The first 200 lines.
"19 Agustus 2018"
"Studio masih sepi"
"Senyumlah dan dunia pun tersenyum. Menangislah, kau menangis sendiri"
"Di mana salahnya?"
"Siaran ulang Infinite Challenge lebih baik"
"Unexpected Q sedang mencari jati dirinya"
Jika mencari-cari masalahnya, kita tidak akan menemukannya.
Ini sedikit mengesalkan.
Sedikit sulit bagiku untuk menerimanya.
Apa yang kamu lakukan di sana?
Aku merasa ini akan berakhir.
Sepertinya lebih baik berhenti sekarang
daripada terlambat.
"Rating Unexpected Q menyentuh 2,67 persen"
"Mari bekerja bersama"
Aku menyadari, ruang rapatnya berubah.
Bukankah kita sudah memberikan yang terbaik?
"Kelima pria ingin pergi"
"Ke New World"
Jangan lewati bagian acara ragam. Kita mungkin bisa dilempari batu.
Ya, kudengar mereka membawa-bawa batu.
Ternyata kamu.
Berengsek.
Kamu orang berengsek yang telah merusak reputasi kita.
"Masuklah"
Aku merasa seperti dipanggil ke ruang guru.
Mungkin sutradara menunggu kita dan dia sedang memegang labu.
Hitung berapa kali kamu mau dipukul dengan labu.
Bagaimana jika dia memukul kita dengan labu begitu dia melihat kita?
"Hanya ada kesunyian"
"Aku tahu ini akan berakhir"
"Tapi, bukankah seharusnya kita rapat sebelum ini berakhir?"
- Apa ini? - Apa ini?
"Mereka bingung pada tempat asing ini"
Aku tahu tempat ini. Apa ini?
- Apa ini semua? - Ini kursi pembawa acara.
Hanya ada satu kursi di sini.
Apa ada pembawa acara baru?
Tunggu. Apa itu kursi kita?
Ayo duduk saja.
Kamu harus duduk di sini.
Kursiku di sebelah sana.
Kamu pembawa acara yang sebelumnya.
Apa maksudmu?
Kenapa kamu masih belum mau menjadi pembawa acaranya?
- Apa maksudmu? - Bersemangatlah.
- Hanya ada satu kursi. - Duduklah.
Seharusnya kita tidak duduk terpisah.
Aku lihat episode terakhir,
dan kalian pindahan.
Kalian pindah ke tempat yang lebih kecil.
Itu menyedihkan.
Apa kalian membayar sewa bulanan untuk ruang tunggu kita?
Kantor kita kini lebih kecil.
Aku pergi untuk menyapa para kru.
Ruangan kru kita ada di tengah.
Aku menelusuri semua tempat, dan tidak menemukan ruangan kita.
- Ruangan kita? - Ya, untuk Unexpected Q
Lalu aku melihat salah satu kru kita
berjalan ke ruangan yang kecil.
- Ke ruangan kecil? - Ya.
- Sebanyak itu? - Tempat kita sekarang ini.
Ada banyak penulis naskah di sini. Bukankah mereka harus duduk?
Ini seperti film "Snowpiercer".
"Kini mereka ada di ruang kecil"
Ini seperti peringatan.
Itu artinya mereka ingin kita melakukan sesuatu
dengan acara ini.
Kenapa kita tidak keluar saja dari salah satu acara TV kita?
Ini kali pertamaku ditegur separah ini.
Jika kita mendapat teguran hari ini,
kamu harus ditegur mewakili semua orang di sini.
Kenapa aku? Awalnya aku hanya tamu di acara ini.
Kamu punya banyak acara di MBC.
- Lalu kenapa aku? - Kamu ada di "I Live Alone"
- dan "Omniscient Interfering View". - Kamu pembawa acara simbolis.
- Aku? - Ya.
Maka, mereka harus memujiku. Kenapa mereka harus menegurku?
Rating kita menurun
karena kamu bekerja keras di acara lain.
Aku dalam keadaan terbaik di sini.
Omong kosong.
"Saat dua orang pembawa acara menjadi akrab..."
Kenapa kita di sini? Di mana semua orang?
- Kami bicara sendiri? - Kami harus lakukan apa?
Apa Haeng Ho datang kemari?
"Omong-omong, produsernya belum datang"
Apa dia datang hari ini?
Apa dia pindah ke TV Chosun?
Tidak.
- Tidak. - Apa dia dapat pekerjaan baru?
Jadi, karena itu dia belum datang?
Kudengar kini dia seorang YouTuber.
- YouTuber? - Dia membuat akun sendiri.
- Namanya Choi Haeng TV. - Choi Haeng TV.
Kudengar bahwa dia bekerja keras
- dalam Kuis Emotikon di YouTube. - Pengikutnya ada sembilan.
"Saat mereka semua tertawa"
"Haeng Ho masuk"
- Halo. - Dia datang.
