The first 200 lines.
INDOFILEM21
Ini tujuanku.
Permisi, yang mana Gio?
Gio?
Gio!
Tunggu sebentar.
- Berapa lama? - Tunggu.
Gio.
Gadis ini menunggumu.
Bagus.
Gio yang memiliki batas akhir stiker kemarin, tapi tak bisa mengantarnya?
Halo!
Dasar pecundang! Hadapilah! Sekarang apa?
Enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh.
Ditambah gratis satu karena sudah merepotkan.
Semuanya 2.800.
Semuanya 2.800? Astaga! Sekotak stiker seharga P280?
- Seni yang bagus tidaklah murah. - Ini memang bagus, tapi sudah terlambat.
Bisakah P1.500?
- Seseorang menemukan pasangannya. - Ada apa?
Lihat stikernya, ini bagus.
Itu sepadan untuk ditunggu, 'kan?
Apa artinya rumput jika kudanya sudah mati?
- Apa? - Bukan apa-apa. Tampan, tapi tuli.
- Dah. - Tunggu.
Aku mendengarnya.
- Jangan percaya. Dia don juan. - Kau mengacau.
Hentikan, Gio. Jangan di sini. Aku sibuk.
Lepaskan.
Dasar bodoh.
Lihat? Dia akan mengikutinya.
Hei! Kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Kau mau tato?
Aku mengenal mereka.
Aku bisa memberimu diskon 30 persen.
Aku tak suka tato.
Diskon 50 persen.
Ditambah satu kotak stiker gratis.
Gratis.
- Seperti ini kau melakukannya? - Melakukan apa?
Apa kau selalu memberikan diskon dan stiker gratis
kepada wanita yang datang ke sini? Begitu kau melakukannya?
Aku tak seperti itu.
Aku juga tak begitu.
Aku terlihat seperti gadis desa, tapi kau tak bisa menipuku.
Aku dari Zambales, tapi aku tak seperti itu.
Jadi, jangan coba itu kepadaku,
seperti yang kau lakukan kepada wanita lain. Mengerti?
Mengantrelah.
Permisi, bisa aku pinjam pemantikmu?
Ya.
Apa kau bekerja di Squid Ink?
Aku teman Jason, pemiliknya.
Aku mungkin akan kembali pekan depan, apa kau akan ada di sini?
- Mungkin. - Bisakah kau memberiku diskon?
Tentu, 10 persen. Tak masalah?
- Sepertinya bagus. - Diskon 10 persen.
Tentu.
- Ya, Bu Bing. - Kau bebas malam ini?
- Tidak, Bu Bing, aku hanya... - Mungkin lain waktu.
Aku sudah memberi tahu yang lain
- untuk mengerjakan sisanya. - Aku pacarnya.
Aku dalam perjalanan pulang. Baik, Bu.
Sepuluh menit, itu sebaik mungkin.
Ya, Bu Bing. Maafkan aku. Baik, Bu. Aku akan kembali.
Apakah taksi lewat sini?
Jarang.
Tapi aku bisa mengantarmu.
Aku tak bisa mengantarmu 10 menit, tapi mungkin 15 menit.
Terserah kau.
Bosmu sepertinya menyebalkan.
Baiklah...
- Tunggu di sini. - Sepuluh menit. Baik, 15 menit.
Ya, Bu Bing. Ya, Bu.
Kita akan naik itu?
Hanya satu helm? Apakah itu legal?
Percayalah. Ayo!
Andai ada taksi, aku tak akan melakukan ini.
Jangan kencang-kencang.
Hei, pelankan sedikit. Jangan kencang-kencang!
Kumohon, turunkan aku!
Sepertinya kita sampai dalam 10 menit.
Aku tak mendapat ciuman?
Gila!
- Terima kasih. - Hanya terima kasih?
Gila.
Terima kasih kembali.
Aku akan menunggumu.
Silakan.
Bu Bing?
Mau aku antar?
- Kau baik-baik saja? - Ya!
Jadi, apa kata bosmu?
Kau berhak mendapatkan kenaikan jabatan telah melakukan itu.
Mintalah kenaikan jabatan!
Memintanya saja? Itu hanya bagian dari pekerjaan?
Itu normal.
Itu tidak benar.
Jika itu aku, aku tak akan kembali ke kantor!
Jika jam kerjanya pukul 09.00 sampai 17.00,
pukul 17.01, aku akan pulang.
Aku akan mendapatkan waktu istirahatku.
