The first 162 lines.
Bersama dengan Wilfried dan Bonifatius,
Rosemyne mengawasi kastel.
Lalu pasangan archduke pun kembali dari konferensi archduke.
-Selamat datang. -Selamat datang.
Kami sudah kembali.
Apa kalian berdua sudah menjalankan tugas dengan baik?
Tentu saja, Ibu.
Aku mengisi ulang mananya setiap hari.
Kak Wilfried sudah cukup terbiasa.
Ya. Kau sudah berusaha keras.
Hebat sekali, Wilfried.
Ada apa, Ayah?
Ini semua salahmu.
Apa?
ASCENDANCE OF A BOOKWORM ADOPTED DAUGHTER OF AN ARCHDUKE
EPISODE DELAPAN BELAS LAMARAN DAMUEL
Sepertinya kau memberi tahu Kakak tentang kematian Paman.
Aku sama sekali tak paham apa yang Ayah bicarakan.
Paman Ayah adalah mantan kepala kuil, 'kan?
Tapi kakak Ayah?
Kakak perempuan tertua Ayah yang menikah dengan bangsawan Ahrensbach.
Aku tak pernah diberi tahu ada berapa saudara Ayah.
Katanya kepala kuil yang memberitahunya.
Sudah pasti kau orangnya.
Di antara orang-orang yang kubalas suratnya sebagai kepala kuil…
Surat dengan alat sihir itu?
Itu dia.
Jadi, kau memang tak tahu.
Ada apa dengan kakak Ayah?
Paman Ayah sangat memanjakannya.
Mereka tetap berhubungan bahkan setelah dia menikah.
Dia memarahiku habis-habisan saat konferensi archduke
karena tak diberi tahu soal kematiannya.
Jadi, itu sebabnya Ayah begitu lelah?
Makanya dia akan mengunjungi makam Paman pada akhir musim panas.
Dia juga ingin berterima kasih padamu karena sudah memberitahunya.
Dia datang hanya untuk berterima kasih. Sungguh orang yang baik.
Kau sama sekali tak mengerti.
Kakak Ayah itu.
Jika dia tahu kaulah penyebab pamannya dipenjara,
dia akan memakimu tanpa ampun.
Ahrensbach itu peringkat wilayahnya lebih tinggi dari Ehrenfest.
Membuatnya marah bisa memicu masalah diplomatik.
Selain bukan orang yang jujur,
sepertinya dia pendendam dan merepotkan.
Berhati-hatilah.
Baik.
Ayah ingin mengakhiri diskusi kita sampai di sini,
tapi ada satu kabar penting lagi untukmu.
Apa itu?
Di Upacara Pengikat Bintang tahun ini,
Ayah berencana mengembalikan Ferdinand ke kehidupan duniawi.
Tuan Ferdinand akan kembali menjadi bangsawan?
Tunggu sebentar.
Apa Ayah berniat menghancurkan kuil?
Ini bukan hal yang lucu.
Operasional kuil saat ini sangat bergantung pada Tuan Ferdinand.
Karena generasi berikutnya belum siap,
kuil akan menjadi kacau kalau dia pergi.
Yang lebih penting, jika Tuan Ferdinand berhenti,
tugasku akan bertambah sangat banyak.
Aku pasti akan pingsan.
Itu memang masalah besar.
Ya.
Syukurlah kalau itu bisa dimengerti.
Tapi…
Kau tahu kenapa Ferdinand masuk kuil?
Dari berbagai informasi yang kukumpulkan,
dia masuk kuil untuk menghindari gangguan ibu Ayah,
tapi tak tahu pasti.
Veronica memang selalu keras,
tapi sikap kasarnya terhadap Ferdinand
mulai mengancam nyawanya
sesaat sebelum kematian archduke sebelumnya.
Ibu terus mengatakan bahwa Ferdinand mengincar posisi archduke
dan mengharapkan kematiannya.
Paranoid juga ada batasnya.
Ayah yang menyuruhnya
untuk masuk kuil agar mereka berjauhan.
Ibu tak berubah meski suaminya meninggal dan putranya menjadi archduke.
Ayah tak ingin Ferdinand terus seperti ini.
Dia masih khawatir soal itu? Merepotkan.
Kau mau bagaimana?
