karena kamu telah berpengalaman dan lebih tua?
Lebih tua? Ah, baiklah. Aku akan melakukannya.
Bahkan jika kamu melakukannya. kamu belum menyelesaikan apapun.
Kenapa Shibata-san melakukan pekerjaan Nakajima-san sampai lembur segala?
Ah, Shibata-san!
Waktu itu.. Uhm...
Karena aku bagus dalam menerima permintaan tanpa dibayar.
Aku akan melakukannya, oke?
Cinta antara rekan kerja memiliki level yang begitu tinggi ....
Umm.. Pancake ini benar-benar halus dan lembut..
Dimana lauknya? Mungkin didalam ini..
Tidak ada.
Tolong dengarkan aku.
Aku selalu mengundangnya untuk makan siang disini.
tapi kami selalu kehilangan rencana.
Jika harganya 1980 yen, mungkin aku sudah membeli 5 mangkuk daging sapi..
Dia mungkin menipuku.
Tapi tanpa menjelaskannya padaku, aku sudah tahu.
dengan naluri perempuanku.
Ah, naluri perempuan.
Jika aku yang memilikinya, aku tidak bisa mendukung orang yang seperti itu, kan?
Jika itu aku, mungkin akan jadi salah paham. Jadi aku akan meninggalkannya.
Ah,begitu ya? Seperti yang diharapkan dari 30-an.
Terima kasih.
Jadi, apa yang kita bicarakan?
Kadoma-san memberitahuku, aku tidak bekerja penuh.
Jadi dia mengatakannya..
Saat aku hanya melihat smartphone selama bekerja, dia bilang,"kita sedang bekerja".
Apa ini curhat?
Jika kita teman sekelas, aku tidak akan berteman dengannya.
Ini hanya perasaan buruk.
Ini gawat. Kita telah melewatinya 15 menit.
Tidak apa-apa, kamu tidak perlu takut sama Kadoma-san.
Orang seperti dia, tidak mungkin memiliki pacar..
-Aku segera kembali, tapi... -Maafkan aku.
Tapi, bukankah Kadoma bos ku? Ya, kan?
Jika aku bos mu,
Aku tidak butuh karyawan pemalas, yang membuat kesalahan dan berpikir akan selesai jika meminta maaf.
Tunggu, apa maksudmu?
-Begitulah. -Sangat kejam.
Hey, ada telepon. Nakajima-san, angkat.
Baik. Disini dengan Lifenix's Sales Marketing Division.
Kadoma-san.
Ah, capeknya.
Ah, gawat.
Apa maksudmu dengan pemanasan bodoh, hah?
Ah, aku tepat waku.
Ini dia.
Kehangatan cinta!
Mahalnya.
Celana dalam ini harganya begitu mahal..
Jika aku membelinya, aku sudah bisa membeli 20 mangkuk daging sapi.
Apakah kamu mencari celana dalam untuk berpindah dari keperawananmu?
Kami menjualnya dengan model pita juga.
Akira-san, kenapa kamu disini?
Panggil aku manager.
Ada yang off.
Tunggu. Ini, bawalah.
Kurosawa-kun sangat sensitif dengan celana dalam.
Makanya aku menunjukkannya setiap malam.
Maksudku daftarnya.
-Kamu berpikiran yang aneh ya? -Aku tidak memikirkan itu.
Apa kamu ingin dengar? Kurosawa-kun pada malam hari..
Aku tidak ingin mendengarnya.
Shiba-chan, kamu mungkin memiliki rangsangan yang kuat.
Kurosawa-kun suka yang ini.
Tolong hentikan!
Setelah tokonya tutup, apa kamu mau pergi minum?
Mau.
Karena aku hanya makan pancake tadi siang, aku sangat lapar.
Baiklah, ayo selesaikan ini dengan cepat.
Untuk pelanggan kita, Bagaimana dengan yang ini?
-Bukankah mudah pudar? -Itulah yang bagus.
