Release info

Power Office Girls 4 Episode 2
A Commentary by SkinjouL
Subtitle by VIU

Tags

other
Published on: 2017-01-26
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Selamat pagi. - Pagi.

Selamat pagi.

Pagi.

Semua, tolong tunggu!

Aku mau naik lift.

Selamat pagi.

Ada apa gerangan? Itu buruk sekali!

Semua orang asyik dengan aplikasi dan media sosial.

Mereka terus-menerus berselancar di internet.

Tidak apa-apa! Jangan hanya katakan hal-hal seperti tiga set per orang.

Itu kikir.

Sudah kubilang aku akan membeli 50 set.

Jadi beri aku kesepakatan yang lebih baik.

Halo? Apakah kamu sedang mendengarkan?

Mereka semua begitu larut sampai bahkan tidak menyapa orang lain.

Kenapa mereka tidak bisa seantusias itu di pekerjaan mereka?

Ninomiya Kinjiro akan pastinya bersedih atas hal ini juga.

Kamu gambarkan dengan sempurna. - Terima kasih banyak.

Berhentilah mengatakan hal-hal yang riang seperti itu.

Ini bukan sesuatu untuk dianggap enteng.

Madoka, apakah kamu suka bisbol?

Tidak begitu. Ini tidak ada kaitannya denganmu sama sekali.

Jadi kamu bukan sekadar kutu buku.

Aku tidak bisa membayangkan kamu menangkap bola.

Tunggu, Semuanya.

Itu bukan apa-apa.

Akan tidak ada gunanya membahasnya denganmu.

Kamu bahkan tidak bisa "menangkap bola" dalam percakapan.

Aku tidak tahu sama sekali apa yang dipikirkan karyawan dewasa ini.

Sesuatu terasa aneh.

Ada apa ini?

Kenapa kalian semua mengubah tempat duduk kalian tanpa seizinku?

Waktu aku kembali, mereka semua sudah pindah.

Kamu memberi tahu kami sebelumnya bahwa...

"tempat duduk Shomuni diatur menurut nilai seorang wanita."

Nilai wanita ditentukan jumlah pria yang sudah dia punya, benar?

Jika bukan oleh urutan pengetahuan, tidak jadi soal di mana aku duduk.

Jadi artinya kamu tidak mau minta persetujuanku untuk pengaturan ini?

Kamu tidak bertanya padaku...

Ini akan selalu menjadi tempat dudukmu.

Kamu kejam.

Kamu.

Tidakkah kamu ada di tempat duduk yang salah?

Apa? - Tempat itu...

disimpan untuk wanita nomor satu.

Dengan kata lain, aku.

Omong-omong, berapa banyak yang sudah kamu punya?

Seingat aku, sekitar angka itu.

Apa angkanya?

Tidak apa-apa.

Bukan sesuatu yang sangat penting.

Kalau begitu, kenapa kamu duduk di tempat duduk itu?

Diam! Tempat duduk ini sesuai denganku!

Sungguh. Kenapa aku duduk di sini lagi?

Permisi, Semuanya!

Tempat duduk sudah diputuskan, maka mari pergi minum malam ini.

Bisa menjadi pertemuan sosial... - Kenapa harus pergi keluar?

Kita tidak seharusnya secara aktif mengonsumsi alkohol.

Aku tidak pandai dalam perkumpulan untuk wanita dewasa.

Alkohol seharusnya dinikmati sendirian.

Bukan ide buruk.

Tsuboi!

Ini pertama kalinya dia mengatakan apa pun yang berguna.

Kita masih tidak benar-benar mengenal satu sama lain, bukan?

Aku memang tahu.

Apa?

Fukuda Masuyo. Sementara bekerja di Departemen Penjualan,

dia coba promosikan produk kesehatan pada pelanggan dan itu jadi isu.

Selain itu, dia lakukan segala macam latihan diet selama jam kerja.

Dia lalu ditransfer ke Divisi Umum, Bagian 2.

Namun itu sangat populer di antara pelanggan.

Kojima Misuzu, sementara bekerja di Departemen Sekretariat,

dia menggoda semua karyawan yang menjanjikan dari semua departemen,

menyebabkan keretakan dan pertikaian di antara para pemuda bernafsu.

Sebagai sumber untuk semua kekacauan itu, dia dipindahkan.

Aku tidak bisa memililh satu saja.

Abe Reiko. Sementara melayani di Departemen Hubungan Masyarakat,

dia menulis artikel ramalan penuh teka-teki untuk majalah.

Karena sebagian besar dari ramalannya menjadi kenyataan,

ia menjadi ditakuti sebagai koran teror Manpan.

Sebagai pembawa kabar buruk, dia dipindahkan ke Shomuni.

Kasar sekali. - Maaf.

Maruyama Shiori.

Meskipun bekerja di Departemen Bisnis, dia tidak ada gunanya...

dan ditransfer ke Shomuni.

Itu penjelasan yang jauh lebih singkat dibanding yang lain.

Sedangkan kamu?

Tsuboi Chinatsu. 10 tahun setelah mengundurkan diri dari Manpan,

dia kembali hanya untuk dikirim ke Shomuni.

Dia pernah minum kebanyakan kopi kalengan dan merusak lambungnya.

Dengan demikian dia memperoleh julukan, "Pipichi".

Tunggu sebentar!

Bagaimana kamu tahu itu?

Tidak ada apa pun yang aku tidak tahu.

Pipi... apa?

Tidak apa-apa jika anak-anak bandel tidak tahu!

