The first 200 lines.
Ibu juga punya rekaman ini.
Apakah dia sering memainkannya?
Hanya saat dia pikir tak ada yang mendengarkan.
Kau menulis di paspor itu.
Lalu kau meninggalkan catatan itu.
Bagaimana aku tahu kau adalah kau?
Di mana ibumu?
Dia sudah meninggal.
Kanker payudara?
Dia mengetahuinya saat usiaku 15 tahun.
Dia berjuang selama hampir tiga tahun.
Pada akhirnya dia tidak bisa bertahan.
-Siapa yang merawat kalian berdua? -Aku.
Kenapa kau tidak meneleponku?
Aku tidak tahu kau ada.
Ibu, selalu...
Dia selalu bilang dia tidak tahu siapa ayahku.
Hanya setelah dia meninggal, aku menemukan ini di barang-barangnya.
Itu ada di kotak barang.
Kenapa kau menunggu begitu lama untuk menemukanku?
Aku marah padamu.
-Karena tidak berada di sana. -Maaf, aku sudah berusaha.
-Kenapa dia berbohong tentangku? -Entahlah.
Itu sebabnya aku memperhatikanmu untuk sementara saat datang ke sini.
Untuk mencari tahu apakah kau berengsek.
Kulihat kau punya keluarga, seorang putri.
Sebuah kehidupan. Hidup yang baik.
Aku tidak merasa bisa cocok.
Jadi, kutulis surat perpisahan.
Apa yang terjadi pada pemuda itu di galangan kapal?
Entahlah.
Dia meminjamkan mobilnya.
Aku pergi ke galangan kapal untuk mengembalikannya
dan aku menemukannya tewas, aku panik.
Saat aku berbalik, mobil itu diderek.
Ponselku ada di dalamnya.
Jadi, kau menerobos ke kompleks polisi untuk mengambilnya?
Ya.
-Kau mengenal pemuda yang tewas itu? -Tidak.
Tidak, dia membayarku untuk melakukan beberapa hal.
Aku seorang pemrogram perangkat lunak.
Kau adalah peretas?
Salah satunya.
Aku belajar banyak hal saat Ibu sakit.
Kau tahu namanya?
Nama aslinya? Tidak.
Aku tak memercayainya.
Itu sebabnya aku mengalihkan kamera pengawas
di galangan kapal ke ponselku.
Itu bisa membuktikan aku tidak ada hubungannya dengan kematiannya.
-Kalau begitu, kita ke polisi saja. -Aku tidak bisa.
Ya, kau bisa.
Kita bisa pergi ke sana,
-Tidak! Aku tidak bisa. -beri tahu mereka bahwa itu ponselmu.
-Kau bisa membukanya dan membuktikan -Ayah!
-bahwa kau tidak bersalah. -Ayah!
Aku membuat paspor palsu.
Jika polisi tahu, aku akan dipenjara 15 tahun atas kejahatan federal.
Itu sebabnya aku menulis namamu di belakang.
-Untuk mendapatkan bantuanmu. -Harrow.
-Kau di rumah? -Polisi!
-Aku akan naik, Bryan. -Jangan khawatir, aku di sini sekarang.
Astaga.
Merindukanku?
Kita harus membuatmu kembali berkencan.
-Mau kutuangkan minuman? -Tentu.
Dengar, aku...
Maaf. Kecoak.
Kau keberatan?
Terima kasih.
Jadi, apa yang bisa kubantu?
Aku tidak ingin mengatakan ini di depan bos barumu,
tapi ada pemuda mati di galangan kapal yang bukan putramu,
tapi namamu ada di paspornya dan catatan yang sangat pribadi untukmu.
Jadi, jika dia bukan putramu, mungkin pemuda ini putramu.
Kukira Fairley memutuskan bahwa kematiannya karena kecelakaan?
Mungkin bukan kecelakaan jika ada dua orang terlibat.
Catatan itu ditulis oleh seseorang yang menghubungi ayahnya
dan kurasa seseorang itu akan menghubungi lagi
dan jika dia melakukannya,
ada baiknya bagi kalian berdua untuk memberitahuku.
Jika dia tidak bersalah, aku bisa membantunya.
Bryan, aku bahkan tak tahu apakah aku punya putra.
Baiklah.
Tapi jika dia menghubungimu, pastikan kau memberitahuku.
Baiklah.
James?
Ini masih tampak sama.
Beberapa hal tidak berubah.
Kau tak pernah mengecat ulang ruang santainya.
Sepertinya tak terlalu penting.
Jadi, apa yang harus kita lakukan?
Membagi barang-barang kita.
Tanda tangani itu.