Tidak ada waktu istirahat untuk para bawahan, Bung!
- Turunkan aku di sini. - Kau yakin?
- Ya. - Kau tinggal di mana?
Di sana. Aku bisa berjalan sendiri.
Terima kasih.
Aku bisa mengantar sampai rumahmu.
Aku tahu. Tapi aku ingin bermain aman karena kau bisa saja seorang penguntit.
Apa aku terlihat seperti penguntit?
Aku tahu kau biasa mengantar wanita-wanitamu sampai depan rumahnya.
Tapi aku bukan salah satu wanitamu.
Hei...
Aku tak mengantar mereka pulang.
Mereka bebas melakukan apa pun setelahnya.
Jadi, ini tidak biasa bagiku.
- Anggaplah dirimu beruntung. - Jadi, aku wanita yang beruntung.
Sejujurnya, kau melakukannya dengan baik. Tapi aku tak akan terpengaruh.
- Jadi, semoga beruntung selanjutnya. - Sungguh?
Pesonaku tak memengaruhimu.
Mungkin kau terlalu membuat dirimu memesona.
Maksudku, kau memang tampan, tapi tak perlu berlebihan.
Aku akan memberikan stikermu kepada Mischa nanti.
Jangan terlambat lagi selanjutnya.
Akan sangat merugikan bagimu untuk kehilangan klien.
- Dengan bakatmu... - Baik, Bu. Terima kasih, Bu.
Bu?
Gio.
Joanne.
- Joanne. - Dah. Terima kasih!
Ini bukan permainanku.
Kau bukan wanitaku!
"Usaha yang bagus!"
"Selamat malam juga!"
"Ya."
"Kau tahu besok aku harus bekerja, 'kan?"
"Kau tahu arti bekerja, 'kan?"
"Kau bisa mencobanya."
Joanne, tidurlah.
"Sial!"
"Dia masih berusaha, para hadirin!"
"Pukul 07.30. Kenapa?"
Joanne...
- Kau berangkat lebih pagi, Joanne. - Sebenarnya aku terlambat.
Taksi! Taksi, Pak!
Kau bilang pukul 07.30. Kau terlambat.
Aku tak memintamu menjemputku.
- Tidak? - Tidak.
Ini pukul 07.35. Kau sangat terlambat. Ayolah.
Aku bisa tempat waktu.
Ayolah.
Aku meminjam helm ini untukmu.
Ini jam padat. Jalanan pasti macet.
Bagaimana kau bisa mendapat kenaikan jabatan?
Ayolah, cepat!
Itu cepat, 'kan?
Bu Bing? Ya, Bu, aku sedang ke atas!
Ya, Bu.
Sebentar. Ya, Bu.
Terima kasih!
Ya, Bu. Aku datang. Baik...
Pengerjaan lanskap yang kompetitif bagi perusahaan adalah
kita harus mengetahui produk kompetitor kita,
kekuatan dan kelemahan mereka tentunya.
- Posisi dan kekuatan kita... - Tunggu.
Apa aku mendapatkan salinan fisiknya?
- Tentu, Bu. - Di mana?
Kami akan mencetaknya untukmu.
Joanne, cetaklah.
Kau urus studi pasar yang Bu Bing inginkan.
Tapi tunjukkan kepadaku sebelum mengirimnya.
Jangan suka pamer.
Ayo.
Ayo.
Apa kau punya moster?
- Apa itu? - Tidak?
Kau baik-baik saja?
Apa pun masalahmu, kau pasti bisa mengatasinya.
Tersenyumlah.
Baik...
Aku kira kau suka digambar di situ.
Memang.
Aku suka menggambar, tapi aku mencintai tato.
Terkadang aku mentato saat bahagia.
Terkadang saat aku sedih.
Terkadang walau tak ada apa-apa.
Seperti aku memimpikan sebuah desain.
Aku terjaga, dan satu jam kemudian, itu sudah tertato di tubuhku.
Bagaimana denganmu? Apa kesukaanmu?
Kesukaanku?
- Entahlah. Mungkin keluargaku. - Apa?
Itu bukan kesukaan.
Kau tak punya kesukaan?
Semua orang butuh kesukaan.
Kesukaan itu seperti...
Itu seperti membuat dirimu menjadi dirimu.
Kau bisa melakukan hal-hal lain, tapi tak ada yang bisa membuatmu...
hidup,...
penting...
No comments yet. Be the first to leave one.