Aku punya pemahaman yang lengkap akan kalian semua.

Maka dari itu, aku tidak perlu bersosialisasi dengan kalian semua.

Tunggu.

Ya?

Kami belum tahu apa pun mengenai dirimu.

Mau kami membuatmu membocorkan semuanya?

Jadi apakah kamu punya kekasih?

Apakah Madoka punya pacar?

Itu akan mustahil.

Wanita yang terputus dari realita dan berpikir dia tahu segalanya.

Tidak akan ada orang yang tertarik.

Tunggu, Tsuboi...

Aku tidak butuh hal-hal seperti itu.

Bagaimanapun, cinta bukanlah apa-apa kecuali kesalahan sistem.

Kesalahan sistem?

Cinta hanyalah ilusi yang disebabkan oleh kelumpuhan perasaan seseorang.

Cinta itu

kesalahan tempat hanya mereka yang tanpa pengendalian diri

jatuh ke dalamnya.

Benar bahwa karyawan selama ini terlalu tergantung pada internet.

Itu tidak bisa dimaklumi, bukan? - Sungguh?

Diam-diam menjelajahi dunia maya sementara di tempat kerja.

Mereka mampu mengurus kuota mereka,

tapi lalu bilang tidak ada waktu luang untuk mulai tugas baru.

Mereka sebetulnya pura-pura kerja sementara berselancar di internet.

Itu sangat keterlaluan.

Sungguh! Bisa dikatakan mereka tidak punya cukup ambisi

atau mereka tidak termotivasi.

Mereka kurang pengabdian pada perusahaan.

Bisa dikatakan mereka hanya melakukan sesedikit mungkin.

Tanpa bukti, kita tidak berdaya. Kita tidak bisa melakukan apa pun.

Akan tetapi, perusahaan akan mati sedikit demi sedikit, seperti ini.

Apa yang bisa kita lakukan?

Sedang apa kamu?

Komputerku tidak jalan.

Bahkan komputer tidak menghormatimu.

Itu bukan apa-apa.

Apa ini?

Apa yang terjadi?

Ada apa? - Komputer kami tidak jalan.

Itu kesalahan sistem manajemen.

Mereka bilang akan butuh seminggu untuk kembali normal.

Kita tidak bisa selesaikan apa pun tanpa internet selama tujuh hari.

Kalian. Bukankah katamu kamu akan mengirim jadwal besok?

Halo semuanya dari Shomuni. Terima kasih untuk kerja kerasnya.

Itu aneh. Apa ini?

Itu kesalahan dalam sistem manajemen.

Tanpa komputer, bagaimana kita akan melakukan pekerjaan kita?

Semangatlah! Kirimi aku jadwal esok hari lewat surel.

Itu tidak mungkin!

Ini. Dari pukul 10 pagi, rapat untuk rapat Rapat Pimpinan.

Dari pukul 1 siang, rapat Rapat Pimpinan.

Dari pukul 4 sore, Rapat Pimpinan.

Malam ini, inspeksi pendahuluan untuk resepsi besok di Akasaka.

Akan ada lumayan banyak restoran Tiongkok yang berbeda.

Selera makan yang sangat besar.

Tulis itu di buku catatanmu.

Ya.

Ada apa gerangan?

Di sini juga tidak bagus. - Bagaimana ini, Samon?

Aku tidak bisa mengirim data ini ke Tanahashi.

Tanahashi dari Departemen Bisnis itu menyeramkan.

Tolong tenanglah. - Aku harus kirim data hari ini

kepada Tanahashi dari Departemen Bisnis.

Tanahashi dari Departemen Bisnis itu menyeramkan!

Bagaimanapun, tolong tenanglah.

Persis apa yang kamu harapkan dari Divisi Luar Negeri.

Bukankah Tanahashi satu lantai di bawah?

Sebuah surel penting seperti itu dapat diantar kepadanya langsung.

Tanahashi ada...

Satu lantai di bawah. - Lari!

Ya!

Permisi. Di mana Departemen Sumber Daya Manusia?

Di lantai 10.

Terima kasih.

Mereka hanya tidak bisa memakai komputer mereka. Kenapa ribut-ribut?

Ini terjadi karena sistem manajemen rentan.

Ini kesalahan karena kurangnya manajemen krisis.

Tidakkah kamu terpengaruh?

Maksudku hal kesalahan sistem ini.

Tentu saja tidak.

Bukankah kamu Madoka?

Sakamaki!

Sudah lama. Kamu ada di Jepang?

Sakamaki! Maaf telah membuatmu menunggu.

Halo. - Senang berjumpa denganmu.

Departemen Sistem kita tidak berguna.

Mereka tidak mampu menanganinya.

Bisakah kami meminjam keahlianmu hanya sekali ini saja?

Jika kamu tidak apa-apa denganku.

Mari. Sebelah sini.

Sampai jumpa.

Shomuni! Kalian menghalangi, jadi, cepatlah menghilang!

Dasar kalian para virus!

Apakah orang itu tadi seseorang yang kamu kenal?

Madoka?

Madoka!

Pemuatan ulang selesai.

Dia benar-benar ada di sisi yang lain.

Dia tadi pergi, bukan?

Jangan hanya membuat asumsi.

Aku pergi dulu ke kamar kecil.

Madoka,

toilet wanita ada di arah berlawanan.

Shomuni (Power Office Girls 4 / ショムニ) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Shomuni (Power Office Girls 4 / ショムニ)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left