The first 127 lines.
Mereka memakai pistol.
Kita harus tempatkan pasukan di depan.
Menjadikan mereka tameng?
Tapi tanpa adanya sihir, kita ini...
Sudah kuduga, sulit menyelesaikan ini dari luar.
Para ahli juga semuanya, ditawan di dalam sekolah.
Jangan ke hutan! Di sana penuh dengan kabel.
Yang terpenting blokir bawah tanah.
Kalau kita bisa putus mereka dari bagian luar...
Ternyata benar di dalam ada penghianat.
Apakah ini Zenon kedua?
Walau tanpa dibatasi, kita tak bisa apa-apa tanpa sihir.
Walau dengan sihir sekali pun...
Berhasil!
Hebat, ya.
Iya! Aku berhasil!
Dengan ini Mata Keserakahan yang menyegel sihir semuanya bisa ditahan!
Jadi? Jalur rahasianya?
Iya. Kalau kata ayahku...
Aku akan menyelamatkan ayah dengan ini!
Iya.
Aku sangat suka fasilitas ini!
Ibu?
Aku kehilangan orang tersayang.
Ibumu adalah peneliti di atas rata-rata,
teman yang lebih berharga dibanding apapun.
Kalau mau, ikutlah denganku.
Ayah menyanyangiku layaknya keluarga sungguhan.
Bahkan hingga mendukung penelitian peninggalan ibu...
Maka dari itu, kali ini aku yang akan...
Aku harap ayahmu tak apa.
Cid, terima kasih banyak.
Aku cuma bantu sedikit, kok.
Sudah tak ada lagi yang bisa kubantu.
Sisanya, tolong dunia dengan tanganmu sendiri.
Aku akan berjuang!
Masih belum?
Sedang apa si Rex itu?
Para pengawas tiba-tiba menghilang.
Ketua.
Percuma. Jangankan pakai pedang, kita bahkan tak bisa menahan tembakan.
Terlebih, sihir pekat yang mereka pakai itu istimewa.
Walau sihir kita kembali pulih, belum tentu kita bisa menang.
Tapi kalau begini terus...
Aku tahu.
Aku harus berjuang.
Kena sasaran ekor kedua.
Tapi kasihan sekali.
Orang biasa layaknya mainan.
- Memalukan pagi ahli pedang sihir. - Bertahanlah!
- Ketua! - Ketua Rose!
Jangan!
Semua bisa terbunuh!
Ini penghinaan!
Itu...
Ayah, tunggu aku!
Cahaya itu!
Ini...
Ketua!
Sihir kita telah pulih. Saatnya menyerang balik!
- Rebut pedang mereka! - Kepung!
Jangan sampai lolos!
Sial.
Sedang apa kalian?
Bunuh.
Baik!
Orang baru!
Mereka...
...kuat!
Serang bersamaan, junior. Anggap ini latihan.
Ambil pedang kalian!
Siswa sekolah sains!
Cepat evakuasi!
Sihir yang tercuri tak seluruhnya pulih,
tapi selama masih sanggup, dia...
Sebatas ini, ya?
Tidak. Walau aku kalah, yang lain akan melanjutkanku!
Layaknya perasaan yang kuterima dari orang itu!
Yang barusan ini apa?
Keren. Wahai orang yang mengayun pedang dengan ini.
Hmph.
Ini...
Kami adalah Shadow Garden.
Memburu bayangan di balik bayangan.
Kabur sekarang selagi sempat! Bawa mereka yang cedera!
- Baik! - Segera!
Ayah tak ada di mana pun!
Hm?
Api! Kebakaran menyebar!
Ketua!
Buka jalan dengan pompa! Biar semua orang keluar dulu.
Padahal ini wilayahnya sendiri. Berani-beraninya.
Nona Gamma.
Ya ampun, bencana besar.
Kenapa ini sebenarnya?
Kami tak tahu. Setelah sihir kami pulih, tiba-tiba api menyebar.
Terlebih, mayat para penyusup menumpuk di sana!
Yang penting segera matikan apinya dulu!
Para siswa yang ditawan telah...
Putri Rose.
Nona Iris.
Tiba-tiba ada kobaran api setelah sihir kita pulih ini.
Apa penyebabnya?
Kelompok misterius muncul dan memusnahkan para bandit.
Ia bilang "Shadow Garden".
Ternyata mereka bilang begitu?
Benar. Namun, para bandit juga sama.
Siapa mereka sebenarnya?
Aku telah memperoleh semua yang diperlukan.
Kerja bagus.
Sisanya...
Ayah tidak ada di auditorium, di mana dia?
Sedang apa dengan penampilan begitu?
Wakil kepala sekolah, Ruslan Barnett.
Cid Kageno.
Dari mana kau tahu?
Dari penampilan.
Begitu, ya. Dari cara berjalan atau postur tubuh, ya?
Matamu cukup jeli.
Boleh kutanya sesuatu sebagai rujukan?
Apa itu?
Kenapa melakukan ini? Anda tak terlihat tertarik melakukan ini.
Kenapa, ya?
Dahulu aku berdiri di puncak ilmu berpedang.
Kejadiannya sebelum kamu lahir.
Katanya Anda menang di festival dewa bela diri.
Persetan dengan festival dewa bela diri. Puncak itu jauh sebelum itu.
No comments yet. Be the first to leave one.