The first 200 lines.
SHAOLIN MENUNTUT BALAS
Dia datang.
Biksu Pai Mei dari Klan Wudang.
Dia sendiri?
Kalian bertiga pastilah Fang Shi-Yu,
Fang Xiao-Yu, Hu Hui-Guan.
Dia Feng Dao-De, Tapak Jingang-nya hebat.
Aku hadapi dia
Majulah.
Makin banyak makin seru
Jadi ini Tapak Jingang Wudang?
Tampaknya terlalu dibesar-besarkan
Kakak!
Adik.
Adik.
Dengarkan Ibu.
Adik.
Tuan Xiao-Yu.
Lihatlah ke dalam.
Lei Lao-Hu sedang...
Ayo pergi.
Apa?
Semua keluarga Fang sudah mati?
Tidak mungkin
Miao Cui-Hua, si janda itu adalah murid Biksuni Wu Mei
Miao Cui-Hua,
Kamu yang keluar, atau aku yang masuk?
Kurasa kau harus masuk
Ibu, Shi-Yu..
Pergilah
Ayo.
Shi-Yu.
Pergi.
Pergi.
Cepat.
Adik, apa yang kau lakukan?
Ayah dibunuh oleh Lei Lao-Hu.
Ibu tidak mau membalas
dan melarang kita membalas
Membalas?
Kau sanggup membalas?
Lei Lao-Hu adalah murid dari Feng Dao-De Klan Wudang dan Biksu Pai Mei.
Jika kau ingin melawan Lei Lao-Hu,
Kau harus siap menghadapi Klan Wudang,
Klan Wudang didukung oleh tentara Qing
Kau berurusan dengan banyak orang
Kematian ayah sia-sia?
Siapa bilang?
Xiao-Yu.
Jangan hiraukan aku
Anak itu punya ilmu kebal
Hati-hati!
ALTAR FANG JI-HENG
Dinasti Qing takut dengan beladiri Bangsa Han
Klan Wudang bekerja untuk Dinasti Qing
Mereka bersatu menindas bangsa Han
Untuk itu Lei Lao-Hu dan anak buahnya membuat pertandingan
Ayahmu marah atas kekejian mereka
Jadi ayahmu menantang mereka
Ayahmu dibokong dari belakang
Dan terbunuh oleh Cakar Elang, Lei Lao-Hu.
Maka itu kau harus mengalahkan Lei Lao-Hu dan Klan Wudang.
Kau tidak hanya menghadapi Cakar Elang Lei Lao-Hu.
Tapi kau harus mempersiapkan diri menghadapi banyak orang tanpa terluka
Satu-satunya cara adalah dengan berlatih ilmu kebal Shaolin
Tapi...
Saat berlatih kungfu ini, kalian harus tersiksa
Baik, Ibu.
Xiao-Yu.
Untuk menguasai kungfu ini
Seseorang harus perjaka
dan menjauh dari kehidupan seksual
Istrimu bukan orang persilatan
Kau juga sudah punya anak.
Makanya aku tak ingin kau ikut kami
dan terlibat pertumpahan darah
Agar silsilah keluarga kita terus berlanjut
Shi-Yu...
Aku rela tidak menikah, aku siap
Aku ingin kalian berdua bersumpah di depan altar ayah kalian
Berjanjilah kau membantu Shi-Yu berlatih kungfu dan balas dendam
Shi-Yu, kau sudah bilang
Siap menerima siksaan
Shi-Yu, bertahanlah.
Kakak, cepat keluarkan aku
Ramuan apa ini? Panas
Keluarkan aku
Aku tidak bisa, jangan memintaku
Shi-Yu, bagaimana?
Dia tertidur
Ibu, ramuan itu...
Aku sudah bilang
Dia harus sedikit menahannya
Saat itu selesai, dia akan kebal dari senjata apapun
Lalu membalas dendam
Meskipun dia berhasil
Tidak seperti Ajian Baju Besi, ini ada kelemahan.
Aku dengar jeritannya
Dia pasti sangat kesakitan
Jika dia mempertaruhkan segalanya
Maka dia tidak akan mempedulikan rasa sakitnya
Saat ini...
Otot-ototnya akan mengejang
dan ramuan itu tidak melewati duburnya
Inilah kelemahannya
Ibu, Shi-Yu manusia biasa
Ibu, jika aku berbuat salah
Mohon beri aku pelajaran
Xiao-Yu,
Meski aku bukan ibu kandungmu
tapi kamu tetap berbakti
Kau ingat sumpahmu di depan altar ayahmu?
Aku ingat
Ambil.
Cambuk Shi-Yu.
Dengan seluruh kekuatanmu
999 kali tidak kurang satu pun
Ambil.
Ibu, apa kesalahan Shi-Yu?
Aku siap menanggungnya
Xiao-Yu.
Meskipun dia tidur
Tapi ramuan itu terus bekerja
Dia akan sangat menderita
Lebih buruk dari kematian
Kau harus mencambuknya sampai berdarah
Lalu tambahkan beberapa ramuan lagi
Ambillah.
Kau tidak boleh memberitahunya alasan di balik semua ini
Ketika dia marah dan mulai berdarah
Maka itu berhasil
Kakak, kau belum tidur?
Aku mau mencambukmu
Kenapa?
Kenapa tidak?
Aku kakakmu
Aku bisa mencambukmu sesukaku
Kakak, kau pasti bercanda
Begitukah?
Kucambuk kau sampai berdarah
Kakak!
Kakak!
Kakak!
Kakak!
Kakak!
Adik!
Kau baik saja?
Aku sudah bilang
Kau takkan memukulku seperti ini tanpa alasan
Kau membenciku?
Kau kasar tentu saja aku membencimu
Tapi, sudah kulupakan. bagaimana pun kau kakakku.
Ibu bilang setelah lukamu hilang
Rendam selama 49 hari dan selesai
Kau berhasil
Kau juga sudah berhasil
Kakak, aku berhasil
Aku kebal
Lihat, aku kebal sekarang
Ya.
Ibu bilang setelah kau berendam dalam ramuan
Satu-satunya kelemahanmu
Adalah duburmu
Mulai sekarang aku jalan begini
Ji-Heng, arwahmu telah pergi
Kedua putramu besok akan pergi dan membunuh Lei Lao-Hu.
Berkati dan lindungilah mereka
JAWARA TANPA TANDING
Kau saja yang naik
Lihat.
Dua orang di panggung itu
Yang mana Lei Lao-Hu?
Aku dengar
Lei Lao-Hu punya dua pengawal
Peng Bu-Yun dan Yuan Nan.
Harusnya mereka bertiga
Ayo kita tunjukkan diri
Kita uji mereka
Kalian mau apa?
Bertarung.
Siapa namamu?
Namaku...
Marga kami adalah "Pukul"
Pukul?
Benar.
dan kami dipanggil Lao-Hu.
Pukul Lao-Hu
Tunggu.
Aku datang untuk membunuh Lao-Hu.
Apa kau Lao-Hu?
Aku pengawalnya Peng Bu-Yun.
dan dia...?
Pengawal lainnya Yuan Nan.
Apakah Lei Lao-Hu pemimpin perkumpulan ini?
Kakak Lei tidak terkalahkan di sini
Dia pergi ke kota raja
Jika kau bisa kalahkan kami
Maka Kakak Lei akan kembali dari kota menemuimu.
Peng Bu-Yun.
Kau ada di hari itu
No comments yet. Be the first to leave one.