The first 200 lines.
"Tidak ada yang memaksamu pergi ke gurun"
"Tapi jika pergi ke gurun, keluarlah hidup-hidup"
"Worcester, Oman, Arab Saudi"
"Where is That?"
"Ekspedisi pertama, Gurun Arab"
"Seoul, Korea Selatan"
"Berjalan dengan riang"
"Cho Sae Ho"
Halo. Banyak wajah yang kukenal.
Halo.
Hai.
Halo.
"Awal bulan April, sembilan hari sebelum keberangkatan"
"Upacara Inaugurasi Regu Pertama Penjelajah Selebritas"
Ekspedisi.
Ini sudah musim semi.
Sae Ho.
Astaga. - Astaga.
Aku bisa mengenalimu dari belakang.
Sae Ho. Senang bertemu. - Hei.
Astaga.
Lama tidak berjumpa. - Anginnya kencang sekali.
Astaga. Hei.
"Inilah selebritas yang mengenal alam liar"
Astaga. - Halo.
Hai, Tae Hyun. - Hai.
Kamu sehat? - Ya.
Bagaimana kamu bisa ikut jika sibuk?
Entahlah. Entah bagaimana aku bisa ikut.
Memang begitu keadaannya.
"Langkahnya panjang"
"Tinggi 178 cm, berat 71 kg"
Hei, Tae Hyun.
Kamu sehat? - Ya.
Senang bertemu. - Halo.
Senang bertemu. - Hai.
Kita pernah berjumpa. - Ya.
Di "Happy Together". - Benar.
Senang bertemu. - Apa? Di mana kalian bertemu?
Di acara "Happy Together". - Dia pernah mengisi acaranya.
Senang bertemu.
Apa kalian bertamasya? - Ya.
Untuk merayakan akhir dramanya? - Ya, aku juga bertamasya lagi.
Kamu bertamasya lagi? - Ya.
Aku baru kembali dua hari lalu. - Aku baru tahu kamu pergi lagi.
Tapi bagaimana kamu bisa...
Aku? - Bagaimana kamu bisa ikut ini?
Aku semacam ditarik untuk mengikuti ini.
Sama.
"Dia tidak mengerti apa yang terjadi"
Tanpa sadar aku ikut.
Aku terkejut saat mengetahui kamu mengikuti acara ini.
Aku sampai bertanya berulang kali.
Jika ini...
"Penjelasan alasannya menjadi pengisi acara rutin"
Tiba-tiba saja aku terlibat.
"Seakan-akan dia ditarik dengan tali kekang"
Aneh sekali.
Aku juga tidak mengerti bagaimana aku bisa ikut.
"Dia juga ditarik dengan tali kekang"
Sungguh? - Aku ditarik oleh sutradara.
Benar. - Biasanya,
sutradara berusaha membujuk artis untuk membintangi acaranya.
"Tapi sutradara yang merekrutnya"
Tapi dia tidak berkata apa pun.
Seakan-akan dia
tidak peduli aku menerimanya atau tidak.
Itu yang membuatku ingin mengikuti acara ini.
Astaga. - Akhirnya kini aku di sini.
Itu motivasi yang aneh.
Baru-baru ini aku mengetahui...
"Dia mengisi acara karena dekat dengan sutradara"
Kita akan pergi ke gurun.
Aku juga baru tahu. - Saat mengetahuinya,
aku gelisah. - Kamu juga awalnya tidak tahu?
Aku hanya mendengar kabar dari orang-orang
di stasiun penyiaran.
Katanya sutradaranya
terlihat di bandara - Sungguh?
Astaga. - di Oman.
Beberapa orang bilang dia berada di gurun.
Jadi, saat mendengarnya,
aku tidak menyangka...
Kabarnya, sutradara jatuh pingsan.
Sungguh? - Ya.
Aku tidak mendengarnya, hanya mendengar berita baik.
Tidak. - Yang benar saja.
Sepertinya itu karangan.
Tidak. Aku serius.
Sungguh? - Ya, aku mendengar kabar itu.
Bahkan kabarnya, tiga orang mengalami kecelakaan.
Jadi, saat mendengarnya...
Maaf, tapi jika ada tiga orang yang terkena kecelakaan...
Aku mendengar rumor itu. - Kita hanya berempat.
Jadi, jika kita berempat kecelakaan,
Benar sekali. - apakah seseorang
harus menyelamatkan ketiganya? - Kita tidak pernah tahu.
Akan sangat merepotkan jika ada yang pingsan.
Jika ada yang jatuh pingsan,
jangan terkejut.
Jika aku pingsan, tinggalkan saja aku.
Akan kuterima itu sebagai kenyataan.
Tidak. - Aku tidak mau merepotkan.
Jika kamu pingsan, kami akan...
Tidak. - Kami tidak bisa.
