The first 200 lines.
Lord Thomas.
Lord Henry.
Lord Ambrose.
Lord Robert.
Lord Walter.
Sebaiknya kau Tidak mengecewakanku, Charles Grey.
Aku bertaruh 20 ekor guinea padamu./ Cuma 20? Akan kugandakan jika aku jadi kamu.
Ayolah.
Tuang-tuan, kelilingi 2 kali jalan itu. Dalam hitunganku.
Tiga, dua,
satu!
Ayo, Tn. Grey!/ Ayo, Thomas!
Ayo, Tn. Grey!/ Larilah, Lord Walter!
Ayolah, Tn. Grey!
Ayolah, Tn. Grey. Kau sudah lelah.
Ayo, Tn. Grey!/ Lebih cepat!
Aku yakin Yang Mulia masih mencari Georgiana si gadis yang aktraktif?
Tentu , Lady Spencer.
Dia gadis yang berkualitas dan mengabdi pada tugasnya.
Dia lancar berbahasa Perancis, Italia dan Latin.
dan ahli dalam menunggang kuda, menari dan...
Ya, aku tahu itu. Dia mewarisinya darimu.
Aku tak habis pikir kenapa bisa tetap berkeras untuk
bahagia dengan menikahi satu orang saja
Ini bukan masalah anak yang jadi beban Duke, Lady Spencer.
Ini adalah tugas Yang Mulia untuk menciptakan penerusnya
Disisi lain, putri anda diharapkan
bisa melahirkan puteranya saat itu terjadi.
- Terima kasih, Heaton. - Yang Mulia.
Yang Mulia jangan kuatir.
Wanita di keluarga kami selama ini Tidak pernah mengecewakan.
Dengan jaminan itu...
Kalau begitu, jadikan saja.
Ayo, Tn. Grey!
Aku minta maaf, tapi sepertinya kudaku yang menang.
Kau mengalahiku lagi, Charles.
Selamat, Tn. Grey./ Selamat.
Jadi berapa yang harus kami bayar?/ Kau harus bayar 40.
Dua puluh, 40./ Hadiahku?
Dan apa yang kau inginkan?
Ibumu ingin menjumpaimu, Lady Georgiana.
Terima kasih.
Aku minta maaf, Mama. apa kami membuat keributan?
Tidak sama sekali, sayang.
Ada hal yang penting yang harus kita bicarakan. Kemarilah.
Aku mendengarkan selentingan kabar/ Ya?
Kalau aku akan segera menjadikan puteriku
sebagai Istri Yang Mulia, Duchess dari Devonshire.
Apa itu benar, Mama?/ Benar.
Duke Devonshire?
Aku Tidak ingin berpisah darimu paling Tidak sampai kau berumur 18 tahun,
tapi dengan calon yang cocok ini,
rasanya egois sekali kalau aku tak merelakanmu.
Dia mencintaiku? / Ya, tentu saja.
Aku baru bertemu dengannya dua kali.
Ketika seseorang sangat mencintai istrinya,
maka si istri tak perlu bertanya-tanya, Georgiana.
Rasanya sudah cocok.
- Aku yakin kau akan bahagia dengannya. - Tentu, Mama. Aku tahu aku akan bahagia.
- Ayo! - Dia disini!
Yang Mulia! Yang Mulia!
- Dia disana! - Istri Yang Mulia!
Apa yang mereka inginkan?
Tentu saja untuk melihatku dan istri baruku.
Itu mungkin agak mengganggu tapi kau akan terbiasa dengan ini.
Selamat datang, Yang Mulia.
Ayo, ayolah. Hugo, Hugo. Kemari.
Tak apa. Ya, ya. Lewat sini.
Gunting. Kalian boleh pergi.
Seumur hidupku, aku tak pernah bisa mengerti
kenapa pakaian wanita begitu rumit.
Kurasa ini cara kami mengekspresikan diri.
Apa maksudmu?
Kamu punya banyak cara untuk mengekspresikan diri,
Sebaliknya kami melakukan hal yang sama dengan memakai topi dan gaun.
Bisakah kau naik ke ranjang?
Harus saling berbagi tanggung jawab.
Itu kewajiban yang datang bersama pernikahan,
tak peduli betapa berat beban itu.
Ya, tapi ketika kami bersama...
Tapi ketika kami bersama, secara intim, maksudku...
Aku tahu. Itu agak kikuk.
Itu karena kau belum memberikannya seorang putera.
Jika sudah maka semuanya akan berubah dan membaik.
Kupikir ini rasanya agak berbeda
jika saja dia mau bicara padaku setiap saat.
Maksudku, dia bukannya Tidak baik, tapi dia tak pernah bicara padaku.
Kupikir dia akan seperti Papa,
yang memasang wibawa
karena kekayaan dan martabatnya,
tapi dia Tidak tertarik pada apapun, kecuali anjing-anjingnya.
Cobalah jangan terlalu keras padanya, G.
Dia sibuk menunaikan tugasnya.
Dan berbicaralah dengannya, tapi untuk apa dibicarakan?
Tidak, mama benar.
Betapa bodohnya aku berpikir kalau aku harus bertentangan
dengan suamiku.
Georgiana, biasakan dirimu dengan kesabaran, ketabahan dan pasrah.
Seorang putera akan lahir, dan nanti kau lihat saja.
Tapi, Partai Whig, kelihatannya berjalan baik dan pantas.
Dengan memberikan kemerdekaan pada Amerika. mengakhiri penjualan budak.