Bagaimana?
Aku memahami penyesalan Ayah.
Tapi kurasa demi kesehatanmu,
sebaiknya jangan mengubah lingkunganmu.
Jika kau tak mau kembali jadi bangsawan, aku akan menyampaikannya ke ayahku.
Tidak, itu tak perlu.
Dia bisa menjadikanku bangsawan
dan mengirimku ke kuil dengan wewenangnya
sebagai archduke, seperti padamu.
Itu tak akan merugikanmu
jika aku tetap menjadi kepala pendeta.
Yang lebih penting, sebagai para pengikutku,
Eckhard dan Eustachius sudah diperlakukan buruk.
Kehormatan mereka akan naik jika aku kembali ke kehidupan duniawi.
Kepala Pendeta.
Apa?
Yang kutanyakan bukanlah soal manfaatnya bagi orang lain,
tapi soal keinginanmu.
Keinginanku?
Apa yang kau inginkan?
Aku tetap akan dipanggil ke kastel untuk membantu pekerjaannya.
Kalau begitu, aku harus memilih yang lebih menguntungkan.
Aku ingin dia bilang "aku mau" dan bukan "aku harus".
Aku mengerti. Kalau itu yang kau mau, lakukanlah.
Dia mau mengumumkannya
saat para bangsawan berkumpul untuk Upacara Pengikat Bintang.
Katanya kau akan resmi jadi waliku saat kembali menjadi bangsawan.
Walimu, ya?
Mungkin perlu kupikirkan baik-baik lagi.
Apa maksudnya itu?
Tepat seperti kataku tadi.
Setelah itu, aku mulai mempersiapkan
acara penjualan di kastel dan Upacara Pengikat Bintang.
Semoga desain gaun Brigitte bisa diterima semua orang.
Kau sudah datang, Ferdinand.
Kenapa warna jubahnya berbeda?
Kau bisa menikah saat kembali ke kehidupan duniawi, 'kan?
Kau yakin tak perlu mencari pasangan?
Percuma. Tak ada wanita di sini yang mananya cukup untukku.
-Tak ada satu pun? -Ya.
Terlalu banyak mana juga bisa jadi masalah.
Kalau begitu, kenapa Ferdinand tak menikahi Rosemyne saja?
Mananya pasti akan cukup saat dia dewasa.
Maksudnya aku harus mengurus anak bermasalah ini seumur hidupku?
Penyiksaan macam apa itu?
Persis seperti katanya.
Mendengarkan ceramahnya seumur hidupku
sama saja seperti penyiksaan.
Kalian berdua benar-benar kompak.
Ya, benar sekali.
Rosemyne.
Akademi Kerajaan adalah saat terbaik untuk mencari pasangan dengan cukup mana.
Rahasiakan jati dirimu dan carilah dengan serius.
Aku akan berusaha mencari seseorang yang punya perpustakaan besar.
Jangan seenaknya memutuskan hal yang penting bagi wilayah.
Ferdinand, kau tak berhak untuk membuat keputusan itu.
Apa maksudmu? Aku akan resmi menjadi wali sah Rosemyne.
Wali sah itu sama seperti orang tua, 'kan?
Cantiknya.
Dia seperti bukan kesatria wanita yang sama seperti tahun lalu.
Kesatria pengawalku sangat cantik, 'kan?
Sekarang mari kita mulai Upacara Pengikat Bintang.
Pengantin wanita dan pria, silakan maju.
Semoga mereka yang berdoa dan bersyukur
diberkati dengan perlindungan suci.
Tugasku selesai.
Sekarang acara khusus dewasa dimulai.
Aku akan segera pergi karena tugasku sudah selesai.
Ini bukan saatnya untuk mundur, Damuel.
Putri.
Aku mengerti…
Aku terus memikirkan mereka.
Apa yang akan terjadi dengan Damuel dan Brigitte?
ASCENDANCE OF A BOOKWORM ADOPTED DAUGHTER OF AN ARCHDUKE
ASCENDANCE OF A BOOKWORM ADOPTED DAUGHTER OF AN ARCHDUKE
Silakan, Ibu.
Ibu?
Astaga, maaf.
Jika Ibu merasa kurang sehat,
No comments yet. Be the first to leave one.