"Ada aura gelap"
- Dia menata rambutnya. - Halo.
"Dia tidak menjawab sapaannya"
Apa dia memakai riasan?
"Ada sesuatu"
"Yang tidak dia ceritakan kepada kami"
- Potongan rambutmu baru. - Ya.
- Berapa biayanya? - Apa ini?
Apa yang kamu lakukan?
Astaga. Apa ini?
Kenapa kamu memberi kami rating pemirsa?
"Materi analisis untuk Unexpected Q"
"Kenapa dia memberi ini kepada kami?"
Itu rating pemirsa, artikel, dan komentar-komentar pemirsa.
Kenapa kamu berikan ini kepada kami?
Ekspresinya sangat serius.
Dia tidak terlihat baik-baik saja.
Dia terlihat seperti mengalami banyak kesulitan dan hilang harapan.
"Kenapa wajahnya tidak bersemangat?"
Ada alasan kenapa aku mengundang kalian ke sini.
"Ada alasan kenapa aku mengundang kalian ke sini"
Kita mengalami krisis besar.
"Krisis"
"Besar?"
Benarkah?
Kapan kita tidak punya krisis?
Selama episode pertama kita...
"Dia mempermalukan semua orang"
Apa kita akan tamat?
Mereka sedang mengatur ulang semua acara TV.
Jadi, sebelum mereka melakukan itu,
kita hanya punya...
"Berapa banyak waktu"
"Yang mereka punya untuk Unexpected Q?"
Kita hanya punya 10 episode lagi.
"Sepuluh episode"
"Waktunya terbatas bagi mereka"
"Dia terkejut"
Waktu kita terbatas.
Ini waktu yang berbahaya bagi kita
saat mereka mengatur ulang semua acara TV.
Biasanya, seorang produser akan bilang dia akan terus berjuang
walau acaranya dihentikan setelah beberapa hari.
Tapi dia bilang pada kita bahwa kita tinggal 10 episode lagi.
Ini kali pertama aku melihat kasus seperti ini.
Mereka akan menelepon dan bilang...
Aku sangat terkejut saat mendengar ini.
Ini sangat sulit bagiku
untuk mengamankan posisi di acara ragam.
Aku masih ingat pada hari sebelum rapat
untuk Unexpected Q.
"Dia mengenang masa lalu"
Itu pasti kali pertama bagi pemirsa juga
untuk mendengar acara kita akan dihentikan 3 bulan lagi.
Aku yakin ini kali pertama dalam sejarah hal ini terjadi.
Aku memang bilang bahwa ini seperti meminum cawan suci beracun,
tapi rasanya dalam cawan suci itu hanya ada racun.
Perasaanku campur aduk.
Aku berpikir untunglah aku tidak jadi produser.
Tapi aku sudah bekerja di acara ini selama 16 pekan.
"Dia sudah terikat pada acara ini setelah 16 pekan"
Aku jadi terikat dengan acara ini.
Rasanya seperti aku mau putus dengan kekasih.
Bagaimana aku mengakhiri ini?
Aku harap dia mencampakkanku terlebih dahulu.
Tapi saat dia bilang dia mau putus denganku...
Kita hanya punya 10 episode lagi.
"Ayo putus setelah 10 pekan"
Kenapa?
Rasanya seperti "Tunggu, kenapa?"
Tapi aku memang mau putus.
"Kini dia pusing"
Tapi yang perlu diketahui adalah
ada yang sedang syuting episode percontohan untuk jam tayang kita.
- Ada yang sudah syuting. - Ya, ada yang syuting
Apa mereka mau kemari jika kita menghentikan acara ini?
Tentu. Aku yakin itu lebih baik dari acara kita.
"Apa yang kamu katakan"
"Di tengah-tengah situasi ini?"
Apa maksudmu?
- Aku hanya bersikap objektif. - Teganya kamu mengatakan itu.
Aku hanya berpikir logis.
Apa kamu pernah memantau acara kita?
Setidaknya kamu harus memantau...
- Bukan seperti itu. - Omong-omong, Haeng Ho
tidak akan memakaimu jika dia pindah ke TV Chosun.
Dia bahkan tidak akan meneleponmu dari sana.
- Hyun Moo, kamu kejam. - Maksudku bukan begitu.
Hyun Moo tidak masalah dengan ini karena dia punya dua acara lain
yang sudah berjalan lancar.
Kudengar kamu menjadi nomine untuk finalis lagi tahun ini.
Kamu pasti sangat senang sekarang.
Aku menyukai bagianku setiap hari.
Tapi kamu harus bekerja lebih keras.
Aku percaya pada Haeng Ho.
Aku percaya padanya.
Kita semua harus bekerja keras.
Hyun Moo, Ji Won, Seung Kwan dan semua orang
aku harus bekerja keras seperti pemimpin tim.
Aku harus terus menyemangati
No comments yet. Be the first to leave one.