Dan pantas membawa kebebasan bagi orang biasa,
jadi ada keberkatan bagi negara ini, Inggris,
mungkin akan lebih dinikmati oleh semua penduduk.
Aku ingin bersulang untuk tuan rumah dan dermawan
Yang mulia dan istri barunya yang cantik.
Dimohon berdiri.
Untuk Duke dan Duchess!
Pidato yang bagus, Tn. Fox.
Saya berterima kasih. Selalu lebih mudah berbicara didepan teman-teman,
terutama sekali disaat mereka sedang mabuk.
Dan bagaimana pendapat Duchess mengenai pidato Tn. Fox?
Harus ku akui, aku belum begitu paham dengan pidato politik.
Mereka menggunakan istilah yang sulit ku mengerti dari yang dimaksudkan.
Di bagian yang mana dari pidato itu
yang membingungkan Yang Mulia?
Aku sangat bersimpati pada pemikiranmu,
tapi aku sulit memahami sudah sejauh mana kita yang ada di partai Whig ini,
sangat ingin menjalankan konsep kebebasan itu.
- Kami bermaksud untuk memperluas dukungan. - Bagi para pria?
Tidak. Tapi tentu saja bagi para pria. Kebebasan yang terkontrol.
- "Kebebasan yang terkontrol"? - Tepat sekali.
Aku yakin kalian sangat ingin bermaksud baik, Tn. Fox,
tapi aku berani bilang kalau aku takkan memberi dukunganku,
tentu saja jika aku bisa, pada pernyataan yang tak jelas.
Satu ingin kebebasan satunya Tidakk. Konsep kebebasan ini adalah mutlak.
Lagian, seseorang tak bisa sangat kaku
atau sangat menyayangi atau sangat bebas.
Pasti selalu ada efek dari itu.
Kurasa tepat sekali ucapannya.
ketika...
Bisa kau periksa kamar
- dan carilah... - Yang Mulia.
...jenis renda Perancis yang berbeda?
- Apa ada masalah? - Tidakk.
- Kau pergi begitu saja. - Ya. Aku sudah selesai makan,
dan selingan pembicaraan itu membuatku bosan.
Kurasa kedepannya harus dilarang.
Tapi kau kan pendukung utama dari Whigs itu.
Ya. Aku tak ada masalah dengan politik.
Hanya saja itu retorik yang tak bisa kudengarkan.
- Boleh aku ikut denganmu? - Tidak. Untuk apa kau ikut?
Duke sehat-sehat saja. Dia cuma ingin istirahat sejenak.
Silahkan duduk, tuan-tuan.
Apakah pembicaraan tadi membuat Duke merasa Tidak nyaman?
Tentu Tidak.
Dia sangat menikmatinya
dan mengharapkan kalau kedepannya akan lebih lama lagi.
- Yang Mulia. - Tn. Fox.
- Ada apa? - Tak ada hubungannya denganmu.
- Aku tak mengerti. - Kemarilah.
Kau kelihatan cantik malam ini. Apakah baju ini kau yang desain?
Ya, benar. Terima kasih.
Kalau begitu kau harus mengijinkan suamimu untuk menghargai itu
secara lebih mendalam.
Kemarilah.
- Ya, izinkan mereka masuk. - Kita kedatangan tamu?
Tidakkah daging domba ini rasanya aneh?
- Tidak. - Kurasa begitu.
G, ini Charlotte, dan dia akan tinggal bersama kita.
Kenapa?
Karena ibunya meninggal. Dan tak ada tempat lain baginya untuk tinggal.
Kau ayah dari anak ini?
Ini... Dia cuma gadis kecil, G. Dan ini kiamat baginya.
- Kau mengharapkan aku merawatnya? - Kita punya banyak kamar kosong.
Dia tak akan mengganggumu. Malah, dia bisa berguna bagimu.
Kau bisa melatih rasa keibuanmu,
sampai putera kita lahir.
Tidak, kurasa daging domba ini Tidak seperti biasa.
Aku yakin ada yang salah. Bisa kau pindahkan ini?
Tidakkah rasanya aneh?
Siapa nama bonekamu?
Kurasa bonekamu suka dikamar barunya.
Kau harus memikirkan namanya dan besok katakan padaku.
Menurutmu kau bisa lakukan itu, Charlotte?
Aku...
- Bisa tinggalkan kami? - Yang Mulia.
Halo, Charlotte.
Namaku Georgiana.
- Selamat malam. - Terima kasih.
Selamat malam.
Sebentar lagi aku yakin Yang Mulia akan melahirkan.
Sheridan tahu betul bagaimana caranya mengucapkan selamat.
Masih beberapa minggu lagi.
Perut besar pasti Tidak pernah melahirkan satu bayi saja.
Fox, menawarkan keahliannya dalam menilai, seperti halnya dia dengan perut besarnya
setiap saat dia menatap cermin.
Jika perutmu itu perut wanita, kita semua tahu yang kita pikirkan.
Temanku Sheridan, sejam yang lalu perutku memang perut wanita.
Bagaimana menurutmu?
Itu akan mengajarkanmu caranya menghina Tn. Fox sebelum permainannya dimulai.
Ini bagus sekali.
Tak ada taruhan lagi.
Tujuh.
Yang Mulia menang lagi.
Taruhan lainnya?
- Kau baik-baik saja, Yang Mulia? - Yang Mulia!
Apa itu sakit mau melahirkan? Isteriku akan melahirkan.
Kemarilah.
Kurasa waktunya bersulang.
No comments yet. Be the first to leave one.