Karena celana dalam hanya pakaian yang dirancang agar mudah memudar.
Aku tidak mengerti apa maksudmu.
Terima kasih sudah berbelanja.
Kamu cepat sekali, ya.
Manager, permisi.
Tunggu sebentar.
Kamu salah memasang harga dari 30 ke 300 pasang?
Kamu sudah memesannya kemaren, kan?
Aku menawarkan ketika aku melihatnya di komputer, Aku benar-benar minta maaf. Apa yang harus aku lakukan..
Simpan khawatirmu itu nanti sebelum menulis kompensasi.
Konfirmasi dimana kamu mengirimkan barang tersebut lalu batalkan negosiasi dengannya.
Kamu bisa melakukannya, kan?
Baik. Permisi.
Shiba-chan, maaf. Aku tidak bisa pergi hari ini.
Tidak apa-apa. Ini masalah yang serius, kan?
Bukan apa-apa. Dia satu-satunya yang membuat masalah disini.
Tapi, jika aku tidak mengajaknya makan malam..
aku akan menjadi bibi iblis, bukan?
Akira-san.
Kamu wanita yang baik.
Beritahu pada Kurosawa-kun.
Akira-san. Kamu masih ada perasaan sama dia, kan?
Ya, karena sudah 7 tahun.
-Jangan pikirkan itu. -Kamu juga.
Dengan ini, cobalah untuk bermain.
Bermain?
Bagaimana Eigo? Ini pertarungan celana pertamaku.
Hey, air mandi sudah siap!
Terima kasih.
Kurosawa saat malam hari..
Ini diluar imajinasiku. karena aku tidak memiliki pengalaman.
Ini waktunya untuk bermain.
Semangat, Michiko.
Disisi lain, dimana tali ini terikat..
disana kebahagian telah menunggu.
Please Love the Useless Me Episode 3
Aku pergi.
Shunin, bukan, Master..
Hari ini aku akan pergi berkencan, jadi kamu tidak perlu menyiapkan makan malam.
Bukankah ini hanya lembur seperti kemaren lagi?
-Berisik, tali kulit. -Hah?
Kamu tidak menyangkalnya?
Antara celana dalam atau tali kulit..
aku tidak akan ragu untuk memilih tali kulit.
-Hari ini berbeda! -Kamu tidak perlu memberitahunya.
Aku pergi.
Maaf, tolong kerjakan punyaku.
Nakajima-san. Hari ini, aku ada urusan..
Nakajima-san!
Ini benar-benar menjadi pekerjaan terakhir, kan?
Aku benar-benar minta maaf. Aku akan selesai dalam 30 menit.
Ah, Shibata-san. Kamu bekerja lembur lagi?
Kamu sungguh pekerja keras.
Ini, kenapa tidak mencobanya?
Proyek pengembangan produk baru, kontes rumah telah dibuka?
Kita mencari ide-ide baru untuk alat-alat produk. Lalu, lakukan yang terbaik.
Ini bukan waktuku.
Ah, tali celana..
Ini bukan waktunya mengikatnya, tidak baik, jangan sekarang.
Shibata-san.
Maaf telat.
-Apa semuanya baik-baik saja? -Ya.
Hari ini aku akan mentraktirmu, jadi pesanlah apa yang kamu suka.
Tidak apa-apa?
Tidak apa-apa. Karena aku yang mengundangmu, aku akan mentraktirmu.
-Terima kasih. -Selamat datang.
Ah, aku benar-benar minta maaaf.
Apa minumannya baik-baik saja? Aku minta maaf, aku benar-benar minta maaf.
Ah... Maafkan aku.
-Tidak apa-apa. -Maafkan aku.
Tidak apa-apa.
Aku akan membawa gantinya. Maafkan aku.
Shibata-san, kamu benar-benar baik.
Bukan seperti itu, ini bukan karena seseorang, tapi..
No comments yet. Be the first to leave one.