The Man Who Knew Too Much

The Man Who Knew Too Much

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Man Who Knew Too Much 1956 720p1080p BluRay X264-ChyruS
A Commentary by Chyrus

Tags

BluRay
x264
720p
720
1080
Published on: 2015-11-27
Downloads: 69
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

ayah, apa ayah yakin aku tak pernah mengunjungi afrika sebelumnya?

jalanan disini begitu familiar.

kau telah melihat jalanan yang sama saat kita bepergian ke Las Vegas musim panas kemarin.

Oh, aku ingat. saat itu ayah kehilangan semua uangnya di meja...

Hey!

...judi.

Hey, lihat! seekor onta.

tentu saja ini bukan afrika yang sebenarnya, sayang. karena negara maroko ini merupakan jajahan prancis.

salah satu negara di afrika utara.

sama seperti Las Vegas.

kita telah menempuh perjalanan 100 mil dari gurun sahara menuju ke utara.

apa kau tak menyadarinya, nak?

aku tak tahu. di sekolah, mereka menyebutnya benua gelap.

langit disini dua kali lebih cerah dibanding dengan Indianapolis.

tunggulah, saat kita tiba di Marrakech nanti.

Marrakech? kedengarannya seperti nama sebuah minuman.

bisa jadi.

tunggu sebentar. tunggu sebentar.

tenangkan dirimu. ada apa?

aku berterima kasih kepadamu.

tanpa pertolonganmu, pastilah tadi bakal terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

sama-sama, tuan.

ada sebuah moment dikehidupan, dimana pada saat itu kita membutuhkan pertolongan.

ya. memangnya apa yang telah terjadi?

putramu secara tak sengaja menarik cadar istri dari orang tadi itu.

Oh, ya?

Hank!

perkenalkan, dia ini istriku, Mrs. McKenna.

apa kabar? apa kabar, nyonya?

namaku Louis Bernard.

kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, Mr. Bernard.

dan itu putra kami, Hank.

Halo, Hank.

Halo. anda tadi bisa berbicara bahasa arab.

hanya sedikit.

kenapa dia begitu marah sekali? tadi itu kan tak sengaja.

umat muslim hanya bisa mentolerir beberapa perbuatan yang tak sengaja dilakukan.

ya, aku bisa memakluminya.

bolehkah aku...

ya, kau boleh duduk tepat didepan tempat duduk jo.

Oh, aku pikir nama putra anda itu Hank.

bukan, itu nama istriku. J-O. tanpa "E."

jauh sekali perbedaannya.

kependekan dari Josephine.

aku memanggilnya dengan nama panggilan seperti itu, dimana tak seorangpun yang tahu kalau istriku ini memiliki nama panggilan yang lain.

benar kan? tidak.

aku tahu. itu nama panggilan ibu.

Oh, ya. aku melupakannya.

berbicara tentang kejadian.

bagi perempuan muslim dilarang melepaskan cadarnya di tempat umum...

sehingga wajahnya bisa kelihatan sepenuhnya. jadi begitu.

apa sampai urat nadinya juga?

bukan seperti itu, Hank.

kritis sekali perkataan anak ini.

kau melihatnya sendiri, aku seorang dokter.

nampaknya dia akan seperti ayahnya.

dia sanggup mengeja hemoglobin dengan benar.

tentu saja, karena dia memiliki sedikit masalah dalam mengeja kata seperti anjing dan kucing.

anda berpraktek dimana, dokter?

di rumah sakit Good Samaritan, Indianapolis, Indiana.

apa yang membawa anda ke Marrakech?

kami menghadiri sebuah pertemuan medis di Paris.

dan berhubung kami tengah berada di eropa,

aku memutuskan sekalian saja mengunjungi maroko lagi.

ayahlah yang membebaskan afrika.

aku juga mampir di Casablanca

di sebuah rumah sakit militer.

apa kau tinggal di maroko, Mr. Bernard?

tidak.

aku pikir anda datang langsung dari Paris.

kami mampir dulu di Lisbon dan Roma.

dan Casablanca.

dan Casablanca.

aku harap anda memiliki cukup waktu, agar benar-benar bisa menikmati keindahan kota Marrakech.

lihat nanti. kami ada waktu sekitar tiga hari.

anda lebih baik menginap di hotel La Mamounia atau La Menara.

kenapa kau minta kami kesana?

karena hotel-hotel tersebut seringkali ditempati turis asing.

apa kau pernah tinggal di prancis, Mr. Bernard?

beberapa kali.

apa anda pernah makan siput?

aku cukup sering memakannya.

jika anda lapar, kebun di belakang rumah kami penuh dengan siput.

terima kasih atas undangannya.

kebetulan sekali. kami tengah mengusahakan segala cara untuk menyingkirkan siput-siput itu dari kebun kami.

karena kami tak pernah kepikiran untuk menjadi warga negara prancis.

ayo turun.

apa kau tak sekalian saja ikut bersama kami ke hotel?

anda baik sekali, dokter.

tapi sayangnya, aku ada kepentingan bisnis.