FORMULIR PERCERAIAN
Pagi.
Ada tamu semalam?
Ada Sersan Senior yang agak kelebihan berat badan,
tapi sangat menarik datang mengunjungiku.
Sayang dia bukan tipeku.
Ada apa ini?
Wanita tidak dikenal. Usia 40-an.
Dia terbawa arus sungai, tapi kami tidak tahu dari mana.
Tidak ada barang pribadi.
Lalu tanpa sepatu.
Ya, petugas forensik tidak yakin tentang perkiraan waktu kematian karena...
Air akan menurunkan suhunya dengan cepat dan kekakuan otot tertunda.
Tapi kurasa
di tengah malam.
Dia kurus sekali. Atlet?
Tidak.
Otot yang buruk.
Wanita ini tidak sehat.
Lihat ini.
Dari mana itu?
Sepertinya luka tali.
Diikat?
Dikekang.
Mungkin.
Tapi tidak ada bekas di pergelangan tangannya.
-Tapi dia sudah menikah. -Pak?
Maaf, kau tak boleh ke sana.
Tidak, biarkan aku lewat! Bukan, itu istriku!
Biarkan aku lewat! Itu istriku!
-Lepaskan aku! Erin! -Pak.
Erin Young.
Suaminya baru kembali pagi ini dari konferensi di Gold Coast.
Dia menemukan rumah kosong, istrinya pergi.
Ada tanda kekerasan atau pembobolan?
Tidak.
Tapi ada sesuatu yang menarik.
Dialisis?
Penyakit ginjal?
Penyakit ginjal polikistik stadium akhir.
Itu buruk?
Tak ada pengobatan sungguhan, kecuali transplantasi.
Jika itu stadium akhir, dia sekarat.
-Menyakitkan? -Tentu saja bisa.
Tapi tak ada pereda nyeri di sini.
Hanya analgesik dosis rendah.
-Dua anak? -Mereka dalam perjalanan.
Tempat yang indah.
Di mana ini?
Itu saja, bukan?
Seberapa dalam?
Sekitar empat meter, lurus ke bawah.
Itu menjelaskan bekas di pergelangan kakinya.
Lalu tidak ada di pergelangan tangannya.
Penyakit fatal, rasa sakit yang parah.
Tak ada obat pereda nyeri dosis tinggi yang digunakan.
Kau pikir dia memilih mengakhiri hidupnya di sini, di tengah malam?
Mungkin.
Ini jelas salah satu tempat favoritnya.
Dia menunggu sampai suaminya pergi untuk membebaskannya.
Itu bukan cara yang menyenangkan untuk bunuh diri.
Apakah penyakit ginjal polikistik menyenangkan?
-Sersan Senior? -Tidak.
Tidak mungkin Ibu menenggelamkan diri.
Kita tak tahu apa yang terjadi, Sayang.
Apa yang membuatmu yakin, Nn. Young?
Apa yang terjadi?
Ini putraku, Nate.
Sedang apa kau di sini?
Ibu meneleponku kemarin. Katanya dia ingin bertemu kita.
Ibu meneleponmu?
Kenapa aku tidak boleh masuk?
Nate.
Ibu sudah tiada.
Ibumu dalam perjalanan ke rumah duka.
Kami berusaha mencari tahu bagaimana dia meninggal.
Apa maksudmu? Bukan gagal ginjal?
Mereka pikir Ibu menenggelamkan diri.
Masuk akal.
Kau serius?
Dia sekarat.
Dia tidak akan melakukan itu.
-Tidak tanpa memberi tahu kita. -Mungkin itu maksud teleponnya.
Aku tidak percaya dia meneleponmu.
Kau memperlakukannya seperti sampah seumur hidupmu!
Dia yang memperlakukanku seperti sampah!
Tidak.
-Dia mencintai kalian berdua. -Baik, tolong hentikan.
Nate?
Ceritakan tentang telepon ini.
Ibu menelepon kemarin.
Katanya dia ingin bicara dengan kami semua hari ini.
Kenapa dia melakukan itu jika dia berencana bunuh diri lebih dulu?
Putrinya tiba semalam dari Adelaide.
Itu mengeluarkannya dari kemungkinan.
Suaminya ada di Gold Coast, seperti kataku.
Lalu putranya?
Katanya dia bermalam sendirian.
Tunggu sebentar.
Ya.
Permisi.
Tuan Young, maaf mengganggumu.
Satu pertanyaan terakhir.
Istrimu, apakah dia mendapat kabar buruk dari unit transplantasi
bahwa tidak ada harapan menemukan donor?
Erin tak ada di daftar transplantasi.
No comments yet. Be the first to leave one.