"Kamu akan melanglang lebih jauh jika tidak tahu tujuanmu"
"Christopher Columbus, penjelajah dari Italia"
"Dia tertawa karena kenekatan para staf"
"Kamu harus menjelajahi alam"
"Untuk memahami dirimu yang sesungguhnya"
"Dia suka bepergian, jadi, dia sepakat"
"Kamu ingin tahu bagaimana aku mendaki Gunung Everest?"
"Aku melangkah demi selangkah"
"Sir Edmund Percival Hillary, pendaki gunung dari Selandia Baru"
"Dia suka kutipan hebat"
"'Tidak ada lagi yang bisa kudaki' Ko Sang Don, penjelajah dari Korea"
"Tokoh legendaris di antara para pendaki gunung di Korea"
"Aku tidak butuh orang yang ingin menyusuri jalanan rata"
"Aku ingin orang yang rela menyusuri jalan berkerikil"
"David Livingstone, penjelajah dari Skotlandia"
"Kita tidak butuh jalan untuk mencapai tujuan kita"
"Ernest Shackleton, penjelajah dari Irlandia"
"Para staf berusaha mengajari mereka tujuan tayangan ini"
"'Bagaimana menjelajahi misteri?' Cho Sae Ho, komedian dan penjelajah"
"Kutipan terbaik"
"'Aku harus tidur di luar?' Cha Tae Hyun, aktor dan penjelajah"
Tertulis kamu aktor dan penjelajah.
"Sudah terlambat baginya untuk berhenti"
"Tentu, kenapa tidak?"
"'Tentu, kenapa tidak?' Bae Jung Nam, model dan penjelajah"
Sepertinya aku sudah menjadi penjelajah.
"Terakhir, tapi tetap penting"
"Kebenaran itu sesuatu yang harus kita buktikan"
"Ji Jin Hee, aktor dan penjelajah"
Astaga.
"Mirip dengan cara militer memberikan informasi pada tentara"
Itu bagus. - Ya.
Kalian lihat kita semua disebut sebagai penjelajah?
Ya. - Kita semua penjelajah.
Kukira staf akan tidak sengaja
menulis 2018 setelah tahun kelahiranku.
Jadi, aku terus fokus pada layar.
Tapi untunglah tidak ada tulisan tahun 2018.
Kini kita mulai upacara inaugurasi
untuk merayakan kelompok pertama para selebritas penjelajah .
Kenapa kamu melakukan ini?
Astaga.
"Selamat karena telah bergabung dalam militer"
"Ini jarang dilakukan pada zaman sekarang"
Tidak kusangka.
Kelompok pertama selebritas penjelajah ini
dipilih secara cermat
di antara 20.000 selebritas.
Sungguh? - Sepertinya tidak begitu.
Dia berbohong. - Begitulah kami
memilih para penjelajah.
Aku ingin berterima kasih kepada keempat sukarelawan...
Siapa sukarelawan?
Siapa sukarelawan? - Sukarela?
Acungkan tangan. - Ini yang dinamakan sukarela?
Apa?
"Dia tidak nyaman"
Siapa yang mau mengajukan diri? - Aku sukarelawan.
Astaga.
"Dia pria langka"
Kurasa kamu selalu ingin
melakukan kegiatan semacam ini, ya?
Tentu.
Tiba-tiba aku ingin melakukan kegiatan baru
begitu berusia 40 tahun.
Sebenarnya ini sesuatu yang selalu kudambakan,
tapi tidak semudah itu bisa pergi begitu saja.
Kita menjadi bagian dari impiannya.
Kini kita berada di mimpinya.
Kata "ekspedisi" kedengarannya sangat keren.
Tapi aku meragukan diriku.
Benar. Aku berpikir, "Kenapa aku?"
"Kenapa"
"Orang sengaja"
"Menjalani petualangan yang berat?"
"- Kenapa matamu? - Aku terserang radang dingin"
Bukankah ini mirip tamasya?
Jauh berbeda. - Sangat berbeda.
Kamu harus melampaui batasan diri.
Aku tidak punya banyak pengalaman melampaui batasan diri.
Mana yang menurut kalian lebih memuaskan?
Naik kereta gantung atau mendaki gunung sendiri?
Kereta gantung. - Naik kereta gantung.
Seperti kata kalian, jika mendaki gunung...
Kurasa tidak ada yang bilang ingin mendaki.
"Suka atau tidak, tidaklah penting"
"Kami jamin kalian mengalami beberapa hari yang berkesan"
"Apa itu ekspedisi?"
"Memiliki tujuan jelas"
Kita harus lewat sini.
Di sana tempatnya. Kita harus ke sana.
Kurasa tidak ada apa-apa di sana. Habislah kita.
Aku dengar kita salah arah.
"Risiko yang diperhitungkan"
"Penderitaan akibat tindakan mereka sendiri"
No comments yet. Be the first to leave one.