Oh, begitu.

bisnismu bergerak dibidang apa, Mr. Bernard?

mungkin nanti aku akan kesana, dan kita bisa minum-minum bersama.

datanglah ke hotel kami kita bisa minum-minum disana.

dalam hal ini, aku ingin mengajak anda untuk makan malam.

tidak, itu tak adil.

tapi aku tahu semua tentang Marrakech.

aku akan perkenalkan menu makanan di salah satu restoran arab...

dimana disana terdapat masakan yang sungguh berbeda dan tata cara makan yang unik.

itulah tujuan kedatangan kami kemari. bagaimana denganmu, Jo?

bagaimana pendapatmu tentang menu makanan khas arab?

aku menyukainya.

anda pergi ke hotel hendak menggunakan kendaraan apa? taksi, kereta kuda?

aku masih belum memutuskannya.

kereta kuda! aku mau naik kereta kuda!

aku lebih memilih menggunakan kereta kuda.

sampai ketemu nanti.

sampai jumpa. aku harap kita bisa minum-minum nanti.

sampai jumpa. ayo.

sampai jumpa.

Hank, kau duduklah di depan.

apa ayah menyukainya? kereta yang ditarik seekor kuda.

aku baru saja melihat Louis Bernard sedang berbincang dengan orang arab itu.

orang Arab yang mana?

orang arab yang tengah marah-marah ke Hank, karena telah menarik cadar istrinya.

dari cara mereka mengobrol, kelihatan sekali kalau mereka sangat akrab.

dia mungkin telah mengenal orang arab itu sebelumnya. memangnya kenapa?

itu menandakan kalau Mr. Bernard itu sosok yang misterius.

apa? bagiku dia nampak seperti orang biasa-biasa saja.

apa yang kau ketahui tentangnya?

yang aku ketahui tentangnya? aku tahu namanya.

kami duduk bersama. kami juga sudah mengobrol.

kau tak tahu apa-apa tentangnya,

sedangkan dia sudah mengetahui apa saja tentang dirimu.

tunggu dulu.

dia tahu kalau kau berdomisili di indianapolis, Indiana.

dia tahu kalau kau berprofesi sebagai dokter di rumah sakit Good Samaritan.

dan dia juga mengetahui kalau kau sudah menghadiri pertemuan medis di Paris,

setelah itu kau singgah sejenak di roma, Lisbon dan Casablanca

selama beberapa hari.

itu benar.

dan dia telah mengetahui kalau kau membantu melayani pasien di sebuah rumah sakit militer di afrika utara.

sayang, itu hanya percakapan biasa.

sayang, percakapanmu dengannya itu tak biasa.

dia mengajukan segala jenis pertanyaan, dan kau menjawabnya semua.

kau seolah telah memberikan paspormu padanya.

memangnya kenapa?

kami hanya mengobrol biasa. dan kenapa juga aku harus menutupinya.

aku punya firasat buruk terhadap Mr. Bernard.

Oh, sayang.

aku tahu kalau maroko ini misterius,

tapi kita tak mungkin menyerahkan kepala kita begitu saja kan?

aku tahu. aku tahu arti dari semua ini.

apa?

kau begitu kesal karena dia tak pernah mengajukan pertanyaan kepadamu.

Oh, dasar kau ini.

dasar kau ini.

akhirnya kekesalan ini bisa terobati.

kesal kenapa, bu?

hanya ungkapan perasaan, sayang.

Hey, kau bisa mengurus kusirnya? tentu, tuan.

namaku McKenna, Dr. McKenna.

aku akan mengurus semuanya, tuan.

ayo.

kita tengah diawasi.

apa? Oh, sudahlah!

dia akan jadi dokter yang baik nanti.

kemarilah, sayang.

bait kedua.

tangkap.

bolehkah ibu menyanyikannya sambil berdansa? ya.

baiklah.

Oh, kau jago sekali.

makan malam untuk putra anda.

ya, masuklah. taruhlah di meja pojok sebelah kanan sana.

aku tak bisa mengungkapkan betapa merdunya suara nyanyian istri anda.

suaranya lumayan, kan?

Oh, sungguh merdu sekali.

sayangnya terpotong.

aku sendiri memiliki perasaan yang sama.

semuanya sudah diurus.

manajer telah membawakan seorang babysitter untuk kita.

bagus.

Mrs. McKenna, perkenankan aku menyuguhkan segelas minuman untuk anda.

aku memang menginginkannya. terima kasih.

apakah anda pernah tampil di panggung amerika, Mrs. McKenna?

ya, Mr. Bernard, aku pernah tampil di panggung amerika,

panggung london, dan panggung paris.

barangkali kau pernah melihat penampilanku waktu di Paris.

melihat pertunjukan teater, membutuhkan waktu yang luang,

sedangkan bagiku, waktu itu sangat berharga.

apa kau pernah ke Paris, Mr. Bernard?

aku lahir disana.

bisnismu bergerak dibidang apa?

aku melakukan transaksi jual beli.

apa?

segala hal yang memberikan keuntungan besar.

saat ini kau berada di Marrakech,

transaksi jual beli apa yang kau lakukan disini?

aku lebih tertarik membicarakan tentang sebuah pertunjukan.

jika berkenan, ceritakanlah padaku penampilan anda di...

aku permisi dulu sebentar. biar aku yang membukanya.

biar aku saja.

aku saja.

aku sedang mencari kamar tuan Montgomery.

beliau memintaku membawakan minuman dan aku...

sayangnya Montgomery tak ada disini.

maafkan aku, tuan. aku menyesal telah mengganggu kenyamanan anda.

tidak apa-apa.

boleh aku menggunakan teleponnya?

More Indonesian subtitles for The Man Who Knew Too Much

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left